Cara-membuat-NPWP-Online

Bagi Anda yang sudah bekerja pasti sudah tidak asing untuk melaporkan pajak. Sekarang informasi mengenai cara membuat NPWP online sudah banyak tersedia di internet. Kewajiban membayar pajak ternyata bukan hanya bagi mereka yang sudah bekerja di perusahaan, tapi juga mereka yang memiliki harta atau memiliki bisnis sendiri.

Tidak hanya karyawan swasta yang wajib memiliki NPWP, tapi anda yang memiliki usaha kecil menengah juga berkewajiban. Cara membuat NPWP online untuk badan atau perusahaan mudah untuk diikuti. Sebelum anda membuat NPWP, sebaiknya anda mengetahui syarat-syarat yang diperlukan.

Dengan mengetahui cara membuat NPWP online, maka anda dapat mempersiapkan berkas dokumen-dokumen yang diperlukan agar pembuatan NPWP berlangsung cepat dan lancar. Untuk itu, sebaiknya anda membaca artikel ini untuk menambah informasi terkait pembuatan NPWP secara online maupun offline, baik untuk pribadi ataupun badan.

Pengertian NPWP

NPWP adalah singkatan dari Nomor Pokok Wajib Pajak. Nomor Pokok Wajib Pajak atau NPWP adalah nomor yang diberikan untuk mereka wajib pajak sebagai sarana dalam administrasi perpajakan. NPWP juga sebagai tanda pengenal atau identitas diri dari wajib pajak hal ini untuk memenuhi hak dan kewajiban sebagai warga negara Indonesia.

Selain itu, NPWP juga memiliki fungsi untuk menjaga ketertiban juga ketaatan pembayaran pajak dan pengawasan administrasi perpajakan wajib pajak. NPWP terdiri dari 15 digit angka, 9 digit angka pertama merupakan informasi kode wajib pajak, dan 6 digit terakhir pada NPWP ialah informasi kode administrasi. 

Jenis-Jenis NPWP

Sebelum anda membuat NPWP, anda perlu mengetahui jenis-jenis NPWP agar tidak salah dalam pengajuan dalam pembuatannya. Jenis-jenis NPWP terbagi menjadi dua, NPWP pribadi dan NPWP badan. NPWP pribadi dan badan terdiri dari beberapa kategori, berikut adalah penjelasan mengenai keduanya.

1. NPWP Pribadi

NPWP pribadi adalah NPWP yang  dimiliki secara individu oleh mereka yang telah memiliki penghasilan di Indonesia.

  • Orang pribadi: yang diberikan ke wajib pajak belum menikah atau suami selaku kepala keluarga
  • Pisah harta: diberikan ke pasangan suami istri yang dikenakan pajak terpisah, karena secara tertulis menginginkannya, didasari perjanjian pemisahan harta dan penghasilan
  • Hidup berpisah: diberikan kepada wanita sudah menikah yang dikenakan pajak secara terpisah, karena cerai atau berpisah berdasarkan keputusan hakim
  • Warisan belum dibagi: NPWP adalah satu kesatuan subjek pajak pengganti, menggantikan ahli waris atau orang yang berhak
  • Memilih terpisah: diberikan ke wanita yang sudah menikah selain kategori pisah harta dan hidup berpisah. Wanita yang dikenakan pajak terpisah karena memilih untuk melaksanakan hak dan kewajiban wajib pajak yang berbeda dengan suami

2. NPWP Badan

Kemudian, Apa itu NPWP badan? NPWP badan adalah NPWP yang dimiliki oleh perusahaan-perusahaan yang mendapatkan penghasilan di Indonesia. 

  • Badan: diberikan ke kumpulan orang dan atau modal yang merupakan kesatuan. Bagi yang melakukan suatu usaha atau tidak
  • Kantor perwakilan perusahaan asing: diberikan ke kantor perwakilan perusahaan asing ataupun wajib pajak perwakilan asing
  • Joint operation: diberikan ke kerja sama operasi yang menyerahkan barang dan atau jasa kena pajak atas nama bentuk kerja sama operasi
  • Bendahara: diberikan ke bendahara badan pemerintah untuk melakukan pembayaran gaji, tunjangan, honor, upah dan lainnya. Dan wajib memotong atau memungut pajak
  • Penyelenggara kegiatan: diberikan ke pihak wajib pajak suatu badan, yang berhubungan dengan terselenggaranya kegiatan dengan melakukan pembayaran imbalan bentuk apapun

 NPWP pribadi dan badan memiliki perbedaan, berikut rinciannya:

  1. NPWP  pribadi antara lain:
  • Mereka yang memiliki penghasilan dari pekerjaan
  • Mereka yang memiliki penghasilan dari pekerjaan bebas
  • Mereka yang memiliki penghasilan dari usaha
  1. Badan usaha yang memiliki daftar NPWP antara lain:
  • Badan milik pemerintah
  • Badan milik swasta

Manfaat NPWP

Setelah pembahasan tentang pengertian dan jenis-jenis NPWP, anda juga perlu mengetahui manfaat dari NPWP. Alasan kenapa setiap wajib pajak harus  memiliki NPWP adalah karena pemungutan pajak memiliki banyak manfaat. Berikut adalah penjelasan mengenai manfaat NPWP dalam dunia perpajakan antara lain:

  • NPWP Persyaratan Administrasi

NPWP sebagai persyaratan administrasi akan memudahkan anda dalam mengurus administrasi seperti saat ingin membuka rekening tabungan di bank. Beberapa bank mengharuskan calon nasabah untuk memasukkan nomor NPWP sebagai syarat utama untuk mengurus administrasi. Contohnya adalah saat anda ingin mengajukan kredit bank, rekening efek atau pembuatan surat izin usaha perdagangan.

  • Mempermudah Urusan Perpajakan

Manfaat lain dari NPWP adalah memudahkan Anda saat mengurus segala bentuk administrasi perpajakan jika tidak memiliki NPWP maka anda tidak diperbolehkan untuk membuat dokumen dokumen penting tersebut. Contoh dokumen penting yang mengharuskan anda memiliki NPWP seperti, restitusi pajak, pengajuan pengurangan pembayaran pajak dan lain-lain. 

Dengan memiliki NPWP maka wajib pajak akan terhindar dari sanksi hukum yang berlaku di Indonesia. Hal ini dikarenakan bagi wajib pajak yang tidak melaksanakan ketentuan yaitu membuat NPWP akan dikenakan dikenakan sanksi pidana sesuai dengan pasal yang berlaku.

  • Melamar Pekerjaan

NPWP juga dapat digunakan untuk melamar pekerjaan. Perusahaan ada yang meminta kelengkapan data seperti nomor NPWP bagi pelamar. Ketika pembayaran gaji, tiap bulannya akan ada pemotongan penghasilan secara otomatis oleh Pph pasal 21, yaitu tarif norma.

  • Mencegah Sanksi Pidana

Terdapat pasal yang mengatur tentang ketentuan umum dan tata cara perpajakan. Pada Pasal 39 No 28 Tahun 2007 berkaitan dengan sanksi pidana bagi warga negara yang tidak memiliki NPWP tapi memenuhi syarat objektif dan subjektif.

  • Pembelian Produk Investasi

Umumnya, memiliki NPWP menjadi salah satu syarat utama registrasi atau pendaftaran ketika ingin berinvestasi di produk investasi seperti deposito, saham, forex, reksadana, kripto dan lainnya. Hal ini karena NPWP juga digunakan sebagai dokumen validasi selain KTP, yang dapat menunjukkan bahwa anda memiliki usia legal dan pendapatan tetap sehingga masuk kualifikasi untuk bisa berinvestasi atau membeli produk investasi.

Dimana Membuat NPWP

Pembuatan NPWP dapat dilakukan secara online maupun offline. Cara membuat NPWP online adalah dengan mengunjungi situs Dirjen Pajak https://ereg.pajak.go.id/daftar. Sedangkan untuk pembuatan NPWP offline, anda dapat mengunjungi Kantor Pelayanan Pajak (KPP) yang dekat dari tempat domisili. Berkas-berkas dokumen dapat dibawa untuk memenuhi persyaratan. Adapula cara lain yaitu melalui jasa pos atau ekspedisi. 

Proses pembuatan NPWP dengan dua pilihan tersebut tentu saja memudahkan bagi wajib pajak yang ingin membuat NPWP. Cara online dan offline masing-masing mudah untuk dilakukan. Jadi bagi anda yang belum memiliki NPWP, dapat segera melengkapi berkas yang dibutuhkan dan melakukan pendaftaran baik online maupun offline.

Syarat Pembuatan NPWP

Bagi anda yang ingin membuat NPWP, harus melengkapi dokumen-dokumen agar NPWP dapat diproses lebih lanjut. Berkas harus lengkap dan sesuai dengan persyaratan. Hal yang perlu diperhatikan adalah adanya perbedaan syarat antara NPWP pribadi dan NPWP badan. Berikut syarat pembuatan NPWP yang berlaku di Indonesia:

1. Syarat Membuat NPWP Pribadi

  • Fotokopi KTP untuk WNI
  • Fotokopi paspor, kartu izin tinggal terbatas (KITAS), atau kartu izin tinggal tetap (KITAP) untuk WNA
  • Surat keterangan bekerja

a. Wanita Yang Sudah Menikah 

  • Fotocopy NPWP suami
  • Fotokopi KTP pribadi
  • Fotokopi KK
  • Fotokopi surat keterangan kerja dari perusahaan
  • Fotokopi pemisahan penghasilan

b. Wirausaha yang Menjalankan Usaha

  • Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP), bagi WNI.
  • Fotokopi Paspor, Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) atau Kartu Izin Tinggal  Tetap (KITAP), bagi WNA yang tinggal di Indonesia.
  • Surat Keterangan Usaha (SKU) minimal setingkat Lurah/Kepala Desa atau bukti tagihan listrik.
  • Surat Pernyataan (yang menyatakan bahwa kamu benar-benar menjalankan usaha) dengan materai 6000,-.

2. Syarat Membuat NPWP Badan

  1. Perusahaan Berorientasi Profit
  • FC akta pendirian atau dokumen pendirian dan perubahan bagi Wajib Pajak badan dalam negeri atau surat keterangan penunjukkan yang diberikan kantor pusat untuk bentuk usaha tetap.
  • FC Kartu Nomor Pokok Wajib Pajak salah satu pengurus atau FC paspor dan surat keterangan tempat tinggal yang diberikan oleh Pejabat Pemerintah Daerah (Lurah ataupun Kepala Desa) jika penanggung jawab seorang WNA. 
  • FC dokumen izin usaha dan/atau kegiatan yang diterbitkan oleh instansi yang berwenang atau surat keterangan tempat kegiatan usaha dari Pejabat Pemerintah Daerah (Lurah/ Kepala Desa) atau bukti pembayaran listrik.
  1. Perusahaan Berorientasi Non Profit
  • FC E-KTP salah satu pengurus badan atau organisasi.
  • Surat keterangan domisili dari pengurus Rukun Tetangga (RT)
  • Badan yang Tidak Berorientasi Profit (Non Profit Oriented):
  • Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau KITAP/KITAS salah satu pengurus badan atau organisasi.
  • Surat Keterangan Domisili dari RT/RW.
  1. Badan yang Termasuk Joint Operation
  • Fotokopi Perjanjian Kerja Sama atau Akte Pendirian sebagai bentuk Joint Operation.
  • Fotokopi NPWP masing-masing anggota Joint Operation yang berkewajiban memiliki NPWP.
  • Fotokopi NPWP orang pribadi salah satu pengurus Joint Operation atau fotokopi Paspor, dan Surat Keterangan Tempat Tinggal dari Pejabat Pemerintah Daerah (lurah atau kepala desa), jika penanggung jawab badan adalah WNA.
  • Fotokopi dokumen izin usaha/kegiatan atau Surat Keterangan Tempat Kegiatan Usaha yang diterbitkan oleh instansi berwenang atau surat keterangan tempat kegiatan usaha dari Pejabat Pemerintah Daerah (Lurah/Kepala Desa)
  1. Wajib Pajak dengan Status Cabang dan Wajib Pajak Orang Pribadi Pengusaha Tertentu
  • Fotokopi NPWP Pusat atau Induk.
  • Surat Keterangan Sebagai Cabang untuk wajib pajak badan.
  • Fotokopi dokumen izin usaha/kegiatan atau Surat Keterangan Tempat Kegiatan Usaha yang diterbitkan oleh instansi berwenang, atau Surat Keterangan Tempat Kegiatan Usaha/Pekerjaan Bebas (bagi wajib pajak badan).
  • Fotokopi dokumen izin usaha/kegiatan atau Surat Keterangan Tempat Kegiatan Usaha yang diterbitkan oleh instansi berwenang, atau Surat Keterangan Tempat Kegiatan Usaha/Pekerjaan Bebas, atau Surat Pernyataan dengan materai yang menyatakan bahwa yang bersangkutan benar-benar menjalankan usaha/pekerjaan bebas (bagi wajib pajak orang pribadi).

Bagaimana Cara Pembuatan NPWP

Pembuatan NPWP dapat dilakukan online maupun offline. Pembuatannya pun sangat mudah, berikut adalah cara membuat NPWP online:

Cara Daftar NPWP Online

Kini anda sudah bisa melaporkan wajib pajak secara online sehingga Anda tidak perlu datang ke kantor pelayanan pajak (KPP). Ada 3 poin penting ketika mendaftar NPWP online, yaitu:

  1. Daftar akun NPWP online
  2. Isi formulir NPWP online
  3. Penyampaian formulir NPWP online

Berikut langkah-langkah  dari cara membuat NPWP online:

  1. Membuat Akun Pajak

Pertama melakukan pendaftaran Di situs web https://ereg.pajak.go.id.

Lalu masukkan alamat email yang masih aktif dan isi kolom captcha untuk verifikasi. setelah itu periksa email dan Klik tautan aktivasi yang sudah dikirimkan.

Selanjutnya, anda akan dialihkan pada halaman pengisian formulir. pilih kategori wajib pajak dan status NPWP yang sesuai. status NPWP yang sesuai antara lain NPWP Pusat (Jika Anda laki-laki atau perempuan lajang), NPWP Cabang (jika Anda perempuan yang sudah menikah dan ingin mencabangkan NPWP suami.

  1. Isi Formulir

Lengkapi dokumen-dokumen penting untuk persyaratan pembuatan NPWP Online. salah satunya adalah dengan mengubah semua berkas yang dipindah atau di scan.

  1. Kirim Berkas Elektronik

Setelah melalui proses pengisian formulir, lalu Klik tombol token yang ada di dasbor. token tersebut ialah kode verifikasi yang dikirimkan ke email yang anda daftarkan sebelumnya.

Salin kode token yang ada di email, lalu paste di kolom yang tersedia. kemudian tekan tombol kirim permohonan. Setelah itu berkas kamu akan diproses dan membutuhkan waktu yang cukup singkat.

Jika anda setuju artinya kartu NPWP yang anda ingin daftarkan tersebut akan dikirimkan ke alamat tempat tinggal yang terdaftar. Namun jika anda tidak ingin menunggu kartu tersebut sampai di rumah Anda, Anda bisa mengambil kartu NPWP di KPP terdaftar yang sudah diisi pada formulir yang telah disetujui.

Pendaftaran NPWP online ini dapat dilakukan untuk orang pribadi, seperti NPWP karyawan, NPWP wiraswasta, dan NPWP PNS/ASN. 

Jika ada yang ingin ditanyakan, dapat menghubungi call center NPWP atau kring pajak di nomor 1 500 200. Untuk nomor npwp pusat adalah +(62)21-5250208 dan 5251609, lokasinya ada di Jalan Gatot Subroto, Jakarta.

Cara Membuat NPWP Secara Offline

Cara ini bisa dilakukan selain cara membuat NPWP secara online maka anda akan mengirimkan Berkas berkas fisik lewat pos ke kantor pelayanan pajak (KPP) sesuai domisili. Ikuti langkah-langkah berikut ini:

  • Unduh formulir pendaftaran wajib pajak cetak lalu isi formulir tersebut sesuai dengan kolom yang disediakan tidak lupa Untuk ditandatangani.
  • Setelah itu kirim formulir yang sudah anda isi, beserta dengan semua dokumen yang diminta Pada kategori wajib pajak. dokumen tersebut bisa dikirimkan melalui kantor pos atau jasa ekspedisi lainnya. 
  • Setelah seluruh persyaratan permohonan pendaftaran Diterima oleh KPP secara lengkap Maka nanti pihak KPP akan menerbitkan Bukti penerimaan surat.
  • Setelah itu, KPP dan surat atau SKT paling lambat 1 hari kerja setelah Bukti penerimaan surat diterbitkan. 

Cara Membuat NPWP Perusahaan Secara Online

Cara membuat NPWP online untuk perusahaan adalah dengan klik link  www.pajak.go.id atau https://ereg.pajak.go.id/login agar dapat mendaftar NPWP online di situs Dirjen Pajak.

  1. Pilih menu sistem e-Registration pada laman Dirjen Pajak
  2. Bagi yang belum mendaftar sebelumnya dapat melakukan pendaftaran diri terlebih dahulu agar memiliki akun, dengan klik “daftar”. Isi data pendaftaran seperti nama, alamat surel (email), kata sandi (password) dan lainnya. Setelah terisi semua dengan benar, dapat klik “Save”.
  1. Aktivasi akun

Buka kotak masuk (inbox) di email yang digunakan untuk mendaftar tadi, kemudian buka email yang masuk dari Dirjen Pajak. Untuk melakukan aktivasi, dapat mengikuti petunjuk di email tersebut

  1. Isi formulir pendaftaran

Setelah melakukan proses aktivasi akun, anda dapat login ke sistem e-Registration dengan memasukkan email dan password akun yang sudah dibuat sebelumnya atau dapat pula mengklik tautan yang ada di email aktivasi kedua dari Dirjen Pajak. Kemudian, anda akan masuk ke laman Registrasi Data WP untuk proses membuat NPWP. Data dapat diisi di formulir yang disediakan. Semua tahapnya diikuti dengan teliti. Jika data yang dimasukkan benar, maka akan muncul surat keterangan terdaftar sementara.

  1. Kirim formulir pendaftaran

Setelah data di formulir pendaftaran terisi dengan lengkap, klik tombol “daftar” untuk mengirim Formulir Registrasi Wajib Pajak secara elektronik ke Kantor Pelayanan Pajak tempat wajib pajak terdaftar

  1. Cetak

Pencetakan dokumen yang terlihat di layar komputer adalah Formulir Registrasi Wajib Pajak dan Surat Keterangan Terdaftar Sementara

  1. Menandatangani Formulir Registrasi Wajib Pajak dan melengkapi dokumen

Setelah berhasil mencetak Formulir Registrasi Wajib Pajak, dapat ditandatangani dan disertakan dokumen persyaratan yang sebelumnya telah disiapkan

  1. Pengiriman Formulir Registrasi Wajib Pajak ke KPP

Jika berkas kelengkapan sudah siap, Formulir Registrasi Wajib Pajak, Surat Keterangan Terdaftar Sementara bertanda tangan, dan dokumen lain dikirim ke KPP (Kantor Pelayanan Pajak) tempat badan/perusahaan sebagai Wajib Pajak terdaftar. Berkas tersebut dapat diberikan langsung ke KPP atau dapat pula melalui Pos Tercatat. Pengiriman berkas harus dilakukan maksimal 14 hari setelah formulir terkirim.

Adapun cara lain yang lain yang dapat dilakukan, yaitu memindai (scan) dokumen dan mengunggah soft filenya (bentuk digital) ke aplikasi e-Registration tadi.

  1. Cek status dan menunggu kartu NPWP

Pengecekan status pendaftaran NPWP perusahaan dapat dilakukan setelah melakukan pengiriman berkas dokumen. Pemeriksaannya melalui email atau halaman history pendaftaran dalam aplikasi e-Registration. Jika status ditolak, maka data-data ada yang kurang lengkap dan perlu diperbaiki, tapi jika statusnya disetujui, maka kartu NPWP perusahan akan dikirim melalui Pos Tercatat.

Cara Membuat NPWP Perusahaan Secara Offline

Untuk mendaftar NPWP perusahaan secara offline dapat mengunjungi Kantor Pelayanan Pajak (KPP) secara langsung. Syarat dokumen yang digunakan sama dengan pendaftaran online. Metode yang dapat digunakan saat pendaftaran offline, adalah :

  1. Datang ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP)

Datang langsung ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) domisili perusahaan dengan membawa dokumen yang diperlukan. Berkas dokumen difotokopi, kemudian dilengkapi dengan Formulir Pendaftaran Wajib Pajak Badan yang telah diisi lengkap dan benar serta dibubuhi tanda tangan. Formulir tersebut dapat didapatkan dari petugas pendaftaran di KPP. Berkas yang sudah lengkap dapat diserahkan ke petugas pendaftaran. Kemudian didapatkan tanda terima pendaftaran Wajib Pajak. Hal tersebut menandakan kalau perusahaan telah didaftarkan untuk memperoleh NPWP badan/perusahaan.

Waktu pembuatan tergolong singkat, yaitu hanya satu hari kerja dan gratis atau tidak dipungut biaya. Selanjutnya kartu NPWP dan Surat Keterangan Terdaftar (SKT) akan dikirimkan paling lambat satu hari kerja menggunakan Pos Tercatat atau di beberapa tempat bahkan dapat mengambil langsung hari itu.

  1. Menggunakan Jasa Pos atau Ekspedisi (Kurir)

Jika lokasi perusahaan jauh dari KPP, cara ini dapat dipilih. Datangi kantor pos atau jasa ekspedisi yang dekat dengan perusahaan, kemudian mengisi Formulir Pendaftaran dan mengirimkan ke KPP beserta dokumen persyaratan yang sebelumnya telah disiapkan.

  1. NPWP Perusahaan Wajib Dimiliki

Pendaftaran NPWP dilakukan dengan self assessment (penilaian sendiri) adalah Wajib Pajak wajib melakukan pendaftaran perusahaannya sendiri ke KPP tempat Wajib Pajak berkedudukan untuk memperoleh NPWP. Ketika sudah mengetahui tentang syarat dan tata cara pembuatan NPWP perusahaan, maka pemilik atau penanggung jawab perusahaan yang Wajib Pajak mendaftarkan perusahaan untuk memperoleh NPWP Badan/Perusahaan.

Cara Perubahan Data NPWP Online

Berdasarkan Pasal 29 PER-02/PJ/2018 tata cara permohonan perubahan data NPWP adalah:

  • Permohonan perubahan data dapat dilakukan dengan melakukan permohonan, caranya yaitu menggunakan Formulir Perubahan Data Wajib Pajak
  • Permohonan perubahan data melalui elektronik dapat dilakukan dengan pengisian Formulir Perubahan Data Wajib Pajak di aplikasi e-Registration yang ada di www.pajak.go.id
  • Permohonan perubahan data yang diajukan Wajib Pajak di aplikasi e-Registration dianggap sudah ditandatangani secara digital atau elektronik, dan mempunyai kekuatan hukum
  • Wajib Pajak yang sudah mengajukan Formulir Perubahan Data Wajib Pajak di aplikasi e-Registration wajib mengirimkan berkas ke KPP yang berada di tempat kedudukan, tempat tinggal atau tempat kegiatan usaha Wajib Pajak
  • Pengiriman berkas bisa dilakukan dengan mengupload soft copy (salinan digital) di aplikasi e-Registration ataupun mengirimkan Surat Pengiriman Dokumen yang bertandatangan
  • Jika dokumen tersebut tidak diterima oleh KPP selama 14 hari kerja setelah permohonan perubahan data secara elektronik, maka permohonan dianggap tidak diajukan
  • Namun bila dokumen lengkap sudah diterima oleh KPP, maka KPP akan menerbitkan Bukti Penerimaan Surat secara elektronik.

Cara Cek Status Keaktifan NPWP

NPWP yang anda buat berlaku untuk seumur hidup serta tidak memiliki masa kadaluarsa. Namun status keaktifan NPWP bisa saja berubah tanpa atau adanya pemberitahuan. Berikut beberapa hal yang membuat NPWP tidak lagi aktif, antara lain:

  • Pindah ke luar negeri
  • Tidak lagi menjalankan usaha atau pekerjaan bebas
  • Penghasilan anda dibawah ptkp

Anda bisa mengecek status NPWP anda dengan cara berikut ini:

Cek Status NPWP Secara Online

Sekarang pengecekan status NPWP dapat dilakukan secara online. Tentu saja hal ini memudahkan para wajib pajak untuk melihat status NPWPnya. Dengan melakukannya secara online, tentu saja para wajib pajak dapat mengakses dimanapun dan kapanpun. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk dijadikan pilihan saat mengecek status NPWP anda.

a. Cara cek NPWP aktif melalui website

Anda dapat melihat keaktifan NPWP dengan mengunjungi situs https://ereg.pajak.go.id/ Lalu masukkan NPWP anda. jika nama Anda masih Muncul itu artinya NPWP masih aktif dan terdaftar di sistem Ditjen pajak. 

b. Cara cek NPWP aktif melalui aplikasi DJP

Anda juga bisa berkunjung ke situs DJP online. login ke akun NPWP yang Anda daftarkan. Jika anda masih bisa masuk ke dalam akun dan melihat NPWP Anda artinya NPWP masih aktif. 

c. Cara cek NPWP aktif dengan scan QR

Dapat pula menggunakan kode QR. Kartu NPWP terbaru dilengkapi dengan kode QR. Kode tersebut mempunyai tautan unik di laman account.pajak.go.id. Kode unik dapat dimasukkan ke browser untuk melakukan validasi, kemudian masukkan kode keamanan yang tertera pada laman cek NPWP dan klik “Cek”. Maka akan muncul notifikasi yang isinya adalah validasi NPWP yang dimasukkan

Cek Status NPWP Secara Offline

Selain secara online Anda juga bisa mengecek status NPWP dengan langsung datang ke kantor pelayanan pajak. Di kantor pajak langsung, Anda akan dilayani oleh petugas yang terkait dan bisa secara langsung menanyakan alur dari cek status. Hal ini bisa dilakukan bagi Anda yang mungkin kurang familiar dengan cek status npwp secara online. 

Cara Cek Tagihan NPWP via Aplikasi DJP

Pengecekan tagihan NPWP dapat dilakukan secara online menggunakan aplikasi DJP. Berikut adalah caranya:

Download aplikasi resmi DJP, yang diperoleh dari toko aplikasi resmi di ponsel, kemudian log in dengan memasukkan username dan password akun yang sebelumnya telah didaftarkan. Di bagian dashboard, terdapat macam-macam informasi diri termasuk informasi tentang tagihan.

Miliki Bisnis Cuan dengan Modal Usaha Aman!

Jika Anda ingin bisnis yang sudah Anda jalani tetap lancar dan tidak melanggar hukum di Indonesia, maka taatlah bayar pajak. Dengan taat membayar pajak, maka Anda bisa membuat bisnis berekspansi dengan mulus tanpa hambatan yang berarti. Bisa dibayangkan jika bisnis yang sudah Anda jalani harus terhambat hanya karena tidak membayar pajak. 

Awali bisnis dengan modal yang besar untuk bisa berekspansi. Salah satu cara mendapatkan modal usaha adalah dengan mengajukan pinjaman online ojk bunga rendah 2021 ke fintech lending terpercaya dan aman yang berizin OJK, seperti Danamas. Danamas adalah perusahaan fintech lending naungan Sinar Mas Financial Holding, PT. Sinar Mas Multiartha Tbk.  Untuk itu, penting memilih fintech lending yang memiliki kredibilitas yang baik sehingga usaha yang Anda rintis bisa lebih aman dan nyaman saat mengajukan pinjaman, sehingga ada dapat miliki bisnis cuan dengan modal usaha aman.Untuk memudahkan Anda, maka bisa langsung simulasikan pinjaman di kalkulator simulasi kredit dan kalkulator pinjaman properti untuk simulasikan nilai aset Anda yang dijadikan agunan. Untuk info lebih lengkap dapat klik DISINI.

Ajukan Pinjaman Lancar

Simulasi Pinjaman Lancar

Artikel Lainnya

dana-pendidikan

4 Cara Dapat Bantuan Dana Pendidikan, Sekolah Gratis!

Setiap orangtua pasti menginginkan hal yang terbaik untuk anaknya, termasuk dalam hal pendidikan. Bahkan ada yang sudah merencanakan pendidikan yang bagus untuk buah hatinya sejak TK sampai perguruan tinggi. Hal tersebut direncanakan secara matang karena memang dana pendidikan terus mengalami kenaikan dari tahun ke tahun. Sehingga penting sekali menyiapkan uang untuk pendidikan sejak dini.

Mengatur keuangan memang tidak semudah yang dibayangkan. Apalagi sekolah dengan fasilitas bagus, biasanya diimbangi dengan biaya spp yang tinggi. Mempersiapkan dana pendidikan perlu strategi yang tepat. Setiap kebutuhan harus dibuat rinci dan direncanakan sejak awal, agar bisa mempersiapkan anggaran dengan matang dan memberikan pendidikan terbaik untuk anak-anak.

Karena memang pendidikan adalah salah satu hal sangat penting. Dengan pendidikan yang baik, diharapkan buah hati bisa meraih cita-cita dan memperbaiki masa depan. Artikel ini akan membahas bagaimana cara tepat untuk mengumpulkan biaya pendidikan yang dapat Anda lakukan untuk mempersiapkan dana pendidikan. 

Apa Itu Dana Pendidikan 

Dana pendidikan adalah sejumlah biaya atau dana yang akan disiapkan untuk keperluan biaya pendidikan, baik untuk diri sendiri maupun anak. Penting untuk memikirkan hal tersebut sejak awal karena adanya nilai pertumbuhan inflasi. Begitu juga dengan biaya pendidikan, akan terus naik tiap tahunnya, sehingga sangat penting untuk mempersiapkan biaya sekolah sedari dini. 

Walaupun pendidikan bukanlah satu-satunya faktor penentu kesuksesan tapi melalui jenjang pendidikan tinggi, maka seseorang bisa melewati gerbang awal menuju masa depan yang lebih cerah. Karena alasan itulah tak sedikit orang tua yang rela berjuang dan menabung agar mampu menyediakan kebutuhan pendidikan terbaik bahkan sampai ke perguruan tinggi.

Karena sekarang ini biaya pendidikan terbilang mahal. Bahkan harus menyiapkan sampai ratusan juta rupiah atau bahkan lebih. Oleh karena itu, sebaiknya mulailah mencicil dana pendidikan sedini mungkin. Dengan demikian persiapan untuk pendidikan anak lebih terjamin.

4 Cara Mencari Bantuan Dana Pendidikan Dari Pemerintah 

Salah satu bentuk perhatian Pemerintah pada masyarakat adalah memberikan biaya pendidikan. Hal ini tentu saja menjadi berita baik, terutama untuk orang tua yang memiliki kendala ekonomi untuk menyekolahkan anaknya. Berikut adalah rincian bantuannya:

1. Kartu Indonesia Pintar (KIP)

Bantuan KIP pasti sudah tidak asing ditelinga. Program ini memberikan bantuan tunai pendidikan ke anak usia sekolah mulai dari 6-12 tahun. Para peserta didik yang berhak menerima adalah mereka dari keluarga miskin, rentan miskin: pemilik Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), peserta Program Keluarga Harapan (PKH), penyandang disabilitas, yatim piatu dan korban bencana alam/musibah. 

Agar bisa memperoleh bantuan biaya pendidikan, peserta didik dapat menyiapkan Kartu Keluarga (KK), akta kelahiran, Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) atau SKTM bila tidak memiliki KKS, surat pemberitahuan penerimaan BSM dari Kepala Sekolah/Madrasah dan rapor hasil belajar

2. Bantuan Langsung Tunai (BLT)

Dana BLT adalah bagian dari Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan tersebut diberikan ke anak-anak jenjang Sekolah Dasar (SD) sampai Sekolah Menengah Atas (SMA). Syarat dan kriteria untuk mendapatkan bantuan pendidikan ini adalah:

  • Mempunyai Kartu Indonesia Pintar (KIP)
  • Terdaftar di Lembaga pendidikan formal atau nonformal sesuai daerah masing-masing
  • Pemilik KIP harus sudah terdaftar di Data Pokok Pendidikan (Dapodik) Lembaga Pendidikan
  • Untuk keluarga yang belum memiliki KIP, anda bisa mendaftar di lembaga dinas pendidikan terdekat dengan membawa Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
  • Bagi siswa yang tidak memiliki KKS, maka orang tua harus meminta surat keterangan tidak mampu (SKTM) di RT/RW sampai kelurahan untuk didaftarkan ke dinas pendidikan.

3. Program Indonesia Pintar (KIP)

Bantuan ini berupa uang tunai, perluasan akses dan kesempatan belajar dari Pemerintah untuk peserta didik dan mahasiswa dari keluarga miskin atau rentan miskin guna membiayai pendidikan menggunakan KIP. Syarat dan kriteria untuk memperoleh biaya pendidikan ini adalah:

  1. Peserta didik pemegang KIP
  2. Peserta didik dari keluarga miskin/rentan miskin dan atau dengan pertimbangan khusus, seperti:
  • Peserta didik dari keluarga peserta Program Keluarga Harapan
  • Peserta didik dari keluarga pemegang kartu Keluarga Sejahtera
  • Peserta didik status yatim piatu/yatim/piatu dari sekolah/panti sosial/panti asuhan
  • Peserta didik yang terkena dampak bencana alam
  • Peserta didik yang tidak sekolah (drop out) yang diharapkan sekolah kembali
  • Peserta didik yang mengalami kelainan fisik, korban musibah, dari orang tua yang mengalami pemutusan kerja, di daerah konflik, dari keluarga terpidana, ada di Lembaga Pemasyarakatan, memiliki lebih dari 3 saudara yang tinggal serumah
  • Peserta di lembaga kursus atau satuan pendidikan non formal lain.

4. Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS)

BOS atau bantuan operasional sekolah digunakan untuk membantu sekolah di Indonesia agar bisa memberikan pembelajaran optimal. Jadi biaya pendidikan BOS adalah bantuan tunai yang dipakai untuk keperluan sekolah seperti pemeliharaan sarana prasarana sekolah, kebutuhan penunjang belajar, membeli alat multimedia demi menunjang kegiatan belajar mengajar dan lainnya.

Yang perlu diketahui, dana BOS yang didapat tiap sekolah berbeda-beda, hal itu tergantung dari tingkatan sekolah dan jumlah peserta didik yang terdaftar di NISN Dapodik. Syarat dan kriteria yang harus dimiliki berdasarkan Permendikbud No 8 Tahun 2020, adalah

  • Satuan pendidikan harus sudah terdaftar di Dapodik ketika batas cut off dilakukan
  • Satuan pendidikan harus mempunyai Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN)
  • Satuan pendidikan bukan termasuk Satuan Pendidikan Kerjasama
  • Jumlah siswa yang terdaftar lebih dari atau sama dengan 60 orang selama 3 tahun berturut-turut.
  • Satuan pendidikan memiliki izin operasional aktif khusus untuk sekolah swasta.

Syarat dan kriteria tersebut tidak berlaku untuk sekolah swasta yang mematok iuran pendidikan mahal, sekolah yang kurang diminati masyarakat sampai sekolah yang sengaja membatas jumlah siswa/i untuk memperoleh dana BOS.

Perhitungan Dana Pendidikan 

Setelah anda tau kalau biaya pendidikan itu mahal, selanjutnya adalah mengetahui penghitungan dan nominal yang harus dipersiapan. Dengan tau kisaran anggaran yang diperlukan, anda sebagai orang tua bisa memperhitungkan uang yang harus disisihkan tiap bulan. Walaupun tergantung dari sekolah yang dipilih, tapi berikut adalah hitungan rata-rata biaya pendidikan dari TK sampai perguruan tinggi jika saat ini anak berumur 1 tahun.

Jenjang PendidikanBiaya Uang Pangkal (Rp)Tahun Pengumpulan Nominal Anggaran Per Bulan (Rp)
TK10 juta3 tahun278.000
SD18 juta5 tahun300.000
SMP28 juta11 tahun212.000
SMA38 juta14 tahun245.000
Perguruan Tinggi60 juta17 tahun295.000
Total Anggaran per Bulan1.330.000

6 Kesalahan Dalam Mempersiapkan Pendidikan 

Ternyata ada kesalahan yang biasa dilakukan oleh orang tua saat mengumpulkan biaya pendidikan anak. Untuk menghindari hal tersebut terjadi atau bahkan menghambat prosesnya. Berikut adalah beberapa kesalahan yang harus dihindari ketika mengumpulkan uang untuk pendidikan anak:

1. Keliru Hitung Inflasi

Yang pertama adalah tidak cermat memperhatikan inflasi. Biaya pendidikan rutin naik dengan rasio tertentu tiap tahunnya. Hal tersebut penting diperhatikan agar rancangan rencana tidak meleset dari hitungan. 

Walaupun tidak selalu begitu, tapi ada sekolah swasta yang menaikkan uang pangkalnya 20% tiap tahun. Untuk bisa mengetahui kisaran kenaikan, carilah informasi biaya pendidikan di sekolah incaran selama 5 tahun terakhir dan hitung perkiraan kenaikannya beberapa tahun ke depan. 

2. Tak Cermat Tentukan Instrumen Investasi

Investasi bisa dijadikan salah satu alternatif untuk mengumpulkan uang  pendidikan. Namun, jika anda salah tentukan pilihan instrumen investasi, malah bisa menjadi bumerang dan mengacaukan rencana persiapkan dana untuk anak-anak. Misalnya anda memilih instrumen saham yang berisiko tinggi, ternyata nilai dana yang tersimpan mengalami penurunan. Padahal dananya ingin segera dipakai untuk membayar pendidikan.

3. Tak Diterima Di Sekolah Impian

Hal lain yang bisa mengacaukan rencana biaya pendidikan adalah gagal diterima di sekolah impian. Karena hal ini bisa membuat anak memilih sekolah lain dengan biaya lebih mahal dari yang sudah dianggarkan. Sehingga orang tua harus mengeluarkan uang lebih banyak. Untuk antisipasi hal tersebut, anda bisa menyiapkan biaya dengan perkiraan perhitungan tertinggi di antara sekolah unggulan yang diincar. 

4. Terlambat Siapkan Dana Pendidikan

Ketika anda cepat menyiapkan biaya pendidikan, nominal yang harus disisihkan tiap bulannya jadi lebih terjangkau. Dan hal ini tentu saja membuat beban keuangan lebih ringan dan meningkatkan peluang tujuan finansial bisa tercapai tepat waktu.

5. Sepelekan Diversifikasi Investasi

Jangan sepelekan lakukan diversifikasi di portofolio. Anda bisa memilih lebih dari 1 produk investasi dengan risiko yang juga berbeda dan menyesuaikan jangka waktu agar memperoleh imbal hasil maksimal. Misal biaya masuk TK akan dipakai dalam waktu dekat. Maka pilihlah instrumen investasi risiko rendah dan nilai stabil seperti reksadana atau deposito. Sedangkan untuk biaya masuk kuliah 10 tahun lagi, saham atau reksadana bisa jadi pilihan tepat karena untung yang diperoleh besar.

6. Salah Perkirakan Waktu Pendidikan

Jika sekarang usia anak 1 tahun, maka ada 5 tahap waktu yang harus diperhatikan. Yaitu biaya masuk TK/Playgroup, SD, SMP, SMA dan perguruan tinggi. Pilihlah instrumen investasi yang tepat dengan menyesuaikan jangka waktu anak masuk ke jenjang pendidikan. Jadi aktivitas investasi bisa berjalan optimal sesuai tujuan finansial.

Manfaat Mengumpulkan Dana Pendidikan

Tiap orang tua memiliki tanggung jawab untuk memberikan kehidupan terbaik bagi anak-anaknya. Hal ini termasuk dalam hal pendidikan. Memberikan bekal pendidikan karakter dari rumah dan sekolah merupakan salah satu kewajiban orang tua terhadap anak. Tapi untuk memenuhi segala kebutuhan, tentu memerlukan uang yang tak sedikit. 

Tak hanya itu saja, biaya pendidikan selalu mengalami kenaikan tiap tahun ajaran baru. Di Indonesia, rata-rata inflasi biaya pendidikan adalah 10-15% per tahun. Oleh karena itu, para orang tua sebaiknya menyiapkan biaya pendidikan sedini mungkin, agar makin sedikit biaya yang dikeluarkan saat anak mulai sekolah nanti.

6 Jenis Investasi untuk Dana Pendidikan 

Agar bisa menyediakan biaya pendidikan untuk anak-anak sampai ke bangku kuliah, tak sedikit orang yang menanamkan uangnya di instrumen investasi. Ada beberapa contoh instrumen yang tersedia dan bisa dipilih sesuai dengan tujuan investasi, yaitu:

1. Deposito

Deposito merupakan tabungan berjangka. Deposito tidak bisa Anda ambil semaunya, karena ada waktu tertentu. Deposito bisa menjadi investasi yang cukup aman dan efisien dan bunga yang ditawarkan juga dapat digunakan untuk biaya pendidikan. 

2. Reksadana 

Reksadana merupakan salah satu investasi yang dapat Anda gunakan untuk mempersiapkan biaya pendidikan anak. Selain minim resiko, reksadana juga dikelola oleh manajer investasi yang profesional, Anda tidak perlu khawatir karena aman, asalkan reksadana atau pengelola yang Anda pilih sudah mendapatkan izin dari OJK. terdapat 4 jenis reksadana yang dapat Anda pilih, sesuaikan dengan profil risiko Anda. 

3. Emas 

Emas bisa menjadi salah satu investasi yang tepat untuk menyiapkan biaya pendidikan. Dengan banyaknya peminat emas, maka harga akan cenderung naik dan stabil. Pembelian emas pun dapat dengan mudah melalui platform online. Semakin dini Anda berinvestasi emas maka keuntungan yang didapat juga semakin besar sehingga cocok untuk mempersiapkan biaya pendidikan. 

4. Sukuk Ritel

Sukuk ritel adalah surat berharga syariah yang diterbitkan dan penjualannya diatur Departemen Keuangan. Di instrumen ini, Pemerintah memilih agen penjual dan konsultasi hukum sukuk ritel. Agen penjual wajib mempunyai komitmen terhadap Pemerintah untuk mengembangkan pasar sukuk dan juga berpengalaman menjual produk keuangan syariah.

Tenor sukuk ritel biasanya 3 tahun dengan imbalan bagi hasil yang sifatnya tetap sepanjang periode investasi. Kelebihan skema tersebut adalah sukuk bisa diperjualbelikan jadi kepemilikannya bisa berpindah tangan dengan nilai benefit sama. Karena tenornya 3 tahun, jadi cocok untuk investasi jangka pendek.

5. Tabungan Pendidikan

Banyak lembaga keuangan yang menawarkan rekening khusus untuk tabungan pendidikan. Benefit yang diberikan berbeda dengan tabungan biasa, jadi pastikan kelebihannya lebih banyak sebelum anda memilih jenis rekening ini. Tabungan pendidikan dapat dimulai dengan nominal kecil dan ini tentunya menguntungkan karena anda bisa menyesuaikan dengan kondisi keuangan.

6. Tabungan Biasa

Anda bisa membuka rekening tabungan yang ditujukan khusus untuk buah hati. Cara ini adalah yang paling sederhana dan sebaiknya dilakukan secepat mungkin, bahkan bisa dilakukan sejak anak anda lahir. Jangan lupa untuk setorkan uang secara rutin.

Cara Menghitung Tabungan Dana Pendidikan & Perkiraan Biaya

Agar persiapan pendidikan anak berjalan lancar, anda bisa menghitung nominal tabungan pendidikan yang harus dipersiapkan. Setidaknya biaya pendidikan harus dihitung 18 tahun ke depan. Jadi minimal anak memperoleh pendidikan sampai bangku universitas. Idealnya tabungan biaya pendidikan ini dihitung termasuk dengan inflasi yang mungkin terjadi tiap tahun. Berikut adalah contoh kalkulator dana pendidikan anak:

1. Perkiraan Tabungan Untuk TK

Uang pangkal = Rp 5.000.000

Periode sekolah = 2 tahun

Target pencapaian = 3 tahun

Inflasi 8% = Rp 6.298.560 (tambahkan 8% sebanyak 3x)

Menabung tiap bulan kurang lebih = Rp 6.298.560 : 36 bulan = 

Rp 174.960

2. Perkiraan Tabungan Untuk SD

Uang pangkal = Rp 10.000.000

Periode sekolah = 6 tahun

Target pencapaian = 5 tahun

Inflasi 8% = Rp 14.693.281

Menabung tiap bulan kurang lebih = Rp 14.693.281 : 60 bulan = 

Rp 244.888

3. Perkiraan Tabungan Untuk SMP

Uang pangkal = Rp 15.000.000

Periode sekolah = 3 tahun

Target pencapaian = 11 tahun

Inflasi 8% = Rp 34.974.585

Menabung tiap bulan kurang lebih = Rp 34.974.585 : 132 bulan = 

Rp 264.959

4. Perkiraan Tabungan Untuk SMA

Uang pangkal = Rp 20.000.000

Periode sekolah = 3 tahun

Target pencapaian = 14 tahun

Inflasi 8% = Rp 58.743.872

Menabung tiap bulan kurang lebih = Rp 58.743.872 : 168 bulan = 

Rp 349.666

5. Perkiraan Tabungan Untuk Perguruan Tinggi

Uang pangkal = Rp 100.000.000

Periode sekolah = 4 tahun

Target pencapaian = 17 tahun

Inflasi 10% = Rp 58.743.872

Menabung tiap bulan kurang lebih = Rp 505.447.028 : 204 bulan = 

Rp 2.477.628

Dari rincian tersebut, maka total biaya pendidikan yang harus disiapkan adalah:

  • Total uang pangkal = Rp 150.000.000
  • Total biaya setelah inflasi = Rp 620.157.327

Jadi tiap bulan paling tidak anda menabung Rp 3.512.154

Tips Persiapkan Dana Pendidikan

Dalam mempersiapkan dana pendidikan tentu prosesnya tidak mudah. Karena ada banyak kebutuhan lain yang harus dipenuhi. Agar anda tidak salah langkah dan bisa mengumpulkan uang sesuai dengan perencanaan. Berikut adalah tips yang bisa anda terapkan:

1. Menyusun Strategi Pendidikan 

Sejak awal penting untuk menyusun strategi pendidikan. Anda ingin menyekolahkan di sekolah apa, misal kurikulum nasional atau internasional, bagaimana lingkungannya, fasilitas yang tersedia. Lakukan survei supaya Anda memiliki gambaran sekolah seperti apa yang ingin anak Anda tempuh. 

2. Estimasi Biaya 

Setelah Anda mengetahui sekolah yang ingin dituju, maka langkah selanjutnya adalah membuat estimasi pengeluaran setiap jenjangnya. Rencanakan dengan matang sampai kapan Anda akan membiayai pendidikan tersebut. 

3. Asuransi Pendidikan

Selain ada asuransi kesehatan dan jiwa, asuransi pendidikan merupakan salah satu produk yang memiliki fitur tabungan dana. Ada 2 jenis asuransi pendidikan yang bisa dipilih, yakni: 

  • Asuransi pendidikan dwiguna: menawarkan fasilitas tabungan pendidikan yang dapat dicairkan pada periode tertentu sesuai dengan kesepakatan pihak tertanggung dan pihak asuransi.
  • Asuransi unit link: asuransi ini menggabungkan adanya layanan asuransi dan investasi. Hasil investasi ini diserahkan secara bertahap sesuai dengan jenjang sekolah anak. 

Baca Juga: 5 Challenge Menabung Yang Bikin Kaya

Mengajukan Pinjaman untuk Dana Pendidikan

Memang biaya pendidikan tidaklah murah, dan setiap tahunnya mengalami kenaikan. Selain berinvestasi, Anda juga dapat mengajukan pinjaman untuk kebutuhan dana pinjaman. Danamas p2p Lending menyediakan pinjaman dana tunai tanpa agunan yang dapat Anda ajukan untuk kebutuhan biaya pendidikan dengan limit pinjaman hingga Rp. 7,5 juta.

Selain itu, apabila Anda memiliki properti yang tidak terpakai dan ingin mengembangkan usaha sekaligus sebagai pinjaman untuk biaya pendidikan, Anda bisa mengajukan melalui Danamas yang dapat memberikan pinjaman hingga Rp 2 miliar. Masa tenor yang diberikan mulai dari 1 sampai 10 tahun.Pinjaman online terpercaya ini memproses pinjaman dengan aman karena sudah terdaftar dan berizin OJK. Yuk simulasikan pinjaman dan nilai properti di website Danamas menggunakan kalkulator simulasi properti dan kalkulator pinjaman untuk hitung pinjaman dan angsuran dari properti yang anda miliki. Agar proses peminjaman lebih praktis, download Aplikasi Danamas Pinjaman Bisnis di smartphone segera! Untuk info lebih lengkap, klik DISINI!

pengertian-sinking-fund

Sinking Fund: Pengertian, Fungsi, Contoh & Cara Menghitungnya

Sinking fund adalah salah satu hal yang sering terlupakan, padahal hal ini sangat penting dalam perencanaan keuangan. Sinking fund seringkali disamakan dengan dana darurat namun keduanya memiliki pemahaman yang berbeda. Hal ini karena sinking fund dan dana darurat memiliki manfaat masing-masing yang berbeda. Dengan adanya sistem perencanaan seperti sinking fund ini maka anda bisa lebih siap dalam menghadapi berbagai kondisi finansial kedepannya.

Perencanaan keuangan yang baik dan matang bisa memberikan dampak positif bagi kehidupan anda. Perencanaan keuangan ini bermanfaat untuk persiapan secara finansial dalam menghadapi situasi dan kondisi yang tidak bisa ditebak untuk masa depan. Maka dari itu sinking fund adalah aspek yang tidak bisa dilewatkan dalam proses perencanaan pengelolaan uang.

Bagi sebagian orang masih belum paham apa itu sinking fund maka dari itu Anda bisa simak artikel di bawah ini yang mengulas banyak tentang sinking fund. Ulasan tentang sinking fund meliputi pengertian sinking fund, perbedaan sinking fund dengan dana darurat, fungsi sinking fund, contoh sinking fund dan cara menghitung sinking fund atau rumusnya. Simak uraian informasi lengkap tentang sinking fund di bawah ini.

Apa Itu Sinking Fund

Istilah sinking fund memang jarang digunakan dan terdengar di masyarakat apabila dibandingkan dengan istilah dana darurat. Akan tetapi, sebenarnya masyarakat sudah mempraktekkan secara langsung konsep menabung yang satu ini.

Sinking fund adalah anggaran keuangan yang khusus dibuat untuk memenuhi suatu kebutuhan atau kepentingan di masa depan. Oleh karena itu, tujuan dari sinking fund akan berbeda-beda pada setiap orang karena menyesuaikan dengan kebutuhan pribadi masing-masing, seperti untuk memulai bisnis, menikah, persiapan liburan, renovasi rumah, membeli mobil, pendidikan anak dan lain sebagainya.

Dari pengertian diatas, dapat dilihat bahwa sinking fund merupakan dana yang bisa anda gunakan tanpa harus merasa bersalah, karena anda memang sengaja mengumpulkannya dan ini diluar dari kebutuhan pokok. Walaupun berbeda dengan dana darurat, akan lebih baik jika anda untuk mempersiapkan keduanya, karena keduanya mempunyai manfaatnya masing-masing.

Fungsi Sinking Fund

Dengan memiliki sinking fund, hal ini dapat mencegah gangguan pada arus kas anda, sehingga anda tetap bisa merealisasikan kebutuhan lainnya tanpa mengganggu keuangan anda. Berikut ini adalah beberapa fungsi dari sinking fund:

1.     Mempersiapkan Keinginan atau Kebutuhan dalam Jangka Panjang

Fungsi pertama dari sinking fund adalah anda bisa mempersiapkan dana untuk memenuhi keinginan di masa depan. Anda bisa memikirkan keinginan atau kebutuhan jangka panjang dan mempersiapkannya melalui sinking fund tanpa mengganggu kondisi finansial.

2.     Menghindarkan Diri dari Hutang

Dengan mengalokasikan sinking fund secara rutin, hal ini bisa menghindarkan anda dari terlilit hutang. Walaupun anda tidak bisa langsung memenuhi keinginan atau kebutuhan anda, tetapi anda bisa mengetahui kapan keinginan tersebut bisa anda capai.

3.     Jangka Waktu Pencapaian yang Lebih Jelas

Dengan sinking fund, anda mempunyai jangka waktu yang lebih jelas untuk mencapai keinginan anda, karena anda sendiri yang  menargetkan keinginan tersebut.

4.     Menabung untuk Banyak Keinginan secara Bersamaan

Anda bisa menabung untuk banyak keinginan sekaligus dengan mengalokasikan sinking fund. Contohnya, anda bisa menabung Rp20 juta selama 2 tahun untuk membeli hunian. Tetapi sebenarnya disaat yang bersamaan, anda bisa menabung Rp 12 juta dan Rp 8 juta selama 4 tahun untuk membeli hunian dan kendaraan pribadi.

Perbedaan Sinking Fund & Dana Darurat

Seperti yang sudah disampaikan diatas, bahwa masih banyak orang yang menganggap sinking fund sama dengan dana darurat. Berikut adalah perbedaan dari sinking fund dan emergency fund (dana darurat).

Sinking FundEmergency Fund (Dana Darurat)
Sinking Fund adalah biaya yang anda persiapkan untuk kebutuhan di masa mendatang.Emergency fund atau dana darurat adalah aset yang stabil dan likuid yang bisa anda gunakan saat dalam keadaan darurat.
Sinking fund biasanya berupa sejumlah uang.Emergency fund atau dana darurat dapat berupa emas yang sifatnya lebih stabil dan cukup likuid untuk dijual dalam waktu cepat.
Sinking fund biasanya digunakan untuk menjaga supaya nilai aset tetap stabilSeperti namanya, emergency fund digunakan untuk mengatasi atau memenuhi kebutuhan darurat yang mendesak, contohnya seperti saat anda sedang kehilangan pekerjaan.

Pentingnya Mengumpulkan Sinking Fund 

Adanya Sinking fund tentu memiliki tujuan yang bermanfaat bagi kehidupan. Dari penjelasan diatas, mengumpulkan sinking fund sama pentingnya dengan dana darurat. Berikut ini alasan kenapa penting bagi anda untuk mengumpulkan sinking fund.

1.     Dapat Menciptakan Keuangan Yang Lebih Baik Dan Sehat

Dengan mengumpulkan sinking fund anda bisa memiliki keuangan pribadi yang sehat, karena anda telah merencanakan kebutuhan apa saja yang ingin dibeli, sehingga hal ini akan membantu agar keuangan anda tetap sehat dan terkelola dengan baik.

2.     Mengurangi Utang

Potensi anda untuk berhutang semakin berkurang, karena anda sudah mempunyai atau menyiapkan dana tersendiri.

3.     Bersenang-Senang Tanpa Rasa Bersalah

Dengan mengumpulkan sinking fund berarti anda sudah mengalokasikan anggaran sejak awal, sehingga anda bisa bersenang-senang tanpa merasa bersalah karena sudah menyiapkannya sejak awal dan anda tidak perlu menggunakan uang tabungan atau dana darurat untuk bersenang-senang.

Cara Membuat Sinking Fund

Jika anda berencana untuk membuat Sinking fund maka perlu memperhatikan beberapa hal penting berikut ini.  Dalam membuat simpan Anda membutuhkan tujuan hingga target yang ingin dicapai.  untuk lebih lengkapnya Anda bisa melihat cara membuat skin fan seperti dibawah ini.

1.     Menentukan Tujuan Keuangan

Hal pertama yang bisa anda lakukan untuk mengumpulkan sinking fund adalah dengan membuat daftar yang berisi apa saja kebutuhan atau keinginan anda. Apabila anda perlu menyiapkan sinking fund dalam satu waktu, anda bisa mendahulukan kebutuhan yang perlu dipersiapkan dalam waktu singkat.

2.     Membuka Rekening Khusus

Anda juga bisa membuat rekening khusus untuk menempatkan sinking fund, sehingga dana tersebut tidak bercampur dengan dana lainnya.

3.     Menentukan Target Jumlah Sinking Fund

Selanjutnya adalah menentukan jumlah sinking fund, supaya dana yang terkumpul efektif dan anda bisa melakukan estimasi dengan akurat.

4.     Tetapkan Jumlah Dana Yang Akan Disisihkan Secara Rutin

Setelah menentukan nominal target sinking fund, maka selanjutnya anda bisa menetapkan jumlah uang yang harus anda sisihkan secara rutin.

5.     Menambah Jumlah Penghasilan

Setelah mengetahui jadwal dan total biaya yang diperlukan, maka selanjutnya yang bisa anda lakukan adalah konsisten untuk menabung. Kamu juga mencari tambahan penghasilan supaya keinginan dan kebutuhan tersebut bisa tercapai lebih cepat.

Contoh Sinking Fund

Contoh Sinking fund adalah misal ada seseorang yang berencana menyisihkan dana sebesar Rp 1,5 juta dari pendapatan per bulannya selama 5 tahun dengan tingkat suku bunga yaitu 6%. Dana tersebut rencananya akan dipakai untuk pelunasan utang yang baru dan diambil untuk proyek ekspansi yang sedang berlangsung.

Maka jumlah sinking fund yang bisa disisihkan oleh padi selama 5 tahun adalah Rp 244.580.155. Dari nominal tersebut jika seandainya orang tersebut berhutang senilai Rp 250.000.000 selama 5 tahun untuk proyek ekspansi maka saat jatuh tempo Ia hanya perlu menambahkan uang kas senilai  Rp 541 9844. Contoh sinking fund di atas adalah contoh secara umum yang bisa anda aplikasikan ke dalam kehidupan sehari-hari disesuaikan dengan pendapatan. 

Cara Menghitung Sinking Fund

Sebenarnya tidak ada rumus yang pasti untuk menentukan sinking fund, karena jumlah sinking fund setiap orang tentunya akan berbeda-beda berdasarkan keinginan atau tujuan keuangan masing-masing. Sebelum menghitung jumlah sinking fund yang perlu disisihkan, pertama-tama anda harus mengetahui alokasi keuangan utama anda terlebih dahulu, dan sisanya bisa dianggarkan untuk sinking fund.

Misalkan anda ingin membeli rumah dengan harga sekitar Rp 450 juta, sedangkan penghasilan bulanan anda sebesar Rp 40 juta. Maka anda bisa coba menghitungnya dengan cara sebagai berikut:

Alokasi Keuangan:

–        Kebutuhan Pokok   30%

–        Investasi                 10%

–        Dana Darurat          20%

–        Donasi                     10%

–        Sinking Fund           30%

Berdasarkan situasi diatas, maka rumus sinking fund adalah 30% x penghasilan, berarti anda harus mengalokasikan dana 30% dari gaji untuk membeli rumah.

30% x Rp 40 juta = Rp 12 juta.

Berdasarkan rumus tersebut, jadi jumlah sinking fund yang harus anda sisihkan setiap bulan sejumlah Rp 12 juta selama kurang lebih 38 bulan untuk membeli rumah yang anda inginkan.

Dapatkan Modal Usaha Tepat Untuk Usaha Cermat!

Dari pembahasan diatas, maka dapat disimpulkan bahwa sinking fund adalah dana yang perlu anda persiapkan untuk memenuhi keinginan atau kebutuhan di masa depan seperti keperluan untuk menikah, persiapan liburan atau membuka bisnis. Apabila anda membutuhkan modal untuk menjalankan usaha, selain dengan mengumpulkan sinking fund anda juga bisa mendapatkan tambahan dana dari pihak lain karena saat ini banyak sekali platform yang bisa memberikan anda pinjaman dana. 

Salah satunya adalah Danamas, platform pinjaman multiguna yang sudah diawasi dan mendapatkan izin dari OJK. Melalui Danamas, anda bisa mendapatkan tambahan modal hingga 2 miliar rupiah dengan jaminan properti. Pengajuan bisa anda ajukan dengan praktis serta bisa diakses kapanpun dan dimanapun melalui aplikasi Danamas Pinjaman Bisnis

Untuk lebih memudahkan Anda, coba simulasikan cicilan di kalkulator simulasi kredit. Ada juga kalkulator pinjaman untuk cek nilai properti yang Anda agunkan. Selengkapnya bisa Anda akses di website kami disini untuk pinjaman online umkm terpercaya!

rumus-bunga-majemuk

Bunga Majemuk: Pengertian, Rumus & Bedanya Dengan Bunga Tunggal

Ketika anda menabung disebuah bank, ada kalanya anda mendapatkan sebuah bunga. Tak hanya menabung saja, ketika anda meminjam uang pun bunga pasti akan selalu ada. Dalam proses investasi atau pinjaman dana, sering kali kita mendengar bunga majemuk dan bunga tunggal. Apa anda sudah familiar dengan istilah tersebut? Biasanya bunga majemuk muncul sebagai kompensasi atau tanda balas jasa dari penerima ke pemberi dana.

Di artikel ini, kami akan membahas tentang jenis bunga, yaitu bunga majemuk dan bunga tunggal. Umumnya bunga majemuk dipahami sebagai bunga yang diberikan tiap akhir jangka waktu tertentu berdasarkan modal awal. Sedangkan bunga tunggal adalah bunga yang nilainya selalu tetap. Hal ini penting untuk Anda ketahui sebelum mengajukan pinjaman.

Karena hal itulah lembaga keuangan yang mengatur sistem ekonomi harus memperhitungkan faktor waktu pinjaman dan suku bunga yang dipakai untuk menghitung besaran bunga. Penasaran tentang bunga majemuk dan bunga tunggal? Simak artikel ini, yuk! Dengan menghitung jangka waktu dan bunga, penjelasan di bawah akan membantu anda untuk mengetahui bagaimana cara menghitung bunga majemuk dan bunga tunggal.  

Apa Itu Bunga Majemuk

Menurut Otoritas Jasa Keuangan, bunga majemuk merupakan bunga yang dapat dihitung atas jumlah pinjaman pokok dan bunga yang  sebelumnya diperoleh. Jika diberikan sebuah contoh, berikut adalah perumpamaannya; jika seseorang menyimpan sebanyak Rp 2.000 pada tingkat 10% tahun, hasil akhirnya akan menjadi Rp 2.100 dan saat tahun berikutnya, uang itu akan menjadi Rp 2.210. 

Konsep dari bunga majemuk ini diduga berasal dari Italia pada abad ke-17. Konsep bunga majemuk ini dapat dianggap sebagai “bunganya bunga,” dimana jumlah pada uang tersebut tumbuh lebih cepat dibandingkan dengan bunga sederhana.

Fungsi Bunga Majemuk

Umumnya konsep bunga majemuk dipakai untuk berbagai produk perbankan dan investasi. Bunga majemuk ini akan semakin menguntungkan penerimanya saat waktu yang mempengaruhinya memiliki durasi yang panjang. Meskipun begitu, adanya perbedaan pada kegunaan bunga majemuk produk investasi dan perbankan. Berikut adalah rincian perbedaan penerapannya:

a. Untuk Produk Pinjaman

Bunga majemuk yang dipakai untuk pinjaman konsumen mempunyai nilai tinggi. Artinya adalah pinjaman jenis konsumen yang umum seperti dalam bentuk kredit rumah, kredit motor, kredit mobil, kredit peralatan rumah tangga, kredit handphone dan lainnya. 

Jadi sistem bunga majemuk yang diberlakukan pada jenis pinjaman ini akan membebankan pembayaran angsuran tinggi pada para peminjamnya. Hal itu karena bunga yang dihasilkan semakin besar seiring pemilihan lama tempo angsuran. Jadi bunga tiap bulan cenderung besar, apalagi bila peminjam membayar jumlah pokok tinggi. Hal ini membuat sistem bunga majemuknya berbanding lurus.

b. Untuk Produk Investasi

Sistem bunga majemuk yang diberlakukan dalam kegiatan investasi, cenderung menguntungkan pihak investor. Konsep penerimaan keuntungan bagi investor yaitu bunga majemuk untuk produk investasi mempunyai sisi positif berbanding terbalik dengan fungsi pinjaman. Saat bunga majemuk diterapkan di produk investasi, maka otomatis keuntungan yang tinggi akan diperoleh investor.

Seperti yang diketahui kalau bunga majemuk ini mempunyai sistem yang nilainya bertambah tiap bulannya. Bertambahnya bunga tiap bulan, akan mengikuti nilai hasil kembalian investasi. Nilai hasil kembalian investasi akan otomatis semakin meningkat, sehingga perencana keuangan akan menyarankan para investor untuk memilih jangka waktu investasi paling panjang.

Makin lama investasi yang dilakukan, maka pundi kembaliannya juga akan tinggi. Bahkan perencana keuangan memberi saran adanya re-investasi. Ketika ada momentum tepat, maka bisa dilakukan penambahan jumlah investasi.

c. Pakai Produk Investasi Bunga Majemuk Untuk Generasi Milenial

Salah satu passive income yang bisa dipilih oleh generasi milenial adalah investasi dengan bunga majemuk. Investasi passive income ini bisa membentuk kesejahteraan, yaitu produk pertama dari tabungan masa depan dan produk kedua biasanya ada di pasar modal. Karena konsep bunga majemuk ini bisa dapat untung besar berbanding lurus dengan lamanya periode waktu. Maka sebaiknya generasi milenial mulai melirik investasi ini sejak dini. Makin muda anda investasi, maka untungnya juga makin menggiurkan.

d. Jenis & Perhitungan Bunga Majemuk

Di praktik penerapan perhitungan bunga majemuk, bunga ini punya 2 suku bunga yaitu bunga majemuk dengan suku bunga tetap. Nilai suku bunga tersebut tidak berubah selama periode waktu yang sudah disepakati. Dan bentuk suku bunga kedua bersifat mengambang. Suku bunga itu bisa berfluktuasi berdasarkan penentuan nilai dari suku bunga.

Untuk perhitungan bunga majemuk, memiliki kerumitan tinggi. Disebabkan karena adanya sistem pengelompokkan bunga menjadi satu. Pengelompokkan itu didasari nilai dari modal dan modal dapat diperoleh secara tahunan, 6 bulan, 4 bulan atau bahkan tiap bulan. Konsep tersebut yang sering dikatakan periode dari bunga. Maka cermatlah menjaga nilai modal agar tetap tinggi. 

Rumus Bunga Majemuk

Untuk menghitung bunga majemuk, terdapat sebuah rumus yang dapat digunakan. Berikut adalah rumus untuk menghitung jumlah akhir tabungan anda setelah melewati proses bunga majemuk:

Na = Nt (1+i)n

Keterangan dari rumus tersebut adalah sebagai berikut:

Na : Nilai akhir

Nt : Nilai tunai

i : % suku bunga

n : jangka waktu

Cara Menghitung Bunga Majemuk

Untuk mengetahui soal hitungan bunga majemuk lebih lanjut, berikut adalah sebuah contoh soal hitungan bunga majemuk:

Anda menyimpan uang di Bank sebesar Rp 5.000.000,00 selama 5 tahun dengan suku bunga majemuk 3% per tahun. Besar nilai akhir yang didapatkan pada tahun ke-5 adalah ….

Jawab:

Diketahui: 

Nilai tunai = Rp 5.000.000,00

Jangka waktu = 5 tahun

Suku bunga % = 3% = 0,03

Kita selanjutnya melihat kepada rumus yang sudah diberitahukan pada poin di atas. Rumus tersebut adalah sebagai berikut

Na = Nt (1+i)n

Na disini merupakan nilai akhir. Sedangkan Nt adalah 5 juta, kemudian dikalikan dengan 5 kuadrat dari hasil penambahan 1 dan suku bunga. Jika menuliskan semua ini kedalam rumus di atas, berikut adalah hasilnya: 

Na = 5.000.000 (1+0.03)5

Dengan menghitung dari rumus ini, hasil nilai akhir yang akan didapatkan setelah melewati jangka waktu selama 5 tahun adalah sebesar Rp 5.796.370.

Apa Itu Bunga Tunggal

Arti bunga secara umum adalah uang yang dibayarkan atau penggunaan uang. Biasanya bunga dituliskan dalam bentuk persentase. Persentase yang dihitung hanya berdasarkan modal awal disebut bunga tunggal. Arti lebih luas, saat orang meminjam uang ke pihak lain maka ia harus mengembalikan uang tadi dan biasanya ada biaya tambahan yang disebut bunga. Bunga merujuk ke definisi uang yang diperoleh bila menabung di bank. 

Saat orang menabung di bank, maka ia akan dapat uang tambahan atas pemakaian uang tersebut. Uang tambahan itu yang disebut bunga. Ada dua jenis bunga, yakni bunga tunggal dan bunga majemuk.

Jadi bunga tunggal adalah bunga yang dikenakan pada modalnya saja. Sedangkan bunganya tidak berbunga lagi.

Rumus Bunga Tunggal

Untuk lebih memahami permasalahan pinjaman dan tabungan di bunga tunggal, ada beberapa istilah yang harus dipahami terlebih dahulu, yaitu:

  • Modal (M) adalah uang yang ditabung atau dipinjam
  • Persentase bunga (b) adalah persentase yang dipakai untuk hitung besarnya bunga yang harus dibayar. Umumnya persentase bunga dinyatakan per tahun (bunga per tahun) kecuali bila diberikan informasi lain
  • Waktu (t) adalah lamanya uang ditabung atau dipinjam.

Jadi 3 hal di atas berpengaruh pada besarnya bunga yang harus dibayar. Misalnya M, b dan t berturut-turut adalah modal, persentase bunga per tahun dan waktu (dalam tahun). Jadi besar bunga adalah:

Bunga = Modal x Persentase bunga x waktu

atau B = M x b x t

Karena bunga adalah uang tambahan, jadi setelah bunganya dihitung, bisa menentukan jumlah total uang dengan menjumlahkan modal serta bunganya. Jumlah total saldo tabungan atau jumlah total pinjaman adalah hasil penjumlahan dari modal dan bunga, rumusnya adalah

Jumlah total uang = modal + bunga

Cara Kerja Bunga Tunggal

Jadi bunga tunggal yaitu bunga yang dihitung dari pinjaman pokok tanpa adanya akumulasi ke bulan berikutnya. Contoh penerapan ada di penghitungan deposito nasabah bank. Agar lebih memahami, berikut adalah contoh soal bunga tunggal:

Andi menabung sebesar Rp 30.000.000 di bank selama 5 tahun. Persentase bunga di bank adalah 4,5%. Jadi berapa bunga tunggal yang diperoleh Andi?

Modal = Rp 30.000.000

Persentase bunga = 4,5% per tahun

Jawabannya:

Bunga = M x b x t

Bunga = Rp 30.000.000 x 4,5% x 5

Bunga = Rp 6.750.000

Jadi bunga yang didapatkan andi setelah menabung 5 tahun adalah Rp 6.750.000.

Untuk total uang Andi selama 5 tahun adalah

Total jumlah uang = Modal + bunga tunggal

= Rp 30.000.000 + Rp 6.750.000

= Rp 36.750.000

Jadi total uang Andi setelah menabung 5 tahun dan memperoleh bunga tunggal adalah Rp 36.750.000

Perbedaan Bunga Majemuk & Bunga Tunggal 

Apa anda sudah mengerti tentang bunga majemuk dan bunga tunggal? Meskipun keduanya merupakan sebuah bunga, bunga majemuk memiliki sebuah perbedaan dengan bunga tunggal. Agar lebih paham, berikut adalah perbedaan keduanya. 

Bunga MajemukBunga Tunggal
1. Bunga majemuk memiliki bunga yang nilainya tidak tetap setiap periode. Seperti contoh di atas, bunga majemuk bisa terus-menerus bertambah sesuai dengan bunga yang ada, sehingga hasil akhir setelah diberi bunga, bisa saja menjadi lebih besar dibanding dengan ketika diberikan bunga tetap.1. Bunga tunggal merupakan sebuah bunga yang memiliki nilai yang tetap, dan itu selalu terjadi. 
2. Jika dilihat dari perhitungan bunga, bunga majemuk merupakan sebuah bunga yang mengacu pada modal awal yang kemudian ditambah dengan bunga periode sebelumnya yang telah diakumulasi2. Bunga tunggal memiliki nilai yang sama dari awal periode hingga akhir, 
3. Untuk bunga majemuk rumus yang digunakan memang sedikit lebih sukar, dengan menggunakan kuadrat. Kuadrat ini melambangkan akumulasi yang bisa didapatkan selama periode tertentu. Jika melihat contoh di atas, rumus di atas menggunakan kuadrat 5 untuk melambangkan periode 5 tahun. 3. Rumus perhitungan bunga tunggal jauh lebih mudah.  
4. Bunga majemuk merupakan sebuah bunga yang terakumulasi, dan kemudian ditambahkan kepada jumlah nilai tunai pada awalnya.4. Bunga yang per tahunnya memiliki bunga yang sudah tetap

Baca juga: Cara Menghitung Bunga Pinjaman & Contohnya

Berbeda dengan Danamas merupakan sebuah layanan peminjaman agunan properti yang memiliki bunga efektif yang cukup kompetitif, dimulai dari 15,25% per tahun. Pinjaman dari Danamas bisa membantu untuk menjalankan bisnis anda. Pinjaman online terpercaya ini bisa memberikan bantuan dana sampai Rp 2 miliar. Dengan suntikan dana yang besar, tentu anda bisa mengembangkan bisnis sangat cepat. Waktu tenor yang diberikan juga cukup lama sampai 10 tahun. Jadi anda memiliki waktu yang panjang dan bisa tetap fokus untuk berbisnis.Yuk simulasikan pinjaman dan nilai properti dengan kalkulator simulasi properti dan kalkulator pinjaman di website Danamas. Agar permohonan pinjaman bisa lebih praktis dan mudah, download Aplikasi Danamas Pinjaman Bisnis segera! Untuk info lebih lengkap, klik DISINI!