Bantuan UMKM

Seperti yang kita ketahui, UMKM merupakan salah satu sektor yang turut serta berperan penting dalam membantu perekonomian Indonesia. Dalam perekonomian Indonesia Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah atau UMKM adalah kelompok usaha yang memiliki jumlah paling besar. Mari simak lebih lanjut mengenai UMKM dan permodalan. 

Pengertian UMKM

Bantuan UMKM

UMKM merupakan singkatan dari Usaha Mikro Kecil dan Menengah. Secara umum UMKM adalah sebuah bisnis yang dijalankan individu, rumah tangga, atau badan usaha ukuran kecil. Penggolongan UMKM dilakukan berdasarkan nominal omzet per tahun, jumlah karyawan, dan jumlah kekayaan atau aset. 

Pengertian UMKM telah ditetapkan oleh pemerintah dalam UU nomor 20 tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil dan Menengah. Di dunia bisnis, usaha dapat diartikan sebagai suatu kegiatan bidang bisnis produksi atau aktivitas jual beli suatu barang yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan manusia. 

Jenis Bantuan untuk UMKM

Tahukah Anda, terdapat bantuan yang disediakan untuk UMKM yang bertujuan untuk memajukan usaha. Berikut beberapa jenis bantuan untuk UMKM. 

  1. Subsidi Bunga

Subsidi Bunga merupakan bantuan dari pemerintah untuk usaha Mikro,Kecil dan Menengah dalam membayarkan bunga dengan plafon kredit paling tinggi Rp 10 Miliar pada perbankan atau perusahaan pembiayaan. Semakin tinggi jumlah plafon yang ditanggung, maka jumlah subsidi bunga akan semakin kecil. 

  1. Penjaminan Pemulihan Ekonomi Nasional (Program PEN)

Program PEN merupakan penjaminan yang diberikan dalam rangka penanganan Covid-19. Penjaminan ini sifatnya baru, terkait dengan pandemi Covid -19 . 

Pelaku UMKM dapat melakukan pengajuan fasilitas pinjaman dengan skema secara konvensional maupun secara syariah. Bantuan yang dilakukan berupa pemberian sejumlah uang yang disebut sebagai imbal Jasa Penjaminan (IJP). 

  1. Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM)

Banpres produktif Usaha Mikro merupakan bantuan dalam bentuk uang yang diberikan untuk pelaku usaha mikro yang sumbernya adalah APBN. Pada tahun 2022, Kesekretariatan Presiden menyampaikan bahwa bantuan ini akan dilanjutkan sebesar Rp 600.000.

  1. Bantuan Tunai untuk PKL dan Warung

Bantuan tunai yang skemanya ditujukan kepada pemilik warung atau PKL. Bantuan ini nantinya akan dilakukan secara langsung oleh petugas POLRI atau TNI. Nantinya pihak yang berwenang akan melakukan pendataan dan verifikasi. Bagi penerima yang masuk dalam kriteria akan diberikan undangan pengambilan bantuan di Kantor Polres atau Kodim setempat. 

Kendala Pada UMKM 

Bantuan UMKM

Banyak kendala yang dihadapi oleh UMKM salah satunya:

  1. Kurangnya Modal Usaha

Permasalahan modal menjadi masalah yang sering ditemukan pada UMKM. Kendala modal menyebabkan kegiatan produksi terhambat sehingga menurunkan adanya pemasukan. Dengan kendala ini, banyak para pemilik UMKM mencari pinjaman modal dari bank, namun gagal karena tidak memenuhi persyaratan bank. Untuk kendala permodalan, Anda bisa mengajukannya ke  fintech p2p Lending.

  1. Kurangnya Pengetahuan tentang Mengembangkan Usaha

Pemilik UMKM harus memiliki cara untuk mengembangkan usaha agar bisa meningkatkan kualitas produk. Dalam hal ini mereka harus punya pengetahuan yang luas dan terbuka dengan persaingan agar dapat bertahan dan mengembangkan usahanya. 

  1. Tidak Ada Inovasi Produk

Produk yang tidak ada inovasinya, merupakan salah satu  hal yang perlu dikembangkan agar dapat bersaing dengan produk dipasaran. Untuk itu setiap produk yang dijual di pasar  harus memiliki inovasi yang dipertimbangkan dengan baik.  

  1. Kurang Menggunakan Pemasaran Digital 

Teknologi digital merupakan salah satu sarana yang dapat digunakan untuk meningkatkan penjualan atau pemasaran. Untuk itu penggunaan teknologi digital dapat dimanfaatkan seperti membuat konten (Instagram, Facebook) iklan yang ditargetkan ke target konsumen tertentu. Hal ini nantinya akan berguna untuk meningkatkan brand awareness produk atau jasa Anda. 

Baca Juga: 10 Cara Mendapatkan Uang untuk Bisnis UMKM

Solusi Bantuan UMKM

Untuk sarana memajukan UMKM, ada beberapa solusi yang dapat dilakukan, khususnya mengenai permodalan. Dengan Lancar by Danamas, Anda bisa mendapatkan pinjaman dana sampai dengan Rp 2 Miliar dengan tenor panjang. Lancar by Danamas merupakan pinjaman beragunan properti dibawah naungan Sinarmas Financial Service yang telah mendapatkan izin dan telah diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Ajukan Pinjaman Lancar

Simulasi Pinjaman Lancar

Artikel Lainnya

Apa itu bangkrut?

Bangkrut  dan Pailit, Apakah Perbedaannya? 

Di dunia bisnis atau usaha, mungkin akan sering terdengar istilah bangkrut dan pailit. Istilah bangkrut dan pailit terutama memiliki pengertian yang berbeda, lho! Lalu apa yang dimaksud dengan bangkrut atau pailit? Apakah yang menjadi perbedaan keduanya? Simak dalam artikel berikut ini! 

Apa Itu Bangkrut? 

Apa itu bangkrut?

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, istilah bangkrut didefinisikan sebagai kondisi dari sebuah toko, perusahaan, atau bisnis yang menderita kerugian besar sehingga harus gulung tikar atau jatuh. Bangkrut berarti adanya sebuah kerugian yang menyebabkan perusahaan tersebut terpaksa harus tutup. Kerugian ini bisa diartikan sebagai kondisi dimana arus keuangan dari toko, perusahaan, atau bisnis tersebut berada dalam kondisi yang tidak baik atau tidak sehat. 

Terdapat indikator yang menjadi dasar bahwa suatu perusahaan diputuskan dalam kondisi bangkrut yakni dari segi indikator operasional dan manajerial. Menurut Mahkamah Konstitusi penyebab terjadinya kebangkrutan yakni ditandai dengan terjadinya miss management dan faktor eksternal diluar kewenangan pemilik usaha. 

Secara singkat, Pailit berarti terjadi kemacetan pembayaran. Pailit merupakan keadaan dimana debitur atau orang yang mempunyai utang karena perjanjian atau Undang- Undang pelunasannya dapat ditagih di muka pengadilan memiliki kesulitan untuk membayar hutangnya kepada kreditur.  

Perbedaan Bangkrut dan Pailit

Dilihat dari pengertiannya, perusahaan yang mengalami kondisi bangkrut disebabkan oleh kondisi keuangan yang tidak sehat. Dikatakan tidak sehat karena laba yang diperoleh tidak bisa menutup kerugian yang ada. Sedangkan perusahaan dinyatakan pailit karena perusahaan tersebut tidak bisa membayar hutang- hutangnya. Perusahaan yang memiliki keuangan sehat tetap bisa dinyatakan pailit oleh putusan pengadilan niaga. 

Dalam kondisi bangkrut, perusahaan atau bisnis dapat menjalankan kegiatan operasional perusahaannya dibawah pengawasan pengadilan dan perusahaan pun mendapatkan jaminan perlindungan dari pengadilan hingga kondisi keuangannya lebih baik atau stabil.

Sedangkan ketika perusahaan mengalami pailit, maka perusahaan diwajibkan untuk membayar hutangnya dengan berbagai cara, termasuk dengan membagikan harta kepada para kreditur sesuai dengan peraturan yang telah ditentukan. 

Perusahaan dapat mengalami pailit, biasanya disebabkan oleh beberapa hal, misalnya seperti

  1. Tidak mampu untuk menangkap kebutuhan konsumen
  2. Terlalu fokus pada pengembangan produk
  3. Tidak melakukan inovasi
  4. Kurang mengamati pergerakan kompetitor
  5. Harga terlalu mahal
  6. Memiliki hutang 

Adapun peristiwa pailit yang pernah terjadi di Indonesia terjadi pada perusahaan Nyonya Meneer, PT Asuransi Jiwa Nusantara, Bali Kuta Residence, PT Peti Kemas Multicon, Akira. Pailit telah diatur melalui sebuah Undang- Undang nomor 37 tahun 2004 mengenai kepailitan dan penundaan kewajiban pembayaran utang. 

Cara Menghindari Bangkrut 

Apa itu bangkrut?

Untuk menghindari terjadinya bangkrut pada perusahaan atau bisnis Anda, ada beberapa hal yang bisa dilakukan, seperti:

  1. Melakukan Evaluasi Bisnis

Pada perusahaan yang mengalami kemunduran biasanya bisa dideteksi pada jauh hari. Caranya dengan melihat apakah terdapat kemajuan terhadap bisnis yang dijalankan. Bila tidak ada kemajuan bahkan apabila terjadi kemunduran, maka segera lakukan evaluasi bisnis. Tujuan dari evaluasi bisnis adalah untuk melakukan pengecekan secara menyeluruh mengenai penyebab yang menjadi permasalahan mengenai mengapa suatu bisnis bisa tidak terdapat kemajuan.  

  1. Mempertimbangkan Ide Karyawan

Setelah melakukan evaluasi dan mencari penyebab mengenai terjadinya kemunduran bisnis, mungkin Anda bisa mempertimbangkan ide- ide dari karyawan sekalipun untuk memberikan solusi dan mengembangkan perusahaan. Solusi yang bisa dilakukan berupa strategi atau bahkan inovasi terhadap produk yang dijalankan. Hal ini bisa dilakukan dengan cara brainstorming atau mengadakan rapat gabungan atau rapat antar divisi. 

  1. Meminta Pendapat dari Para Profesional

Selain ide dari karyawan, tentu saja Anda bisa meminta pendapat dari para profesional yang ahli dibidangnya. Anda bisa meminta saran ataupun pendapat dari profesional yang bisa memberikan solusi serta sebuah perspektif yang baru. Tidak menutup kemungkinan juga para profesional ini mungkin saja akan menawarkan bantuan sebagai investor atau pendanaan (berbentuk finansial) yang dapat membantu menyelamatkan kondisi perusahaan atau bisnis. 

  1. Meningkatkan Pelayanan terhadap Pelanggan 

Mungkin salah satu penyebab perusahaan mengalami kemunduran, karena kurangnya pelayanan terhadap pelanggan. Penting sekali untuk mengetahui target pasar yang dituju. Pelanggan adalah faktor yang penting, karena dengan adanya pelanggan maka produk atau jasa kita akan memiliki konsumen. Meningkatkan pelayanan terhadap pelanggan bisa dilakukan dengan survey, misalnya melalui feedback terkait produk atau jasa Anda. dengan adanya survey atau masukan dari pelanggan maka bisa menggerakan bisnis Anda ke arah yang lebih baik serta memungkinkan untuk memunculkan ide baru. 

  1. Meningkatkan Efisiensi Perusahaan

Langkah selanjutnya yakni melakukan efisiensi dari berbagai sektor. Efisiensi yang dilakukan bisa dalam bentuk penghematan atau pengeluaran rutin yang dilakukan. Misalnya pengurangan biaya operasional yang tidak memberikan dampak pada kelangsungan bisnis.  

Penyebab Bisnis Bangkrut

Ada beberapa faktor yang menyebabkan sebuah bisnis bisa berujung pada kebangkrutan, seperti misalnya:

  • Tidak cermat dalam mengelola keuangan perusahaan. Misalnya terlalu sering melakukan promosi sehingga biaya menjadi membengkak.
  • Tidak peka pada pergerakan pasar. Sebuah bisnis tentunya harus mengetahui apa yang menjadi minat pasar atau konsumennya agar tidak ditinggalkan dan tetap melakukan peningkatan kualitas agar dapat bersaing dengan kompetitornya.
  • Terlambat dalam mengejar inovasi dan perkembangan teknologi. Seperti yang Anda ketahui bahwa teknologi digital sekarang ini bisa menjadi salah satu bentuk untuk memperkenalkan produk Anda. Maka dari itu coba mulai melakukan inovasi serta menggunakan media sosial untuk mempromosikan produk atau jasa Anda. 
  • Adanya musibah atau bencana alam. Adanya musibah atau bencana alam dapat menimbulkan kerugian dan juga menyebabkan kebangkrutan. Dalam situasi seperti ini, diharapkan untuk bisa mencari jalan keluar, atau mengajukan permohonan kepada bank atau platform keuangan (Pinjaman Online) yang menawarkan pinjaman modal usaha. Terdapat banyak platform pinjaman online untuk mengembangkan bisnis. Seperti salah satunya adalah Danamas. Platform pinjaman online Legal dengan beragunan properti yang bisa Anda ajukan mulai dari Rp 50 juta hingga Rp 2 Miliar.  Sambil mengajukan pinjaman, Anda bisa sembari mencari cara untuk bertahan dan bangkit kembali. 

Syarat Dapat Pinjaman Modal Dari Pemerintah

Pembiayaan modal pemerintah merupakan program tahap lanjutan dari program bantuan sosial yang menjadi kemandirian untuk menyasar usaha mikro yang berada di lapisan bawah. Di tengah persaingan bisnis di  berbagai macam sektor, Usaha Kecil dan Menengah (UMKM) harus mampu untuk mempertahankan usaha dan meningkatkan kapasitasnya. Berikut ini adalah jenis modal usaha atau pinjaman modal yang disediakan oleh pemerintah untuk memajukan UMKM. Simak dalam artikel berikut ini. 

Jenis Modal Usaha

Untuk membantu mengembangkan usaha para pelaku UMKM, maka ada beberapa cara yang bisa dilakukan oleh pemerintah untuk mendukung perekonomian dan juga meningkatkan kinerja UMKM, yakni dengan mengajukan kredit dari Pemerintah (KUR) yang mulai diterapkan sejak tahun 2007.

Program ini ditujukan bagi Anda yang memerlukan bantuan permodalan. Penyalurannya bekerjasama dengan berbagai bank, diantaranya adalah Mandiri, BNI, BRI, BTPN, dan sebagainya. Untuk mendapatkan modal jenis KUR atau pengajuan kredit dari Pemerintah, Anda wajib memiliki usaha yang belum berjalan, namun dapat mengakses perbankan. Pada pinjaman KUR tidak menuntut pengembalian secepatnya, karena dalam beberapa kondisi ini diberlakukan bagi bantuan wanita rawan sosial, dan bantuan wirausahawan muda. Bantuan untuk wanita rawan sosial adalah bantuan yang ditujukan bagi ibu-ibu yang ingin membuat UMKM. 

Pinjaman modal usaha dari pemerintah

Selain KUR, ada pinjaman modal lain yakni Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL). Program ini merupakan sebuah program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) mandiri Jika melalui KUR pengajuannya melalui bank pemerintah dengan limit pinjaman hingga Rp 500 juta dan syarat bisnis yang dilakukan tidak dijadikan sebagai jaminan pada bank, sementara PKBL adalah bentuk implementasi CSR atau Corporate Social Responsibility dari Badan Usaha Milik Negara. Pada dasarnya PKBL lebih banyak memberi pinjaman mikro kepada pengusaha kecil yang potensial seperti misalnya, pemberian dana pinjaman pada komunitas pengrajin, dan lain sebagainya. 

Selain bantuan kredit, pemerintah juga memiliki program bukan kredit yakni PNPM Mandiri. PNPM mandiri dianggap sebagai program untuk menanggulangi kemiskinan terutama yang berbasis pada pemberdayaan masyarakat. Program ini memberikan adanya pelayanan pada masyarakat melalui sebuah program, kebijakan, dan penganggaran yang berpihak pada masyarakat. Selain modal dalam bentuk dana, pemerintah juga memberikan bantuan modal berbentuk alat kerja misalnya seperti mesin, tenda kaki lima, kulkas dan lain sebagainya yang diperuntukan bagi UMKM baru misalnya  seperti contohnya ialah UMi, UMi adalah pembiayaan ultra mikro yang memberikan pemerintah sebagai pinjaman modal usaha. UMi memiliki tujuan yakni pinjaman modal yang ditujukan pada mereka yang membutuhkan pinjaman Rp 10 juta. 

Syarat Pinjaman Modal Usaha dari Pemerintah Gratis

Untuk Anda yang tertarik dengan pinjaman modal dan, ingin mengajukan pinjaman modal UMi, berikut ini adalah beberapa ketentuan yang dapat Anda ikuti yakni: 

  • Usaha Anda tidak sedang dibiayai oleh lembaga keuangan maupun koperasi.
  • Memiliki Izin usaha atau surat keterangan usaha
  • Berstatus Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan melalui Kartu Tanda Penduduk (KTP)

Baca Juga: Bukti Perkembangan Fintech Bantu UMKM Makin Maju

Perbedaan UMi dan KUR

Pinjaman modal usaha dari pemerintah

Berikut ini adalah perbedaan antara KUR dan UMi yakni berdasarkan lembaga penyalur, plafon, penerima, tenor pinjaman, agunan, pendampingan dan pelatihan, konsep dukungan pemerintah, prosedur pinjaman. Berikut adalah perbedaannya.

  • Lembaga penyalur:  UMi disalurkan lembaga keuangan bukan Bank (LKBB), sedangkan KUR disalurkan perbankan atau melalui lembaga keuangan.
  • Besaran pinjaman atau plafon kredit: UMi maksimal Rp 10 Juta, sedangkan KUR Rp 25 juta untuk mikro dan Rp 500 juta untuk ritel.
  • Penerima pinjaman: UMi menawarkan pelaku usaha ultra mikro,  sedangkan KUR membidik pelaku usaha kecil dan menengah. .
  • Tenor pinjaman: UMi menawarkan jangka waktu pinjaman hingga 52 minggu, sementara KUR memberikan jangka waktu lebih dari satu tahun. 
  • Agunan atau jaminan: UMi tidak meminta syarat jaminan ataupun agunan untuk pembiayaan kelompok, sedangkan KUR  mensyaratkan adanya agunan atau pinjaman. 
  • Pendampingan dan pelatihan: UMi mewajibkan adanya pelatihan ataupun pendampingan, sedangkan pada KUR tidak mewajibkan adanya pendampingan maupun pelatihan. 
  • Dukungan Pemerintah: Pada UMi dapat kucuran dana melalui Pusat Investasi Pemerintah (PIP) yang diberikan ke LKBB dengan kisaran bunga 2% hingga 4%, sedangkan KUR mendapatkan subsidi bunga dari pemerintah. 
  • Prosedur Pinjaman: UMi menggunakan mekanisme LKBB, sedangkan pada KUR menggunakan mekanisme perbankan. 

Bagi Anda yang ingin mendapatkan pinjaman modal usaha, Fintech Peer to Peer Lending (P2P)  Lancar by Danamas dapat memberikan pinjaman modal beragunan properti mulai dari Rp 50 juta hingga Rp 2 Miliar. Pinjaman ini dapat Anda dapatkan dengan aman karena telah mendapatkan izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan melalui proses yang mudah dan cepat. Anda juga dapat mengetahui besaran pinjaman atau nilai properti yang Anda miliki melalui fitur perhitungan

ekuitas

Pengertian Ekuitas, Jenis, Unsur & Pentingnya bagi Perusahaan

Dunia keuangan, akuntansi dan bisnis pasti familiar dengan istilah ekuitas. Istilah ekuitas umumnya terdengar pada masalah hak dan kepemilikan. Beberapa orang sering menyamakan istilah ekuitas dengan modal, namun apakah kedua hal tersebut memang sama atau berbeda.

Ekuitas sering dijadikan sebagai sebuah penentu, apakah perusahaan memiliki kondisi yang sehat atau tidak.  Selain itu ekuitas juga sering dijadikan sebuah peranan yang cukup penting dalam melihat seberapa besar aset yang perusahaan memiliki dan seberapa banyak kewajiban yang harus ditunaikan.

Apa Itu Ekuitas

Ekuitas memiliki arti kekayaan bersih dari sebuah perusahaan. Definisi lebih lanjutnya tentang ekuitas adalah hak dari seorang pemilik perusahaan atas aset perusahaan setelah semua kewajiban dalam neraca terbayarkan. Ekuitas adalah hak dari pemilik perusahaan terhadap aset tersebut setelah dikurangi liabilitas. Liabilitas adalah jumlah uang yang akan dikembalikan ke pemegang saham, maka selanjutnya ekuitas juga bisa disebut sebagai modal atau kekayaan dari bisnis. 

Unsur-Unsur Ekuitas

  • Modal Yang Di Setor

Modal yang disetor adalah sejumlah uang yang disetorkan atau ditanamkan oleh pemilik perusahaan pada pemegang saham ke perusahaan tersebut.  Hal tersebut dibagi menjadi dua yaitu:

  •  Modal Saham Atau Jumlah Nilai Saham Yang Ada

Agio atau disagio saham yaitu selisih nilai setoran dari pemegang saham dengan jumlah nilai saham. Agio adalah jika selisihnya bernilai positif sedangkan disagio adalah selisih nilai yang bernilai negatif.

  •  Keuntungan Yang Tidak Dibagi

Keuntungan yang tidak dibagi disebut dengan keuntungan yang ditahan adalah hasil dari keuntungan bersih operasional perusahaan yang hasilnya tidak diambil oleh pemilik atau pemegang saham. 

  • Model Dari Penilaian Kembali

Jika saat perusahaan melakukan hitung ulang, maka akan ada penyesuaian nilai aset yang bisa terjadi selisih yang bisa mengubah neraca perusahaan. Maka inilah yang nantinya akan menjadi modal dari penilaian kembali.

  •  Modal Dari Hibah

Semua bentuk penambahan nilai aset setelah liabilitas maka akan menjadi nilai ekuitas. Dalam hal ini juga termasuk jika perusahaan mendapatkan modal hibah atau sumbangan. Modal hibah adalah penanaman modal yang terjadi saat perusahaan mengalami penambahan aset tanpa melakukan pengeluaran.

  • Model Lainnya 

Modal lainnya dalam ekuitas bisa berupa cadangan dana yang didapat oleh perusahaan. Tersebut bisa dipakai untuk melakukan ekspansi dan persiapan pelunasan obligasi cadangan penurunan harga dan lain-lain.

Jenis Ekuitas

  • Ekuitas Pemegang Saham

Ekuitas pemegang saham adalah sebuah nilai semua total aset yang akan kembali ke pemegang saham jika aset tersebut terlikuidasi perusahaan sudah dibayarkan.

  • Ekuitas Pemilik Perusahaan

Ekuitas perusahaan definisi yang serupa dengan ekuitas pemegang saham namun hal yang membedakan adalah keuntungan dari ekuitas pemilik saham nantinya akan mengambil semua bidang usaha termasuk yang tidak ada pada Bursa Efek.

  •  Pembiayaan Ekuitas

Ekuitas bisa terjadi saat sebuah perusahaan berhasil atau memiliki prospek yang cukup menjanjikan namun tidak mendatangkan profit. Saat hal ini terjadi maka salah satu langkah untuk mencari modalnya adalah dengan melakukan pembiayaan ekuitas. Cara pembelian ekuitas antara lain menjual saham yang sudah ada di perusahaan ke investor lain hasil dari penjualan tersebut bisa untuk mengembangkan usaha nantinya.

  •  Ekuitas Rumah

Ekuitas rumah juga disebut dengan nilai rumah. Ekuitas rumah adalah sebuah cara menilai rumah setelah mengurangi total nilai hipoteknya. Ekuitas ini penting bagi mereka yang ingin beli atau jual rumah. 

  • Ekuitas Merek

Ekuitas merek adalah nilai sebuah merek yang mengacu pada sebuah perusahaan. Jenis ekuitas ini juga mengacu pada emosi dan tanggapan yang ada pada orang saat melihat dan mendengar nama brand. Ekuitas merek ini berkaitan dengan brand awareness. 

Tujuan Ekuitas

Ekuitas bertujuan untuk mengetahui bagian dari hak pemilik yang ada pada perusahaan. Bagian dari hak ini akan menjadi hal yang wajib untuk dilaporkan. Nilai ekuitas ini bertujuan untuk memberikan informasi tentang sumber dana dari perusahaan. 

Pentingnya Ekuitas bagi Perusahaan

Nilai ekuitas akan mencerminkan nilai sebuah perusahaan. Nilai ini bisa jadi faktor yang menentukan harga saham dari perusahaan itu. Pemahaman akan ekuitas perusahaan ini sangatlah penting bagi pebisnis. Dengan memahami berapa nilai ekuitas, aset atau kepemilikan yang mereka punya, maka mereka juga akan mengetahui berapa nilai tersebut. 

Ekuitas Harus Dilaporkan

Ekuitas sangat penting sehingga perlu dilaporkan. Nilai ini nantinya akan tercantum pada laporan awal perusahaan. Fungsi dari pelaporan nilai ekuitas adalah untuk menginformasikan kepada pihak yang berkepentingan tentang efisiensi dan kepengurusan dari perusahaan.

Ekuitas perlu dilaporkan karena untuk memberikan informasi yang jelas tentang history dan prospeknya di masa yang akan datang dari investasi yang diberikan pemilik atau pemegang saham.

Pelaporan Ekuitas

  • Pelaporan Ekuitas Saham

Saham bisa dianggap sebagai penambah modal, tapi juga bisa hanya sebagai barang yang diperjual belikan. Maka, pemegang saham akan mendapatkan keuntungan dari selisih nilai yang mereka dagangkan. Calon investor bisa membeli beberapa lembar saham yang mereka butuhkan, dan pelaporan pada jurnalnya adalah,

kas = saham

Jika harga meningkat, maka kas yang masuk ke perusahaan pun akan bertambah, maka pelaporan jurnalnya adalah,

kas = saham + agio saham.

Harga nominal saham bisa lebih rendah dari nilai saham. Kondisi ini terjadi saat investor menilai perusahaan itu memiliki prospek yang kurang baik. Maka orang yang mau membeli saham tersebut pun akan sepi. Sepinya peminat otomatis akan menurunkan nominal saham itu. Jika hal ini terjadi, maka nanti akan muncul selisih antara harga saham. 

Lalu, akan muncul (Kas = Disagio Saham + Saham) pada jurnal.

  • Laporan Ekuitas Laba ditahan

Laba yang ditahan bisa mempengaruhi ekuitas. Laba ditahan adalah laba yang dihasilkan perusahaan tapi hasilnya tidak dibagikan kepada pemilik modal. Tujuan dari laba ditahan adalah untuk memperbesar modal perusahaan dan menutupi beberapa kewajiban yang dimilikinya. Keuntungan terjadi saat pendapatan lebih besar daripada nilai beban produksi maka pada jurnal pelaporannya tertera seperti berikut:

Pendapatan = beban produksi ditambah laba

Jika laba tersebut akan menjadi laba yang ditahan maka akun laba pun harus dibuat menjadi 0 dan pindahkan ke akun laba ditahan, maka pada jurnal laporan akan tertera seperti berikut ini:

Laba = laba ditahan

  • Laporan Ekuitas Laba Yang Dibagikan

Laba yang dibagikan dikenal dengan istilah dividen. Dividen adalah pembagian keuntungan kepada pemegang saham berdasarkan pada banyaknya saham yang dimiliki. Nantinya pembagian ini akan mengurangi keuntungan yang ditahan dan juga nilai kas yang tersedia dari perusahaan tersebut. Pembagian dividen bisa berupa uang maupun surat berharga. Jika dibagikan dalam bentuk uang maka ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  • Tanggal pengumuman dimana tanggal saat manajemen mengumumkan akan membagikan dividen dalam bentuk kas.
  • Tanggal ex dividen adalah tanggal penghentian penjualan saham di Bursa untuk sementara waktu
  • Waktu pencatatan adalah tanggal dimana manajemen menunjukkan memo kepada pemegang saham sehingga mereka bisa tahu mereka akan mendapatkan berapa dan kapan
  • Tanggal pembayaran adalah merupakan tanggal dimana dividen bisa terbayarkan secara tunai kepada pemegang saham. 

Dengan mengetahui tentang ekuitas bagi perusahaan, maka Anda pun memahami bahwa ekuitas memiliki peranan penting dalam perusahaan. Saat bisnis Anda semakin besar, maka ekuitas pun sebaiknya dilaporkan sehingga Anda bisa mengetahui laba yang Anda miliki. 

Untuk bisa mengembangkan bisnis, maka Anda membutuhkan modal usaha yang banyak. Namun, tahukah Anda dimana mendapatkan modal usaha yang aman dan berizin OJK? Jawabannya adalah pada Lancar by Danamas. Fintech lending berizin dan diawasi oleh OJK berada pada Sinar Mas Group sehingga Anda tak perlu ragu dengan kredibilitasnya. Lancar by Danamas bisa menjadi solusi pengembangan bisnis Anda dengan pinjaman agunan properti sebesar Rp 50 juta – Rp 2 miliar. Miliki kemudahan pinjaman modal usaha dari Lancar by Danamas sekarang juga!