Instansi adalah

Istilah instansi pasti sering Anda dengar di kehidupan sehari-hari. Beberapa orang juga mengaitkan istilah instansi sebagai sebuah lembaga pemerintahan atau negara yang berhubungan dengan kementerian. Jika anda ingin mengetahui tentang pengertian instansi, jenis instansi, dan hal-hal yang berkaitan dengan instansi lainnya maka simak ulasan artikel berikut ini:

Apa Itu Instansi?

Instansi adalah badan pemerintahan umum seperti kantor atau jawatan. Contoh instansi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) yaitu sebuah tingkatan yang bertahap seperti dalam rapat atau semacamnya. 

Secara umum menurut KBBI instansi adalah sebuah badan pemerintahan umum, namun banyak orang yang memahami instansi sebagai lembaga milik pemerintah saja padahal sebenarnya instansi juga bisa dimiliki oleh swasta. 

Ada juga instansi yang tidak dimiliki oleh pemerintah atau merujuk lembaga swasta yang dimiliki oleh perseorangan, maka instansi dapat disimpulkan sebagai lembaga yang bisa dimiliki oleh pemerintah dan juga swasta.

Apa Itu Instansi Pemerintah?

Instansi adalah

Menurut undang-undang nomor 5 tahun 2014 tentang aparatur sipil negara pada pasal 1 angka 15 yang menjelaskan pengertian instansi pemerintah, instansi pemerintah adalah kantor atau lembaga pusat dan daerah yang bertanggung jawab pada pemegang saham dan direktur utama. 

Instansi pemerintah memiliki fungsi administrasi pemerintah di eksekutif seperti pada pemerintahan pusat atau daerah yang termasuk pada komisi-komisi, dewan, badan yang mendapat dana dari APBN atau APBD.

Apa itu instansi Swasta?

Instansi swasta adalah sebuah badan, perusahaan atau perseorangan yang mengacu pada meraih profit sebanyak-banyaknya. Instansi swasta juga mampu sumber lapangan pekerjaan bagi banyak orang. 

Instansi swasta biasanya dibentuk oleh perseorangan atau kelompok tanpa ada modal dari pemerintah. Instansi pemerintah maupun instansi swasta keduanya tidak bisa lepas dari kehidupan sehari-hari karena keduanya memiliki tujuan untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat namun tetap berorientasi pada keuntungan.

Jenis Instansi pemerintahan

Instansi pemerintahan dibagi menjadi instansi pusat dan instansi daerah. Keduanya memiliki tugas dan tanggung jawab yang berbeda. Contoh instansi pusat seperti kementerian, lembaga pemerintahan non kementerian, sekretariat lembaga non struktural, sekretariat lembaga negara. 

Sementara instansi daerah adalah perangkat daerah pada provinsi dan perangkat daerah pada kabupaten atau kota yang meliputi sekretariat daerah, sekretariat dewan perwakilan rakyat daerah, lembaga teknis daerah, dan dinas daerah.

Jenis-Jenis Instansi

Menurut fungsi dan tanggung jawabnya, instansi dibagi menjadi tiga jenis antara lain:

Instansi Vertikal

Instansi vertikal adalah sebuah lembaga pemerintahan non departemen yang memiliki lingkungan kerja pada sejumlah wilayah atau area administrasi yang berbeda. Tujuan dari instansi vertikal adalah agar lembaga negara bisa dibagi berdasarkan wilayah kekuasaan atau kedudukannya.

Contoh instansi vertikal adalah Polri, Mapolda, Polres dan Polsek. Masing-masing dari contoh instansi vertikal tersebut memiliki tanggung jawab yang berbeda-beda serta memiliki wilayah administrasi tersendiri dengan cakupan yang berbeda.

Instansi horizontal

Instansi horizontal adalah lembaga yang mempunyai tugas yang dipisahkan pada fungsi masing-masing lembaga. Instansi horizontal memiliki kedudukan yang setara atau sama tinggi dan bertujuan untuk memfokuskan lembaga terhadap tugasnya masing-masing.

Contoh instansi horizontal:

  • Lembaga Legislatif
  • Lembaga Yudikatif
  • Lembaga Eksekutif 
  • Lembaga pengawas seperti BPK atau badan pengawas keuangan.

Instansi Pengawas

Pengawas memiliki tugas untuk mengawasi wilayah kerja tertentu, contohnya adalah pengawasan sektor perekonomian atau sektor pertanian.

Contoh Instansi Pemerintah

  • Kejaksaan Agung
  • Komisi Yudisial
  • BPK atau Badan Pemeriksa Keuangan
  • Badan Meteorologi
  • Klimatologi, & Geofisika atau BMKG
  • BATAN atau Badan Tenaga Nuklir Nasional

Di setiap instansi pemerintahan tersebut nantinya akan dibagi kembali menjadi beberapa jenis untuk instansi pemerintahan daerah dan pusat. 

Jenis Instansi Swasta

Instansi swasta adalah sebuah instansi yang memiliki tujuan untuk menghasilkan profit. Instansi swasta bertujuan untuk mendapat keuntungan dan modal yang dipakai pada lembaga swasta berbeda seperti lembaga pemerintahan. Lembaga swasta biasanya memiliki modal dari dan pribadi pemilik, peminjam, atau penjualan saham ke publik. 

Contoh instansi swasta antara lain:

  • Astra International
  • HM Sampoerna
  • Indofood Sukses Makmur
  • Bank Central Asia atau BCA

Kelebihan Bekerja Di Instansi Pemerintahan

Instansi adalah

Gaji Tetap Dan Jelas

Jika anda bekerja di instansi pemerintah maka anda tidak perlu khawatir dengan gaji setiap bulannya. Penentuan gaji untuk pegawai yang bekerja di pemerintahan sudah ditentukan dalam undang-undang yang berlaku sehingga nilainya jelas di setiap bulannya.

Mendapat Tunjangan Hari Tua Atau Dana Pensiun

Kelebihan lainnya adalah Anda bisa mendapatkan tunjangan untuk hari tua atau dana pensiun. Dana tersebut bisa anda cairkan saat sudah pensiun atau tidak lagi bekerja di lembaga pemerintahan sehingga masa tua Anda pun sudah terjamin.

Memiliki Banyak Waktu Luang

Sebagai pegawai pemerintahan beberapa dari mereka bisa memiliki waktu luang karena bekerja cukup 5 hari bekerja selama 8 jam, berbeda dengan pegawai swasta yang mendapatkan kerja 8 jam atau lebih.

Jenjang Karir Yang Jelas

Pekerjaan ini sudah diatur oleh undang-undang, maka pegawainya pun mendapatkan jenjang karir yang jelas sehingga kenaikan pangkat setiap beberapa periode.

Kekurangan Bekerja di Instansi Pemerintahan

Tidak Dapat Negosiasi Gaji

Dikarena gaji pegawai pemerintahan sudah diatur oleh undang-undang, maka anda tidak dapat mendiskusikan atau bernegosiasi gaji untuk mendapatkan nominal yang lebih tinggi.

Birokrasi

Menjadi pegawai pemerintahan artinya ada terikat dengan birokrasi yang mungkin saja kurang sesuai dengan pribadi anda. Hal ini terkadang membuat anda merasa kurang nyaman dalam menjalankan pekerjaan. 

Gaji Yang Pas-Pasan

Karena kesulitan untuk bernegosiasi dalam hal gaji, maka gaji pokok Anda pas-pasan. Biasanya, tunjangan dan insentif lah yang membantu gaji Anda lebih banyak. 

Sulit Berkembang

Karena terikat dengan birokrasi, maka pegawai harus taat terhadap aturan yang sudah ditetapkan. 

Kelebihan Pegawai Instansi Swasta

  • Gaji yang lebih besar dan bisa bernegosiasi untuk mendapatkan gaji yang diinginkan sesuai kemampuan atau skill.
  • Mudah mengembangkan diri karena perusahaan akan membebaskan karyawannya untuk berkarya dan mengembangkan soft skill juga Hard skill mereka.
  • Bisa lebih semangat dalam bekerja untuk mendapatkan penghasilan tambahan
  • Di beberapa instansi swasta memiliki proses naik pangkat yang lebih cepat

Kekurangan Pegawai Swasta

  • Tidak mendapatkan dana pensiun
  • Memiliki jam kerja yang tidak pasti
  • Memiliki peluang untuk di PHK

Demikianlah pengertian Instansi hingga jenis dan keuntungan menjadi pegawai di instansi pemerintahan dan swasta. Jika Anda merasa menjadi gaji di pegawai instansi pemerintahan kurang, maka Anda bisa menambah penghasilan dengan membangun bisnis UMKM. 

Baca juga: Cara Membuat NPWP Online & Cek Statusnya

Tidak dipungkiri bahwa dalam membangun bisnis UMKM, pasti membutuhkan modal awal yang cukup. Namun, Anda harus memperhatikan dimana Anda bisa mendapatkan modal usaha, carilah peminjam yang aman dan berizin OJK. Fintech lending berizin dan diawasi oleh OJK adalah Lancar by Danamas. Melalui pinjaman beragunan propertinya, Ada bisa mendapatkan limit dari Rp 50 juta – Rp 2 miliar dengan suku bunga rendah. Pengajuan yang cepat dan praktis, kini bisa Anda akses lewat aplikasi Lancar by Danamas. Coba simulasikan pinjaman Anda dengan tenor yang bisa Anda tentukan di website Lancar by Danamas.

Ajukan Pinjaman Lancar

Simulasi Pinjaman Lancar

Artikel Lainnya

Pekerjaan Dengan Gaji Tertinggi Di Dunia

Pekerjaan Dengan Gaji Tertinggi Di Dunia? Apa Saja?

Pekerjaan dengan gaji tertinggi di dunia. Mungkin saja Anda ingin mulai bekerja, namun bingung pekerjaan apa yang ingin anda lakukan. Jika anda ingin membuat uang yang banyak dari pekerjaan anda, atau mungkin anda baru saja memulai pekerjaan dan ingin bayaran yang cukup. Di artikel ini, kami akan merangkum beberapa pekerjaan yang memiliki bayaran cukup tinggi. Yuk, simak artikel ini! Mungkin saja Anda bisa menemukan pekerjaan yang anda inginkan juga.

Daftar Pekerjaan Dengan Gaji Tertinggi Di Dunia

Pekerjaan Dengan Gaji Tertinggi Di Dunia

Anda ingin bekerja di luar negeri? Berikut adalah sebuah daftar pekerjaan dengan gaji tertinggi di dunia, dengan perhitungan gaji per tahun. Ada beberapa yang mungkin tidak diduga, lho! :

  • Alih bedah syaraf memiliki bayaran sekitar US$ 381.000 atau Rp 5,4 Miliar per tahun. Alih bedah ini sedikit berbeda dari ahli bedah syaraf, namun bayarannya juga sama-sama besar, dengan bayaran US$ 251.000 atau Rp 3,5 Miliar per tahun
  • Pengacara merupakan sebuah pekerjaan yang juga dibayar mahal. Pasalnya, pengacara per tahunnya bisa menghasilkan US$ 141.890 atau sekitar Rp 2 Miliar.
  • CEO merupakan sebuah pekerjaan yang penting untuk hal-hal yang bersifat hukum. Gaji pengacara memang merupakan gaji yang besar, dengan jumlah US$ 200.140 atau setara dengan Rp 2,8 M per tahunnya. 
  • Orthodontist, yakni ahli gigi,  memiliki gaji per tahun sebanyak $264,850 
  • Psikolog juga memiliki gaji yang cukup besar, dengan gaji yang banyak sebesar $86,181 per tahunnya. Di luar negeri, beberapa sekolah memiliki psikolog di dalam sekolah, dan pekerjaannya membantu pelajar untuk merasa aman dan nyaman. Gaji psikolog sekolah per tahun adalah sekitar $66.000.

Daftar Pekerjaan Dengan Gaji Tertinggi Di Indonesia

Pekerjaan Dengan Gaji Tertinggi Di Dunia

Di Indonesia, juga ada banyak pekerjaan dengan gaji yang cukup tinggi, lho! Berikut adalah beberapa daftar pekerjaan dengan gaji tertinggi di Indonesia per tahun 2022, dihitung dari per bulannya: 

  • Ahli pertambangan bisa mendapatkan sekitar Rp 15.900.000 per bulan, membuatnya salah satu pekerjaan dengan gaji yang cukup tinggi.
  • Manajer bank juga merupakan salah satu pekerjaan dengan gaji yang cukup tinggi, dengan penghasilan Rp 12.000.000 atau setara dengan Rp 144.000.000 per tahun.
  • Kepala dari sumber daya manusia (Head of HRD) memiliki gaji sebesar Rp 15.000.000 yang bisa didapatkan per bulannya. 
  • Ahli perminyakan dan gas adalah pekerjaan selanjutnya yang memiliki gaji yang cukup besar, yakni sebesar Rp 17.000.000 per bulan.
  • Dikala waktu dimana media sosial merupakan sebuah kunci untuk mempromosikan barang, gaji Content manager menjadi sebuah hal yang cukup tinggi. Seorang content manager dapat menerima Rp 20.000.000 per bulannya. Sama halnya dengan dokter spesialis, yang juga mendapat sekitar Rp 20.000.000 per bulan. 
  • Pilot merupakan orang-orang yang mengendarai pesawat. Pilot memiliki gaji yang cukup tinggi, dengan bayaran mencapai sekitar Rp 50.000.000 per bulannya.
  • Jika anda merupakan seorang CEO, COO atau CFO, anda merupakan bagian dari C-suite. Gaji yang didapatkan oleh para C-suite adalah Rp 100.000.000 per bulannya. Jumlah yang cukup banyak, bukan?

Baca juga: Pengertian dan Pentingnya Onboarding Karyawan

Ada banyak lagi daftar pekerjaan yang dapat memberikan gaji yang cukup tinggi. Pilihan pekerjaan yang anda inginkan berada di tangan anda sendiri. Pilihlah pekerjaan yang sekiranya cocok untuk anda dan gaji cukup untuk keperluan anda. Untuk memilih sebuah pekerjaan, anda harus pintar dalam memilih pekerjaan. Sama seperti pekerjaan, anda juga harus pintar dalam memilih pinjaman untuk modal usaha perusahaan anda. Lancar by Danamas merupakan fintech pinjaman beragunan yang menggunakan properti sebagai jaminannya. Ingin tahu lebih lanjut, segera kunjungi kami di www.lancar.id!

Tips onboarding

Pengertian dan Pentingnya Onboarding Karyawan

Setiap perusahaan, pastinya akan merekrut karyawan baru untuk menunjang visi dan misi perusahaan. Sebagai perusahaan yang baik, dalam merekrut karyawan baru tentunya harus membuat karyawan tersebut dapat menyesuaikan diri di lingkungan kerja yang baru sehingga karyawan tersebut betah dan dapat bekerja dengan baik. 

Proses penyesuaian tersebut tidak hanya dilakukan bagi karyawan baru, namun juga untuk memberikan citra positif perusahaan agar kinerja karyawan lebih baik. Untuk itulah sangat pentingnya onboarding. Apa yang dimaksud dengan onboarding karyawan? Simak dalam artikel ini! 

Apa itu Onboarding Karyawan?

Tips onboarding

Onboarding karyawan adalah proses yang dilakukan agar karyawan dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan dan perannya di lingkungan kerja yang baru. Onboarding karyawan berfungsi bagi produktivitas perusahaan kedepannya, karena dengan adanya onboarding karyawan, karyawan baru tersebut dapat mengenal dengan jelas lingkup pekerjaan dan juga orang-orang yang akan berkoordinasi dengannya. Sehingga karyawan baru dapat memberikan output kinerja yang jauh lebih optimal. 

Biasanya di dalam sebuah perusahaan, salah satu yang bertanggung jawab ketika sedang melakukan onboarding yakni dari divisi HRD. Dimana tugasnya adalah memperkenalkan karyawan baru dalam lingkungan dan perannya agar dapat menjalan tugas dengan baik dan nyaman. 

Pentingnya Onboarding

Proses penyesuaian karyawan dalam lingkungan barunya pastinya sangat penting dan dapat mempengaruhi kinerja. Apabila karyawan merasa nyaman dengan lingkungan kantor, pastinya akan memberikan hasil kinerja yang baik. Oleh karena itu onboarding penting karena dapat memberikan: 

  1. Kesempatan dalam mengenalkan dan memastikan bahwa karyawan tersebut mengerti mengenai  visi,misi dan nilai perusahaan.
  2. Merupakan masa yang tepat bagi karyawan baru untuk memahami tanggung jawab, hak, hingga prosedur yang berlaku di perusahaan
  3. Kesempatan bagi karyawan untuk memutuskan melanjutkan masa kerjanya atau tidak. Masa onboarding merupakan masa yang tepat untuk karyawan menentukan motivasi kerja, hingga kinerja lingkungan di sekitarnya. 
  4. Menumbuhkan engage dari karyawan kepada perusahaan yang bertujuan untuk memastikan bahwa karyawan mendapatkan kesempatan yang baik untuk berkarir di perusahaan tersebut dan menurunkan tingkat karyawan untuk berpindah (turnover).

Tips Onboarding ke Karyawan

Tips onboarding

Berikut ini adalah beberapa tips onboarding yang bisa Anda lakukan ke karyawan baru: 

  1. Dilakukan sejak Offering Letter Ditandatangani  

Karyawan baru tentunya akan merasa lebih tenang jika pada saat menandatangani offering letter, dengan keputusan bahwa kedua belah pihak telah menyatakan akan bekerja dan mempekerjakan karyawan tersebut dengan adanya bukti offering letter yang telah ditandatangani. Usahakan saat hari pertama masuk kerja, karyawan telah mendapatkan perlengkapan kantor, meja kerja, hingga proses administrasi yang telah dipersiapkan. 

  1. Jangan Berlebihan dalam Merancang Onboarding 

Saat hari pertama karyawan masuk, pastikan Anda mengajaknya dalam sesi orientasi. Perhatikan dengan baik jadwal kegiatan dan materi informasi yang hendak diberikan kepada karyawan baru dan jangan memberikan semua informasi dalam satu hari, karena dapat membuat karyawan tidak mengerti poin yang Anda sampaikan. Diskusikan dengan Manajer divisi karyawan baru tersebut untuk mengoptimalisasi proses onboarding. 

  1. Libatkan Karyawan Baru dalam Berbagai Perbincangan 

Agar onboarding karyawan baru bisa berjalan dengan lancar, maka Anda dapat melibatkan karyawan baru tersebut dalam topik perbincangan, sehingga mereka dapat menunjukkan kapabilitasnya. Karyawan baru juga dapat belajar bagaimana pengalaman yang didapat ketika melakukan diskusi dan tentunya hal ini dapat meningkatkan kepercayaan diri yang jauh lebih optimal.

  1. Jangan Memberikan Beban Kerja yang Berat di Awal 

Dalam proses atau periode onboarding biasanya karyawan akan diberikan tugas yang sesuai dengan jobdesk yang telah ditentukan. Namun masih sebatas permulaan. Jangan langsung memberikan beban kerja yang berat, hal ini dapat mengurangi motivasi karyawan dalam bekerja. 

Tips Onboarding Karyawan Online

Tips onboarding

Seperti yang Anda ketahui, semenjak pandemi covid-19 berlangsung maka banyak perusahaan yang menerapkan sistem online atau remote. Hal inilah yang kemudian menjadikan adanya karyawan yang melakukan pekerjaan dari rumah atau secara remote. Untuk melakukan proses onboarding secara online, maka biasanya dilakukan setelah kandidat menandatangani offering letter. 

Anda juga bisa menggunakan program onboarding secara online, yakni dengan menyiapkan file berbentuk PPT, administrasi, serta alat kantor yang dikirimkan ke alamat karyawan baru.  tersebut. Memaksimalkan proses onboarding dengan menambahkan new hire booklet atau informasi bermanfaat lain yang dapat membantu karyawan baru beradaptasi di perusahaan dan tentunya mengenalkan karyawan baru di sektor internal perusahaan.  

Baca juga: Apa itu Employee Engagement & Manfaat, Cara Meningkatkannya

Cobalah untuk melakukan kegiatan daily meeting  secara online agar karyawan baru tidak bingung ketika berada dalam lingkungan kerjanya. Selain itu dengan adanya daily meeting maka mereka dapat mengetahui rekan kerjanya serta mengetahui job desk secara detail ataupun bertanya mengenai pendapat ataupun masalah yang dialami. Lancar by Danamas merupakan platform digital untuk pinjaman online yang dapat Anda gunakan untuk mengembangkan usaha. Hanya dengan agunan properti dan pengajuan Anda bisa dilakukan secara mudah kapanpun dan dimanapun. Segera daftarkan diri Anda, dan dapatkan pinjaman mulai dari Rp 50 Juta hingga Rp 2 miliar. Anda juga dapat menghitung nilai properti Anda disini.

Cara Merekrut Talent

Cara Merekrut Talent yang Tepat untuk Perusahaan

Mempekerjakan karyawan yang tepat untuk perusahaan dapat meningkatkan budaya kerja dan dapat memberikan dampak yang positif untuk perusahaan. Anda tentunya ingin merekrut karyawan yang dapat berdampak positif bagi perusahaan, bukan? Lantas bagaimana cara merekrut karyawan yang tepat? Simak artikel berikut ini. 

Cara Merekrut Talent yang Ideal

Cara Merekrut Talent

Untuk mendapatkan talent yang ideal dan cocok untuk pekerjaan yang dituju dan sesuai dengan perusahaan maka dibutuhkan beberapa cara yang tepat, seperti:

  1. Definisikan Job desc Sebelum Memulai Rekrutmen

Merekrut talent atau kandidat yang tepat perlu dimulai dengan adanya informasi dan analisis mengenai tugas, tanggung jawab, keterampilan yang diinformasikan dengan jelas. Dengan adanya deskripsi pekerjaan tentunya membantu para calon pelamar untuk menentukan apakah profil mereka sesuai dengan yang dibutuhkan oleh perusahaan. Dengan begitu Anda pun dapat merekrut karyawan yang tepat. 

  1. Merencanakan Strategi Perekrutan Karyawan

Setelah mendefinisikan job description, maka langkah selanjutnya adalah melibatkan karyawan atau manajer yang sedang mencari karyawan untuk divisi tersebut. Manajer akan menilai apa yang tepat untuk divisinya tersebut sehingga profil calon talent sesuai dengan user yang akan bekerja dengannya. 

  1. Membuat Checklist untuk Proses Rekrutmen 

Buatlah tracker dan checklist untuk mempermudah Anda mendapatkan kandidat yang tepat. Dengan Adanya checklist,  Anda bisa melihat dan melacak upaya perekrutan mana kandidat yang telah Anda masukkan ke bagian shortlisting dan mana yang tidak karena dalam proses perekrutan pastinya akan ada banyak kandidat yang mendaftar, dan tentunya hal ini akan membantu proses rekrutmen lebih efisien. 

  1. Memeriksa Latar Belakang dan Referensi 

Pemeriksaan latar belakang dan referensi merupakan salah satu langkah yang penting untuk merekrut kandidat. Anda perlu memastikan bahwa keterampilan, pengalaman, yang dimiliki oleh calon kandidat sesuai dengan jobdesk yang akan diberikan. Anda bisa melakukannya saat sesi wawancara. 

  1. Mengajukan Pertanyaan yang Tepat saat Wawancara

Sesi wawancara merupakan sesi yang sangat penting dalam proses perekrutan hal ini dapat menggali lebih dalam calon kandidat yang Anda pilih. Apakah gaji nya sesuai dengan yang dapat Anda berikan, latar belakang dan pengalam kerja yang sesuai, serta mengetahui karakter atau first impression dari si talent tersebut. 

Aspek Penting saat Merekrut Karyawan

Cara Merekrut Talent

Untuk merekrut karyawan yang tepat, maka diperlukan beberapa aspek. Berikut ini adalah aspek- aspek yang dinilai dari seorang kandidat dalam proses rekrutmen seperti:  

  1. Keterampilan Teknis (Hard skill)

Keterampilan teknis biasanya berkaitan dengan keterampilan kandidat dalam pekerjaannya. Kemampuan ini contohnya seperti penggunaan bahasa asing, menggunakan software. Kemampuan teknis juga biasanya dapat didukung dan dibuktikan melalui sertifikasi. 

  1. Kompetensi (Soft Skill)

Kompetensi kerja mengacu pada kemampuan teknis dan perilaku di tempat kerja. Beberapa contoh softskill yang dicari adalah kemampuan untuk berkolaborasi dalam tim, memecahkan masalah, dan bernegosiasi. 

  1. Kepribadian

Kepribadian merupakan pola karakteristik seseorang ketika merasakan emosi, berpikir, dan juga berperilaku. Kepribadian seseorang tentunya akan berdampak pada pekerjaan, budaya kerja, dan juga rekan kerjanya. 

  1. Motivasi Kerja

Motivasi kerja atau work values merupakan kepercayaan dan juga preferensi seseorang dalam memilih pekerjaan serta perusahaan. Motivasi kerja mencakup dua nilai yakni intrinsik dan ekstrinsik. Nilai intrinsik merupakan hal yang mencakup tanggung jawab serta tugas yang dikerjakan dalam suatu posisi. Nilai ekstrinsik merupakan apa yang didapatkan dari tempat kerja diluar dari pekerjaan itu sendiri. 

Cara Agar Talent Tertarik Bekerja di Perusahaan Anda 

Cara Merekrut Talent

Menurut Forbes, generasi milenial mencari budaya dan tujuan yang cocok dengannya. Maka dari itu agar talent tertarik bekerja di perusahaan Anda, perlu dipastikan bahwa budaya kerja perusahaan Anda cocok dengan budaya calon kandidat tersebut. Budaya merupakan kekuatan yang tidak terlihat dalam membentuk kesuksesan perusahaan dan menjadi kunci untuk mempertahankan top management pada perusahaan. 

Setiap Perusahaan pastinya mempunyai budaya yang khas dan berbeda dengan perusahaan yang lain, inilah yang dapat Anda tampilkan ketika Anda membuka lowongan dan pada saat sesi wawancara kandidat, Anda bisa mencoba menjelaskan dan menceritakan budaya kerja yang ada dalam perusahaan Anda. 

Baca juga: Rincian Biaya Hidup Di Jakarta Untuk Karyawan

Merekrut dan Memasarkan Perusahaan Melalui Linkedin

Platform Linkedin menjadi salah satu platform untuk mencari kandidat yang tepat untuk perusahaan Anda. Bagi Anda yang memiliki halaman perusahaan akan membuat perusahaan rincian tentang profil, produk, serta daftar pekerjaan menggunakan karir add on page. Namun ada fitur – fitur berbayar untuk melakukan ini. Anda juga dapat memberikan tentang budaya perusahaan, bagaimana suasana bekerja, testimoni dari karyawan, dan lain sebagainya. 

Berikut Ini adalah manfaat atau kegunaan dari Linkedin yang dapat Anda dapatkan.

  1. Banyak perusahaan yang memiliki Linkedin Company Pages, sehingga akan membuat kandidat dan recruiter lebih mudah memunculkan profil perusahaannya.
  2.  Memberikan kesempatan untuk mengembangkan jaringan Perusahaan Anda.
  3. Anda dapat melihat profil singkat pelamar melalui Linkedin.
  4. Linkedin dapat berfungsi untuk mencari kandidat dengan tepat sesuai divisi atau jobdesk yang dibutuhkan melalui talent finder. 

Bila Anda membutuhkan pinjaman modal usaha untuk mengembangkan usaha atau perusahaan Anda, jangan bingung! Lancar By Danamas merupakan solusi yang tepat bagi Anda untuk mendapatkan pinjaman modal usaha. Dengan pinjaman beragunan properti, Anda bisa mendapatkan tambahan dana mulai dari Rp 50 juta hingga Rp 2 Miliar. Cukup dengan dokumen sertifikat properti saja, Anda bisa mengajukan pinjaman dengan aman, mudah, dan proses yang cepat. Kunjungi website Lancar by Danamas disini!