kedai kopi

Kedai kopi ini banyak sekali diincar oleh beberapa pengusaha yang sudah melintang di dunia bisnis maupun pemula. Bisnis kedai kopi kekinian memang menjadi hits belakangan ini terlebih lagi ada salah satu brand yang cukup menarik minat anak muda hingga kini menjadi salah satu itu perusahaan Unicorn di Indonesia. Jika anda berencana untuk memiliki kedai kopi maka ada beberapa tips yang bisa anda lakukan sebagai berikut ini:

Tips Bisnis Kedai Kopi

  • Siapkan Konsep Bisnis Usaha Warung Kopi

Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah dengan membuat bisnis plan khusus untuk kedai kopi. Buatlah beberapa rincian pertanyaan yang perlu Anda jawab sendiri seperti apa tujuan anda untuk membuka kedai kopi, apakah ada keunikan dari kedai kopi anda, siapa kompetitor kedai kopi, Anda hingga target market yang anda tuju. Setelah itu Anda bisa masuk ke dalam perhitungan yaitu dengan perkiraan modal kedai kopi juga keuntungannya. Jangan lupa untuk menyiapkan langkah-langkah sederhana tentang operasional usaha anda dan bagaimana mempromosikan.

  • Tentukan Target Market Kedai Kopi

Seperti bisnis lainnya Anda juga perlu menentukan siapa target market anda. Ketika anda sudah mengetahui target market maka kini Anda bisa menentukan bagaimana konsep ruang dari usaha anda serta menghitung anggaran yang perlu dipersiapkan. Sebagai contoh jika kedai kopi anda memiliki target anak muda khususnya kaum milenial maka anda juga bisa melengkapi menu kopi kekinian dengan beberapa pilihan pastry and bread dengan suasana yang hangat namun dinamis.

Contoh lainnya adalah saat target market anda adalah orang-orang orang yang bekerja di kantoran maka anda juga perlu memberikan suasana Kedai Kopi yang nyaman hangat dan juga  fasilitas yang cukup seperti wi-fi.

  • Pilih Lokasi Yang Strategis

Lokasi yang strategis juga perlu Anda pikirkan karena ini menyangkut target market anda. Sebaiknya pilihlah lokasi yang strategis yang bisa menarik banyak perhatian karena berada di lokasi lalala kendaraan atau orang yang sesuai dengan target market anda. Sebagai contoh jika target market anda adalah  anak muda milenial maka coba cari lokasi di dekat kampus atau sekolah.

Hal penting lainnya yang perlu Anda pertimbangkan adalah unsur keamanan dan juga kebersihan di daerah area yang yang direncanakan menjadi lokasi kedai kopi anda. Selain itu pilihlah lokasi yang cukup tinggi sehingga saat hujan besar datang, kedai kopi anda pun tidak akan kebanjiran.

  •  Perhatikan Dekorasi atau Desain Eksterior Dan Interior Kedai Kopi

Kedai kopi kekinian hanya menawarkan cita rasa kopi yang berbeda saja tapi juga suasana pada kode kedai kopi tersebut. Tidak dipungkiri bahwa beberapa orang mendatangi kedai kopi karena merasa tempatnya sangat nyaman dan mereka pun betah untuk berlama-lama. Berbagai kegiatan pun dilakukan di kedai kopi seperti meeting bekerja mengerjakan tugas kampus dan lain-lain. Maka dari itu penting sekali untuk mulai mempertimbangkan bagaimana desain eksterior dan interior kedai kopi Anda nantinya.

Kedai kopi kekinian sebaiknya didukung oleh barista yang berpengalaman dan memiliki kecakapan dalam meracik biji kopi. Maka pertimbangkan untuk memilih barista yang tepat yang tidak hanya sekedar mampu mencampur biji kopi dan bahan lainnya tetapi juga memiliki fashion yang cukup tinggi di bidang meracik kopi.

kedai kopi
  • Promosi Di Media Sosial

Agar kedai kopi Anda semakin dikenal oleh banyak orang maka manfaatkan media sosial. Anda bisa menggunakan influencer atau menggunakan iklan berbayar di media sosial agar jangkauan lebih luas dan dikenal banyak orang. Selain itu Buatlah konten-konten menarik di media sosial secara konsisten sehingga brand anda pun akan lebih dikenal oleh masyarakat dan tingkat kepercayaannya pun akan lebih tinggi. 

  • Cari Supplier Terbaik

Hanya barista yang memiliki kemampuan yang apik Anda juga harus memiliki supplier yang baik dan terpercaya. Sebaiknya anda melakukan uji coba ke beberapa supplier untuk menemukan supplier yang yang cocok. Selain itu carilah supplier yang berada pada lokasi yang anda bisa jangkau dengan lokasi usaha warung kopi sehingga bisa memangkas ongkos kirim.

  • Pelajari Tentang Pembukuan Dan Finansial

Untuk membuka bisnis kedai kopi maka anda juga perlu belajar tentang financial masuk beberapa aktivitasnya. Pencatatan finansial itu seperti arus kas usaha yang bisa memantau perkembangan bisnis anda. Maka anda pun bisa lebih maksimal dalam mempromosikan dan berekspansi bisnis jika literasi keuangan anda pun mendukung. 

Alasan Anda Harus Buka Kedai Kopi

  • Kopi Di Kopi Proses Mudah

Untuk melalui proses produksi secangkir kopi di usaha kedai kopi kekinian relatif cepat dan mudah. Tak seperti pada bisnis kuliner yang melalui berbagai proses sehingga makanan tersebut dihidangkan. Untuk bisa menyajikan secangkir kopi maka anda hanya butuh bubuk kopi yang diletakkan pada mesin secara manual dan meraciknya.

  •  Menu Sederhana

Sesuai dengan namanya kedai kopi maka menu utamanya adalah berbagai sajian olahan kopi mulai dari kopi susu, kopi hitam, Cappuccino, latte dan lain-lain. Sementara itu menumpu lengkapnya bisa dibuat lebih sederhana seperti pastry bread dan lain-lain.

  •  Pangsa Pasar Yang Luas

Berbeda dengan racikan minuman lainnya kopi adalah minuman yang bisa dinikmati oleh siapapun dari berbagai kalangan Han bahkan anak muda hingga dewasa. Hal ini memperlihatkan bahwa kopi memiliki pangsa pasar yang cukup luas sehingga peluang untuk mendapatkan keuntungan yang besar pun ada di depan mata anda.

  • Pendapatan yang Menjanjikan

Usaha kedai kopi bisa cukup menjanjikan Jika anda serius untuk menggeluti bisnis ini. Sudah banyak kisah sukses pemilik usaha kedai kopi mulai dari jutaan hingga ratusan juta Rupiah per bulan. 

Cara Mempromosikan Bisnis Kedai Kopi

  •  Promosi Online

Di era digitalisasi seperti sekarang ini maka anda perlu memanfaatkan media sosial sebagai media promosi. Anda bisa mempromosikan kedai kopi anda di Instagram Facebook bahkan Tik Tok melalui video foto dan reels. Ada banyak sekali cara untuk berpromosi melalui media sosial sehingga konsumen pun tertarik untuk memfollow hingga penasaran dengan kedai kopi milik anda.

  • Promosi Offline

Promosi langsung bisa anda lakukan saat awal pembukaan atau event-event tertentu. Diskon event tersebut seperti by one get one, diskon hari kemerdekaan diskon dengan menunjukkan  kartu tanda mahasiswa dan lain-lain. Buatlah promo semenarik mungkin sehingga konsumen pun akan berdatangan ke kedai kopi anda.

Kisaran Modal Usaha Kedai Kopi

Modal usaha awalHarga
Moka PotRp 100.000
SyphonRp 850.000
V60Rp 100.000
Vietnam DripRp 130.000
French pressRp 80.000
Milk JugRp 100.000
Grinder listriRp 400.000
KetelRp 280.000
Mini burnerRp 85.000
Milk frotherRp 100.000
TotalRp 2.225.000

Perlengkapan Kedai Kopi

Modal awal usahaHarga
Meja baristaRp 2.000.000
Meja kursi sederhanaRp 750.000
Rak kayuRp 200.000
KulkasRp 1.000.000
Biji kopi, susu, dan bahan makananRp 1.500.000

Biaya tambahan

Modal awal usahaHarga
Gaji barista (part time)Rp 3.000.000
Sewa tempat & renovasiRp 5.000.000
Bayar retribusiRp 150.000
ListrikRp 300.000
TotalRp 8.450.000

Jadi, ingin buka kedai kopi? Dengan kisaran modal yang tertera diatas, maka Anda sudah bisa terbayang seberapa banyak modal yang Anda butuhkan. Jika Anda kesulitan dalam mendapatkan modal usaha, maka Anda bisa dapatkan pinjaman modal usaha di Danamas. Fintech lending berizin OJK ini bisa jadi pilihan yang tepat dalam memulai bisnis.

Ajukan Pinjaman Lancar

Simulasi Pinjaman Lancar

Artikel Lainnya

pengertian industri

Pengertian Industri, Jenis Industri & Tujuan Pembangunan Industri

Dalam dunia bisnis tentu berkaitan erat dengan industri dalam produksi barang. Industri dalam sebuah bisnis perlu dipahami agar bisnis anda bisa berjalan dengan lancar dan sesuai dengan apa yang ingin anda kembangkan. Ada berbagai pemahaman tentang industri dan seluk-beluknya yang perlu Anda ketahui seperti berikut ini.

Menurut KBBI, industri adalah sebuah kegiatan dalam memproses dan mengolah sebuah barang serta menggunakan sarana dan peralatan seperti mesin. Pengertian industri secara umum adalah sebuah proses dalam kegiatan perekonomian yang bisa mengubah bahan mentah menjadi barang setengah jadi atau barang jadi. 

Tujuan pengembangan  industri  ini adalah agar sebuah benda memiliki nilai lebih serta memiliki nilai kegunaan dan nilai jual. Nilai lebih dalam sebuah produk inilah yang nantinya bisa menjadi sumber keuntungan bagi para pebisnis atau produsen. Di Indonesia sendiri ada undang-undang yang mengatur pengertian industri ini yaitu Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1984 yang mendefinisikan industri sebagai kegiatan ekonomi yang mengolah bahan baku bahan mentah bahan setengah jadi atau bahan barang yang bisa diubah menjadi sebuah produk dengan nilai yang tinggi serta mendapatkan keuntungan.

Jenis-Jenis Industri

  • Industri Ekstraktif

Industri ini tergolong dalam sebuah perusahaan yang memanfaatkan bahan baku dari lingkungan secara langsung. Contoh industri ekstraktif adalah industri pertanian, industri  peternakan, serta industri peternakan.

  •  Industri Non Ekstraktif

Industri non ekstraktif adalah industri yang memanfaatkan bahan baku berasal dari alam. Contoh dari industri non ekstraktif adalah pemintalan kapas dan industri kayu lapis.

  • Industri Fasilitatif

Industri fasilitatif adalah kegiatan industri yang dasarnya menjual layanan dan diberikan untuk kebutuhan orang banyak. Contoh industri fasilitatif adalah industri perbankan.

Jenis Industri Modal

  • Industri Nasional

Pengertian industri nasional adalah industri yang memiliki penanaman modal bersumber dari dalam negeri serta tidak ada sedikitpun investor asing. Contoh Industri nasional adalah industri mesin barata.

  •  Industri Swasta Nasional

Pengertian industri swasta nasional adalah industri yang semua modalnya berasal dari pengusaha dalam negeri. Contoh industri swasta nasional adalah Unilever.

  •  Industri Asing

Industri asing merupakan industri yang semua modalnya berasal dari pengusaha asing namun dalam pelaksanaannya tetap berdasarkan aturan pemerintah yang berlaku di wilayah tersebut. Contoh industri asing adalah coca-cola.

  •  Industri Bersama

Industri bersama memiliki modal yang berasal dari pengusaha dalam negeri atau pemerintah dengan modal dari pengusaha asing dan pemerintah asing. contoh industri bersama adalah kodak Toyota.

Jenis Industri Berdasarkan Daya Tampung Tenaga Kerja

  •  Industri Padat Karya

Pengertian industri padat karya adalah sebuah kegiatan yang membutuhkan tenaga kerja dalam jumlah yang banyak. Contoh industri padat karya adalah makanan beku, industri jamu, dan industri mebel.

  • Industri Padat Modal

Industri padat modal adalah sebuah industri yang memiliki kinerja lebih banyak menggunakan modal modal seperti mesin atau uang. Contoh industri padat modal adalah industri besi baja.

Jenis Industri Berdasarkan Produktivitas Perorangan

  • Industri Primer

Pengertian industri primer adalah sebuah industri yang menghasilkan barang tanpa diikuti dengan pengolahan lanjutan. Contoh Industri anyaman dan industri penggilingan ikan.

  • Industri Sekunder

Industri sekunder adalah sebuah industri yang menghasilkan barang yang membutuhkan pengolahan lebih lanjut. Jenis contoh sekunder adalah industri pemintalan dan industri alat elektronik.

  • Industri Tersier

Industri tersier umumnya bergerak dalam bidang jasa. contoh industri tersier adalah industri pariwisata, industri biro perjalanan, dan industri Hotel atau penginapan.

Jenis Industri Berdasarkan Jumlah Tenaga Kerja 

  • Industri Besar

Pengertian industri besar adalah industri yang memiliki tenaga kerja dengan mempekerjakan orang lebih dari 100 orang. Contoh industri besar antara lain semen dan lebur besi.

  • Industri Sedang

Industri yang memiliki tenaga kerja atau mempekerjakan antara 20 sampai 99 orang. Contoh industri sedang adalah industri sepatu dan sandal.

  • Industri Kecil

Pengertian dari industri kecil adalah industri yang mempekerjakan antara 5 sampai 19 orang. Contoh industri kecil adalah industri kerajinan tangan.

  • Industri Rumah Tangga

Pengertian industri rumah tangga dikategorikan sebagai industri yang mempekerjakan pekerja antara 1-4 orang. Contoh Industri rumah tangga adalah industri makanan ringan.

Pengertian Pembangunan Industri

Pengertian pembangunan industri adalah salah satu unsur dari pembangunan perekonomian sebuah negara yang menerapkan berbagai prinsip pembangunan industri yang berkelanjutan. Pembangunan industri ini didasari berdasarkan aspek pembangunan ekonomi lingkungan hidup dan juga sosial. Dalam Undang-Undang Perindustrian Pasal 2 menjelaskan tentang landasan serta tujuan pembangunan industri. Pembangunan industri dilakukan atas dasar kepercayaan dan kemampuan serta kekuatan diri sendiri manfaat dan kelestarian sebuah lingkungan hidup.

Tujuan Pembangunan Industri

  • Pembangunan industri bertujuan untuk menjadikan rakyat lebih sejahtera dan makmur. Pemanfaatan sumber daya alam dan hasil budidaya untuk berbagai kegiatan industri dengan memperhatikan keseimbangan serta kelestarian lingkungan hidup juga harus memberikan hasil yang merata serta adil bagi Kesejahteraan Rakyat.
  • Pembangunan industri juga bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Maka perlu adanya perubahan struktur perekonomian menuju kearah yang lebih maju sehat dan juga baik serta seimbang. Semua itu dilakukan sebagai bentuk usaha untuk mewujudkan dasar yang kuat dan luas bagi perekonomian ekonomi pada umumnya serta memberikan nilai tambah bagi pertumbuhan industri pada khususnya.
  • Pertumbuhan ekonomi meningkatkan peran serta dalam industri, seperti contoh industri kecil atau industri rumah tangga yang didalamnya melibatkan peran masyarakat sekitar dari golongan terbawah. 
  • Tujuan dari pembangunan industri juga bisa meratakan kesempatan pekerjaan, maka secara otomatis peluang kerja juga akan terbuka lebar di tengah masyarakat.
  • Tujuan lainnya adalah untuk pengembangan pusat pertumbuhan industri. 
  • Pembangunan Industri ini juga mampu meningkatkan penerimaan devisa sebagai bentuk industri yang sudah ada maka diharapkan bisa mendatangkan devisa besar bagi perekonomian sebuah negara.
  • Pembangunan industri ini juga bisa menciptakan stabilitas nasional dan pertahanan yang kokoh dengan industri yang sudah meningkat serta kesejahteraan masyarakatnya yang sudah meningkat juga Maka dari itu akan mudah memperkuat sektor pertahanan dan keamanan. 

Baca juga: Mau Mulai Bisnis Kos- Kosan? Ini 5 Caranya agar Dilirik Konsumen

Bagi Anda yang ingin menjadi pengusaha, maka memiliki bisnis juga bisa ikut berpartisipasi dalam pembangunan industri yang mendukung perekonomian sebuah negara. Jika belum memiliki modal yang cukup, ajukan pinjaman modal usaha beragunan properti di Danamas. Anda bisa dapatkan pinjaman modal usaha hingga Rp 2 miliar. Simulasikan pinjaman Anda sekarang disini!

usaha ekstraktif adalah

Usaha Ekstraktif: Pengertian, Jenis, dan Cirinya

Indonesia terkenal dengan kekayaan alamnya yang melimpah. Dengan kekayaan alam yang melimpah tersebut mengantarkan negara ini pada bidang usaha ekstraktif. Lantas, apa yang dimaksud dengan usaha ekstraktif? Simak dalam artikel berikut ini. 

Apa Itu Usaha Ekstraktif? 

Usaha ekstraktif merupakan kegiatan bisnis yang bergerak pada bidang pengelolaan sumber daya alam. Usaha ini melalui proses yang panjang mulai dari pengambilan bahan baku yang alami hingga proses pembuatan produk di pabrik. Usaha ini dilakukan di daerah yang kaya akan sumber daya alam. Usaha ini memerlukan pengawasan dan penerapan kebijakan dalam pelaksanaannya sehingga tenaga ahli sangat penting untuk keberlangsungan pengelolaan suatu produk dan memastikan agar produk tersebut memiliki kualitas yang baik. 

Ciri Usaha Ekstraktif 

Adapun ciri- ciri dari usaha ekstraktif adalah:

  1. Mencari peruntungan dari hasil Alam

Usaha ekstraktif memanfaatkan kekayaan alam dan proses pengelolaan barang dari suatu kegiatan usaha sesuai dengan prinsip ekonomi yaitu untuk menguntungkan semua pihak. 

  1. Bahannya Langsung Diambil dari Alam

Selain mengambil keuntungan, usaha ini memiliki cirinya, yaitu diamana usaha ini mengambil bahan yang langsung dari alam. 

Fungsi Usaha Ekstraktif 

Berkaitan dengan pengertian dari usaha ekstraktif, dapat diketahui bahwa fungsi usaha ini adalah sebagai berikut:

  • Bentuk pengganti produk alam lain di pasar
  • Memanfaatkan sumber daya alam
  • Sebagai sumber keuntungan
  • Menyediakan lapangan pekerjaan 

Jenis Usaha Ekstraktif 

  1. Di Bidang Perikanan

Indonesia merupakan negara kepulauan sehingga banyak laut. Usaha di sektor perikanan umumnya meliputi penangkapan ikan, pengalengan ikan, serta pendistribusian ke daerah atau wilayah lainnya.

  1. Di Bidang Tambang

Di bidang tambang, usaha ekstraktif di bidang ini meliputi pengkajian, pengelolaan, dan juga pengelolaan hingga produk terakhir misalnya seperti minyak bumi, tembaga, timah, serta gas. 

  1. Di Bidang Agraris

Indonesia merupakan negara agraris, dimana pertanian sangat penting sehingga dapat menghasilkan keuntungan. Adapun tahapan dari usaha ekstraktif di bidang ini adalah penanaman, perawatan, panen, serta pemasaran produk yang telah diolah. Misalnya adalah gandum, beras, dan tempe.

  1. Di Bidang Pertenakan

Di bidang peternakan, prosesnya berjalan dari perkembangbiakan, pemeliharaan, serta budidaya ternak. Misalnya adalah daging, susu, dan produk- produk yang berasal dari kulit hewan. 

Contoh Usaha Ekstraktif

Dalam skala besar, proses ekstraksi barang biasanya bermula dari pengolahan barang mentah hingga menjadi barang yang siap untuk dipakai atau dikonsumsi. Kegiatan usaha ekstraktif bisa dilakukan baik dalam skala besar maupun individual atau perorangan. Contoh usaha ekstraktif perorangan adalah

  • Pengelolaan padi oleh petani
  • Pengelolaan sapi oleh peternak sapi
  • Penangkapan ikan oleh para nelayan 

Baca juga: Tingkatkan Contoh Keterampilan untuk Para Pebisnis Makin Sukses

Anda memiliki usaha di bidang UMKM dan ingin melakukan ekspansi namun terkendala modal? Danamas Pinjaman Bisnis merupakan platform pinjaman online beragunan properti yang dapat membantu Anda mendapatkan modal usaha dengan limit pinjaman hingga miliaran rupiah. Proses pengajuannya cepat dan mudah. Hanya dengan sertifikat properti Anda dapat mendapatkan pinjaman hingga Rp 2 miliar dan tenor yang panjang hingga 10 tahun.

macam macam sistem ekonomi

Pengertian, Jenis dan Ciri Sistem Ekonomi yang Perlu Anda Tahu

Setiap negara tentunya memiliki cara dalam menjalankan perekonomian. Perekonomian suatu negara dapat berjalan dengan baik dikarenakan adanya sistem yang tentunya mengatur hal tersebut. Sistem ini dikenal dengan nama sistem ekonomi. Yuk, cari tahu lebih lanjut mengenai jenis dan ciri sistem ekonomi pada artikel ini. 

Pengertian Sistem Ekonomi 

Sistem ekonomi merupakan susunan yang mengatur unsur- unsur yang terdapat dalam ekonomi yang saling berhubungan untuk memberikan solusi atau memecahkan masalah ekonomi suatu negara serta mencapai tujuan tertentu. 

Sistem ekonomi sangat penting dalam suatu negara karena berfungsi sebagai pendorong sistem produksi, distribusi barang dan jasa agar berjalan dengan lancar dan semestinya. Tanpa adanya sistem ekonomi, maka pertumbuhan ekonomi suatu negara tidak dapat terjaga dengan baik.

Jenis dan Ciri Sistem Ekonomi 

Sistem ekonomi memiliki jenis dan ciri-cirinya tersendiri, berikut ini adalah beberapa jenis dan ciri sistem ekonomi yang dapat Anda ketahui:

  1. Sistem Ekonomi Tradisional

Merupakan sistem ekonomi yang memiliki hubungan dengan tradisi serta adat istiadat. Negara yang menggunakan sistem ini merupakan negara yang masih bergantung pada sektor pertanian dan produktivitasnya umumnya masih rendah, karena masyarakat belum memiliki keinginan untuk mengembangkan hartanya. Sistem ini memiliki kelebihan yakni terjaganya kondisi sumber daya alam dan tidak ada eksploitasi yang berlebihan.  Namun kekurangannya adalah susah berkembang.

Ciri – ciri yang menggunakan sistem ekonomi tradisional yakni:

  • Kegiatan ekonomi hanya untuk memenuhi hidup sehari hari
  • Bergantung pada sektor pertanian
  • Belum ada pembagian kerja
  • Bersifat kekeluargaan
  • Bertumpu pada adat istiadat
  1. Sistem Ekonomi Komando

Merupakan sistem dimana pemerintah memiliki kuasa terhadap ekonomi negaranya. Sistem ini dikuasai oleh pemerintah sehingga tidak ada pihak swasta atau perorangan yang menguasai sumber daya atau barang tertentu. Kelebihan dari sistem ini adalah negara mudah mengendalikan harga dan inflasi, namun kekurangannya adalah dapat dirasakan oleh masyarakat, dan inovasi masyarakat menjadi terhambat karena selalu mengandalkan pemerintah. Ciri – ciri yang menggunakan sistem ekonomi komando yakni:

  • Produksi, konsumsi, dan distribusi diatur oleh pemerintah
  • Tidak ada kebebasan dalam berekonomi
  • Pembagian kerja serta jenis pekerjaan diatur oleh regulasi pemerintah. 
  1. Sistem Ekonomi Liberal

Sistem ini memberikan kebebasan kepada masyarakat dalam melakukan kegiatan perekonomian. Sistem ini dikenal juga dengan nama sistem ekonomi pasar atau ekonomi kapitalis. Dalam sistem ini pemerintah tidak memiliki pengaruh yang kuat untuk membatasi perekonomian masyarakatnya. Kelebihannya adalah kebebasan individu di bidang ekonomi, untuk kelemahan dari sistem ini adalah kesenjangan antara golongan kaya dengan golongan miskin. 

ciri – ciri dari sistem ekonomi liberal adalah:

  • Pihak swasta yang mengatur sumber daya ekonomi secara bebas
  • Terdapat pembagian status antara masyarakat yang pekerja dan pemilik modal
  • Persaingan usaha yang ketat
  • Tidak ada campur tangan pemerintah
  1. Sistem Ekonomi Campuran

Merupakan gabungan dari sistem ekonomi komando dan juga liberal. Pihak pemerintah dan swasta sama- sama memiliki peran dalam perekonomian. Hal ini bertujuan untuk mencegah penguasaan penuh oleh masyarakat yang semena-mena. 

Ciri – ciri dari sistem ekonomi campuran, adalah sebagai berikut:

  • Terdapat pembagian yang seimbang antara pemerintah dan swasta
  • Hak milik perseorangan diakui dengan syarat tidak untuk memberikan kerugian dan dilakukan untuk kepentingan umum

Baca juga: Persuasi: Pelajari Hal Ini untuk Meningkatkan Bisnis Anda

Danamas Pinjaman Bisnis, merupakan platform pinjaman beragunan properti dibawah naungan Sinarmas Group, sehingga menjadi platform yang kredibel dan juga aman untuk digunakan. Anda dapat mengajukan pinjaman untuk modal usaha mulai dari Rp 50 juta hingga Rp 2 Miliar dengan tenor hingga 10 tahun.