Bagi pemula, mencari tahu info memulai bisnis sangatlah penting, karena tanpa adanya pengetahuan dasar sebelum memulai usaha, Anda nantinya akan semakin kesulitan dalam menjalankan usaha. Bisnis kini banyak dilirik oleh mereka yang sudah berpenghasilan pun sebagai karyawan. Hal ini karena keuntungan dari bisnis bisa lebih besar jika saat menjalankannya Anda sangat berkomitmen untuk membangun usaha. 

Cara Memulai Bisnis bagi Pemula

Agar usaha makin untuk juga lancar, ada beberapa tips yang perlu Anda lakukan sebelum masuk ke dunia bisnis yang sesungguhnya. Berikut cara memulai bisnis bagi pemula yang perlu Anda ketahui:

  1. Tentukan Produk / Jasa

Hal pertama yang perlu Anda lakukan untuk memulai bisnis adalah dengan menentukan produk atau jasa. Tahap awal ini tidak bisa disepelekan, walaupun terkesan sederhana karena Anda cukup memilih, tapi dari sinilah nantinya Anda akan banyak mengerjakan project dalam pengembangan bisnis. Jadi, pilihlah produk atau jasa yang memang benar-benar Anda sukai. Jika Anda saja sudah suka dengan produk yang dijual, maka saat menawarkannya kepada konsumen pun bisa makin semangat. 

  1. Susun Rencana Bisnis

Setelah memilih produk atau jasa yang ingin dibangun, maka langkah selanjutnya adalah menyusun rencana bisnis kedepan. Rencana bisnis yang bisa Anda siapkan seperti tentukan supplier, tentukan modal awal, tentukan apa saja yang Ada dibutuhkan, tentukan sistem delivery, hingga semua hal yang Anda butuhkan agar bisnis berjalan lancar. Merencanakan bisnis bisa membantu Anda untuk lebih terarah sehingga saat mendapatkan tantangan, Anda tahu apa yang selanjutnya harus dilakukan. 

  1. Siapkan Catatan

Jika Anda ingin mengetahui semua transaksi yang terjadi pada bisnis Anda, maka sebaiknya biasakan untuk mencatat segala pengeluaran juga pemasukan. Anda bisa mencatat detail stok barang, biaya-biaya yang dikeluarkan seperti biaya operasional, membeli bahan, dll. Dari catatan sederhana ini, barulah bisa Anda mulai kembangkan ke catatan pengeluaran yang lebih kompleks lagi seperti laporan keuangan. 

Baca juga: Cara Mengelola Keuangan Bisnis Agar Makin Untung

  1. Fokus pada Satu Bisnis

Untuk pemula, cara memulai bisnis bisa dengan fokus pada satu bisnis terlebih dahulu. Memang, semakin banyak bisnisnya, semakin banyak yang bisa kita dapatkan. Namun, ternyata hal ini kurang pas untuk pemula, karena dikhawatirkan Anda tidak fokus pada satu lini bisnis ini. Dampaknya yang bisa terjadi adalah Anda akan kehilangan ide saat menjalankan bisnis, karena pikiran Anda terbagi ke beberapa lini bisnis lain. Untuk itu, sebagai pemula, coba fokus satu terlebih dahulu, sebelum Anda siap ke bisnis lainnya. 

  1. Buat Strategi Branding

Menjual barang tidak hanya soal apa yang Anda jual, tetapi juga bagaimana Anda promosikan produk atau jasa dan konsumen tertarik bahkan disaat mereka hanya melihat tampilan akun media sosial Anda. Beberapa orang membeli barang bukan karena manfaatnya saja, tapi juga brand nya, jadi penting juga cara memulai bisnis dengan membuat strategi brand. Bagaimana cara membangun brand bagi pemula di bisnis?

  1. Buat brand identity: Buatlah logo brand Anda yang mampu konsumen ingat, warna khas dari brand Anda, hingga typography dan tampilan visual lainnya. 
  2. Buat Website: Website bisa membangun kepercayaan konsumen terhadap produk yang Anda jual. Selain itu, Anda juga bisa menjual produk lewat website yang tentunya di desain sesuai brand identity Anda.
  3. Manfaatkan Media Sosial: Media sosial adalah media yang sangat bagus untuk Anda memberikan pesan brand. Lewat media sosial juga, Anda bisa berbagai informasi seputar produk tersebut. Media sosial yang bisa Anda manfaatkan seperti Instagram, tiktok, facebook hingga twitter. 
  4. Integrasikan ke Akun Ecommerce: Konsumen banyak yang berbelanja lewat ecommerce, maka dari itu, cobalah untuk integrasikan akun Anda ke ecommerce yang Anda buat. Dengan cara ini juga, konsumen bisa lebih memiliki kepercayaan kepada produk dan toko online Anda. 

6.  Lakukan Survey Dulu

Lakukan survery sebelum Anda jual produk dipasaran. Survey ini bisa termasuk harga produk, variasi, apa yang konsumen suka, dll. Hal ini penting sebagai acuan kita kedepannya bisnis ini akan seperti apa, berapa harga produk, seperti apa bentuknya hingga pengirimannya. Maka, coba cek di berbagai marketplace dan internet tentang kompetitor Anda. 

Langkah Selanjutnya dalam Bisnis

Jika semuanya sudah Anda lakukan, maka langkah selanjutnya adalah produksi dan promosi. Sebagai contoh, jika Anda memutuskan untuk berjualan makanan, maka buatlah produksi sesuai kebutuhan pasar. 

Buatlah standar kualitas barang yang Anda jual. Standar ini bisa meliputi bahan yang dipakai, komposisi, keunggulan produk, material produk, dll. Dengan mengetahui kelebihan produk Anda, nantinya ini bisa jadi unique selling point (USP) untuk tahap promosi. 

Tentukan siapa supplier, vendor dan stakeholder untuk bisnis Anda. Dengan begitu, Anda bisa mulai berkomunikasi dengan supplier perihal material yang Anda pakai nanti. 

Produksi untuk peluncuran produk atau stok untuk sebulan sudah bisa Anda mulai. Produksi di awal tidak perlu langsung banyak, jika sudah berjalan lebih stabil, maka mulai perlahan naikkan stok. 

Mulailah untuk aktif di media sosial. Cara memulai bisnis selanjutnya adalah membuat akun media sosial. Sebaiknya pisahkan akun pribadi dengan akun bisnis, dengan cara ini, maka Anda bisa lebih leluasa dalam mempromosikan produk tanpa mencampuradukkan kehidupan pribadi dan bisnis. 

  • Terus Semangat!

Saat menjalankan bisnis tentu Anda menemukan banyak tantangan didepan. Tak jarang ini bisa membuat seseorang menyerah dan takut gagal. Percayalah, tidak ada pengusaha sukses yang melalui proses dengan mudah, semua pasti pernah merasakan jatuh namun tetap bangkit dan melanjutkan bisnisnya. Jika terjadi kegagalan, coba cari akar masalahnya, apa yang membuat Anda gagal dan bagaimana solusinya. 

  • Terus Belajar!

Untuk memulai bisnis dari nol memang sangat panjang perjalanannya. Dalam perjalanan inilah, Anda harus tetap belajar untuk bisa sukses dalam bisnis. Selalu ikuti perkembangan tren untuk produk atau jasa yang Anda jalankan. Selain itu, terbukalah untuk saran dan kritik yang mungkin saja bisa Anda dapatkan setelah beberapa pekan atau bulan Anda melakukan penjualan. 

  • Kelola Uang dengan Bijak

Saat menjalankan bisnis, bukan tidak mungkin Anda menjadi kalap melihat keuntungan yang ada didepan mata. Untuk itu, coba belajar untuk mengelola keuangan bisnis dengan bijak. Pastikan modal yang Anda keluarkan bisa berbalik modal untuk perputaran bisnis kembali. Ada banyak cara mengelola uang bisnis dengan baik yang bisa Anda coba menggunakan aplikasi atau manual. 

Pengelolaan uang yang bijak bisa membantu Anda merencanakan langkah-langka selanjutnya dalam membuat laporan keuangan. Semua transaksi harus tercatat dengan rapi dan jelas juga terperinci. Jika ada transaksi masuk ataupun keluar harus Anda catat. Begitu Pula jika ada tambahan modal, maka Anda harus mencatatnya dalam laporan keuangan ini. Modal usaha yang cukup memiliki peranan yang cukup penting dalam membangun usaha Anda semakin berkembang. Namun, dalam mencari modal usaha, sebaiknya jangan sembarangan. Anda bisa cari pemberi modal usaha yang berizinkan dan diawasi oleh OJK seperti Lancar by Danamas. Sebagai Fintech Lending yang berizin OJK, Lancar by Danamas adalah pilihan paling ideal untuk mendukung usaha kecil menengah Anda. Tak hanya menawarkan nominal pinjaman modal usaha yang sangat membantu usaha UMKM, juga pengajuan yang praktis! Semua bisa Anda akses dengan mudah lewat aplikasi Lancar by Danamas.

Ajukan Pinjaman Lancar

Simulasi Pinjaman Lancar

Artikel Lainnya

Pekerjaan Dengan Gaji Tertinggi Di Dunia

Pekerjaan Dengan Gaji Tertinggi Di Dunia? Apa Saja?

Pekerjaan dengan gaji tertinggi di dunia. Mungkin saja Anda ingin mulai bekerja, namun bingung pekerjaan apa yang ingin anda lakukan. Jika anda ingin membuat uang yang banyak dari pekerjaan anda, atau mungkin anda baru saja memulai pekerjaan dan ingin bayaran yang cukup. Di artikel ini, kami akan merangkum beberapa pekerjaan yang memiliki bayaran cukup tinggi. Yuk, simak artikel ini! Mungkin saja Anda bisa menemukan pekerjaan yang anda inginkan juga.

Daftar Pekerjaan Dengan Gaji Tertinggi Di Dunia

Pekerjaan Dengan Gaji Tertinggi Di Dunia

Anda ingin bekerja di luar negeri? Berikut adalah sebuah daftar pekerjaan dengan gaji tertinggi di dunia, dengan perhitungan gaji per tahun. Ada beberapa yang mungkin tidak diduga, lho! :

  • Alih bedah syaraf memiliki bayaran sekitar US$ 381.000 atau Rp 5,4 Miliar per tahun. Alih bedah ini sedikit berbeda dari ahli bedah syaraf, namun bayarannya juga sama-sama besar, dengan bayaran US$ 251.000 atau Rp 3,5 Miliar per tahun
  • Pengacara merupakan sebuah pekerjaan yang juga dibayar mahal. Pasalnya, pengacara per tahunnya bisa menghasilkan US$ 141.890 atau sekitar Rp 2 Miliar.
  • CEO merupakan sebuah pekerjaan yang penting untuk hal-hal yang bersifat hukum. Gaji pengacara memang merupakan gaji yang besar, dengan jumlah US$ 200.140 atau setara dengan Rp 2,8 M per tahunnya. 
  • Orthodontist, yakni ahli gigi,  memiliki gaji per tahun sebanyak $264,850 
  • Psikolog juga memiliki gaji yang cukup besar, dengan gaji yang banyak sebesar $86,181 per tahunnya. Di luar negeri, beberapa sekolah memiliki psikolog di dalam sekolah, dan pekerjaannya membantu pelajar untuk merasa aman dan nyaman. Gaji psikolog sekolah per tahun adalah sekitar $66.000.

Daftar Pekerjaan Dengan Gaji Tertinggi Di Indonesia

Pekerjaan Dengan Gaji Tertinggi Di Dunia

Di Indonesia, juga ada banyak pekerjaan dengan gaji yang cukup tinggi, lho! Berikut adalah beberapa daftar pekerjaan dengan gaji tertinggi di Indonesia per tahun 2022, dihitung dari per bulannya: 

  • Ahli pertambangan bisa mendapatkan sekitar Rp 15.900.000 per bulan, membuatnya salah satu pekerjaan dengan gaji yang cukup tinggi.
  • Manajer bank juga merupakan salah satu pekerjaan dengan gaji yang cukup tinggi, dengan penghasilan Rp 12.000.000 atau setara dengan Rp 144.000.000 per tahun.
  • Kepala dari sumber daya manusia (Head of HRD) memiliki gaji sebesar Rp 15.000.000 yang bisa didapatkan per bulannya. 
  • Ahli perminyakan dan gas adalah pekerjaan selanjutnya yang memiliki gaji yang cukup besar, yakni sebesar Rp 17.000.000 per bulan.
  • Dikala waktu dimana media sosial merupakan sebuah kunci untuk mempromosikan barang, gaji Content manager menjadi sebuah hal yang cukup tinggi. Seorang content manager dapat menerima Rp 20.000.000 per bulannya. Sama halnya dengan dokter spesialis, yang juga mendapat sekitar Rp 20.000.000 per bulan. 
  • Pilot merupakan orang-orang yang mengendarai pesawat. Pilot memiliki gaji yang cukup tinggi, dengan bayaran mencapai sekitar Rp 50.000.000 per bulannya.
  • Jika anda merupakan seorang CEO, COO atau CFO, anda merupakan bagian dari C-suite. Gaji yang didapatkan oleh para C-suite adalah Rp 100.000.000 per bulannya. Jumlah yang cukup banyak, bukan?

Baca juga: Pengertian dan Pentingnya Onboarding Karyawan

Ada banyak lagi daftar pekerjaan yang dapat memberikan gaji yang cukup tinggi. Pilihan pekerjaan yang anda inginkan berada di tangan anda sendiri. Pilihlah pekerjaan yang sekiranya cocok untuk anda dan gaji cukup untuk keperluan anda. Untuk memilih sebuah pekerjaan, anda harus pintar dalam memilih pekerjaan. Sama seperti pekerjaan, anda juga harus pintar dalam memilih pinjaman untuk modal usaha perusahaan anda. Lancar by Danamas merupakan fintech pinjaman beragunan yang menggunakan properti sebagai jaminannya. Ingin tahu lebih lanjut, segera kunjungi kami di www.lancar.id!

Tips onboarding

Pengertian dan Pentingnya Onboarding Karyawan

Setiap perusahaan, pastinya akan merekrut karyawan baru untuk menunjang visi dan misi perusahaan. Sebagai perusahaan yang baik, dalam merekrut karyawan baru tentunya harus membuat karyawan tersebut dapat menyesuaikan diri di lingkungan kerja yang baru sehingga karyawan tersebut betah dan dapat bekerja dengan baik. 

Proses penyesuaian tersebut tidak hanya dilakukan bagi karyawan baru, namun juga untuk memberikan citra positif perusahaan agar kinerja karyawan lebih baik. Untuk itulah sangat pentingnya onboarding. Apa yang dimaksud dengan onboarding karyawan? Simak dalam artikel ini! 

Apa itu Onboarding Karyawan?

Tips onboarding

Onboarding karyawan adalah proses yang dilakukan agar karyawan dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan dan perannya di lingkungan kerja yang baru. Onboarding karyawan berfungsi bagi produktivitas perusahaan kedepannya, karena dengan adanya onboarding karyawan, karyawan baru tersebut dapat mengenal dengan jelas lingkup pekerjaan dan juga orang-orang yang akan berkoordinasi dengannya. Sehingga karyawan baru dapat memberikan output kinerja yang jauh lebih optimal. 

Biasanya di dalam sebuah perusahaan, salah satu yang bertanggung jawab ketika sedang melakukan onboarding yakni dari divisi HRD. Dimana tugasnya adalah memperkenalkan karyawan baru dalam lingkungan dan perannya agar dapat menjalan tugas dengan baik dan nyaman. 

Pentingnya Onboarding

Proses penyesuaian karyawan dalam lingkungan barunya pastinya sangat penting dan dapat mempengaruhi kinerja. Apabila karyawan merasa nyaman dengan lingkungan kantor, pastinya akan memberikan hasil kinerja yang baik. Oleh karena itu onboarding penting karena dapat memberikan: 

  1. Kesempatan dalam mengenalkan dan memastikan bahwa karyawan tersebut mengerti mengenai  visi,misi dan nilai perusahaan.
  2. Merupakan masa yang tepat bagi karyawan baru untuk memahami tanggung jawab, hak, hingga prosedur yang berlaku di perusahaan
  3. Kesempatan bagi karyawan untuk memutuskan melanjutkan masa kerjanya atau tidak. Masa onboarding merupakan masa yang tepat untuk karyawan menentukan motivasi kerja, hingga kinerja lingkungan di sekitarnya. 
  4. Menumbuhkan engage dari karyawan kepada perusahaan yang bertujuan untuk memastikan bahwa karyawan mendapatkan kesempatan yang baik untuk berkarir di perusahaan tersebut dan menurunkan tingkat karyawan untuk berpindah (turnover).

Tips Onboarding ke Karyawan

Tips onboarding

Berikut ini adalah beberapa tips onboarding yang bisa Anda lakukan ke karyawan baru: 

  1. Dilakukan sejak Offering Letter Ditandatangani  

Karyawan baru tentunya akan merasa lebih tenang jika pada saat menandatangani offering letter, dengan keputusan bahwa kedua belah pihak telah menyatakan akan bekerja dan mempekerjakan karyawan tersebut dengan adanya bukti offering letter yang telah ditandatangani. Usahakan saat hari pertama masuk kerja, karyawan telah mendapatkan perlengkapan kantor, meja kerja, hingga proses administrasi yang telah dipersiapkan. 

  1. Jangan Berlebihan dalam Merancang Onboarding 

Saat hari pertama karyawan masuk, pastikan Anda mengajaknya dalam sesi orientasi. Perhatikan dengan baik jadwal kegiatan dan materi informasi yang hendak diberikan kepada karyawan baru dan jangan memberikan semua informasi dalam satu hari, karena dapat membuat karyawan tidak mengerti poin yang Anda sampaikan. Diskusikan dengan Manajer divisi karyawan baru tersebut untuk mengoptimalisasi proses onboarding. 

  1. Libatkan Karyawan Baru dalam Berbagai Perbincangan 

Agar onboarding karyawan baru bisa berjalan dengan lancar, maka Anda dapat melibatkan karyawan baru tersebut dalam topik perbincangan, sehingga mereka dapat menunjukkan kapabilitasnya. Karyawan baru juga dapat belajar bagaimana pengalaman yang didapat ketika melakukan diskusi dan tentunya hal ini dapat meningkatkan kepercayaan diri yang jauh lebih optimal.

  1. Jangan Memberikan Beban Kerja yang Berat di Awal 

Dalam proses atau periode onboarding biasanya karyawan akan diberikan tugas yang sesuai dengan jobdesk yang telah ditentukan. Namun masih sebatas permulaan. Jangan langsung memberikan beban kerja yang berat, hal ini dapat mengurangi motivasi karyawan dalam bekerja. 

Tips Onboarding Karyawan Online

Tips onboarding

Seperti yang Anda ketahui, semenjak pandemi covid-19 berlangsung maka banyak perusahaan yang menerapkan sistem online atau remote. Hal inilah yang kemudian menjadikan adanya karyawan yang melakukan pekerjaan dari rumah atau secara remote. Untuk melakukan proses onboarding secara online, maka biasanya dilakukan setelah kandidat menandatangani offering letter. 

Anda juga bisa menggunakan program onboarding secara online, yakni dengan menyiapkan file berbentuk PPT, administrasi, serta alat kantor yang dikirimkan ke alamat karyawan baru.  tersebut. Memaksimalkan proses onboarding dengan menambahkan new hire booklet atau informasi bermanfaat lain yang dapat membantu karyawan baru beradaptasi di perusahaan dan tentunya mengenalkan karyawan baru di sektor internal perusahaan.  

Baca juga: Apa itu Employee Engagement & Manfaat, Cara Meningkatkannya

Cobalah untuk melakukan kegiatan daily meeting  secara online agar karyawan baru tidak bingung ketika berada dalam lingkungan kerjanya. Selain itu dengan adanya daily meeting maka mereka dapat mengetahui rekan kerjanya serta mengetahui job desk secara detail ataupun bertanya mengenai pendapat ataupun masalah yang dialami. Lancar by Danamas merupakan platform digital untuk pinjaman online yang dapat Anda gunakan untuk mengembangkan usaha. Hanya dengan agunan properti dan pengajuan Anda bisa dilakukan secara mudah kapanpun dan dimanapun. Segera daftarkan diri Anda, dan dapatkan pinjaman mulai dari Rp 50 Juta hingga Rp 2 miliar. Anda juga dapat menghitung nilai properti Anda disini.

Cara Merekrut Talent

Cara Merekrut Talent yang Tepat untuk Perusahaan

Mempekerjakan karyawan yang tepat untuk perusahaan dapat meningkatkan budaya kerja dan dapat memberikan dampak yang positif untuk perusahaan. Anda tentunya ingin merekrut karyawan yang dapat berdampak positif bagi perusahaan, bukan? Lantas bagaimana cara merekrut karyawan yang tepat? Simak artikel berikut ini. 

Cara Merekrut Talent yang Ideal

Cara Merekrut Talent

Untuk mendapatkan talent yang ideal dan cocok untuk pekerjaan yang dituju dan sesuai dengan perusahaan maka dibutuhkan beberapa cara yang tepat, seperti:

  1. Definisikan Job desc Sebelum Memulai Rekrutmen

Merekrut talent atau kandidat yang tepat perlu dimulai dengan adanya informasi dan analisis mengenai tugas, tanggung jawab, keterampilan yang diinformasikan dengan jelas. Dengan adanya deskripsi pekerjaan tentunya membantu para calon pelamar untuk menentukan apakah profil mereka sesuai dengan yang dibutuhkan oleh perusahaan. Dengan begitu Anda pun dapat merekrut karyawan yang tepat. 

  1. Merencanakan Strategi Perekrutan Karyawan

Setelah mendefinisikan job description, maka langkah selanjutnya adalah melibatkan karyawan atau manajer yang sedang mencari karyawan untuk divisi tersebut. Manajer akan menilai apa yang tepat untuk divisinya tersebut sehingga profil calon talent sesuai dengan user yang akan bekerja dengannya. 

  1. Membuat Checklist untuk Proses Rekrutmen 

Buatlah tracker dan checklist untuk mempermudah Anda mendapatkan kandidat yang tepat. Dengan Adanya checklist,  Anda bisa melihat dan melacak upaya perekrutan mana kandidat yang telah Anda masukkan ke bagian shortlisting dan mana yang tidak karena dalam proses perekrutan pastinya akan ada banyak kandidat yang mendaftar, dan tentunya hal ini akan membantu proses rekrutmen lebih efisien. 

  1. Memeriksa Latar Belakang dan Referensi 

Pemeriksaan latar belakang dan referensi merupakan salah satu langkah yang penting untuk merekrut kandidat. Anda perlu memastikan bahwa keterampilan, pengalaman, yang dimiliki oleh calon kandidat sesuai dengan jobdesk yang akan diberikan. Anda bisa melakukannya saat sesi wawancara. 

  1. Mengajukan Pertanyaan yang Tepat saat Wawancara

Sesi wawancara merupakan sesi yang sangat penting dalam proses perekrutan hal ini dapat menggali lebih dalam calon kandidat yang Anda pilih. Apakah gaji nya sesuai dengan yang dapat Anda berikan, latar belakang dan pengalam kerja yang sesuai, serta mengetahui karakter atau first impression dari si talent tersebut. 

Aspek Penting saat Merekrut Karyawan

Cara Merekrut Talent

Untuk merekrut karyawan yang tepat, maka diperlukan beberapa aspek. Berikut ini adalah aspek- aspek yang dinilai dari seorang kandidat dalam proses rekrutmen seperti:  

  1. Keterampilan Teknis (Hard skill)

Keterampilan teknis biasanya berkaitan dengan keterampilan kandidat dalam pekerjaannya. Kemampuan ini contohnya seperti penggunaan bahasa asing, menggunakan software. Kemampuan teknis juga biasanya dapat didukung dan dibuktikan melalui sertifikasi. 

  1. Kompetensi (Soft Skill)

Kompetensi kerja mengacu pada kemampuan teknis dan perilaku di tempat kerja. Beberapa contoh softskill yang dicari adalah kemampuan untuk berkolaborasi dalam tim, memecahkan masalah, dan bernegosiasi. 

  1. Kepribadian

Kepribadian merupakan pola karakteristik seseorang ketika merasakan emosi, berpikir, dan juga berperilaku. Kepribadian seseorang tentunya akan berdampak pada pekerjaan, budaya kerja, dan juga rekan kerjanya. 

  1. Motivasi Kerja

Motivasi kerja atau work values merupakan kepercayaan dan juga preferensi seseorang dalam memilih pekerjaan serta perusahaan. Motivasi kerja mencakup dua nilai yakni intrinsik dan ekstrinsik. Nilai intrinsik merupakan hal yang mencakup tanggung jawab serta tugas yang dikerjakan dalam suatu posisi. Nilai ekstrinsik merupakan apa yang didapatkan dari tempat kerja diluar dari pekerjaan itu sendiri. 

Cara Agar Talent Tertarik Bekerja di Perusahaan Anda 

Cara Merekrut Talent

Menurut Forbes, generasi milenial mencari budaya dan tujuan yang cocok dengannya. Maka dari itu agar talent tertarik bekerja di perusahaan Anda, perlu dipastikan bahwa budaya kerja perusahaan Anda cocok dengan budaya calon kandidat tersebut. Budaya merupakan kekuatan yang tidak terlihat dalam membentuk kesuksesan perusahaan dan menjadi kunci untuk mempertahankan top management pada perusahaan. 

Setiap Perusahaan pastinya mempunyai budaya yang khas dan berbeda dengan perusahaan yang lain, inilah yang dapat Anda tampilkan ketika Anda membuka lowongan dan pada saat sesi wawancara kandidat, Anda bisa mencoba menjelaskan dan menceritakan budaya kerja yang ada dalam perusahaan Anda. 

Baca juga: Rincian Biaya Hidup Di Jakarta Untuk Karyawan

Merekrut dan Memasarkan Perusahaan Melalui Linkedin

Platform Linkedin menjadi salah satu platform untuk mencari kandidat yang tepat untuk perusahaan Anda. Bagi Anda yang memiliki halaman perusahaan akan membuat perusahaan rincian tentang profil, produk, serta daftar pekerjaan menggunakan karir add on page. Namun ada fitur – fitur berbayar untuk melakukan ini. Anda juga dapat memberikan tentang budaya perusahaan, bagaimana suasana bekerja, testimoni dari karyawan, dan lain sebagainya. 

Berikut Ini adalah manfaat atau kegunaan dari Linkedin yang dapat Anda dapatkan.

  1. Banyak perusahaan yang memiliki Linkedin Company Pages, sehingga akan membuat kandidat dan recruiter lebih mudah memunculkan profil perusahaannya.
  2.  Memberikan kesempatan untuk mengembangkan jaringan Perusahaan Anda.
  3. Anda dapat melihat profil singkat pelamar melalui Linkedin.
  4. Linkedin dapat berfungsi untuk mencari kandidat dengan tepat sesuai divisi atau jobdesk yang dibutuhkan melalui talent finder. 

Bila Anda membutuhkan pinjaman modal usaha untuk mengembangkan usaha atau perusahaan Anda, jangan bingung! Lancar By Danamas merupakan solusi yang tepat bagi Anda untuk mendapatkan pinjaman modal usaha. Dengan pinjaman beragunan properti, Anda bisa mendapatkan tambahan dana mulai dari Rp 50 juta hingga Rp 2 Miliar. Cukup dengan dokumen sertifikat properti saja, Anda bisa mengajukan pinjaman dengan aman, mudah, dan proses yang cepat. Kunjungi website Lancar by Danamas disini!