retail-adalah

Dalam dunia perekonomian dan bisnis, pasti anda cukup sering mendengar istilah bisnis retail.  Bisnis ritel sering dikaitkan dengan perusahaan yang bergerak untuk menjual kebutuhan pokok seperti supermarket atau minimarket.  Di Indonesia sendiri ada banyak sekali perusahaan ritel yang sukses dan mampu bertahan di tengah banyaknya kompetitor. Dari sinilah banyak pelaku bisnis yang mulai melirik usaha ritel sebagai salah satu Lini bisnis yang mendatangkan banyak keuntungan.

Industri berskala besar sering disebut sebagai bisnis ritel yang mempekerjakan ratusan ribu pegawai. Namun apakah pengertian bisnis? Anda mengerti apa perbedaan bisnis ritel dan grosir hingga cara kerja bisnis ritel. Perbedaan bisnis ritel dan grosir hingga cara kerja bisnis ritel. Hal ini sangat penting bagi Anda yang ingin memulai bisnis di bidang ritel sehingga mampu memahami seluk beluknya lebih lengkap lagi. 

Di artikel ini anda akan mendapatkan informasi tentang bisnis ritel pemahamannya hingga fungsi ritel Sebagai salah satu industri yang cukup besar di Indonesia. di sini juga akan dijelaskan dan dijabarkan siapa saja perusahaan ritel terbesar yang ada di Indonesia dan bagaimana kesuksesannya dalam meraih keuntungan pada industri ini. 

Pengertian Bisnis Ritel

Pengertian bisnis retail adalah aktivitas perniagaan yang melibatkan transaksi penjualan barang atau jasa kepada konsumen akhir secara satuan atau eceran untuk dikonsumsi pribadi dan tidak untuk dijual kembali. Dalam proses pelaksanaannya, pemilik usaha retail akan membeli produk atau jasa dalam jumlah yang besar dari produsen untuk kemudian dijual kembali ke konsumen secara langsung dalam bentuk satuan atau eceran yang lebih sedikit.

Sedangkan menurut Barry R. Berman dan Joel R. Evans, ritel adalah aktivitas bisnis yang berusaha untuk memasarkan barang atau jasa kepada konsumen tingkat akhir, yang nantinya barang atau jasa tersebut akan dipakai secara pribadi atau untuk keperluan rumah tangga.

Apa itu Investor Ritel? 

Selain menjadi pelaku usaha di industri ritel beberapa orang juga mencoba untuk menjadi investor ritel. investor ritel adalah ah salah satu cara di mana Anda bisa mendapatkan keuntungan melalui investasi dengan modal yang kecil serta pengetahuan trading yang minim. Pada dasarnya siapapun bisa menjadi seorang investor ritel namun tidak semua bisa menjadi investor institusional. Investor ritel adalah investor individual yang nonprofesional untuk memperjualbelikan efek seperti Reksadana saham obligasi atau ETF melalui rekening masing-masing orang pada perusahaan sekuritas. 

Umumnya investor ritel sering bertransaksi untuk kepentingan mereka dan melibatkan Jumlah dana yang lebih kecil daripada investor institusional. Sebagai investor institusi institusional para pemain besar yang biasa para pemain besar yang biasa memperjualbelikan efek untuk kepentingan perusahaan atau sebagai perwakilan dari klien – kliennya. Contoh dari investor institusional adalah manajer investasi, dana pensiun, Bank, perusahaan asuransi, dll.

Tujuan Bisnis Ritel

Tujuan bisnis ritel pada dasarnya adalah untuk memudahkan konsumen untuk membeli produk dan para pengecer akan menyediakan produk dengan persediaan yang cukup serta dikemas dalam ukuran yang lebih kecil. Adanya bisnis ritel tentu memiliki tujuan bagi keberlangsungan sebuah perusahaan tersebut dan konsumen. Berikut ini beberapa tujuan bisnis ritel.

  • Menyediakan berbagai pilihan produk atau barang yang sesuai dengan keinginan pembeli  atau customer.
  • Menawarkan produk atau barang kepada pembeli dalam ukuran unit yang lebih kecil sehingga konsumen bisa memenuhi kebutuhannya.
  • Menjadi perantara atau penghubung antara distributor dengan konsumen.
  • Mengumpulkan sejumlah informasi yang berkaitan dengan beragam jenis barang atau produk yang menjadi kebutuhan konsumen.

Fungsi Bisnis Ritel

Dalam industri ritel, bisnis ini memang tidak hanya mendatangkan keuntungan yang cukup banyak tetapi juga memberikan kontribusi yang baik bagi keberlangsungan pasokan kebutuhan bagi konsumen. Untuk Anda yang ingin mengetahui, apa saja fungsi bisnis ritel, maka berikut ini beberapa fungsi dari bisnis retail, antara lain:

1.     Ujung Tombak Penjualan atau Pemasaran Produk

Fungsi dari bisnis ritel yang pertama adalah menjadi ujung tombak penjualan produk dari produsen ke konsumen. Kehadiran dari peritel atau pengecer sangat membantu produsen, karena produsen bisa fokus dalam memproduksi produk tanpa harus terganggu dengan urusan menjual produk.

2.     Memudahkan Konsumen dalam Mendapatkan Produk atau Barang

Hadirnya bisnis ritel juga membantu konsumen untuk memenuhi atau mendapatkan produk yang dibutuhkan. Adanya bisnis retail memudahkan konsumen untuk membeli produk dalam jumlah satuan.

3.     Promosi suatu Produk atau Barang

Bisnis ritel juga membantu promosi suatu produk dari produsen ke konsumen, karena biasanya pada bisnis ritel memiliki sales marketing, pelayanan pelanggan serta katalog produk. Selain itu bisnis ritel juga memberikan edukasi seputar produk baru kepada konsumen.

4.     Observasi Pasar

Bisnis ritel merupakan bisnis yang berhubungan langsung dengan konsumen, sehingga bisnis ritel bisa mengetahui bagaimana perilaku konsumen dan tren yang terjadi di pasar. Selain itu, bisnis ritel juga bisa mendapatkan timbal langsung dari konsumen, nantinya timbal balik/feedback tersebut akan disampaikan kepada produsen atau grosiran.

Karakter Bisnis Ritel

Industri bisnis ritel tentunya berbeda dari industri lainnya. Bisnis ini memiliki karakteristik yang bisa tampak dari tampilan dan cara kerjanya. Berikut ini adalah karakteristik dari bisnis retail yang harus anda ketahui supaya anda bisa membayangkan kira-kira strategi apa yang bisa anda gunakan pada bisnis anda.

1.     Menjual Produk dalam Jumlah Satuan

Bisnis ritel menjual barang atau produk dalam jumlah satuan atau eceran. Pastikan anda sebagai peritel atau pengecer memberikan harga yang bersaing. Selain itu, anda juga menerapkan berbagai teknik promosi supaya banyak mendapatkan langganan dan pastikan juga stok produk selalu tersedia.

2.     Berhadapan Langsung dengan Konsumen

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa bisnis ritel adalah ujung tombak penjualan produk ke konsumen. Oleh karena itu, anda harus membuat strategi marketing yang baik untuk menarik konsumen. Salah satu caranya, anda bisa membuka toko online supaya konsumen dari berbagai daerah bisa mendapatkan atau mengonsumsi produk anda.

3.     Menyediakan Beragam Jenis Produk

Bisnis ritel menyediakan barang dalam jumlah satuan atau eceran, oleh karena itu barang yang disediakan juga beragam supaya konsumen dapat memenuhi berbagai macam kebutuhannya di satu waktu dan satu tempat.

5 Jenis-Jenis Bisnis Ritel

Bisnis ritel memiliki berbagai macam jenis dengan berbagai karakteristiknya. Jenis bisnis ritel ini mungkin sering Anda temukan di pasaran. Jenis bisnis ritel ini tentu mendatangkan keuntungan berbeda, skema bisnis yang berbeda dan cakupan penjualan yang juga berbeda. Berikut ini adalah jenis-jenis bisnis ritel yang bisa anda ketahui.

1.     Bisnis Ritel Berdasarkan Produk yang Dijual

Bisnis ritel berdasarkan produk yang dijual terbagi menjadi dua yaitu produk atau barang dan layanan atau jasa. Produk dan jasa adalah dua hal yang berbeda dalam bisnis, maka dari itu, dalam bisnis ritel, kedua hal ini juga memiliki karakter yang berbeda, seperti berikut ini.

a.     Produk Barang

Bisnis ritel ini menjual produk berupa barang fisik dan menjadi konsumsi sehari-hari, contoh barang yang dijual adalah minuman, makanan, obat, buku, pakaian, dan lain-lain.

b.     Produk Layanan atau Jasa

Bisnis ritel ini menjual produk yang tidak berwujud akan tetapi ada hasil yang dihasilkan, contohnya adalah produk jasa seperti penyewaan, perbaikan, perbankan, pengasuhan, supir dan pemandu wisata. Kualitas layanan, fitur, keunikan bisnis, kecepatan dan keunggulan lainnya sangat menentukan kesuksesan jenis bisnis ritel layanan atau jasa.

2.     Bisnis Ritel Berdasarkan Bentuk Toko

Bisnis ritel juga dibedakan dalam bentuk toko, seperti toko serba ada, toko khusus, supermarket dan minimarket. Seperti yang kita ketahui bahwa setiap bentuk toko memiliki karakter yang berbeda seperti apa yang mereka jual, seberapa lengkap setiap jenis toko tersebut hingga seberapa banyak yang mereka tawarkan kepada konsumen.

a.     Toko Serba Ada (Toserba)

Toko ini menyediakan segala kebutuhan rumah tangga konsumen atau segala kebutuhan sehari-hari, seperti makanan segar, minuman, makanan ringan, makanan kaleng, aksesori rumah dan lain-lain.

b.     Toko Khusus

Toko khusus adalah toko yang hanya menjual satu produk atau layanan, tetapi tidak terbatas pada satu merek dan model. Contohnya adalah toko obat, toko perhiasan, toko pakaian, dan toko mainan.

c.      Supermarket

Supermarket mirip dengan toserba akan tetapi penampilan dan layanannya lebih baik, biasanya memiliki desain lebih modern dan menjadikan kalangan atas sebagai target marketnya.

d.     Minimarket

Mirip dengan supermarket dan lokasinya strategis. Barang yang dijual juga bervariasi akan tetapi tidak sebanyak yang dijual di supermarket.

3.     Bisnis Ritel Berdasarkan Skala Penjualan

Jika dilihat dari skala penjualan, bisnis ritel juga dibedakan menjadi skala besar dan skala kecil. Bagi pemula yang ingin mencoba berbisnis umkm, maka bisa mencoba skala kecil. Skala kecil dalam umkm seperti toko kelontong, toko kue, dll. Untuk lebih jelasnya, Anda bisa baca ulasannya dibawah ini.

a.     Skala Besar

Bisnis ritel skala besar menyediakan berbagai jenis barang dengan jumlah yang banyak dan komplet. Bisnis ritel ini juga memiliki target penjualan dalam volume yang besar, contohnya adalah toserba, supermarket atau minimarket yang sudah mempunyai puluhan cabang seperti Indomaret, Alfamart, Transmart dan lain-lain.

b.     Skala Kecil

Berbanding terbalik dengan bisnis retail skala besar, barang yang disediakan oleh bisnis retail skala kecil jumlahnya terbatas dan bahkan terkadang hanya menyediakan satu jenis kebutuhan saja. Bisnis ritel ini juga memiliki target volume penjualan yang lebih rendah, contohnya adalah toko kelontong, kios di pasar, toko kue dan toko kecil lainnya.

4.     Bisnis Ritel Berdasarkan Kepemilikan

Bisnis ritel juga dibedakan dalam hal kepemilikan seperti ritel mandiri, dealer, ritel yang sudah ada, dll. Dengan ritel yang dibedakan dalam hal kepemilikan ini maka, Anda bisa lihat apakan bisnis ini dijalankan sendiri oleh individu atau dari perusahaan yang membuka franchise. Jadi, jika Anda yang ingin membuka toko ritel, maka bisa dari usaha sendiri atau waralaba, berikut penjelasannya.

a.     Ritel Mandiri

Bisnis ritel ini adalah bisnis dengan kepemilikan perorangan yang berdiri secara mandiri, bisnis ini masih berskala kecil dan segala aktivitas bisnisnya dikerjakan secara mandiri.

b.     Ritel yang Sudah Ada

Bisnis ritel yang sudah ada biasanya merupakan warisan atau pengalihan kepemilikan dari bisnis yang sudah ada, sehingga pemilik baru tinggal melanjutkan bisnis tersebut. Akan tetapi, sangat disarankan bagi pemilik baru untuk menata ulang bisnis yang sudah ada dan mengadopsi sistem yang baru supaya bisnis dapat terus berkembang.

c.      Dealer

Jenis ritel ini adalah badan usaha atau perseorangan yang bertugas menjadi distributor produsen, biasanya mereka memiliki izin khusus dari produsen untuk memasarkan produknya tanpa mengambil dari grosir. Contohnya adalah factory outlet.

d.     Franchise atau Waralaba

Konsep ritel satu ini cukup familiar di kalangan masyarakat. Konsep bisnis ritel franchise atau waralaba adalah dengan membeli atau menyewa hak untuk menggunakan suatu brand produk tertentu. Anda akan mendapatkan izin untuk menggunakan nama, produk, konsep dan manajemen dari perusahaan induk dengan membayarkan sejumlah uang. Contohnya adalah Ayam Geprek Bensu, The Poci, Xin Fu Tang, dan lain-lain.

e.     Network Marketing

Network Marketing atau biasa lebih dikenal dengan Multi Level Marketing (MLM). Pada umumnya peritel direkrut langsung untuk menjual produk dari distributor atau produsen. Keunggulan bisnis ritel jenis ini adalah anda tidak memerlukan toko fisik dan bisa fokus menjual barang dengan sistem dari mulut ke mulut. Di Tengah perkembangan teknologi, peritel MLM juga memanfaatkan media sosial dan internet untuk memasarkan produknya. Bisnis ritel MLM ini sangat bergantung pada orang yang berada di dalam jaringannya.

f.       Corporate Chain

Jenis ritel dengan kepemilikan gabungan beberapa individu pemegang saham sebuah perusahaan dan umumnya dilakukan oleh korporasi dengan skala penjualan yang besar. Contohnya adalah Yogya Group, Ramayana Group, Matahari Group dan lain-lain.

5.     Bisnis Ritel Berdasarkan Teknik Pemasaran

Bisnis ritel juga dibedakan dalam segi teknik pemasaran, seperti bisnis ritel offline dan ritel online. Di era digitalisasi seperti sekarang ini, bisnis ritel online juga menjadi pilihan banyak orang karena dirasa lebih praktis. Orang bisa dengan mudah berbelanja retail secara online tanpa perlu pergi ke tokonya langsung.

a.     Ritel Offline

Ritel jenis ini sangat konvensional dan mengharuskan konsumen untuk bertemu langsung dengan peritel atau datang ke toko untuk membeli produk atau barang.

b.     Ritel Online

Ritel ini memanfaatkan jaringan internet dan media sosial dalam memasarkan atau menjual produk atau barangnya. Biasanya ritel online mendirikan toko online di e-commerce, media sosial atau bahkan memiliki website atau aplikasi sendiri. Meskipun ritel online tidak mewajibkan anda memiliki toko fisik, anda tetap memerlukan gudang penyimpanan. Namun ada juga ritel online yang memiliki toko fisik yang bertujuan untuk menambah kepercayaan konsumen, contohnya adalah Klik Indomaret.

6.     Bisnis Ritel Berdasarkan Bentuk Hukum

Bisnis ritel juga dibedakan dalam bentuk hukum seperti sole proprietorship, partnership dan joint venture. Ketiga hal tersebut membuat bisnis ritel memiliki karakteristik yang berbeda dan bisa memberikan layanan yang berbeda juga bagi konsumen.Berikut penjelasannya tentang bisnis ritel berdasarkan bentuk hukum.

a.     Sole Proprietorship

Berdasarkan bentuk hukumnya, bisnis retail ini adalah bisnis perseorangan dan memiliki bentuk kepemilikan tunggal serta berjalan tanpa bantuan orang lain.

b.     Partnership

Bisnis ritel ini cukup menjadi favorit. Jenis bisnis partnership ini berarti bisnis ritel terbagi pada dua orang atau lebih. Hal ini akan berdampak pada keterlibatan aktivitas bisnis dan jumlah keuntungan, dengan partnership anda bisa mengembangkan bisnis dan meraih keuntungan besar bersama-sama.

c.      Joint Venture

Mirip dengan partnership, joint venture adalah kolaborasi antara dua entitas bisnis atau lebih dalam mengumpulkan sumber daya untuk meraih suatu tujuan tertentu. Biasanya tujuan tersebut berbentuk proyek atau aktivitas bisnis lainnya. Nantinya pihak yang terlibat dalam bisnis ini akan diatur dalam perjanjian kontrak yang di dalamnya mengatur kewajiban, hak, daftar sumber daya, termasuk juga pembagian keuntungan dan rugi.

Sistem Kerja Yang Biasa Digunakan Pada Bisnis Ritel 

Pada umumnya, bisnis retail menggunakan sistem yang bisa memberikan suplai atau pasokan barang atau produk untuk mereka, yang nantinya bisa mereka jual kembali ke konsumen tingkat akhir. Biasanya perusahaan retail akan bekerjasama dengan berbagai produsen atau pemilik bisnis lainnya, dengan tujuan supaya perusahaan tersebut bersedia untuk menyuplai produk atau barang-barang retail kepada mereka. Ketika retailer atau pengecer sudah menerima produk, maka kemudian produk tersebut dijual kembali ke konsumen. 

Rantai supply tersebut akan diawali dari produsen, retailer, grosir hingga customer di tingkat akhir. Produsen adalah pihak yang menghasilkan barang dengan mempercayakan mesin, bahan baku dan tenaga kerja.

Sementara itu, penjual grosir berperanan sebagai pihak yang ingin beli beberapa barang yang disiapkan oleh produsen, selanjutnya menjual kembali ke retailer atau retail. Lalu, retailer berperan sebagai pihak yang hendak jual kembali beberapa barang yang diambil dari penjual ke beberapa konsumen tingkat akhir. 

Contoh Toko Ritel Penjualan Tertinggi di Indonesia

Di Indonesia, ada banyak toko ritel yang memiliki target market masing-masing yang berbeda. Dari contoh toko ritel dengan penjualan tertinggi di Indonesia ini pasti Anda sering mendengar nama-nama toko ritel ini, atau bahkan mungkin Anda sebagai pelanggan setia untuk berbelanja di toko ini. Berikut contoh toko ritel dengan penjualan tertinggi di Indonesia ini:

Sumber: Katadata.com (databoks)

Seperti yang dilansir dari katadata.com (databoks), terlihat toko retail dengan penjualan tertinggi adalah Transmart Carrefour. Transmart Carrefour memiliki penjualan hingga US$ 1.067 juta dan diikuti oleh hypermarket pada US$ 455,1 juta dan Superindo di urutan ketiga dengan penjualan US$ 432,5 juta. Di posisi keempat, ada Giant yang memiliki nilai penjualan US$ 367,2 juta namun mereka harus menutup gerainya mulai dari tahun 2020. Di posisi terakhir ditempati oleh Foodmart dengan penjualan US$ 43,9 juta. Total nilai penjualan toko ritel grosir di Indonesia hingga US$ 7,9 miliar pada 2020. Dari data diatas, toko retail manakah yang paling sering Anda pilih untuk berbelanja?

Bisnis Yang Termasuk Jenis Usaha Waralaba Sektor Ritel 

Dalam bisnis ritel, ada juga jenis bisnis dengan waralaba atau franchise. Dengan bisnis franchise ini, maka Anda bisa mencoba bisnis ritel tanpa perlu memikirkan strategi hulu ke hilirnya. Umumnya, waralaba dilakukan dengan pertukaran uang dan perjanjian untuk menjalankan bisnis yang terkait pada jangka waktu tertentu. Bisnis waralaba dalam sektor ritel ini memiliki tujuan untuk mengekspansi brand dengan memperbolehkan orang lain untuk mendistribusikan produknya dengan jaminan kualitas yang sama dimana saja.

Maka, waralaba dalam sektor ritel adalah bisnis berupa hubungan kontrak kerjasama antara franchisor dan franchisee yang menjual barang atau jasa yang langsung disalurkan kepada konsumen. Berikut perusahaan ritel dengan bisnis waralaba yang cukup besar di Indonesia:

  1. Alfamart

Toko ritel yang baru dibuka pada tahun 1999 ini menyediakan berbagai kebutuhan sehari-hari selama kurang lebih 18 tahun. Selama itu, Alfamart memiliki outlet hingga 11.500 toko dan kini berekspansi ke bisnis lain seperti penjualan tiket kereta api, tiket pesawat, layanan pembayaran pulsa prabayar dan tagihan listrik. Alfamart semakin tersebar dan besar hingga bisa membuka peluang bagi para investor yang ingin membuka gerai alfamart.

  1. Alfamidi

Alfamidi adalah perusahaan yang berada di atas naungan PT Midi Utama Indonesia yang sudah berdiri dari tahun 2007. Kini, alfamidi berhasil membuka 1300 gerai di seluruh Indonesia dan semakin mudah dijangkau oleh masyarakat. Dari 1300 toko tersebut ada 8 cabang di seluruh Indonesia. Di Alfamidi, Anda bisa menemukan barang atau produk yang tidak dijual di alfamart seperti fresh product yakni buah potong.

  1. Indomaret

Indomaret menjadi perusahaan dengan jaringan ritel waralaba terbesar di Indonesia yang sudah ada sejak 1988. Sebagai salah satu anak perusahaan Salim Group, indomaret dikelola oleh PT Indomarco Prismatama. Hingga di tahun 2017, gerai indomaret sudah mencapai 13.000 tomo dengan mitra usaha waralaba seperti koperasi, perorangan dan badan usaha. 

  1. Lion Express (Super Indo)

Lion express adalah jaringan franchise supermarket yang memiliki lisensi yang beroperasi berdasarkan perjanjian waralaba dengan PT Lion Super Indo. Lion express mengadopsi semua sistem pengelolaan supply chain yang dijalankan Super Indo yang sudah teruji selama lebih dari 19 tahun dengan reputasi yang sangat baik. Kini, investor lokal bisa menjadi bagian dari bisnis Superindo lewat waralaba Lion Express.

Wujudkan Mimpi Bisnis Anda dengan Modal Berkredibel

Bisnis ritel bisa jadi peluang yang cukup baik bagi Anda yang ingin mencoba mendapatkan keuntungan melalui waralaba. Seperti yang sudah disebutkan diatas, bisnis ritel waralaba menjadi pilihan banyak orang yang tidak ingin memikirkan bisnisnya dari hulu ke hilir karena dengan franchise, Anda bisa mendapatkan keuntungan dengan sistem bisnis yang sudah ditentukan dari perusahaan tersebut. 

Untuk mendapatkan modal usaha, maka pilihlah fintech lending yang berizin OJK dan kredibel seperti Danamas. Danamas Pinjaman Bisnis bisa memberikan kemudahan untuk Anda yang ingin menjalankan bisnis dengan aman. Limit pinjaman di Danamas ini mulai dari Rp 50 juta – Rp 2 miliar dengan tenor hingga 10 tahun. Bagi Anda yang ingin mengajukan pinjaman umkm online terpercaya, maka bisa ajukan melalui website atau aplikasi Danamas Pinjaman Bisnis. Salah satu cara untuk simulasikan pinjaman beragunan properti Anda adalah kalkulator pinjaman untuk hitung nilai properti Anda dan kalkulator simulasi kredit untuk menghitung kisaran pinjaman dalam tenor yang Anda sesuaikan.

Ajukan Pinjaman Lancar

Simulasi Pinjaman Lancar

Artikel Lainnya

Usaha-Warung-Sembako

10+ Strategi Usaha Warung Sembako, Rincian Biaya & Modal Usaha

Usaha warung sembako kini menjadi incaran banyak orang yang ingin memulai sebuah bisnis UMKM. Anda pasti cukup sering melihat banyak warung sembako di sekitar Anda. Namun, apakah usaha warung sembako tersebut adalah peluang yang cukup bagus di tahun ini? Usaha kecil dan menengah seperti warung sembako ini ternyata bisa bersaing dengan toko retail besar lainnya.

Peluang usaha warung sembako ini bisa jadi pilihan jitu untuk Anda yang baru mau terjun ke dunia bisnis. Bukan tanpa alasan, karena modal usaha warung sembako cenderung lebih rendah dibandingkan usaha lainnya. Selain itu, perputaran barangnya pun lebih cepat dengan barang-barang yang bisa disimpan dalam kurun waktu yang cukup lama. 

Strategi usaha warung sembako ini perlu Anda pelajari agar konsumen atau pelanggan terus berdatangan. Hal ini karena, warung sembako juga bersaing dengan toko retail minimarket. Jangan khawatir, karena artikel ini Anda akan dipandu cara memulai usaha warung sembako yang tepat agar bisa didatangi banyak pelanggan. Simak ulasan artikelnya dibawah ini yuk!

Usaha Warung Sembako

Warung sembako adalah warung atau tempat usaha yang menjual bahan kebutuhan pokok yang diperlukan oleh masyarakat dalam menjalankan kesehariannya, seperti beras, minyak goreng, gula, air mineral, peralatan mandi hingga peralatan cuci. Usaha warung sembako merupakan usaha yang populer dan memiliki peluang yang bagus karena setiap orang tentunya membutuhkan bahan sembako tersebut.

Warung sembako ini memiliki dua jenis tipe yaitu warung kelontong yang biasanya ukurannya lebih kecil dan hanya menggunakan modal sedikit, dan warung agen yang menyediakan barang dalam jumlah lebih banyak serta ukuran bangunannya juga biasanya lebih besar. Biasanya pemilik warung kelontong akan berbelanja di warung agen dan menjual kembali barang tersebut di warung kelontong.

Strategi & Cara Memulai Usaha Warung Sembako

Dalam memulai usaha warung sembako, maka perlu beberapa strategi atau cara tepat yang harus dilakukan. Dengan begitu, Anda bisa menjalankan bisnis lebih lancar dan mudah. Apabila anda tertarik untuk membuka warung sembako, berikut ini ada beberapa tips yang bisa anda perhatikan sebelum membuka warung sembako.

1.     Tentukan Modal

Modal merupakan hal yang sangat penting saat anda ingin memulai sebuah bisnis atau usaha, karena dengan ini anda juga bisa menentukan keuntungan dan kerugian dari usaha yang anda lakukan. Begitu juga dengan usaha warung sembako, anda harus mengeluarkan modal untuk mendekorasi warung, menyewa ruko dan membeli produk sembako untuk dijual kembali di warung anda. Penentuan modal ini akan membuat anda belajar bagaimana cara mengelola keuangan bisnis kecil ini.

2.     Tentukan Lokasi

Penentuan lokasi juga merupakan hal yang harus diperhatikan dalam membuka warung sembako. Pastikan lokasi bisnis anda strategis, karena hal ini juga akan menentukan penghasilan yang anda dapatkan dari warung anda.

3.     Survei Harga Di Warung Lain

Lakukan survei harga di warung lain, karena anda harus mengetahui harga pasaran dari produk yang dijual. Pastikan ana tidak menjual barang dengan harga jauh lebih mahal dibandingkan warung sembako lainnya.Tetapi jangan juga menjual produk dengan harga di bawah pasar, hal ini tidak baik untuk kedepannya. Pastikan anda menjual produk dengan harga yang sudah disesuaikan dengan kemampuan ekonomi masyarakat di sekitar lokasi warung anda.

4.     Sediakan Kebutuhan Sembako Yang Lengkap

Pastikan juga warung sembako anda menyediakan kebutuhan yang komplit, dengan ini pembeli akan lebih menyukai datang ke warung anda karena mereka bisa menemukan semua kebutuhan pokok yang mereka cari tanpa harus mengunjungi banyak warung.

5.     Variasikan Produk Dagangan

Kebutuhan pelanggan atau pembeli senantiasa terus berganti, variasikan barang dagangan anda dengan berbagai macam kebutuhan masyarakat. Anda juga bisa menyesuaikan dengan kebutuhan pasar yang sedang naik dan disukai sehingga warung yang anda jalankan bisa laris manis.

6.     Lengkapi Dengan Kebutuhan Penunjang

Jangan lupa untuk melengkapi warung sembako yang anda kelola dengan alat penunjang lain seperti timbangan, kantong belanja, mesin penghitung dan peralatan lain yang dapat menunjang usaha anda dalam melayani pelanggan.

7.     Cari Pemasok Dengan Harga Yang Terjangkau

Ini juga merupakan salah satu unsur penting untuk memulai usaha warung sembako. Anda bisa mencari supplier yang menawarkan harga tidak terlalu tinggi sehingga anda bisa mendapatkan keuntungan lebih.

8.     Perhatikan Kualitas Barang

Walaupun anda menyediakan barang atau kebutuhan dengan harga yang murah, anda juga harus tetap memperhatikan kualitas dari barang yag anda jual. Apabila anda hanya mengandalkan harga murah tetapi kualitas barang tidak baik, nantinya hal ini akan membuat pelanggan beralih ke warung lain. Jadi, pastikan anda menjual produk yang berkualitas.

9.     Berikan Pelayanan Yang Terbaik

Dengan memberikan pelayanan yang baik kepada pelanggan, hal ini bisa membuat mereka nyaman saat berbelanja di warung anda.

10.  Pastikan Stok Barang Tersedia Dan Buat Pembukuan

Pastikan kelancaran dari jumlah ketersediaan barang yang anda jual, sehingga pelanggan dapat terus membeli barang di warung anda tanpa perlu khawatir kehabisan atas produk yang mereka cari. Selain itu anda juga harus mulai untuk membuat pembukuan atas usaha anda sehingga catatan keuangan bisa dicatat secara detail. Pembukuan ini nantinya juga akan membantu anda untuk mengambil keputusan terkait warung sembako yang sedang anda jalankan.

Surat Izin Usaha Warung Sembako (SIUP)

Usaha warung sembako atau juga yang disebut dengan ritel tradisional diartikan sebagai perusahaan atau usaha kecil dan menengah yang menjual barang dagangan secara eceran. Bentuk atau jenis dari usaha warung sembako ini adalah dengan menjual barang kebutuhan sehari-hari yang berada pada wilayah perumahan, pedagang kaki lima, pedagang yang berjualan di pasar tradisional. Izin usaha warung sembako atau toko kelontong ini dibutuhkan saat Anda ingin mendirikan usaha warung sembako.

A. Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP)

SIUP adalah singkatan dari Surat Izin Usaha Perdagangan yang merupakan perizinan operasional sebuah usaha barang atau jasa. SIUP bisa menjadi salah satu legalitas yang harus dipahami saat Anda memulai bisnis startup. SIUP untuk perdagangan mencakup kegiatan jual beli sedangkan SIUP jasa meliputi aktivitas sewa-menyewa dengan kekayaan bersih diatas Rp 50 juta (tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha).

Namun, jika pendapatan bersih dibawah Rp 50 juta, maka bisa mengajukan SIUP jika Anda menghendaki, contohnya untuk memenuhi persyaratan pinjaman ke lembaga keuangan atau ikut tender pengadaan barang dan jasa.

Seusia dengan Pasal 4 ayat 1 huruf C Permendag 46/2009, bahwa setiap perusahaan yang melakukan usaha perdagangan wajib memiliki surat izin usaha. Berikut kriteria wajib memiliki SIUP:

  • Usaha yang dijalankan adalah perseorangan atau persekutuan
  • Kegiatan usaha diurus, dijalankan atau dikelola oleh pemiliknya ataupun anggota keluarga dekat.
  • Memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp 50 juta dan tidak termasuk tanah dan bangunan. Namun, perusahaan perdagangan mikro harus tetap mendapatkan SIUP jika dikehendaki oleh perusahaan.
  • Sebaiknya, permohonan surat izin usaha ini diajukan kepada Pejabat Penerbit SIUP dengan melampirkan surat permohonan yang ditandatangani oleh Pemilik atau Pengurus Perusahaan dengan materai dan dokumen yang disyaratkan dalam Lampiran II Permendag 36/2007.

Adapun syarat Permohonan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP)

1. Syarat SIUP untuk Perorangan

  • Fotokopi KTP pemegang saham perusahaan / pemilik usaha
  • Fotokopi NPWP
  • Surat domisili asli / SITU
  • Neraca Perusahaan
  • Materai Rp 10.000
  • Foto Direktur Utama/Penanggung Jawab/pemilik perusahaan dengan ukuran 4 x 6 cm (2 lembar)
  • Surat izin lain yang terkait usaha yang dijalankan

2. Syarat SIUP untuk Perseroan Terbatas (PT)

  • Fotokopi KTP Direktur Utama/Penanggung Jawab Perusahaan/pemegang saham
  • Fotokopi KK jika penanggung jawabnya seorang perempuan
  • Fotokopi NPWP
  • Surat Keterangan Domisili / SITU
  • Fotokopi Akta Pendirian PT dan fotokopi Surat Keputusan Pengesahan Badan Hukum
  • Surat Izin Gangguan (HO) dan Surat Izin Prinsip
  • Neraca perusahaan
  • Pas foto Direktur Utama/Penanggung Jawab/pemilik perusahaan dengan ukuran 4 x 6 (2 lembar).
  • Materai Rp10.000
  • Surat izin teknis dari instansi terkait jika diminta

3. Syarat SIUP untuk Koperasi

  • Fotokopi KTP Dewan Pengurus dan Dewan Pengawas Koperasi
  • Fotokopi NPWP dan Fotokopi Akta Pendirian Koperasi
  • Daftar susunan Dewan Pengurus dan Dewan Pengawas
  • Fotokopi SITU dari Pemerintah Daerah (Pemda)
  • Neraca koperasi
  • Materai senilai Rp10.000
  • Pas foto Direktur Utama/Penanggung Jawab/pemilik perusahaan dengan ukuran 4 x 6 (2 lembar)
  • Izin lain yang terkait lainnya

4. Syarat SIUP Untuk Perseroan Terbuka (Tbk.)

  • Fotokopi KTP Direktur Utama/Penanggung Jawab/pemilik perusahaan
  • Fotokopi SIUP sebelum menjadi perseroan terbuka
  • Fotokopi Akta Notaris Pendirian dan Perubahan perusahaan dan surat persetujuan status perseroan tertutup menjadi perseroan terbuka dari Departemen Hukum dan HAM
  • Surat keterangan dari Badan Pengawas Pasar Modal bahwa perusahaan yang bersangkutan telah melakukan penawaran umum secara luas dan terbuka
  • Fotokopi Surat Tanda Penerimaan Laporan Keuangan Tahunan Perusahaan (STP-LKTP) tahun buku terakhir
  • Foto Direktur Utama/Penanggung Jawab/pemilik perusahaan dengan ukuran 4 x 6 cm (2 lembar)

B. Langkah untuk Permohonan SIUP

Untuk membuat SIUP, maka Anda membutuhkan beberapa langkah permohonan. Anda perlu memiliki formulir pendaftaran yang bisa didapat dari kantor dinas perdagangan. Lebih lengkap cara permohonan SIUP, berikut langkah-langkahnya.

  1. Ambil Formulir Pendaftaran: Anda perlu mengambil formulir pendaftaran di Kantor Dinas Perdagangan atau Kantor Pelayanan Perizinan setempat.
  2. Mengisi Formulir Pendaftaran: Isi formulir pendaftaran tersebut dan bubuhkan tanda tangan diatas materai Rp 6.000. Lalu, fotokopi 2 rangkap dan gabungkan bersama dengan syarat administrasi pembuatan SIUP
  3. Melakukan Pendaftaran: Setelah itu, lakukan transaksi pembayaran SIUP di setiap daerah biaya tentu akan berbeda.
  4. Pengambilan SIUP: SIUP akan selesai dalam kurun waktu kurang lebih dua minggu setelah permohonan yang nantinya petugas dari kantor dinas akan menghubungi Anda.

14 Barang Wajib Untuk Buka Bisnis Warung Sembako

Ketika membuka usaha warung sembako, pastikan juga anda menyediakan berbagai macam barang yang dibutuhkan masyarakat, supaya warung sembako anda laris manis diserbu pembeli. Berikut rekomendasi barang yang harus ada di warung sembako:

1.     Beras

Beras adalah salah satu makanan pokok bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Oleh karena itu wajib hukumnya bagi anda untuk menjual beras di warung sembako yang sedang anda kelola.

2.     Minyak Goreng

Masyarakat Indonesia juga menyukai berbagai olahan goreng-gorengan, sehingga minyak goreng juga wajib ada dalam daftar barang yang ada di warung sembako anda.

3.     Telur

Telur juga menjadi salah satu makanan yang sering dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Pastikan kamu menyediakan tempat penyimpanan khusus yang rapi untuk telur, mengingat telur merupakan salah satu bahan makanan yang mudah pecah.

4.     Tepung Terigu

Bahan masakan yang satu ini juga banyak dibutuhkan oleh banyak orang baik untuk kebutuhan rumah tangga ataupun usaha.

5.     Mi Instan

Mi Instan juga wajib anda sediakan karena makanan ini terkadang menjadi alternatif makanan orang Indonesia setelah nasi. Pastikan anda menyediakan mie instan ini dari berbagai merek dan rasa.

6.     Cemilan Makanan Ringan

Beberapa camilan makanan ringan yang bisa anda sediakan di warung sembako adalah wafer, biscuit, permen, ciki, cokelat dan sebagainya.

7.     Air Mineral

Setiap individu membutuhkan air minum, sehingga air mineral wajib ada di dalam daftar barang yang dijual. Anda bisa menyediakan air mineral dalam berbagai kemasan mulai dari kemasan gelas hingga gallon.

8.     Minuman Kemasan

Supaya lebih lengkap, anda juga bisa menyediakan beragam minuman kemasan seperti minuman berenergi, susu UHT, teh, kopi dan lain-lain.

9.     Bumbu Masak Instan

Produk satu ini sering dicari oleh ibu-ibu karena memudahkan mereka dalam membuat makanan. Anda bisa menyediakan bumbu masak instan untuk ikan goreng, ayam goreng, tempe goreng, sayur sop hingga penyedap rasa. Anda juga bisa menyediakan berbagai bumbu utama seperti gula, garam dan merica.

10.  Makanan Kalengan

Jangan lupa juga untuk menyediakan makanan kalengan seperti sarden dan kornet, anda bisa menyediakannya dalam berbagai macam ukuran menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.

11.  Perlengkapan Mandi

Selain keperluan masak, warung sembako yang anda kelola juga harus dilengkapi dengan produk kebersihan tubuh atau perlengkapan mandi seperti sabun, sampo, pasta gigi, sikat gigi dari berbagai macam merek dengan berbagai ukuran.

12.  Pembalut

Produk lain yang harus ada di warung sembako adalah pembalut, mengingat setiap bulannya pasti ada Wanita yang mengalami menstruasi. Anda bisa menyediakan berbagai jenis pembalut dengan berbagai macam merek dan ukuran.

13.  Popok Bayi

Selain pembalut, popok bayi sekali pakai juga salah satu produk yang bisa anda jual. Terdapat dua tipe popok bayi, yaitu celana dan perekat. Anda bisa menyediakan keduanya karena pemakaiannya menyesuaikan dengan usia anak.

14.  Rokok

Rokok menjadi salah satu barang yang sering dikonsumsi oleh banyak orang. Anda bisa menjual rokok dalam bentuk per bungkus satu kemasan atau secara eceran/batangan.

Rincian Biaya Usaha Warung Sembako

Berapa kira-kira biaya yang diperlukan untuk membuka warung sembako rumahan? Berikut ini contoh rincian modal warung sembako yang bisa anda jadikan inspirasi.

Apabila anda membuka warung sembako di rumah dan sudah memiliki ruangan tersendiri untuk warung tersebut, berarti anda hanya perlu menyiapkan peralatan seperti etalase, timbangan, kalkulator, rak, dan lain-lain. Untuk biaya membeli peralatan tersebut setidaknya anda membutuhkan modal kurang lebih Rp3.000.000, hal ini bisa berubah tergantung dari berapa banyak peralatan yang harus anda beli.

Selain itu, jangan lupa untuk menghitung biaya operasional bulanan seperti biaya air, listrik dan tambahan dagangan yang habis. Anda bisa mengalokasikan modal kurang lebih Rp2.000.000 untuk keperluan tersebut.

Selain itu, untuk membeli barang yang akan dijual, anda bisa mengalokasikan modal Rp5.000.000 dan anda sudah bisa mendapatkan bahan-bahan sembako yang cukup lengkap seperti beras, telur, minyak goreng, gula dan lain-lain.

Itulah contoh rincian modal untuk membuka warung sembako yang bisa anda jadikan inspirasi. Dengan modal kurang lebih Rp10.000.000 anda sudah bisa memulai bisnis dengan membuka warung sembako. Tentunya, harga-harga diatas bisa berubah menyesuaikan dengan jumlah barang yang ingin anda jual.

Jalankan Strategi Bisnis dengan Modal Usaha UMKM ini!

Apabila anda membutuhkan modal atau tambahan dana untuk mengembangkan bisnis yang sedang dijalani, anda bisa mendapatkan tambahan dana dari pihak lain karena saat ini banyak sekali platform yang bisa memberikan anda pinjaman dana. Salah satunya adalah Danamas, platform pinjaman multiguna yang sudah diawasi dan mendapatkan izin dari OJK. 

Melalui Danamas, anda bisa mendapatkan tambahan modal hingga 2 miliar rupiah dengan jaminan properti. Pengajuan bisa anda ajukan dengan mudah dan praktis serta bisa diakses kapanpun dan dimanapun melalui aplikasi Danamas Pinjaman Bisnis. Kemudahan juga bisa dirasakan dengan adanya kalkulator simulasi kredit yang bisa Anda coba untuk simulasikan cicilan Anda. Selain itu, coba juga kalkulator pinjaman untuk hitung dan cek nilai properti yang Anda jadikan agunan di Danamas. Langsung download aplikasinya sekarang juga untuk pinjaman online umkm terpercaya!

Employee-engagement

Apa itu Employee Engagement & Manfaat, Cara Meningkatkannya

Salah satu faktor penting untuk menjaga kinerja dan loyalitas karyawan adalah employee engagement. Untuk bisa menciptakan lingkungan kerja yang positif, suportif dan aktif tentu diperlukan usaha dari manajemen perusahaan dan keterlibatan pihak di perusahaan terkait. Pertama kali istilah ini dipopulerkan oleh Gallup Consultant di tahun 2004. Walaupun serupa tapi ternyata employee engagement berbeda dengan employee happiness atau kebahagiaan dalam bekerja. 

Loyalitas dalam bekerja dibutuhkan, walau kenyataannya, banyak pekerja yang bahagia bekerja di perusahaan tersebut tapi tidak engaged dengan visi dan misi perusahaan serta tugas yang menjadi tanggung jawabnya. Jadi meskipun kebahagiaan karyawan adalah hal penting, tapi membuat karyawan engaged sangat penting untuk memberikan kenyamanan bekerja.

Memiliki pekerja yang engaged bekerja di perusahaan anda merupakan sebuah hal yang bagus. Untuk mencapai ini, tentu saja karyawan harus merasa terhubung dengan nilai-nilai perusahaan. Dengan ini, Employee Engagement ada di dalam perusahaan! Yuk, simak artikel ini dalam membahas Employee Engagement!

Apa Itu Employee Engagement 

Berdasarkan definisi, employee engagement merupakan usaha yang dilakukan oleh sebuah perusahaan untuk mengetahui hubungan antara organisasi dan karyawannya. Employee Engagement bisa dilihat dari segi kualitatif maupun kualitatif. Gallup Consultant membuat konsep ini populer pada tahun 2004, dan prinsip employee engagement masih diadopsi dan digunakan hingga saat ini. 

Employee engagement adalah sebuah konsep yang memang serupa dengan tingkat kebahagiaan dalam bekerja, namun keduanya merupakan dua hal yang berbeda. Menurut Kevin Kruse, mungkin ada banyak karyawan yang memang senang bekerja disebuah perusahaan namun terkadang mereka tidak terlalu ‘terhubung’ dengan visi misi serta tugas yang menjadi tanggung jawab karyawan tersebut di perusahaan. Dengan ini, memanglah penting untuk mengetahui tingkat kebahagiaan karyawan, namun untuk mengetahui seberapa engaged karyawan disebuah perusahaan jugalah penting terhadap kenyaman bekerja di sebuah perusahaan.

Strategi Employee Engagement

Dalam menjalankan employee engagement, ada baiknya bilamana anda juga menyusun sebuah strategi untuk menyusun employee engagement. Hal ini bisa dilakukan dengan cara menuliskan kategori karyawan yang ada di perusahaan anda, kemudian menyusun strategi yang cukup untuk perusahaan anda. Untuk mengetahui tingkatannya, karyawan di perusahaan anda harus mengisi sebuah kuesioner yang dinamakan The Gallup Q12 Index, dimana 12 pernyataan akan disediakan dan karyawan diberikan kesempatan untuk memberikan skala 1-5, dimana 1 artinya sangat tidak setuju dan 5 yang artinya sangat setuju. Berikut adalah tingkatan yang terdapat di Employee Engagement:

  • Sangat tidak engaged
  • Tidak engaged
  • Hampir engaged
  • Engaged
  • Sangat engaged

Manfaat Employee Engagement

Employee Engagement sebenarnya merupakan hal yang cukup penting bagi sebuah perusahaan. Tak hanya itu saja tapi juga memberikan manfaat yang besar untuk perusahaan dan karyawan. Pentingnya Employee Engagement bisa dilihat dari dua sisi yang berbeda, yakni dari sisi perusahaan dan juga karyawan. 

1. Manfaat Employee Engagement Bagi Karyawan

Jika dilihat dari sisi para karyawan, employee engagement merupakan sebuah hal yang penting karena dengan ini, karyawan dapat menyadari peran mereka dalam perusahaan dan menjadikan hal tersebut sebuah dorongan untuk merasa bersemangat dalam pekerjaan mereka dan juga membuat mereka merasa kalau mereka memberikan kontribusi yang bagus untuk tujuan perusahaan.

a. Bentuk Ikatan Kuat Dengan Perusahaan

Tujuan utama adanya employee engagement yaitu untuk menciptakan hubungan yang erat. Hal tersebut membuat karyawan lebih dihargai oleh perusahaan. Mereka akan bangga sudah berhasil bekerja di perusahaan tersebut dan bersedia memberikan kemampuan terbaik.

b. Ciptakan Iklim Inovatif

Tak jarang inovasi perusahaan hadir karena memiliki karyawan yang kreatif. Dengan adanya employee engagement, maka akan memicu terciptanya iklim yang inovatif. Tentu saja suasana di perusahaan akan menyenangkan bila menerapkannya dengan baik.

c. Lebih Mudah Selesaikan Konflik

Dengan adanya employee engagement, maka akan memotivasi karyawan untuk merasa dihargai. Tak terkecuali dalam menyelesaikan konflik, misalnya dihadapi masalah yang berkaitan dengan perusahaan tempat bekerja. 

Metode employee engagement ini adalah metode yang didalamnya mampu membuat karyawan bisa bekerja maksimal tanpa menghiraukan konflik yang sebelumnya sudah terselesaikan.

2. Manfaat Employee Engagement Bagi Perusahaan

Jika dilihat dari sisi perusahaan, employee engagement diadakan agar dapat melihat seberapa loyal seorang karyawan bekerja di kantor mereka. Selain itu, perusahaan juga ingin melihat bagaimana karyawan dapat menyelesaikan tugas mereka tepat waktu dengan kualitas yang bagus dan dapat merasa bangga atas pekerjaan mereka. Jika karyawan dapat engaged dengan baik, diharapkan hal ini dapat membantu untuk meningkatkan produktivitas mereka dan juga mempertahankan para karyawan di perusahaan atau membuat tingkat turnover rate menurun.

a. Terbentuk Komitmen

Manfaatnya yaitu perusahaan akan membentuk komitmen baik dengan karyawan. Dengan adanya karyawan yang engaged, maka perusahaan akan memperoleh karyawan yang loyal dan bisa menjaga nama baik bisnis.

b. Punya Karyawan Suportif

Jika employee engagement sudah dilaksanakan sebagaimana mestinya, maka karyawan yang dimiliki perusahaan akan lebih suportif. Tak hanya itu saja, karyawan juga akan selalu berlaku positif. Sehingga tujuan utama perusahaan bisa lebih mudah dicapai.

5 Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Employee Engagement

Apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi employee engagement? Jika di perusahaan anda masih belum menerapkan sistem ini dengan benar, sebaiknya anda mempelajari beberapa faktor-faktor yang mempengaruhinya, agar bisa melakukan perbaikan jika dirasa ada kekurangan.

1. Kekuatan Kepemimpinan

Menurut Laurie Sudbrink yang merupakan seorang pendiri Unlimited Coaching Solution Inc mengatakan “Pemimpin memiliki peran signifikan dalam membentuk employee engagement”. “Kemampuan pemimpin secara otentik membangun hubungan dengan anggota tim, tingkat self awareness, tanggung jawab, kesehatan dan kesejahteraan, semuanya dapat berdampak signifikan ke employee engagement”. Jadi seorang pemimpin memang harus mempertimbangkan kualitas dari kepemimpinannya agar tercipta hubungan kerja yang positif, konstruktif dan sejalan dengan nilai-nilai perusahaan.

2. Peluang Pengembangan Karir

Merujuk pada HBR, karyawan yang memperoleh peluang pengembangan karir 15% lebih terlibat dan mempunyai retensi 34% lebih tinggi jika dibandingkan mereka yang tidak. Ketika perusahaan memberikan peluang pada karyawan untuk fokus mengembangkan karir, maka perusahaan akan mendapatkan tren positif di employee engagement. Adanya peluang tersebut, akan membuat karyawan tetap ada di organisasi karena para karyawan bisa mengembangkan karir dan mendorongnya untuk memberikan kinerja terbaik.

3. Umpan Balik & Penghargaan

Salah satu komponen penting dalam employee engagement adalah komunikasi yang baik antara karyawan dan manajemen. Membangun sistem feedback merupakan cara baik untuk mengasah keterampilan komunikasi tersebut. Ketika memberikan feedback, ada “penghargaan” yang juga turut andil. Agar efektif, penghargaan dibuat atas pencapaian spesifik jadi karyawan tau peran mereka untuk kesuksesan perusahaan dan hal tersebut membuatnya merasa dihargai.

4. Budaya Peduli & Saling Mendukung

Menunjukkan dukungan, kepedulian dan penghargaan akan membuat karyawan merasa kalau kinerjanya berkontribusi terhadap kesuksesan perusahaan. Hal tersebut tentu akan menciptakan pengalaman kerja positif dan tingkatkan skor employee engagement.

5. Kejelasan Visi & Misi Perusahaan

Berdasarkan survey Porter Novelli menunjukkan kalau 70% karyawan mengungkapkan tidak akan bekerja di perusahaan tanpa tujuan yang kuat dan 90% karyawan bekerja di perusahaan dengan tujuan kuat akan merasa terinspirasi, loyal dan termotivasi. Saat karyawan memiliki tujuan yang sama dengan rekan kerja yang lain dan komitmen kuat terhadap visi, misi dan nilai perusahaan maka employee engagement akan terbangun kuat. 

10 Program Untuk Meningkatkan Employee Engagement 

Di bawah ini ada beberapa program yang bisa digunakan untuk meningkatkan employee engagement. Perusahaan bisa menerapkannya, walaupun semua kembali ke kebutuhan dan cara masing-masing agar para karyawan senang bekerja di perusahaan. Karyawan yang loyal dan senang, maka kinerjanya bisa meningkat dan tentu saja performa perusahaan juga akan meningkat.

1. Lunch-Learning

Lunch-learning maksudnya adalah makan siang dan belajar. Namun belajar disini bukan mempelajari hal yang berat, tapi bertujuan untuk mengenali satu sama lain dengan tau tanggal ulang tahun dan lainnya. Pastikan acara singkat tapi berkesan dan tidak membosankan.

2. Perayaan

Banyak perusahaan yang selalu mengadakan acara tahunan untuk merayakan anniversary perusahaan tiap tahunnya. Tapi sebenarnya perayaan lain juga bisa dilakukan seperti event nasional atau internasional seperti makan malam Thanksgiving, Halloween dan lainnya.

3. Pelatihan

Pelatihan sering kali diingat sebagai kegiatan yang membosankan. Untuk membuatnya menyenangkan, carilah pembicara khusus untuk sesi pelatihan yang materinya menarik dan menyegarkan, seperti mengajarkan karyawan untuk mempelajari sesuatu yang baru.

4. Olahraga Bersama

Untuk menjalin keakraban antar karyawan bisa dibentuk tim-tim olahraga. Misalnya olahraga basket, sepak bola, badminton, senam dan lainnya.

5. Hari Khusus Khas Perusahaan

Cara lain untuk tingkatkan awareness sekaligus branding adalah dengan membuat hari khusus. Contohnya adalah “casual day”, jadi di hari tersebut para karyawan bebas memakai baju santai tapi sopan versi mereka.

6. Gathering

Gathering di luar kantor dengan mengajak anggota keluarga adalah kegiatan yang disukai banyak karyawan. Misalnya menginap di villa, membakar daging atau jagung di malam hari atau kegiatan seru lainnya.

7. Galang Dana & Hari Amal

Mengadakan penggalangan dana dan hari amal adalah salah satu cara lain untuk menyatukan karyawan demi kebaikan. Misalnya turut menyumbang atau mengadakan “Jumat Berkah” jadi tiap jumat memberikan makanan gratis pada orang yang membutuhkan.

8. Nonton Bersama

NoBar bisa menjadi aktivitas menyenangkan. Tidak harus menonton film, tapi bisa juga konser atau pertunjukan lain. Hal tersebut bisa membuat karyawan semakin akrab.

9. Bar Nights

Ada perusahaan yang memberikan kesempatan karyawan untuk mengeluarkan “unek-unek” dengan mengadakan bar night tiap minggunya di bar lokal. Dengan berbincang santai antar karyawan, bisa meningkatkan rasa percaya satu sama lain.

10. Sesi Games, Kompetisi & Turnamen

Untuk menghilangkan kepenatan bekerja, karyawan bisa dilibatkan dalam sebuah permainan, turnamen ataupun kompetisi. Misalnya mengadakan turnamen tenis, pingpong atau billiard. Tak hanya itu saja, bisa juga membentuk liga sepakbola atau futsal.

Cara Mengukur Employee Engagement

The Gallup Q12 Index merupakan sebuah tolak ukur yang digunakan untuk mengukur employee engagement. Berikut adalah 12 pernyataan dalam Q12 Index yang muncul dan dimana anda dapat menjawab dari skala 1 sampai 5, dimana 1 artinya sangat tidak setuju dan 5 yang artinya sangat setuju:

  1. Saya mengetahui apa yang perusahaan harapkan dari saya
  2. Saya tahu apa yang diekspektasikan perusahaan kepada saya
  3. Saya memiliki kebutuhan yang cukup untuk dapat bekerja dengan baik 
  4. Saya memiliki kesempatan untuk mengerjakan pekerjaan saya dengan baik setiap hari ketika hari kerja
  5. Dalam rentang 7 hari, saya mendapatkan pujian dan/atau penghargaan atas kerja saya
  6. Supervisor, atau siapapun itu di kantor, peduli dengan saya sebagai seorang manusia
  7. Ada sebuah sosok di pekerjaan yang membantu saya untuk mengembangkan diri.
  8. Opini saya merupakan sesuatu yang berarti. 
  9. Visi dan misi kantor membuat saya merasa pekerjaan saya adalah pekerjaan yang penting
  10. Rekan kerja saya berambisi untuk melakukan pekerjaan dengan kualitas yang bagus
  11. Saya memiliki teman baik di kantor
  12. Dalam rentang 6 bulan, ada orang dari kantor yang menanyakan progress 
  13. Sampai tahun ini, saya memiliki kesempatan untuk belajar dan bertumbuh disaat saya bekerja.

Setelah kuesioner tersebut diisi, terdapat sebuah perhitungan lagi. Pertanyaan nomor 1,2,11, dan 12 dikalikan 2. Kemudian, angka tersebut dijumlahkan sesuai dengan angka skala yang dipilih di pertanyaan-pertanyaan lainnya. Jika sudah, anda bisa melakukan identifikasi dan dapat membuat sebuah kategori karyawan dengan perhitungan sebagai berikut:

65 – 80 = sangat engaged

33 – 64 = engaged

16 – 32 = actively disengaged

Cara Meningkatkan Engagement Karyawan 

Seperti yang kita ketahui, employee engagement merupakan sebuah hal yang penting dan wajib ditingkatkan untuk kelangsungan perusahaan. Ingin meningkatkan employee engagement di perusahaan anda? Berikut adalah beberapa cara untuk melakukan hal tersebut:

  • Rekrutlah karyawan yang memiliki visi yang serupa dengan perusahaan. Dengan ini, akan terjadi kerjasama tim yang baik ketika terdapat sebuah penempatan untuk pekerjaan nanti.

  • Pelatihan karyawan merupakan sebuah hal yang penting karena melalui pelatihan, ilmu baru akan diterima oleh karyawan dan ilmu tersebut mungkin bisa digunakan untuk kemajuan perusahaan dan bahkan juga membantu agar melihat visi perusahaan dengan lebih jelas.

  • Berilah kesempatan berpendapat untuk para karyawan. Dengan ini, karyawan dapat menjadi kreatif. Dengan ide-ide yang dimiliki oleh para karyawan, perusahaan bisa saja berkembang secara pesat karena mereka memiliki ide-ide yang dimiliki oleh karyawan dan mungkin saja ide-ide tersebut dapat membantu mendorong kemajuan.

  • Kepedulian merupakan sebuah hal yang baik. Tunjukan rasa kepedulian di dalam perusahaan anda, namun tetap professional. 

  • Cobalah melakukan outbound training sehingga team building akan semakin terbentuk dan terasa. Dengan naiknya team building, ada kemungkinan besar tim dapat bekerja dengan baik secara bersama.

  • Beri penghargaan terhadap kinerja jika memang hal tersebut dirasa pantas. Sekecil apapun penghargaannya, akan terasa bermakna bagi pekerja. 

  • Berikan kesempatan bagi semua orang dengan latar belakang yang berbeda-beda untuk bergabung menjadi bagian dari tim. Makin beragam anggotanya, maka semakin luas juga wawasan diterima tiap orang.

  • Perhatikan insentif yang pantas. Pekerja yang tidak mendapat upah sebagaimana mestinya pasti akan mengeluh dan hal ini jangan dianggap remeh. Urusan yang harus diperhatikan oleh perusahaan.

  • Ada jenjang karir untuk tiap profesi. Karyawan tentu tidak mau menerima tanggung jawab jika tahu masa depannya tidak jelas. Bila dalam kurun waktu 5-10 tahun ada di posisi yang sama, maka diketahui kalau manajemen perusahaannya bobrok

  • Perusahaan juga bisa menanggung asuransi kesehatan para karyawannya. Karena pekerja ini tidak hanya meluangkan waktu untuk kemajuan perusahaan, tapi juga berkorban pikiran dan tenaga.

12 Indikator Employee Engagement / Cara Mengukur Engagement Karyawan 

Apa employee engagement bisa diukur? Bagaimana cara mengukur employee engagement? Apakah rumit? Untuk membantu tim HR dalam mengukur employee engagement, ada beberapa cara yang bisa anda jadikan referensi, yuk simak rinciannya!

1. Survei

Survei dinilai konsisten, cepat dan bisa segera ditindaklanjuti ketika mengukur employee engagement. Dengan melakukan survei, maka akan banyak tanggapan dan ini mendorong keterlibatan karyawan. Umumnya, sebuah survei berupa pertanyaan singkat, sederhana dan fokus di hal tertentu. Misalnya survei mengenai kepuasan kerja:

  • Apa anda punya peluang untuk berkembang dalam tim saat ini?
  • Apa tim menginspirasi untuk memberikan usaha terbaik?
  • Apa anda merasa pimpinan tim mempertimbangkan pendapat anda ketika mengambil keputusan?

2. Tingkat Retensi Karyawan

Dengan mengukur tingkat retensi karyawan, maka bisa diketahui employee engagementnya. Tingkat retensi perusahaan yang baik, akan membuat perusahaan:

  • Menciptakan tim yang baik
  • Mengurangi biaya rekrutmen
  • Bangun budaya organisasi yang solid
  • Tingkatkan produktivitas

3. eNPS

Mekanisme eNPS sama dengan survei. Berbentuk pertanyaan tapi pakai skala. Seperti:

  • Misal skala 1-10
  • Skala ada 3, yaitu promotor (skala 9-10), pasif (skala 7-8), detractor (skala <6)
  • Pertanyaan tentang “Seberapa besar anda rekomendasikan organisasi ini sebagai tempat bekerja?” atau “Berdasarkan pengalaman, seberapa besar anda rekomendasikan organisasi kami ke saudara atau teman?”

4. Tingkat Turnover

Saat ada karyawan yang baru bekerja beberapa bulan tapi sudah memilih resign dan keadaan tersebut terjadi berulang kali, maka akan membuat tingkat turnover tinggi. Dampaknya adalah biaya rekrutmen membengkak, menurunkan moral karyawan lain dan mengganggu kerja tim.

5. ROI

Return of investment (ROI) yang tinggi, tentu akan menghasilkan karyawan yang lebih produktif. Berdasarkan studi Gallup menunjukkan kalau organisasi yang memprioritaskan employee engagement mengalami kenaikan 20% penjualannya.

6. FGD

Untuk mengukur employee engagement memakai focus group discussion (FGD), maka tim HR harus memilih perwakilan karyawan yang representatif dari divisi-divisi dan memiliki pertanyaan untuk bahan diskusi. Dengan melakukan FGD, maka perusahaan akan punya insight mengenai kesukaan dan ketidaksukaan karyawan serta untuk perbaikan operasional bisnis.

7. Produktivitas Karyawan

Untuk mengetahui produktivitas, caranya adalah dengan membagi pendapatan perusahaan per kuartal atau per tahun dengan jumlah total karyawan. Dari sana, bisa dibandingkan hasilnya dengan pendapatan periode sebelumnya, tren dan pola.

8. One-on-One-Meeting

Melakukan one-on-one meeting secara berkala misalnya sebulan atau dua bulan sekali. Keuntungan melakukan kegiatan ini adalah anda bisa mengobrol, berbagi umpan balik dan tetap menjaga kerahasiaan. Misalnya anda berdiskusi tentang ketakutan menyampaikan saran pada perusahaan.

9. Review Perusahaan

Review perusahaan di situs pencari kerja (Jobstreet, Glassdoor, LinkedIn) dari karyawan ataupun mantan karyawan bisa digunakan tim HR untuk meninjau kembali tentang operasional bisnis, sikap pimpinan, sistem human resources, keterlibatan karyawan ke perusahaan sampai kejadian yang dialami atau dirasakan oleh karyawan tersebut.

10. Tingkat Absensi

Masalah absensi adalah indikator untuk berbagai hal seperti tata kelola buruk, kondisi kerja yang buruk, kepemimpinan yang jelek, peraturan cuti yang menyulitkan karyawan dan lainnya. 

11. Exit Interview

Dengan menggunakan exit interview, HR akan tau alasan karyawan resign. Selain itu juga bisa tau hal positif dan negatif yang terjadi di tempat kerja, apa yang mendorong mereka untuk resign. Dalam hal ini diperlukan kejujuran dari karyawan tersebut.

12. Kepuasan Pelanggan

Aktivitas karyawan ternyata bisa berdampak pada kepuasan pelanggan. Sering kali kepuasaan pelanggan rendah terhadap barang atau jasa perusahaan karena adanya keterlibatan karyawan. 

Siapkan Modal Usaha Aman untuk Kembangkan Usaha!

Anda memiliki sebuah perusahaan dan memerlukan biaya untuk keperluan karyawan juga? Jangan khawatir, karena kami dari Danamas siap membantu anda dalam menyediakan sebuah pinjaman dengan tenor yang fleksibel mulai dari 1 sampai 10 tahun. Aliran dana segar yang bisa anda pinjam dimulai dari 50 Juta hingga 2 miliar, lho! 

Pinjaman online OJK bunga rendah 2021 ini juga menawarkan bunga efektif yang rendah. Yuk coba simulasikan pinjaman dan nilai properti dengan kalkulator simulasi properti dan kalkulator pinjaman di website Danamas. Agar akses dan permohonan peminjaman lebih mudah dan praktis, download Aplikasi Danamas Pinjaman Bisnis segera. Untuk info lebih lengkap, klik DISINI!

Google-adsense

Google Adsense: Pengertian, Cara Membuat dan Cara Kerjanya 

Saat ini karena adanya kemajuan teknologi, kesempatan masyarakat untuk bisa mengantongi uang menjadi lebih luas dan menjanjikan dibandingkan sebelumnya. Karena makin banyak peluang untuk memperoleh penghasilan tambahan semenjak adanya internet. Bahkan tak sedikit orang yang memiliki pendapatan besar dan sangat menggiurkan bila menjalaninya dengan konsisten dan serius. Salah satu cara umum dan mudah untuk memperoleh uang segar adalah dengan memanfaatkan Google AdSense.

Layanan iklan besutan Google ini sangat populer para konten kreator online ataupun pemilik website untuk memperoleh kolom iklan dan menghasilkan pendapatan terus-menerus. Bagi seorang content creator, Google Adsense bisa menjadi salah satu sumber yang mendatangkan penghasilan. Untuk itu Google Adsense mulai digunakan oleh orang banyak untuk membantu menaikkan iklan sehingga mendapatkan pundi- pundi rupiah, lewat berbagai hal seperti cara membuat blog atau website. 

Sebenarnya cara kerjanya tidak sulit. Namun bagi orang yang baru saja ingin mencobanya, terkadang masih membingungkan harus mulai dari mana ketika ingin menggunakan. Bagi anda yang ingin menggunakan layanan iklan ini untuk memperoleh pundi-pundi uang dan ingin mengetahui informasi lebih lengkap mengenai Google Adsense, yuk simak artikel ini!

Apa Itu Google Adsense? 

Google AdSense merupakan program periklanan dari Google yang memungkinkan Anda untuk mendapatkan penghasilan dari iklan melalui sebuah Youtube, situs, ataupun Blog. Google Adsense menggunakan program iklan yang berbasi CPC atau Cost Per Click, sehingga penggunanya akan mendapatkan penghasilan berdasarkan dari iklan yang terpasang di platformnya. Google AdSense  menampilkan iklan pada situs dalam berbagai bentuk, misalnya seperti teks, visual atau gambar, video. 

Seterusnya, iklan ini akan ditampilkan sesuai dengan minat dari para pengunjung  Youtube/Blog. Iklan tersebut dibuat dan dibayar oleh pengiklan yang akan mempromosikan produk mereka sesuai dengan harga yang diberikan untuk menayangkan iklan. 

Perbedaan Google Ads Dan Google Adsense

Bagi anda yang berkecimpung di dunia periklanan pasti sudah tidak asing dengan istilah dari Google yaitu Google Ads dan Google Adsense. Sebelumnya Google Ads dikenal dengan nama Google Adwords. Google Ads ini memiliki fungsi yang berbeda dengan Google Adsense. Hal ini bergantung dari goal yang anda ingin raih. Berikut adalah perbedaan antara keduanya:

Google AdsGoogle Adsense
1. Digunakan oleh Advertiser1. Digunakan oleh Publisher
2. Memungkinkan beriklan di jaringan pencarian Google. Tujuan penggunaan untuk mengarahkan traffic audience yang ditargetkan agar berkunjung ke halaman yang dituju. Harapannya dari sebagian traffic bisa dikonversi menjadi penjualan. Jadi pengunjung tidak hanya berkunjung tapi juga membeli atau aktifitas tertentu.2. Penerbit atau publisher untuk memonetisasi website atau blog agar bisa mendapatkan uang dari iklan Google Ads relevan yang ditampilkan di dalam konten.
3. Google Ads lebih lama ada sebelum AdSense. Google AdWords atau kini bernama Google Ads tahun 2000.3. Google AdSense dimulai tahun 2003
4. Pengaturan akun Google Ads tidak sulit dan cenderung mudah.
Caranya:
a. Membuat akun Google
b. Masuk ke laman Google Ads dengan email dan kata sandi akun Google
c. Tetapkan zona waktu dan mata uang yang digunakan
4. Perlu lebih banyak langkah. Ada hal yang harus dikirimkan, seperti:
a. Alamat situs web
b. Bahasa situs web
c. Jenis akun (individu atau bisnis)
d. Nama
e. Alamat
f. Nomor telepon
g. Tak hanya itu saja, anda juga diminta menyetujui kebijakan AdSense. 
h. Setelah anda mengirimkan informasi yang diperlukan, daftarkanlah ke i. AdSense dengan akun Google yang dimiliki. AdSense akan memberitahukan bila lamaran pendaftaran sedang ditinjau. Kemudian anda akan menerima email balasan 1-2 hari. Jika lamaran pendaftaran ditolak sekali, maka kemungkinannya kecil untuk diterima kembali. 
5. Banyak fleksibilitas dalam hal iklan teks. Iklan dengan Google Ads di jaringan GDN mempunyai banyak pilihan format iklan dibandingkan pakai jaringan Pencarian Google (Search Ads). Pilihannya seperti template, font dan logo.
5. Jika anda sebagai publisher yang menggunakan AdSense, anda tidak bisa mengubah teks di iklan yang muncul di situs. Tapi bisa mengontrol jenis format iklan yang tampil di website. Misal iklan berupa teks, video, dan tautan
6. Google Ads hanya memiliki satu iklan yang ditayangkan di satu waktu di Google, Jaringan Pencarian Google dan Google Display Network.
6. Google AdSense hanya bisa menempatkan konten iklan dan tiga iklan tautan      
7. Saat beriklan pakai Google Display Network, anda memilih biaya per klik atau per tayangan (cost per view) sehingga Google Ads fleksibel.
7. Bila anda seorang publisher Google AdSense dan memilih iklan dengan GDN, maka anda tidak bisa menentukan jenis biaya iklan yang muncul di website.
8. Dengan Google Ads, gambaran umum tentang biaya yang dikeluarkan dalam menentukan kata kunci relevan dan memberikan tiap kata kunci yang ditawarkan

8. Anda akan memperoleh apa yang anda kerjakan. Anda bisa menargetkan lebih banyak pendapatan dengan membangun website yang ditujukan untuk industri. Dengan demikian, semakin banyak situs yang dikelola, maka semakin banyak juga penghasilan yang diterima.

3 Keunggulan Google AdSense

Bagi anda yang tertarik dengan Google AdSense, ada 3 keunggulan yang akan diperoleh seperti menyajikan iklan yang tepat, memegang kendali iklan dan hanya iklan yang membayar paling tinggi yang ditampilkan. Berikut adalah rincian dari keunggulan tersebut:

1. Menyajikan Iklan Yang Tepat

Jadi, Google AdSense akan menampilkan iklan yang sesuai dengan minat pengunjung situs. Contohnya pengunjung adalah seorang gamer, maka iklan yang ditampilkan adalah iklan seputar game. Google AdSense juga akan meninjau untuk memastikan kalau iklan tersebut berkualitas dan relevan dengan konten yang ditampilkan. Tentu saja hal itu akan mempengaruhi uang yang akan anda kantongi.

2. Pemegang Kendali Iklan

Anda adalah seorang pengendali iklan, apa yang dapat ditampilkan di situs/Blog/YouTube yang anda miliki. Karena adalah memberi ruang iklan. Block iklan yang tidak disukai dan disesuaikan dengan tempat iklan akan ditampilkan. Tak hanya itu saja, anda juga bisa memilih jenis iklan yang sesuai dengan laman anda. 

3. Hanya Iklan Yang Membayar Paling Tinggi Yang Ditampilkan

Google AdSense akan memastikan anda memperoleh pendapatan tinggi di laman situs. Jadi, hanya iklan dengan bayaran tinggi yang akan ditampilkan. Oleh karena itu, manfaatkanlah jaringan terbesar pengiklan online yang menawar untuk ruang iklan anda. Memaksimalkan hasil yang dapat anda peroleh dari iklan.

7 Cara Membuat Website Untuk Google AdSense

Untuk membuat web Google AdSense tidak sulit, anda dapat menggunakan bantuan CMS seperti Joomla, WordPress ataupun Blogspot. Bahkan anda hanya perlu waktu satu hari saja untuk membuat blog Adsense. Berikut adalah langkah-langkah membuat web adsense:

1. Beli Domain & Hosting

Bila anda menggunakan WordPress, maka anda harus membeli domain dan hosting. Biasanya membeli paket pelajar sudah memperoleh gratis domain. Jangan lupa untuk menyimpan username dan password login ke halaman member area di hosting yang anda pakai. Agar tidak lupa saat ingin akses data base di sana.

2. Install Web

Selanjutnya anda install web melalui cPanel. Namun ada juga tempat yang memberi akses ke cPanel akun hosting, bila anda membeli domain dan hosting. Untuk instalasi web atau blog, caranya:

  • Login cPanel memakai akun hosting
  • Pilih softaculous
  • Klik WordPress
  • Anda akan dibawa ke laman instalasi
  • Pilih URL web yang dipakai, disarankan pakai format link URL http:// atau http:// tanpa www
  • Kosongkan database tempat instalasi
  • Buat username dan password untuk login ke web AdSense
  • Pilihlah theme default 
  • Masukkan email instalasi
  • Klik menu instal
  • Proses instalasi selesai

3. Install Theme Yang High CTR

Setelah webnya jadi, anda bisa log in ke dashboard area web AdSense. Ketikan https://webkamu.com/wp-admin . Selanjutnya tulis username dan password yang sudah dibuat tadi. Ketika anda ada di halaman situs, anda bisa mengganti theme web. Berikut cara untuk menggantinya:

  • Klik menu “tampilan” atau appearance
  • Pilih dan klik tema/template
  • Klik menu tambah baru yang ada di samping kiri atas
  • Klik unggah tema
  • Memilih theme yang anda miliki
  • Klik upload
  • Setelah tema sudah berhasil terupload, aktifkanlah tema tersebut. Anda bisa konfigurasi dan mengatur tampilan.

4. Tambah Plugin Yang Dibutuhkan

Tahap lainnya adalah menambahkan plugin. Tujuannya untuk optimasi web agar lebih maksimal. Plugin yang disarankan untuk web Google AdSense adalah Rank Math Pro, Internal link manager (khusus web berita), CDN (sesuai kebutuhan), Wp-Rocket untuk membantu optimasi speed, dan Plugin Easy Table of Contents. Plugin tersebut bisa anda instal sesuai kebutuhan.

5. Buat Halaman Web Lengkap

Google AdSense jeli melihat laman apakah layak dijadikan partner mereka atau tidak. Agar web anda diterima Google AdSense, sebaiknya web dibuat lengkap. Minimal ada beranda, kontak, tentang, disclaimer, privacy, menu dan kategori. Berapapun jumlah halamannya, pastikan tidak ada yang kosong dan sudah terisi konten.

6. Posting Artikel

Jika halaman sudah jadi, anda bisa menulis ataupun posting artikel di website tadi. Web Google AdSense bergantung di jumlah konten yang tersedia di laman. Untuk menulis blog, berikut adalah caranya:

  • Login ke wp-admin situs
  • Klik menu posting
  • Pilih menu tambah baru
  • Masukkan judul dan tulis artikel yang diposting pada laman blog
  • Submit link artikel ke Google Search Console (GSC)

7. Daftar Web Ke Google AdSense

Bila sudah selesai menulis artikel yang banyak. Langkah berikutnya adalah daftarkan blog ke Google AdSense. Jika blog diterima, anda hanya perlu optimasi dan update terus blognya agar uang yang didapatkan juga lebih banyak.

5 Cara Membuat Google AdSense Youtube

Jika anda seorang YouTuber, perihal Google AdSense adalah hal yang sangat penting. Apalagi bila tujuan anda menjadi YouTuber adalah memperoleh penghasilan. Bahkan tak sedikit orang yang ingin menggeluti YouTube demi mendapatkan uang yang menjanjikan. Di bawah ini adalah cara daftar Google AdSense untuk YouTube:

1. Buka Aplikasi Google Chrome

Langkah pertama adalah membuka browser di smartphone. Untuk memudahkan proses daftar, anda bisa menggunakan Google Chrome. Setelah masuk di beranda browser, ubahlah penampilan ke versi desktop, agar pendaftaran lebih mudah dan jelas.

2. Kunjungi Situs YouTube

Masuk ke situs YouTube di www.youtube.com. Kemudian login memakai akun YouTube yang akan dimonetisasi.

3. Buka YouTube Studio

Bila sudah login, anda bisa masuk ke menu YouTube Studio. Caranya dengan klik logo YouTube di kanan atas. Pilihlah “Youtube Studio”. Di halaman tersebut, ada berbagai informasi mengenai YouTube yang dimiliki, seperti melihat daftar komentar, demografi views, jangkauan akun dan info tentang monetisasi.

4. Pilih Menu Monetisasi

Selanjutnya adalah anda memilih menu monetisasi di pojok kiri atas channel. Bila sudah, anda bisa melihat info apakah channel tersebut bisa dimonetisasi atau tidak. Bila sudah memenuhi syarat, anda bisa lanjut ke tahap berikutnya. Tapi jika syaratnya belum terpenuhi, maka lengkapilah dahulu syarat yang berlaku. Biasanya Info tentang kelayakan channel yang bisa dimonetisasi akan dikirimkan ke email. 

5. Isi Data

Tahap ke-5 adalah anda mengisi data dengan benar dan lengkap. Nantinya formulir tersebut akan dikirim dan dicek oleh YouTube. Diproses ini biasanya memerlukan waktu yang cukup lama. Bagaimana cara tau kalau permohonan monetisasi disetujui? Yaitu dengan melihat di daftar video yang sudah anda upload. 

Jika di daftar video tersebut ada ikon dollar berwarna hijau, maka permohonan adsense disetujui. Dengan demikian, anda bisa mengatur iklan yang akan muncul di konten video yang sudah diunggah. Untuk memperoleh uang yang banyak, anda harus konsisten dan rutin unggah video di channel tersebut.

4 Syarat Google Adsense Youtube

Apa saja syarat monetisasi YouTube? Tentu saja kebanyakan orang yang upload video di YouTube ingin videonya bisa menjadi ladang untuk menghasilkan uang. Tapi ternyata tidak semua akun yang bisa dimonetisasi. Untuk lebih lengkapnya, berikut adalah syarat-syaratnya:

1. Verifikasi

Untuk proses verifikasi, anda memerlukan nomor handphone aktif yang nanti akan dipakai untuk menerima kode verifikasi. Berikut adalah langkah-langkah untuk verifikasi:

  • Buka halaman upload. Di bawah halaman tersebut anda akan menemui pilihan untuk tingkatkan durasi video yang akan diupload. kemudian klik “increase your limit”
  • Memilih metode verifikasi. Ada 2 pilihan metode yang bisa dipilih, yaitu pakai pesan suara atau pesan teks yang isinya adalah kode verifikasi
  • Validasi. Setelah anda dapat kode verifikasi, masukkanlah kode ke form yang disediakan. Kemudian klik “submit”. 

Bila proses berhasil, maka profil akan tampil teks “Partner Verified”. Setelah verifikasi selesai, anda sudah bisa upload video durasi lebih dari 15 menit. 

2. 4000 Jam Tayang

Selanjutnya anda harus punya 4000 jam tayang. Total jam tayang tersebut terhitung selama 12 bulan terakhir. Jadi dalam 1 tahun, minimal ada 4000 jam tayang yang tersaji di akun anda. Hal tersebut yang membuat anda harus verifikasi dan unggah video sebanyak mungkin. Makin banyak video dan durasi lama, maka kemungkinan syarat ini terpenuhi akan semakin cepat. 

3. 1000 Subscriber

Syarat selanjutnya adalah memiliki 1000 subscriber. Sebenarnya jumlah itu hanya nol koma sekian persen dari total pengguna YouTube, dengan jumlah 1,8 milyar pengguna. Jadi jangan berkecil hati, karena sangat memungkinkan anda memperoleh 1000 subscriber dengan mudah dan cepat.

Agar subscriber betah di akun anda, sajikanlah video yang berkualitas dan menarik. Tentu saja originalitas sangat dikedepankan. Konten yang baik adalah konten yang tidak membajak/tidak menjiplak. Beberapa hal yang diperhatikan agar bisa membuat konten bagus, seperti memberikan yang terbaik di 15 detik awal, berikan konten yang mengundang penonton untuk membuka video lainnya, akurat memberikan data dan pakai bahasa yang mudah dimengerti.

4. Hindari Komentar Spam

Komentar spam bisa menghambat proses pendaftaran YouTube AdSense. Walaupun mungkin anda sudah memenuhi semua persyaratan yang lain. Ketika mendaftar YouTube AdSense akan ada proses verifikasi dan penilaian yang dilakukan oleh tim YouTube. Proses ini cukup lama, biasanya sampai beberapa hari sampai muncul pengumuman akun anda layak atau tidak. 

Cara Membuat Akun Google AdSense

Apa anda tertarik untuk membuat akun Google AdSense? Jangan bingung lagi. Untuk membuat akun Google Adsense tidaklah sulit, Anda hanya perlu menyiapkan email dan website aktif. Berikut adalah langkah- langkah yang bisa diikuti yakni: 

  • Membuka browser  https://www.google.com/adsense/start.
  • Klik Mulai 
  • Masuk ke Akun Google milik Anda
  • Halaman baru akan muncul. Masukkan URL situs tempat Anda  ingin menampilkan iklan
  • Pilih apakah Anda  ingin agar Adsense mengirimimu bantuan yang disesuaikan dan saran kinerja.
  • Pilih negara atau wilayah pembayaran Anda. 
  • Tinjau dan setujui Persyaratan dan Ketentuan AdSense.
  • Klik Mulai menggunakan AdSense.
  • Selesai. 

Berapa Penghasilan dari Google AdSense? 

Banyaknya orang yang mencari uang dari Google AdSense, membuat penasaran, apakah penghasilannya besar? Padahal penghasilan blogger dari Google AdSense per bulan adalah relatif. Diperkirakan sekitar Rp 1-5 juta per bulan. Bergantung dari trafik atau jumlah pengunjung ke blog. 

Namun ada juga yang mengungkapkan kalau penghasilan tersebut sebenarnya bukan hanya dari AdSense, tapi juga dari sponsored post atau content placement, lomba blog, media sosial dan buzzer. Perkiraan penghasilan blogger Indonesia dari Google AdSense adalah:

  • 1000 visitor = 1 dolar
  • 100.000 visitor/bulan = Rp 1 juta per bulan
  • 1000.000 visitor/bulan = Rp 5-10 juta per bulan

Jadi makin banyak visitor, maka banyak juga penghasilannya. Tapi bisa juga sedikit visitor namun jumlah klik iklannya banyak maka penghasilannya juga banyak. Sistem komisi AdSense bukan hanya klik saja, tapi juga tampilan.

Cara Melihat Pendapatan Di Google Adsense

Untuk melihat penghasilan akhir anda bisa melihat di akun AdSense. Penghasilan akhir untuk bulan sebelumnya akan ditambahkan ke saldo akun AdSense sekitar tanggal 7 sampai 12 tiap bulannya. Cara melihat penghasilan di AdSense:

  • Login ke akun AdSense
  • Di menu Google AdSense, klik menu “Laporan”
  • Di menu tadi akan tampil jumlah penghasilan anda dan juga konten yang paling aktif serta berprofit banyak. Akan ditampilkan sesuai filter periode waktu sampai mata uang yang dipilih.
  • Ada juga filter yang dipakai untuk mengetahui penghasilan yang anda inginkan. Anda bisa mengatur periode penghasilan, seminggu atau bahkan sebulan. Selain itu juga ada pemilihan waktu yang diinginkan. Untuk melihat jumlah penghasilan, pilihlah mata uang IDR.

5 Tips Adsense Pada Blog Diterima Google

Masih banyak orang yang gagal untuk mendapatkan uang dari Google AdSense. Nah agar anda bisa memperoleh tambahan pendapatan yang menjanjikan, berikut adalah beberapa tips yang bisa diikuti, yaitu:

1. Kualitas Konten

Konten adalah tombak utama kualitas blog anda, karena komponen tersebut yang akan dinikmati pengunjung. Dari sanalah mereka akan memperoleh solusi dari permasalahan yang sedang dihadapi dan mendapat sumber informasi/topik yang dicari. Berikut adalah kriteria konten yang berkualitas:

  • Cukup panjang. Setidaknya ada 500 kata, walaupun relatif terutama untuk blog yang isinya adalah berita
  • Orisinil. Artikel bukan hasil copy paste dari sumber lain. 
  • Dilengkapi elemen lain seperti gambar, video, rujukan yang valid dan relevan, infografis dan lainnya
  • Up to Date. Perbaharuilah tulisan sesuai dengan keadaan terkini.
  • Sebaiknya ada lebih dari 25 artikel, walaupun Google tidak mematok hal tersebut.

2. Desain

Pemilihan desain akan berpengaruh ke kecepatan dan navigasi. Anda bisa menggunakan desain yang modern tapi tidak berlebihan dan tetap bisa diakses dengan cepat serta memiliki komponen navigasi yang baik. Karena tak sedikit orang yang tidak memperhatikan kecepatan dan kaidah navigasi, hanya mementingkan desain.

3. Kecepatan

Ada banyak hal yang menentukan kecepatan blog seperti server dan pengaturan di blog, mulai dari penggunaan gambar, tema, script, header, javascript dan lainnya. Makin cepat performa blog, maka makin besar kesempatan diterima. Jadi pastikan akses ke blog anda cepat.

4. Navigasi

Navigasi merupakan komponen yang sangat penting dinilai oleh Google untuk melihat kelayakan blog. Tak jarang Google menolak pengguna karena navigasi buruk. Berikut adalah ketentuan navigasi yang baik:

  • Mudah ditemukan: Di WordPress memiliki panel khusus untuk membuat menu. Jadi buatlah menu yang memudahkan pengguna untuk menemukan yang mereka cari. Pastikan juga ukuran dan warnanya sesuai dan pas.
  • Valid: Menu tidak hanya dipakai sebagai “syarat” tapi juga valid dan tidak memasukkan tautan dari web spam
  • Lengkap: Ada menu wajib seperti about us, privacy, policy, TOS, contact us dan kategori konten.

5. Optimalkan Lalu Lintas Pengunjung

Lalu lintas pengunjung laman web adalah salah satu tolak ukur baik buruk sebuah blog. Walaupun Google tidak menarget berapa jumlah lalu lintas ideal, tapi di lapangan sebaiknya anda bisa mendapatkan paling tidak 100 per hari sebelum blog didaftarkan.

3 Cara Kerja Google AdSense

Agar lebih memahami tentang Google AdSense, anda bisa membaca tentang cara kerjanya. Untuk mengetahui cara kerja Google Adsense, maka berikut ini adalah penjelasannya: 

1. Terdapat Ruang Iklan pada Situs

Agar situs mendapatkan iklan dari layanan Google Adsense, maka Anda harus menyediakan ruang untuk meletakkan iklan tersebut. Biasanya berada di bagian header, tengah artikel, sidebar, atau di bagian footer. Untuk memasangnya, Anda perlu menempelkan kode iklan berupa script di bagian yang telah ditentukan. Nanti otomatis iklan akan muncul dibagian tersebut sesuai dengan minat dan history penjelajahan internet dari siklus pengunjung.

2. Iklan dengan Biaya Paling Mahal jadi Prioritas

Karena pemasang iklan pada layanan Google Adsense sangat banyak, maka pihak Google Adsense biasanya akan memunculkan terlebih dahulu meluncurkan iklan yang memiliki harga yang paling tinggi untuk dilihat dengan audience.

3. Pendapatan Tergantung Banyaknya Iklan Dibuka dan Persaingan Bid

Pendapatan dari Google Adsense hanya akan diberikan saat iklan diklik atau dibuka pengunjung. Jika hanya dilihat, maka pemilik situs tidak mendapatkan penghasilan dari layanan periklanan tersebut. Penghasilan yang didapat dari iklan yang diklik juga tergantung jenis produk dan persaingan bid yang dilakukan oleh pengiklannya.

5 Istilah Pada Google AdSense

Jika anda ingin menggunakan Google AdSense untuk menambah penghasilan dari internet. Ada istilah-istilah yang patut anda pelajari terlebih dahulu agar tidak bingung ketika menggunakannya. Berikut adalah penjelasannya:

1. Publisher 

Publisher merupakan orang atau pemilik situs yang bergabung dan memasang iklan adsense pada situs mereka. Selain itu ada istilah Ad Units yang merupakan iklan adsense itu sendiri.

2. Link Unit

Sama dengan ad units, namun formatnya mirip dengan menu yang ditemui pada situs web, perbedaannya terletak pada saat pengunjung yang mengklik iklan tersebut. Pada link unit, pengguna akan diarahkan ke halaman hasil pencarian di engine search Google.

3. Adsense for Content

Merupakan iklan adsense yang dipasang dalam suatu halaman. Iklan ini akan muncul berhubungan dengan kontekstual halaman tersebut. Ad unit dan links unit juga termasuk pada adsense for content. 

4. Alternate Ads

Yakni munculnya iklan saat iklan utama yang kontekstual dengan isi dari web telah habis. Google memperbolehkan untuk memasang alternate ads atau iklan alternatif.

5. Channel 

Label yang diberikan pada ads units,link units, adsense for search serta referrals. 

Satu unit iklan dapat memiliki lebih dari satu label, dan satu label dapat dipakai untuk adsense yang digabung berdasarkan pada channel. Hal ini tentunya akan memudahkan publisher untuk menganalisis adsense.

Baca juga: Cara Membuat Blog dan Raup Keuntungan Besar

Raup Keuntungan dengan Strategi Tepat dari Modal Usaha Kredibel

Danamas merupakan platform pinjaman online beragunan properti yang bisa Anda ajukan melalui website ataupun download Aplikasi Danamas Pinjaman Bisnis melalui Smartphone. Pinjaman untuk modal usaha tersebut bisa Anda ajukan mulai dari Rp 50 juta hingga Rp 2 Miliar. Segera kembangkan usaha Anda bersama Danamas.

Pinjaman online terpercaya ini sudah terdaftar dan berizin OJK, jadi prosesnya aman. Masa tenor yang diberikan cukup lama sampai 10 tahun. Anda bisa mencicilnya sambil mengembangkan bisnis. Yuk simulasikan pinjaman dan nilai properti dengan kalkulator simulasi properti dan kalkulator pinjaman di website Danamas. Untuk info lebih lengkap, klik DISINI!