Strategi Marketing

Untuk mengembangkan bisnis maka akan ada banyak proses yang perlu Anda lalui, salah satunya adalah strategi marketing. Strategi Marketing memungkinkan Anda untuk merencanakan bisnis dan menetapkan hal-hal apa saja yang perlu dilakukan untuk meningkatkan kualitas dan mengembangkan usaha Anda. 

Sebelum menetapkan strategi bisnis seperti apa, ada hal yang perlu Anda ketahui, berikut penjelasan tentang strategi marketing:

Apa Itu Strategi Marketing?

Strategi marketing adalah sebuah tindakan terukur yang ditujukan untuk mengenalkan produk perusahaan kepada masyarakat luas. Strategi pemasaran ialah sekumpulan langkah bisnis yang sudah di komunikasi di kombinasikan baik pada level pengenalan produk hingga membuat konsumen melakukan pembelian. 

Sebuah strategi marketing meliputi 4P yaitu product, price, place, and promotion. Dari sinilah kita bisa mengetahui cakupan strategi marketing adalah bagian dari proses perumusan produk lalu menetapkan target pasar untuk mempengaruhi harga dan rencana produk akan dijual di media apa apakah offline atau online.

Fungsi Strategi Marketing

Sebagai Pedoman Pemasaran Produk

Strategi pemasaran yang ideal adalah strategi yang meliputi proses pengenalan produk kepada konsumen serta membuat mereka tertarik pada produk sehingga terjadi konversi di mana produk tersebut terjual.

Tolak Ukur Keberhasilan

Pada sebuah strategi pemasaran dirumuskan dengan tepat bahwa produsen yang dapat mendapat nilai hasil kerja akan membandingkan apa yang mereka dapat dengan target yang mereka rancang pada strategi pemasaran. Untuk itu penting untuk merancang langkah yang tepat untuk strategi marketing perusahaan anda.

Sebagai Alat Kontrol Dalam Pengawasan

Rancangan strategis pada strategi marketing yang sudah disepakati bisa dipakai untuk menentukan apakah tindakan yang diambil perusahaan sudah sejalan dengan strategi tersebut. Rencana kerja ini nantinya akan dimanfaatkan untuk mengembalikan langkah-langkah yang yang mungkin saja melenceng dari tujuan strategi pemasaran.

Tujuan Strategi Pemasaran

Menentukan Target Pasar Yang Tepat

Proses paling penting dalam perencanaan strategi marketing adalah dengan mengenal ragam target pasar. Lalu dari sinilah Anda bisa menentukan target pasar mana yang akan disasar sehingga nantinya spesifikasi produk harga dan cara produsen melakukan pendekatan pada target pasar pun akan lebih tepat sasaran. 

Memaksimalkan Alokasi Sumber Daya Perusahaan

Modal utama bagi sebuah perusahaan adalah anggaran, tenaga kerja, dan waktu. Untuk itu agar bisa mencapai tujuan perusahaan yang baik, Anda harus memastikan 3 hal tersebut tidak akan berkurang. Strategi pemasaran bisa mengakomodasi urgensi lalu akan menentukan batas anggaran dan metode pembayaran. Nantinya perusahaan akan diuntungkan dan mengetahui proyeksi tersebut. 

Strategi Marketing Untuk Bisnis

Konsisten dalam Melakukan Perencanaan

Anda membutuhkan konsistensi dalam strategi marketing. Hal ini bertujuan agar biaya marketing bisa lebih efisien dan efektivitas penciptaan merek akan semakin meningkat. Selain itu perencanaan marketing yang matang juga perlu dilakukan agar pelanggan berdatangan lebih banyak. 

Sebelum Anda memasarkan produk, maka rencanakan strategi marketing yang efektif seperti anggaran, marketing, dan konsep lain agar usaha cepat berkembang.

Menyasar Target Market

Anda juga harus menentukan siapa target market yang sesuai dengan produk Anda. Strategi ini sangat tepat untuk memilih berbagai segmen pasar yang mungkin akan Anda masuki tujuannya agar target market menjadi lebih jelas. Alhasil anda pun bisa mengkonsep teknik marketing yang sesuai dengan target market anda.

Baca juga: Marketplace Vs Ecommerce: Mana Yang Lebih Unggul?

Hitung Anggaran Dengan Akurat

Hal selanjutnya yang perlu dilakukan dalam strategi Marketing adalah menentukan anggaran. dengan anggaran yang sudah dibuat maka anda bisa menentukan besaran dana yang dibutuhkan untuk kegiatan pemasaran yang efektif.

Tentukan Marketing Mix

Marketing Mix meliputi harga produk dan promosi. Sebagai seorang pengusaha produk dan jasa harus diputuskan secara spesifik sehingga nantinya Anda bisa menentukan dimana Dan bagaimana anda mendistribusikan produk tersebut.

Gunakan Website Untuk Memasarkan Produk

Ada segala cara dalam mengembangkan sebuah bisnis, salah satu caranya adalah mengembangkan website yang bisa memberikan informasi kepada calon konsumen tentang produk yang Anda tawarkan. Hal ini dikarenakan 60% konsumen yang memakai produk mendapatkan informasi dari internet.

Melakukan Branding Dengan Baik

Strategi marketing yang bisa anda lakukan lainnya adalah dengan melakukan branding atau pencitraan. Branding adalah proses yang menentukan apakah konsumen menerima produk perusahaan. Setiap perusahaan harus melakukan branding terhadap produknya maka konsumen pun akan loyal menggunakan produk tersebut. Branding adalah bisa meliputi logo, gambar, dan packaging, dengan begitu, konsumen bisa mengenal produk Anda lebih jelas.

Promosi dan Iklan

Strategi marketing yang selanjutnya bisa anda lakukan adalah menggunakan promosi iklan untuk meningkatkan brand awareness produk yang ingin anda jual. Anda bisa menerapkan menerapkan promosi berbayar lewat media sosial seperti Facebook, Instagram, dan lain-lain. 

Strategi marketing ini akan membantu Anda meningkatkan konversi dan jumlah prospek penjualan produk. Strategi marketing akan membantu Anda meningkatkan konversi dan jumlah prospek penjualan produk. Agar promosi iklan bisa dijalankan sesuai yang Anda harapkan, maka Anda butuh modal untuk mendukung strategi marketing ini. Modal usaha bisa dengan mudah, cepat dan tentunya aman di fintech lending berizin dan diawasi OJK, Lancar by Danamas. Kehadiran Lancar by Danamas bisa memberikan angin segar untuk bisnis Anda. Ajukan pinjaman beragunan properti ini sekarang juga.

Customer Relationship Management

Agar konsumen tetap loyal terhadap produk Anda maka anda membutuhkan pengelolaan hubungan yang baik dengan pelanggan sehingga tidak akan lari ke produk lain.

Email Marketing

Anda bisa menerapkan email marketing dengan menuliskan newsletter yang bersifat persuasif tujuannya untuk menjelaskan keunggulan produk sehingga konsumen bisa tertarik terhadap produk yang Anda tawarkan. 

Contoh Strategi Marketing Yang Berhasil

Spotify

Spotify sebagai perusahaan global paling terkenal saat ini memberikan layanan musik streaming dan fokus pada pengguna untuk menemukan konten baru. Pengguna diajak untuk bisa memilih berbagai genre dan musik yang sesuai dengan suasana hati seperti saat anda ingin olahraga, saat anda ingin bekerja, tidur, dan lain-lain. Hal ini membuat pengguna menemukan lagu yang mungkin saja tidak pernah terpikirkan oleh mereka sebelumnya sehingga cara ini bisa memperkuat hubungan mereka dengan merek.

Nike

Nike memiliki teks lain atau slogan “just do it”. Sejak awal merek nike memfokuskan pemasarannya untuk memproses mempromosikan nilai-nilai merek seperti mengatasi kesulitan atau inovasi. Untuk menyampaikan pesannya, Nike mengandalkan storytelling pada iklannya yaitu dengan menceritakan kisah yang inspiratif dan memancing emosi publik pada pengguna. Selain itu nilai mereknya tidak hanya hadir dalam pemasaran tetapi juga segala hal yang Anda lakukan.

Ajukan Pinjaman Lancar

Simulasi Pinjaman Lancar

Artikel Lainnya

Apa itu bangkrut?

Bangkrut  dan Pailit, Apakah Perbedaannya? 

Di dunia bisnis atau usaha, mungkin akan sering terdengar istilah bangkrut dan pailit. Istilah bangkrut dan pailit terutama memiliki pengertian yang berbeda, lho! Lalu apa yang dimaksud dengan bangkrut atau pailit? Apakah yang menjadi perbedaan keduanya? Simak dalam artikel berikut ini! 

Apa Itu Bangkrut? 

Apa itu bangkrut?

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, istilah bangkrut didefinisikan sebagai kondisi dari sebuah toko, perusahaan, atau bisnis yang menderita kerugian besar sehingga harus gulung tikar atau jatuh. Bangkrut berarti adanya sebuah kerugian yang menyebabkan perusahaan tersebut terpaksa harus tutup. Kerugian ini bisa diartikan sebagai kondisi dimana arus keuangan dari toko, perusahaan, atau bisnis tersebut berada dalam kondisi yang tidak baik atau tidak sehat. 

Terdapat indikator yang menjadi dasar bahwa suatu perusahaan diputuskan dalam kondisi bangkrut yakni dari segi indikator operasional dan manajerial. Menurut Mahkamah Konstitusi penyebab terjadinya kebangkrutan yakni ditandai dengan terjadinya miss management dan faktor eksternal diluar kewenangan pemilik usaha. 

Secara singkat, Pailit berarti terjadi kemacetan pembayaran. Pailit merupakan keadaan dimana debitur atau orang yang mempunyai utang karena perjanjian atau Undang- Undang pelunasannya dapat ditagih di muka pengadilan memiliki kesulitan untuk membayar hutangnya kepada kreditur.  

Perbedaan Bangkrut dan Pailit

Dilihat dari pengertiannya, perusahaan yang mengalami kondisi bangkrut disebabkan oleh kondisi keuangan yang tidak sehat. Dikatakan tidak sehat karena laba yang diperoleh tidak bisa menutup kerugian yang ada. Sedangkan perusahaan dinyatakan pailit karena perusahaan tersebut tidak bisa membayar hutang- hutangnya. Perusahaan yang memiliki keuangan sehat tetap bisa dinyatakan pailit oleh putusan pengadilan niaga. 

Dalam kondisi bangkrut, perusahaan atau bisnis dapat menjalankan kegiatan operasional perusahaannya dibawah pengawasan pengadilan dan perusahaan pun mendapatkan jaminan perlindungan dari pengadilan hingga kondisi keuangannya lebih baik atau stabil.

Sedangkan ketika perusahaan mengalami pailit, maka perusahaan diwajibkan untuk membayar hutangnya dengan berbagai cara, termasuk dengan membagikan harta kepada para kreditur sesuai dengan peraturan yang telah ditentukan. 

Perusahaan dapat mengalami pailit, biasanya disebabkan oleh beberapa hal, misalnya seperti

  1. Tidak mampu untuk menangkap kebutuhan konsumen
  2. Terlalu fokus pada pengembangan produk
  3. Tidak melakukan inovasi
  4. Kurang mengamati pergerakan kompetitor
  5. Harga terlalu mahal
  6. Memiliki hutang 

Adapun peristiwa pailit yang pernah terjadi di Indonesia terjadi pada perusahaan Nyonya Meneer, PT Asuransi Jiwa Nusantara, Bali Kuta Residence, PT Peti Kemas Multicon, Akira. Pailit telah diatur melalui sebuah Undang- Undang nomor 37 tahun 2004 mengenai kepailitan dan penundaan kewajiban pembayaran utang. 

Cara Menghindari Bangkrut 

Apa itu bangkrut?

Untuk menghindari terjadinya bangkrut pada perusahaan atau bisnis Anda, ada beberapa hal yang bisa dilakukan, seperti:

  1. Melakukan Evaluasi Bisnis

Pada perusahaan yang mengalami kemunduran biasanya bisa dideteksi pada jauh hari. Caranya dengan melihat apakah terdapat kemajuan terhadap bisnis yang dijalankan. Bila tidak ada kemajuan bahkan apabila terjadi kemunduran, maka segera lakukan evaluasi bisnis. Tujuan dari evaluasi bisnis adalah untuk melakukan pengecekan secara menyeluruh mengenai penyebab yang menjadi permasalahan mengenai mengapa suatu bisnis bisa tidak terdapat kemajuan.  

  1. Mempertimbangkan Ide Karyawan

Setelah melakukan evaluasi dan mencari penyebab mengenai terjadinya kemunduran bisnis, mungkin Anda bisa mempertimbangkan ide- ide dari karyawan sekalipun untuk memberikan solusi dan mengembangkan perusahaan. Solusi yang bisa dilakukan berupa strategi atau bahkan inovasi terhadap produk yang dijalankan. Hal ini bisa dilakukan dengan cara brainstorming atau mengadakan rapat gabungan atau rapat antar divisi. 

  1. Meminta Pendapat dari Para Profesional

Selain ide dari karyawan, tentu saja Anda bisa meminta pendapat dari para profesional yang ahli dibidangnya. Anda bisa meminta saran ataupun pendapat dari profesional yang bisa memberikan solusi serta sebuah perspektif yang baru. Tidak menutup kemungkinan juga para profesional ini mungkin saja akan menawarkan bantuan sebagai investor atau pendanaan (berbentuk finansial) yang dapat membantu menyelamatkan kondisi perusahaan atau bisnis. 

  1. Meningkatkan Pelayanan terhadap Pelanggan 

Mungkin salah satu penyebab perusahaan mengalami kemunduran, karena kurangnya pelayanan terhadap pelanggan. Penting sekali untuk mengetahui target pasar yang dituju. Pelanggan adalah faktor yang penting, karena dengan adanya pelanggan maka produk atau jasa kita akan memiliki konsumen. Meningkatkan pelayanan terhadap pelanggan bisa dilakukan dengan survey, misalnya melalui feedback terkait produk atau jasa Anda. dengan adanya survey atau masukan dari pelanggan maka bisa menggerakan bisnis Anda ke arah yang lebih baik serta memungkinkan untuk memunculkan ide baru. 

  1. Meningkatkan Efisiensi Perusahaan

Langkah selanjutnya yakni melakukan efisiensi dari berbagai sektor. Efisiensi yang dilakukan bisa dalam bentuk penghematan atau pengeluaran rutin yang dilakukan. Misalnya pengurangan biaya operasional yang tidak memberikan dampak pada kelangsungan bisnis.  

Penyebab Bisnis Bangkrut

Ada beberapa faktor yang menyebabkan sebuah bisnis bisa berujung pada kebangkrutan, seperti misalnya:

  • Tidak cermat dalam mengelola keuangan perusahaan. Misalnya terlalu sering melakukan promosi sehingga biaya menjadi membengkak.
  • Tidak peka pada pergerakan pasar. Sebuah bisnis tentunya harus mengetahui apa yang menjadi minat pasar atau konsumennya agar tidak ditinggalkan dan tetap melakukan peningkatan kualitas agar dapat bersaing dengan kompetitornya.
  • Terlambat dalam mengejar inovasi dan perkembangan teknologi. Seperti yang Anda ketahui bahwa teknologi digital sekarang ini bisa menjadi salah satu bentuk untuk memperkenalkan produk Anda. Maka dari itu coba mulai melakukan inovasi serta menggunakan media sosial untuk mempromosikan produk atau jasa Anda. 
  • Adanya musibah atau bencana alam. Adanya musibah atau bencana alam dapat menimbulkan kerugian dan juga menyebabkan kebangkrutan. Dalam situasi seperti ini, diharapkan untuk bisa mencari jalan keluar, atau mengajukan permohonan kepada bank atau platform keuangan (Pinjaman Online) yang menawarkan pinjaman modal usaha. Terdapat banyak platform pinjaman online untuk mengembangkan bisnis. Seperti salah satunya adalah Danamas. Platform pinjaman online Legal dengan beragunan properti yang bisa Anda ajukan mulai dari Rp 50 juta hingga Rp 2 Miliar.  Sambil mengajukan pinjaman, Anda bisa sembari mencari cara untuk bertahan dan bangkit kembali. 

Syarat Dapat Pinjaman Modal Dari Pemerintah

Pembiayaan modal pemerintah merupakan program tahap lanjutan dari program bantuan sosial yang menjadi kemandirian untuk menyasar usaha mikro yang berada di lapisan bawah. Di tengah persaingan bisnis di  berbagai macam sektor, Usaha Kecil dan Menengah (UMKM) harus mampu untuk mempertahankan usaha dan meningkatkan kapasitasnya. Berikut ini adalah jenis modal usaha atau pinjaman modal yang disediakan oleh pemerintah untuk memajukan UMKM. Simak dalam artikel berikut ini. 

Jenis Modal Usaha

Untuk membantu mengembangkan usaha para pelaku UMKM, maka ada beberapa cara yang bisa dilakukan oleh pemerintah untuk mendukung perekonomian dan juga meningkatkan kinerja UMKM, yakni dengan mengajukan kredit dari Pemerintah (KUR) yang mulai diterapkan sejak tahun 2007.

Program ini ditujukan bagi Anda yang memerlukan bantuan permodalan. Penyalurannya bekerjasama dengan berbagai bank, diantaranya adalah Mandiri, BNI, BRI, BTPN, dan sebagainya. Untuk mendapatkan modal jenis KUR atau pengajuan kredit dari Pemerintah, Anda wajib memiliki usaha yang belum berjalan, namun dapat mengakses perbankan. Pada pinjaman KUR tidak menuntut pengembalian secepatnya, karena dalam beberapa kondisi ini diberlakukan bagi bantuan wanita rawan sosial, dan bantuan wirausahawan muda. Bantuan untuk wanita rawan sosial adalah bantuan yang ditujukan bagi ibu-ibu yang ingin membuat UMKM. 

Pinjaman modal usaha dari pemerintah

Selain KUR, ada pinjaman modal lain yakni Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL). Program ini merupakan sebuah program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) mandiri Jika melalui KUR pengajuannya melalui bank pemerintah dengan limit pinjaman hingga Rp 500 juta dan syarat bisnis yang dilakukan tidak dijadikan sebagai jaminan pada bank, sementara PKBL adalah bentuk implementasi CSR atau Corporate Social Responsibility dari Badan Usaha Milik Negara. Pada dasarnya PKBL lebih banyak memberi pinjaman mikro kepada pengusaha kecil yang potensial seperti misalnya, pemberian dana pinjaman pada komunitas pengrajin, dan lain sebagainya. 

Selain bantuan kredit, pemerintah juga memiliki program bukan kredit yakni PNPM Mandiri. PNPM mandiri dianggap sebagai program untuk menanggulangi kemiskinan terutama yang berbasis pada pemberdayaan masyarakat. Program ini memberikan adanya pelayanan pada masyarakat melalui sebuah program, kebijakan, dan penganggaran yang berpihak pada masyarakat. Selain modal dalam bentuk dana, pemerintah juga memberikan bantuan modal berbentuk alat kerja misalnya seperti mesin, tenda kaki lima, kulkas dan lain sebagainya yang diperuntukan bagi UMKM baru misalnya  seperti contohnya ialah UMi, UMi adalah pembiayaan ultra mikro yang memberikan pemerintah sebagai pinjaman modal usaha. UMi memiliki tujuan yakni pinjaman modal yang ditujukan pada mereka yang membutuhkan pinjaman Rp 10 juta. 

Syarat Pinjaman Modal Usaha dari Pemerintah Gratis

Untuk Anda yang tertarik dengan pinjaman modal dan, ingin mengajukan pinjaman modal UMi, berikut ini adalah beberapa ketentuan yang dapat Anda ikuti yakni: 

  • Usaha Anda tidak sedang dibiayai oleh lembaga keuangan maupun koperasi.
  • Memiliki Izin usaha atau surat keterangan usaha
  • Berstatus Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan melalui Kartu Tanda Penduduk (KTP)

Baca Juga: Bukti Perkembangan Fintech Bantu UMKM Makin Maju

Perbedaan UMi dan KUR

Pinjaman modal usaha dari pemerintah

Berikut ini adalah perbedaan antara KUR dan UMi yakni berdasarkan lembaga penyalur, plafon, penerima, tenor pinjaman, agunan, pendampingan dan pelatihan, konsep dukungan pemerintah, prosedur pinjaman. Berikut adalah perbedaannya.

  • Lembaga penyalur:  UMi disalurkan lembaga keuangan bukan Bank (LKBB), sedangkan KUR disalurkan perbankan atau melalui lembaga keuangan.
  • Besaran pinjaman atau plafon kredit: UMi maksimal Rp 10 Juta, sedangkan KUR Rp 25 juta untuk mikro dan Rp 500 juta untuk ritel.
  • Penerima pinjaman: UMi menawarkan pelaku usaha ultra mikro,  sedangkan KUR membidik pelaku usaha kecil dan menengah. .
  • Tenor pinjaman: UMi menawarkan jangka waktu pinjaman hingga 52 minggu, sementara KUR memberikan jangka waktu lebih dari satu tahun. 
  • Agunan atau jaminan: UMi tidak meminta syarat jaminan ataupun agunan untuk pembiayaan kelompok, sedangkan KUR  mensyaratkan adanya agunan atau pinjaman. 
  • Pendampingan dan pelatihan: UMi mewajibkan adanya pelatihan ataupun pendampingan, sedangkan pada KUR tidak mewajibkan adanya pendampingan maupun pelatihan. 
  • Dukungan Pemerintah: Pada UMi dapat kucuran dana melalui Pusat Investasi Pemerintah (PIP) yang diberikan ke LKBB dengan kisaran bunga 2% hingga 4%, sedangkan KUR mendapatkan subsidi bunga dari pemerintah. 
  • Prosedur Pinjaman: UMi menggunakan mekanisme LKBB, sedangkan pada KUR menggunakan mekanisme perbankan. 

Bagi Anda yang ingin mendapatkan pinjaman modal usaha, Fintech Peer to Peer Lending (P2P)  Lancar by Danamas dapat memberikan pinjaman modal beragunan properti mulai dari Rp 50 juta hingga Rp 2 Miliar. Pinjaman ini dapat Anda dapatkan dengan aman karena telah mendapatkan izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan melalui proses yang mudah dan cepat. Anda juga dapat mengetahui besaran pinjaman atau nilai properti yang Anda miliki melalui fitur perhitungan

ekuitas

Pengertian Ekuitas, Jenis, Unsur & Pentingnya bagi Perusahaan

Dunia keuangan, akuntansi dan bisnis pasti familiar dengan istilah ekuitas. Istilah ekuitas umumnya terdengar pada masalah hak dan kepemilikan. Beberapa orang sering menyamakan istilah ekuitas dengan modal, namun apakah kedua hal tersebut memang sama atau berbeda.

Ekuitas sering dijadikan sebagai sebuah penentu, apakah perusahaan memiliki kondisi yang sehat atau tidak.  Selain itu ekuitas juga sering dijadikan sebuah peranan yang cukup penting dalam melihat seberapa besar aset yang perusahaan memiliki dan seberapa banyak kewajiban yang harus ditunaikan.

Apa Itu Ekuitas

Ekuitas memiliki arti kekayaan bersih dari sebuah perusahaan. Definisi lebih lanjutnya tentang ekuitas adalah hak dari seorang pemilik perusahaan atas aset perusahaan setelah semua kewajiban dalam neraca terbayarkan. Ekuitas adalah hak dari pemilik perusahaan terhadap aset tersebut setelah dikurangi liabilitas. Liabilitas adalah jumlah uang yang akan dikembalikan ke pemegang saham, maka selanjutnya ekuitas juga bisa disebut sebagai modal atau kekayaan dari bisnis. 

Unsur-Unsur Ekuitas

  • Modal Yang Di Setor

Modal yang disetor adalah sejumlah uang yang disetorkan atau ditanamkan oleh pemilik perusahaan pada pemegang saham ke perusahaan tersebut.  Hal tersebut dibagi menjadi dua yaitu:

  •  Modal Saham Atau Jumlah Nilai Saham Yang Ada

Agio atau disagio saham yaitu selisih nilai setoran dari pemegang saham dengan jumlah nilai saham. Agio adalah jika selisihnya bernilai positif sedangkan disagio adalah selisih nilai yang bernilai negatif.

  •  Keuntungan Yang Tidak Dibagi

Keuntungan yang tidak dibagi disebut dengan keuntungan yang ditahan adalah hasil dari keuntungan bersih operasional perusahaan yang hasilnya tidak diambil oleh pemilik atau pemegang saham. 

  • Model Dari Penilaian Kembali

Jika saat perusahaan melakukan hitung ulang, maka akan ada penyesuaian nilai aset yang bisa terjadi selisih yang bisa mengubah neraca perusahaan. Maka inilah yang nantinya akan menjadi modal dari penilaian kembali.

  •  Modal Dari Hibah

Semua bentuk penambahan nilai aset setelah liabilitas maka akan menjadi nilai ekuitas. Dalam hal ini juga termasuk jika perusahaan mendapatkan modal hibah atau sumbangan. Modal hibah adalah penanaman modal yang terjadi saat perusahaan mengalami penambahan aset tanpa melakukan pengeluaran.

  • Model Lainnya 

Modal lainnya dalam ekuitas bisa berupa cadangan dana yang didapat oleh perusahaan. Tersebut bisa dipakai untuk melakukan ekspansi dan persiapan pelunasan obligasi cadangan penurunan harga dan lain-lain.

Jenis Ekuitas

  • Ekuitas Pemegang Saham

Ekuitas pemegang saham adalah sebuah nilai semua total aset yang akan kembali ke pemegang saham jika aset tersebut terlikuidasi perusahaan sudah dibayarkan.

  • Ekuitas Pemilik Perusahaan

Ekuitas perusahaan definisi yang serupa dengan ekuitas pemegang saham namun hal yang membedakan adalah keuntungan dari ekuitas pemilik saham nantinya akan mengambil semua bidang usaha termasuk yang tidak ada pada Bursa Efek.

  •  Pembiayaan Ekuitas

Ekuitas bisa terjadi saat sebuah perusahaan berhasil atau memiliki prospek yang cukup menjanjikan namun tidak mendatangkan profit. Saat hal ini terjadi maka salah satu langkah untuk mencari modalnya adalah dengan melakukan pembiayaan ekuitas. Cara pembelian ekuitas antara lain menjual saham yang sudah ada di perusahaan ke investor lain hasil dari penjualan tersebut bisa untuk mengembangkan usaha nantinya.

  •  Ekuitas Rumah

Ekuitas rumah juga disebut dengan nilai rumah. Ekuitas rumah adalah sebuah cara menilai rumah setelah mengurangi total nilai hipoteknya. Ekuitas ini penting bagi mereka yang ingin beli atau jual rumah. 

  • Ekuitas Merek

Ekuitas merek adalah nilai sebuah merek yang mengacu pada sebuah perusahaan. Jenis ekuitas ini juga mengacu pada emosi dan tanggapan yang ada pada orang saat melihat dan mendengar nama brand. Ekuitas merek ini berkaitan dengan brand awareness. 

Tujuan Ekuitas

Ekuitas bertujuan untuk mengetahui bagian dari hak pemilik yang ada pada perusahaan. Bagian dari hak ini akan menjadi hal yang wajib untuk dilaporkan. Nilai ekuitas ini bertujuan untuk memberikan informasi tentang sumber dana dari perusahaan. 

Pentingnya Ekuitas bagi Perusahaan

Nilai ekuitas akan mencerminkan nilai sebuah perusahaan. Nilai ini bisa jadi faktor yang menentukan harga saham dari perusahaan itu. Pemahaman akan ekuitas perusahaan ini sangatlah penting bagi pebisnis. Dengan memahami berapa nilai ekuitas, aset atau kepemilikan yang mereka punya, maka mereka juga akan mengetahui berapa nilai tersebut. 

Ekuitas Harus Dilaporkan

Ekuitas sangat penting sehingga perlu dilaporkan. Nilai ini nantinya akan tercantum pada laporan awal perusahaan. Fungsi dari pelaporan nilai ekuitas adalah untuk menginformasikan kepada pihak yang berkepentingan tentang efisiensi dan kepengurusan dari perusahaan.

Ekuitas perlu dilaporkan karena untuk memberikan informasi yang jelas tentang history dan prospeknya di masa yang akan datang dari investasi yang diberikan pemilik atau pemegang saham.

Pelaporan Ekuitas

  • Pelaporan Ekuitas Saham

Saham bisa dianggap sebagai penambah modal, tapi juga bisa hanya sebagai barang yang diperjual belikan. Maka, pemegang saham akan mendapatkan keuntungan dari selisih nilai yang mereka dagangkan. Calon investor bisa membeli beberapa lembar saham yang mereka butuhkan, dan pelaporan pada jurnalnya adalah,

kas = saham

Jika harga meningkat, maka kas yang masuk ke perusahaan pun akan bertambah, maka pelaporan jurnalnya adalah,

kas = saham + agio saham.

Harga nominal saham bisa lebih rendah dari nilai saham. Kondisi ini terjadi saat investor menilai perusahaan itu memiliki prospek yang kurang baik. Maka orang yang mau membeli saham tersebut pun akan sepi. Sepinya peminat otomatis akan menurunkan nominal saham itu. Jika hal ini terjadi, maka nanti akan muncul selisih antara harga saham. 

Lalu, akan muncul (Kas = Disagio Saham + Saham) pada jurnal.

  • Laporan Ekuitas Laba ditahan

Laba yang ditahan bisa mempengaruhi ekuitas. Laba ditahan adalah laba yang dihasilkan perusahaan tapi hasilnya tidak dibagikan kepada pemilik modal. Tujuan dari laba ditahan adalah untuk memperbesar modal perusahaan dan menutupi beberapa kewajiban yang dimilikinya. Keuntungan terjadi saat pendapatan lebih besar daripada nilai beban produksi maka pada jurnal pelaporannya tertera seperti berikut:

Pendapatan = beban produksi ditambah laba

Jika laba tersebut akan menjadi laba yang ditahan maka akun laba pun harus dibuat menjadi 0 dan pindahkan ke akun laba ditahan, maka pada jurnal laporan akan tertera seperti berikut ini:

Laba = laba ditahan

  • Laporan Ekuitas Laba Yang Dibagikan

Laba yang dibagikan dikenal dengan istilah dividen. Dividen adalah pembagian keuntungan kepada pemegang saham berdasarkan pada banyaknya saham yang dimiliki. Nantinya pembagian ini akan mengurangi keuntungan yang ditahan dan juga nilai kas yang tersedia dari perusahaan tersebut. Pembagian dividen bisa berupa uang maupun surat berharga. Jika dibagikan dalam bentuk uang maka ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  • Tanggal pengumuman dimana tanggal saat manajemen mengumumkan akan membagikan dividen dalam bentuk kas.
  • Tanggal ex dividen adalah tanggal penghentian penjualan saham di Bursa untuk sementara waktu
  • Waktu pencatatan adalah tanggal dimana manajemen menunjukkan memo kepada pemegang saham sehingga mereka bisa tahu mereka akan mendapatkan berapa dan kapan
  • Tanggal pembayaran adalah merupakan tanggal dimana dividen bisa terbayarkan secara tunai kepada pemegang saham. 

Dengan mengetahui tentang ekuitas bagi perusahaan, maka Anda pun memahami bahwa ekuitas memiliki peranan penting dalam perusahaan. Saat bisnis Anda semakin besar, maka ekuitas pun sebaiknya dilaporkan sehingga Anda bisa mengetahui laba yang Anda miliki. 

Untuk bisa mengembangkan bisnis, maka Anda membutuhkan modal usaha yang banyak. Namun, tahukah Anda dimana mendapatkan modal usaha yang aman dan berizin OJK? Jawabannya adalah pada Lancar by Danamas. Fintech lending berizin dan diawasi oleh OJK berada pada Sinar Mas Group sehingga Anda tak perlu ragu dengan kredibilitasnya. Lancar by Danamas bisa menjadi solusi pengembangan bisnis Anda dengan pinjaman agunan properti sebesar Rp 50 juta – Rp 2 miliar. Miliki kemudahan pinjaman modal usaha dari Lancar by Danamas sekarang juga!