Bisnis fashion

Bisnis fashion adalah salah satu bisnis yang terus berkembang dan tumbuh belakangan ini. Pasar dari bisnis fashion ini cukup luas dan hampir semua orang membutuhkan baju yang mereka kenakan. Jika anda tertarik untuk memulai bisnis tidak ada salahnya untuk memulai bisnis fashion dengan menggunakan brand anda sendiri. Berikut tips cara memulai bisnis fashion dengan brand sendiri agar berhasil.

Cara Memulai Bisnis Fashion Dengan Brand Sendiri

Bisnis fashion
  1. Amati Tren Pasar

Penting sekali untuk mengetahui trend fashion yang sedang populer saat ini. hal tersebut bisa anda lakukan lewat berbagai cara seperti berikut ini:

  • Cek Trend di Google Trend

Google trend adalah fitur dari Google yang bisa menganalisis secara cepat untuk jumlah pencarian pada kata kunci tertentu. Anda juga bisa membandingkan kan beberapa jenis produk untuk melihat trend yang banyak dicari orang.

  • Cek Tren Di Media Sosial

Cara mengecek tren pasar antara lain juga lewat penggunaan media sosia. Di sana anda bisa menemukan berbagai foto atau video dari produk fashion yang direvisi oleh beberapa orang atau influencer. Anda cukup mengetik di keyboard produk fashion yang ingin anda cari dengan menggunakan kolom pencarian. Lalu lihat pada tab top untuk melihat produk keyboard yang banyak disukai oleh.

  • Survei Ke Konsumen 

Lewat internet maka anda bisa melakukan survei, untuk mengetahui produk yang dibutuhkan atau disukai oleh konsumen. Buatlah survei online sederhana sehingga bisa memudahkan pekerjaan Anda lalu memanfaatkan media sosial untuk menyebarkan survei ini sehingga mendapatkan lebih banyak responden.

  1. Kenali Target Pasar

Anda bisa mengenali target pasar sebelum memulai bisnis fashion. Dengan mengetahui target pasar maka anda bisa ciptakan produk yang disukai dan dibutuhkan oleh konsumen. Selain itu hal ini juga bisa membantu Anda dalam menentukan strategi pemasaran nantinya. Berikut adalah cara yang bisa anda lakukan dalam mengetahui target pasar.

  1. Ciptakan Asumsi Sendiri

Sebelumnya Anda perlu berasumsi seperti siapa target besar yang cocok untuk bisnis fashion anda? Apakah apa produk fashion yang ingin anda jual, Apakah baju formal atau baju casual? Siapa yang akan membeli produk Anda? Apa profesi mereka? dan sebagainya.

  1. Amati Kompetitor Anda

Anda juga bisa melihat lewat produk-produk kompetitor Anda lalu coba analisis kira-kira siapa target pembelinya dan ini bisa jadi celah untuk mempromosikan serta menciptakan produk yang lebih unggul.

  1. Komunikasi Dengan Konsumen

Dengan mengenal target pasar Anda juga bisa melakukan komunikasi langsung lewat ke calon pelanggan. Anda bisa meminta saran seputar bisnis fashion dari teman-teman terdekat atau kolega.

  1. Membuat Bayar Persona

Persona adalah gambaran target pasar yang anda sasar, Anda bisa membuat gambaran lewat riset dan informasi yang anda kumpulkan sebanyak-banyaknya. Dengan personal maka anda bisa mengembangkan produk secara tepat.

  1. Lihat Kompetitor Bisnis Anda

Dengan melihat kompetitor maka anda bisa mengetahui berbagai informasi untuk menjadikan bisnis fashion anda lebih unggul daripada kompetitor. Analisis kelebihan dan kekurangan produknya hingga cara pemasaran dan pendistribusiannya. Dari sinilah Anda bisa bersaing dengan kompetitor anda:

  •  Pelajari Produk Kompetitor

Lihat apa keunggulan dan kelemahan kompetitor Anda lalu memanfaatkan kelemahan produk tersebut untuk menciptakan produk yang lebih unggul. Sebab dengan menawarkan apa yang tidak dimiliki oleh pesaing maka ini adalah peluang yang cukup baik untuk memenangkan pasar.

  • Kunjungi Website Kompetitor atau Media Sosial

Lewat media sosial dan websitenya maka anda bisa lihat tampilan hingga deskripsi masing-masing produk. Seberapa cepat loading website tersebut, apakah cukup responsif di perangkat smartphone, apakah mereka memiliki blog atau halaman khusus promosi dan analisis lainnya.

Selain itu kunjungi juga media sosialnya dan cari tahu postingan kompetitor, bagaimana cara mereka merespon komentar pelanggan hingga cara mereka berpromosi di media sosial.

  • Bandingkan Harga Kompetitor

Faktor harga juga menjadi pertimbangan konsumen saat membeli sebuah produk. Maka penting sekali anda membandingkan harga produk dengan semua kompetitor anda.

  1. Buat Bisnis Plan

Apakah anda mengenali target maka kini saatnya anda untuk membuat perencanaan bisnis. bisnis plan atau perencanaan bisnis adalah konsep bisnis Anda yang nantinya bisa menjadi pedoman dalam menjalankan bisnis. 

Bisnis fashion

Perencanaan bisnis meliputi:

  • Ringkasan dari seluruh bagian bisnis 
  • Analisis pasar 
  • Target bisnis kompetitor 
  • Keunikan bisnis dan produk (USP) 
  • Deskripsi brand atau produk 
  • Brand value 
  • Visi dan misi brand
  • Deskripsi produk 
  • Strategi pemasaran
  • Financial analysis (deskripsi manajemen keuangan bisnis)
  • Harga produk 
  • Keuntungan biaya operasional 

Termasuk juga jika Anda berencana mendapatkan tambahan modal usaha dari Lancar by Danamas. Fintech lending berizin OJK yang masih dalam grup Sinar Mas ini bisa jadi pilihan bagi penguasa seperti Anda yang ingin memulai bisnis fashion. Siapkan properti Anda sebagai agunan pinjaman dan dapatkan modal usaha hingga Rp 2 miliar.

  1. Persiapkan Anggaran Atau Modal

Cara memulai bisnis fashion maka peran modal sangatlah penting untuk itu modal sedikit atau banyak bukanlah satu-satunya penentu keberhasilan bisnis. Hal terpenting adalah anda perlu pandai mengatur dalam mengelola modal saat memulai bisnis fashion dengan brand sendiri. Berikut kategori pengeluaran sebagai cara memulai bisnis fashion dengan brand sendiri.

  • Bahan baku produk yang termasuk bahan baku 123 dan seterusnya
  • Biaya proses pembuatan meliputi biaya penjahit atau produsen
  • Biaya pembuatan website toko online 
  • Biaya pemotretan produk meliputi sewa model sewa jasa pemotretan
  • Biaya promosi dan iklan meliputi biaya iklan dan biaya desain grafis
  • Persiapkan produk Anda dalam tahap persiapan produk Anda Anda harus melakukan beberapa langkah seperti berikut ini:
  1. Desain Produk

Ciptakan produk yang berkualitas dimulai dari sebuah rancangan. Berbekal riset dan pengetahuan tentang produk yang telah anda miliki maka anda bisa melakukan beberapa cara memulai bisnis fashion dengan brand sendiri seperti berikut:

  • Buat Gaya Yang Khas

Salah satu pembeda produk Anda dengan kompetitor lain adalah dengan memiliki ciri khas atau style pada produk fashion anda. Dengan ciri khas ini maka konsumen bisa mengingat dan mengenal produk anda dengan baik.

  •  Pemilihan Warna Yang Tepat

Pemilihan warna juga penting dalam penciptaan produk fashion. Anda juga bisa menentukan warna produk berdasarkan trend yang sedang populer.

  • Pilih Bahan Terbaik

Rancang produk fashion perlu dilakukan dengan memilih bahan terbaik agar konsumen bisa puas terhadap produk yang Anda jual. Anda perlu memperhatikan beberapa point seperti jenis kain yang dipakai warna kain dan motifnya.

  •  Cari Produsen

Setelah anda merancang produk maka kini saatnya untuk menciptakan produk sendiri yang berkualitas. Jika anda menjual produk fashion seperti baju maka Anda tak perlu menjadi tersendiri Anda bisa mencari penjahit yang handal untuk menciptakan produk fashion yang anda inginkan.

  1. Buat Desain Logo Brand

Logo brand adalah sebuah cermin atau citra konsep bisnis anda. Untuk itu dalam membuatnya pun perlu berbagai riset hingga proses yang yang tidak cepat. Agar mudah diingat maka cukup membuat logo brand yang simple sehingga pelanggan bisa ingat dengan produk atau merek anda.

Baca juga:

Branding Image Adalah: Contoh & Fungsinya bagi Bisnis

Contoh Proposal Bisnis Sederhana untuk UMKM

  1. Lakukan Pemotretan Produk 

Dalam memasarkan produk maka perlu diiringi foto produk yang menarik konsumen. Maka itu maka dari itu anda perlu mempersiapkan pembuatan produk yang sebaik mungkin pemotretan tersebut nantinya akan dipajang di website toko online media sosial atau iklan. Agar terlihat lebih profesional maka gunakan jasa fotografer khusus fashion dan foto produk sehingga hasil foto produk terlihat lebih menarik dan serius.

  • Foto Detail Produk

Tak hanya keseluruhan produk Anda juga perlu memperhatikan detail produk yang Anda foto seperti desain bahan dan tekstur yang menjadi keunggulan produk Anda.

Buatlah Website toko online dengan membuat Website toko online secara tidak langsung ada juga berpromosi secara online bisnis fashion ini pun akan lebih terlihat terpercaya dibandingkan mereka yang tidak memiliki toko online. Dalam Website toko online ada beberapa hal yang perlu Anda tampilkan seperti katalog produk, launching produk, informasi profil bisnis hingga informasi kontak bisnis.

  1. Launching Produk

Tahap selanjutnya adalah dengan launching produk dimana produk dan hasil toko Anda sudah siap dan anda pun sudah sampai pada tahap launching. Pre-launch yang ditujukan untuk menarik atensi pembeli terhadap produk Anda sehingga ketika langsing banyak pembeli yang menunjukkan reaksi toko online dan berpotensi meningkatkan penjualan. Di launching Anda bisa memberikan informasi promo spesial pembelian saat launching produk. Tidak lupa untuk berikan diskon atau harga spesial di hari pertama peluncuran produk Anda.

  1. Promosikan Iklan Secara Online

Langkah selanjutnya yang bisa anda lakukan adalah mempromosikan produk secara online lewat beberapa marketing tools berikut ini:

  •  Google Ads
  •  Instagram ads
  •  Facebook ads 

Dengan tips memulai usaha bisnis diatas, maka Anda pun sudah bisa memulai usaha fashion dengan brand sendiri. Siapkan modal usaha yang cukup dan ikuti langkah diatas.

Ajukan Pinjaman Lancar

Simulasi Pinjaman Lancar

Artikel Lainnya

Pekerjaan Dengan Gaji Tertinggi Di Dunia

Pekerjaan Dengan Gaji Tertinggi Di Dunia? Apa Saja?

Pekerjaan dengan gaji tertinggi di dunia. Mungkin saja Anda ingin mulai bekerja, namun bingung pekerjaan apa yang ingin anda lakukan. Jika anda ingin membuat uang yang banyak dari pekerjaan anda, atau mungkin anda baru saja memulai pekerjaan dan ingin bayaran yang cukup. Di artikel ini, kami akan merangkum beberapa pekerjaan yang memiliki bayaran cukup tinggi. Yuk, simak artikel ini! Mungkin saja Anda bisa menemukan pekerjaan yang anda inginkan juga.

Daftar Pekerjaan Dengan Gaji Tertinggi Di Dunia

Pekerjaan Dengan Gaji Tertinggi Di Dunia

Anda ingin bekerja di luar negeri? Berikut adalah sebuah daftar pekerjaan dengan gaji tertinggi di dunia, dengan perhitungan gaji per tahun. Ada beberapa yang mungkin tidak diduga, lho! :

  • Alih bedah syaraf memiliki bayaran sekitar US$ 381.000 atau Rp 5,4 Miliar per tahun. Alih bedah ini sedikit berbeda dari ahli bedah syaraf, namun bayarannya juga sama-sama besar, dengan bayaran US$ 251.000 atau Rp 3,5 Miliar per tahun
  • Pengacara merupakan sebuah pekerjaan yang juga dibayar mahal. Pasalnya, pengacara per tahunnya bisa menghasilkan US$ 141.890 atau sekitar Rp 2 Miliar.
  • CEO merupakan sebuah pekerjaan yang penting untuk hal-hal yang bersifat hukum. Gaji pengacara memang merupakan gaji yang besar, dengan jumlah US$ 200.140 atau setara dengan Rp 2,8 M per tahunnya. 
  • Orthodontist, yakni ahli gigi,  memiliki gaji per tahun sebanyak $264,850 
  • Psikolog juga memiliki gaji yang cukup besar, dengan gaji yang banyak sebesar $86,181 per tahunnya. Di luar negeri, beberapa sekolah memiliki psikolog di dalam sekolah, dan pekerjaannya membantu pelajar untuk merasa aman dan nyaman. Gaji psikolog sekolah per tahun adalah sekitar $66.000.

Daftar Pekerjaan Dengan Gaji Tertinggi Di Indonesia

Pekerjaan Dengan Gaji Tertinggi Di Dunia

Di Indonesia, juga ada banyak pekerjaan dengan gaji yang cukup tinggi, lho! Berikut adalah beberapa daftar pekerjaan dengan gaji tertinggi di Indonesia per tahun 2022, dihitung dari per bulannya: 

  • Ahli pertambangan bisa mendapatkan sekitar Rp 15.900.000 per bulan, membuatnya salah satu pekerjaan dengan gaji yang cukup tinggi.
  • Manajer bank juga merupakan salah satu pekerjaan dengan gaji yang cukup tinggi, dengan penghasilan Rp 12.000.000 atau setara dengan Rp 144.000.000 per tahun.
  • Kepala dari sumber daya manusia (Head of HRD) memiliki gaji sebesar Rp 15.000.000 yang bisa didapatkan per bulannya. 
  • Ahli perminyakan dan gas adalah pekerjaan selanjutnya yang memiliki gaji yang cukup besar, yakni sebesar Rp 17.000.000 per bulan.
  • Dikala waktu dimana media sosial merupakan sebuah kunci untuk mempromosikan barang, gaji Content manager menjadi sebuah hal yang cukup tinggi. Seorang content manager dapat menerima Rp 20.000.000 per bulannya. Sama halnya dengan dokter spesialis, yang juga mendapat sekitar Rp 20.000.000 per bulan. 
  • Pilot merupakan orang-orang yang mengendarai pesawat. Pilot memiliki gaji yang cukup tinggi, dengan bayaran mencapai sekitar Rp 50.000.000 per bulannya.
  • Jika anda merupakan seorang CEO, COO atau CFO, anda merupakan bagian dari C-suite. Gaji yang didapatkan oleh para C-suite adalah Rp 100.000.000 per bulannya. Jumlah yang cukup banyak, bukan?

Baca juga: Pengertian dan Pentingnya Onboarding Karyawan

Ada banyak lagi daftar pekerjaan yang dapat memberikan gaji yang cukup tinggi. Pilihan pekerjaan yang anda inginkan berada di tangan anda sendiri. Pilihlah pekerjaan yang sekiranya cocok untuk anda dan gaji cukup untuk keperluan anda. Untuk memilih sebuah pekerjaan, anda harus pintar dalam memilih pekerjaan. Sama seperti pekerjaan, anda juga harus pintar dalam memilih pinjaman untuk modal usaha perusahaan anda. Lancar by Danamas merupakan fintech pinjaman beragunan yang menggunakan properti sebagai jaminannya. Ingin tahu lebih lanjut, segera kunjungi kami di www.lancar.id!

Tips onboarding

Pengertian dan Pentingnya Onboarding Karyawan

Setiap perusahaan, pastinya akan merekrut karyawan baru untuk menunjang visi dan misi perusahaan. Sebagai perusahaan yang baik, dalam merekrut karyawan baru tentunya harus membuat karyawan tersebut dapat menyesuaikan diri di lingkungan kerja yang baru sehingga karyawan tersebut betah dan dapat bekerja dengan baik. 

Proses penyesuaian tersebut tidak hanya dilakukan bagi karyawan baru, namun juga untuk memberikan citra positif perusahaan agar kinerja karyawan lebih baik. Untuk itulah sangat pentingnya onboarding. Apa yang dimaksud dengan onboarding karyawan? Simak dalam artikel ini! 

Apa itu Onboarding Karyawan?

Tips onboarding

Onboarding karyawan adalah proses yang dilakukan agar karyawan dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan dan perannya di lingkungan kerja yang baru. Onboarding karyawan berfungsi bagi produktivitas perusahaan kedepannya, karena dengan adanya onboarding karyawan, karyawan baru tersebut dapat mengenal dengan jelas lingkup pekerjaan dan juga orang-orang yang akan berkoordinasi dengannya. Sehingga karyawan baru dapat memberikan output kinerja yang jauh lebih optimal. 

Biasanya di dalam sebuah perusahaan, salah satu yang bertanggung jawab ketika sedang melakukan onboarding yakni dari divisi HRD. Dimana tugasnya adalah memperkenalkan karyawan baru dalam lingkungan dan perannya agar dapat menjalan tugas dengan baik dan nyaman. 

Pentingnya Onboarding

Proses penyesuaian karyawan dalam lingkungan barunya pastinya sangat penting dan dapat mempengaruhi kinerja. Apabila karyawan merasa nyaman dengan lingkungan kantor, pastinya akan memberikan hasil kinerja yang baik. Oleh karena itu onboarding penting karena dapat memberikan: 

  1. Kesempatan dalam mengenalkan dan memastikan bahwa karyawan tersebut mengerti mengenai  visi,misi dan nilai perusahaan.
  2. Merupakan masa yang tepat bagi karyawan baru untuk memahami tanggung jawab, hak, hingga prosedur yang berlaku di perusahaan
  3. Kesempatan bagi karyawan untuk memutuskan melanjutkan masa kerjanya atau tidak. Masa onboarding merupakan masa yang tepat untuk karyawan menentukan motivasi kerja, hingga kinerja lingkungan di sekitarnya. 
  4. Menumbuhkan engage dari karyawan kepada perusahaan yang bertujuan untuk memastikan bahwa karyawan mendapatkan kesempatan yang baik untuk berkarir di perusahaan tersebut dan menurunkan tingkat karyawan untuk berpindah (turnover).

Tips Onboarding ke Karyawan

Tips onboarding

Berikut ini adalah beberapa tips onboarding yang bisa Anda lakukan ke karyawan baru: 

  1. Dilakukan sejak Offering Letter Ditandatangani  

Karyawan baru tentunya akan merasa lebih tenang jika pada saat menandatangani offering letter, dengan keputusan bahwa kedua belah pihak telah menyatakan akan bekerja dan mempekerjakan karyawan tersebut dengan adanya bukti offering letter yang telah ditandatangani. Usahakan saat hari pertama masuk kerja, karyawan telah mendapatkan perlengkapan kantor, meja kerja, hingga proses administrasi yang telah dipersiapkan. 

  1. Jangan Berlebihan dalam Merancang Onboarding 

Saat hari pertama karyawan masuk, pastikan Anda mengajaknya dalam sesi orientasi. Perhatikan dengan baik jadwal kegiatan dan materi informasi yang hendak diberikan kepada karyawan baru dan jangan memberikan semua informasi dalam satu hari, karena dapat membuat karyawan tidak mengerti poin yang Anda sampaikan. Diskusikan dengan Manajer divisi karyawan baru tersebut untuk mengoptimalisasi proses onboarding. 

  1. Libatkan Karyawan Baru dalam Berbagai Perbincangan 

Agar onboarding karyawan baru bisa berjalan dengan lancar, maka Anda dapat melibatkan karyawan baru tersebut dalam topik perbincangan, sehingga mereka dapat menunjukkan kapabilitasnya. Karyawan baru juga dapat belajar bagaimana pengalaman yang didapat ketika melakukan diskusi dan tentunya hal ini dapat meningkatkan kepercayaan diri yang jauh lebih optimal.

  1. Jangan Memberikan Beban Kerja yang Berat di Awal 

Dalam proses atau periode onboarding biasanya karyawan akan diberikan tugas yang sesuai dengan jobdesk yang telah ditentukan. Namun masih sebatas permulaan. Jangan langsung memberikan beban kerja yang berat, hal ini dapat mengurangi motivasi karyawan dalam bekerja. 

Tips Onboarding Karyawan Online

Tips onboarding

Seperti yang Anda ketahui, semenjak pandemi covid-19 berlangsung maka banyak perusahaan yang menerapkan sistem online atau remote. Hal inilah yang kemudian menjadikan adanya karyawan yang melakukan pekerjaan dari rumah atau secara remote. Untuk melakukan proses onboarding secara online, maka biasanya dilakukan setelah kandidat menandatangani offering letter. 

Anda juga bisa menggunakan program onboarding secara online, yakni dengan menyiapkan file berbentuk PPT, administrasi, serta alat kantor yang dikirimkan ke alamat karyawan baru.  tersebut. Memaksimalkan proses onboarding dengan menambahkan new hire booklet atau informasi bermanfaat lain yang dapat membantu karyawan baru beradaptasi di perusahaan dan tentunya mengenalkan karyawan baru di sektor internal perusahaan.  

Baca juga: Apa itu Employee Engagement & Manfaat, Cara Meningkatkannya

Cobalah untuk melakukan kegiatan daily meeting  secara online agar karyawan baru tidak bingung ketika berada dalam lingkungan kerjanya. Selain itu dengan adanya daily meeting maka mereka dapat mengetahui rekan kerjanya serta mengetahui job desk secara detail ataupun bertanya mengenai pendapat ataupun masalah yang dialami. Lancar by Danamas merupakan platform digital untuk pinjaman online yang dapat Anda gunakan untuk mengembangkan usaha. Hanya dengan agunan properti dan pengajuan Anda bisa dilakukan secara mudah kapanpun dan dimanapun. Segera daftarkan diri Anda, dan dapatkan pinjaman mulai dari Rp 50 Juta hingga Rp 2 miliar. Anda juga dapat menghitung nilai properti Anda disini.

Cara Merekrut Talent

Cara Merekrut Talent yang Tepat untuk Perusahaan

Mempekerjakan karyawan yang tepat untuk perusahaan dapat meningkatkan budaya kerja dan dapat memberikan dampak yang positif untuk perusahaan. Anda tentunya ingin merekrut karyawan yang dapat berdampak positif bagi perusahaan, bukan? Lantas bagaimana cara merekrut karyawan yang tepat? Simak artikel berikut ini. 

Cara Merekrut Talent yang Ideal

Cara Merekrut Talent

Untuk mendapatkan talent yang ideal dan cocok untuk pekerjaan yang dituju dan sesuai dengan perusahaan maka dibutuhkan beberapa cara yang tepat, seperti:

  1. Definisikan Job desc Sebelum Memulai Rekrutmen

Merekrut talent atau kandidat yang tepat perlu dimulai dengan adanya informasi dan analisis mengenai tugas, tanggung jawab, keterampilan yang diinformasikan dengan jelas. Dengan adanya deskripsi pekerjaan tentunya membantu para calon pelamar untuk menentukan apakah profil mereka sesuai dengan yang dibutuhkan oleh perusahaan. Dengan begitu Anda pun dapat merekrut karyawan yang tepat. 

  1. Merencanakan Strategi Perekrutan Karyawan

Setelah mendefinisikan job description, maka langkah selanjutnya adalah melibatkan karyawan atau manajer yang sedang mencari karyawan untuk divisi tersebut. Manajer akan menilai apa yang tepat untuk divisinya tersebut sehingga profil calon talent sesuai dengan user yang akan bekerja dengannya. 

  1. Membuat Checklist untuk Proses Rekrutmen 

Buatlah tracker dan checklist untuk mempermudah Anda mendapatkan kandidat yang tepat. Dengan Adanya checklist,  Anda bisa melihat dan melacak upaya perekrutan mana kandidat yang telah Anda masukkan ke bagian shortlisting dan mana yang tidak karena dalam proses perekrutan pastinya akan ada banyak kandidat yang mendaftar, dan tentunya hal ini akan membantu proses rekrutmen lebih efisien. 

  1. Memeriksa Latar Belakang dan Referensi 

Pemeriksaan latar belakang dan referensi merupakan salah satu langkah yang penting untuk merekrut kandidat. Anda perlu memastikan bahwa keterampilan, pengalaman, yang dimiliki oleh calon kandidat sesuai dengan jobdesk yang akan diberikan. Anda bisa melakukannya saat sesi wawancara. 

  1. Mengajukan Pertanyaan yang Tepat saat Wawancara

Sesi wawancara merupakan sesi yang sangat penting dalam proses perekrutan hal ini dapat menggali lebih dalam calon kandidat yang Anda pilih. Apakah gaji nya sesuai dengan yang dapat Anda berikan, latar belakang dan pengalam kerja yang sesuai, serta mengetahui karakter atau first impression dari si talent tersebut. 

Aspek Penting saat Merekrut Karyawan

Cara Merekrut Talent

Untuk merekrut karyawan yang tepat, maka diperlukan beberapa aspek. Berikut ini adalah aspek- aspek yang dinilai dari seorang kandidat dalam proses rekrutmen seperti:  

  1. Keterampilan Teknis (Hard skill)

Keterampilan teknis biasanya berkaitan dengan keterampilan kandidat dalam pekerjaannya. Kemampuan ini contohnya seperti penggunaan bahasa asing, menggunakan software. Kemampuan teknis juga biasanya dapat didukung dan dibuktikan melalui sertifikasi. 

  1. Kompetensi (Soft Skill)

Kompetensi kerja mengacu pada kemampuan teknis dan perilaku di tempat kerja. Beberapa contoh softskill yang dicari adalah kemampuan untuk berkolaborasi dalam tim, memecahkan masalah, dan bernegosiasi. 

  1. Kepribadian

Kepribadian merupakan pola karakteristik seseorang ketika merasakan emosi, berpikir, dan juga berperilaku. Kepribadian seseorang tentunya akan berdampak pada pekerjaan, budaya kerja, dan juga rekan kerjanya. 

  1. Motivasi Kerja

Motivasi kerja atau work values merupakan kepercayaan dan juga preferensi seseorang dalam memilih pekerjaan serta perusahaan. Motivasi kerja mencakup dua nilai yakni intrinsik dan ekstrinsik. Nilai intrinsik merupakan hal yang mencakup tanggung jawab serta tugas yang dikerjakan dalam suatu posisi. Nilai ekstrinsik merupakan apa yang didapatkan dari tempat kerja diluar dari pekerjaan itu sendiri. 

Cara Agar Talent Tertarik Bekerja di Perusahaan Anda 

Cara Merekrut Talent

Menurut Forbes, generasi milenial mencari budaya dan tujuan yang cocok dengannya. Maka dari itu agar talent tertarik bekerja di perusahaan Anda, perlu dipastikan bahwa budaya kerja perusahaan Anda cocok dengan budaya calon kandidat tersebut. Budaya merupakan kekuatan yang tidak terlihat dalam membentuk kesuksesan perusahaan dan menjadi kunci untuk mempertahankan top management pada perusahaan. 

Setiap Perusahaan pastinya mempunyai budaya yang khas dan berbeda dengan perusahaan yang lain, inilah yang dapat Anda tampilkan ketika Anda membuka lowongan dan pada saat sesi wawancara kandidat, Anda bisa mencoba menjelaskan dan menceritakan budaya kerja yang ada dalam perusahaan Anda. 

Baca juga: Rincian Biaya Hidup Di Jakarta Untuk Karyawan

Merekrut dan Memasarkan Perusahaan Melalui Linkedin

Platform Linkedin menjadi salah satu platform untuk mencari kandidat yang tepat untuk perusahaan Anda. Bagi Anda yang memiliki halaman perusahaan akan membuat perusahaan rincian tentang profil, produk, serta daftar pekerjaan menggunakan karir add on page. Namun ada fitur – fitur berbayar untuk melakukan ini. Anda juga dapat memberikan tentang budaya perusahaan, bagaimana suasana bekerja, testimoni dari karyawan, dan lain sebagainya. 

Berikut Ini adalah manfaat atau kegunaan dari Linkedin yang dapat Anda dapatkan.

  1. Banyak perusahaan yang memiliki Linkedin Company Pages, sehingga akan membuat kandidat dan recruiter lebih mudah memunculkan profil perusahaannya.
  2.  Memberikan kesempatan untuk mengembangkan jaringan Perusahaan Anda.
  3. Anda dapat melihat profil singkat pelamar melalui Linkedin.
  4. Linkedin dapat berfungsi untuk mencari kandidat dengan tepat sesuai divisi atau jobdesk yang dibutuhkan melalui talent finder. 

Bila Anda membutuhkan pinjaman modal usaha untuk mengembangkan usaha atau perusahaan Anda, jangan bingung! Lancar By Danamas merupakan solusi yang tepat bagi Anda untuk mendapatkan pinjaman modal usaha. Dengan pinjaman beragunan properti, Anda bisa mendapatkan tambahan dana mulai dari Rp 50 juta hingga Rp 2 Miliar. Cukup dengan dokumen sertifikat properti saja, Anda bisa mengajukan pinjaman dengan aman, mudah, dan proses yang cepat. Kunjungi website Lancar by Danamas disini!