pinjaman online resmi

Ini banyak sekali pinjaman online yang menawarkan berbagai dana untuk kebutuhan dan keinginan anda. Kebutuhan dana yang cepat dan mendesak, maka hadir penyedia jasa pinjaman online sangat populer belakangan ini. 

Agar lebih aman, maka per 6 Oktober 2021 Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merilis penyelenggara pinjaman online legal atau pinjaman online resmi. Ada beberapa yang sudah mengantongi izin resmi dan ada beberapa juga yang masih berstatus terdaftar. 

Sebenarnya melakukan pinjaman online bisa sangat aman selama anda memilih pinjaman online resmi yang berisi OJK namun sebelum itu simak dulu sebenarnya apa itu pinjaman online resmi dan ilegal berikut ini.

Apa Itu Pinjaman Online?

Pinjaman online artinya suatu pinjaman yang bisa diajukan lewat aplikasi secara online. Aplikasi ini merupakan salah satu inovasi teknologi di bidang finansial sehingga sering juga disebut sebagai financial technology atau fintech. 

Adanya teknologi ini tentu bisa mempermudah proses pinjam meminjam uang yang dulu lebih cukup kompleks prosesnya, sehingga membutuhkan waktu yang sangat lama. Namun setelah dengan adanya fintech, Anda bisa mengajukan kredit dengan mudah juga cepat.

Jenis-Jenis Pinjaman Online

pinjaman online resmi

Ada beberapa pinjaman online yang dikenal oleh masyarakat, Anda bisa memilih salah satunya untuk mengajukan pinjaman online.

Dana Tunai

Dana tunai umumnya dimanfaatkan untuk berbagai kondisi keuangan seperti keadaan darurat hingga kebutuhan konsumtif. Dana tunai akan langsung cair ke rekening bank peminjam tanpa perlu repot-repot melalui proses yang panjang, maka peminjam bisa langsung menggunakannya saat mereka membutuhkan. Umumnya proses peminjaman dana tunai ini berlangsung kurang dari 24 jam. dengan kemudahan ini maka anda bisa langsung menggunakan uangnya tanpa perlu menunggu waktu lama.

Pinjaman Usaha

Jika dahulu kita cukup membutuhkan waktu yang sangat lama dan proses yang panjang untuk bisa meminjam sejumlah dana ke bank untuk modal usaha, maka dengan adanya aplikasi pinjaman online resmi, Anda bisa lebih mudah mendapatkan pinjaman modal usaha seperti di Lancar by Danamas.

Terdapat tiga jenis pinjaman online yang dikhususkan bagi pelaku usaha antara lain:

  • Invoice financing: Jenis tagihan ini berfungsi sebagai sumber pembiayaan di mana nilai plafon pinjaman disesuaikan dengan besaran yang lain. Invoice dengan maksimal 80% dari nilai tagihan dengan plafon 2 miliar.
  • Usaha online: ditunjukkan untuk pelaku usaha online di semua platform hanya menunjukkan KTP dan rekening koran, lalu pengusaha online perorangan bisa mengajukan pinjaman dengan mudah.
  • Kredit modal kerja: pinjaman ini berguna untuk kebutuhan modal kerja pelaku usaha yang sedang mengembangkan bisnisnya. Besarnya perputaran bisnis ini menjadi faktor penilaian utama diterima atau tidaknya pengajuan kredit modal kerja.

P2P Lending

Jenis pinjaman online resmi yang cukup populer lainnya adalah P2P (peer to peer) Lending. Berdasarkan peraturan OJK nomor 77/POJK.01/2016, P2P lending adalah layanan pinjaman meminjam uang yang melibatkan kreditur (pemberi pinjaman) dan debitur (penerima pinjaman) dengan mengandalkan teknologi informasi lewat marketplace.

Anda bisa mendanai atau mengajukan pinjaman kepada orang lain tanpa kehadiran bank atau lembaga finansial sebagai perantara. Disana akan mempertemukan kreditur dan debitur dengan mengedepankan berbagai manfaat hingga imbal hasil terbaik bagi pemberi pinjaman dan pinjaman bunga kompetitif untuk peminjam.

Baca juga:

Pinjaman Online OJK: Keuntungan Pinjam ke Fintech Lending

Pinjaman Dana Melalui FinTech Agar Disetujui

Pinjaman Online Bunga Rendah Untuk Bisnis UMKM

Manfaat Pinjaman Online 

pinjaman online resmi

Dana Diproses Dengan Cepat

Dengan pinjaman online anda tidak membutuhkan waktu yang cukup lama agar dana bisa cair. Umumnya aplikasi pinjaman online resmi memberikan persetujuan pinjaman yang bisa diajukan dalam kurun waktu kurang dari 24 jam saja. Jika dibandingkan dengan bank konvensional maka prosesnya tentu ini lebih cepat berbeda dengan Bank yang membutuhkan waktu bisa hingga 2 minggu.

Persyaratan Pinjaman Mudah & Praktis

Jika anda mengajukan ke bank mungkin anda akan syarat kan oleh beberapa dokumen sebagai syarat peminjaman. Berbeda dengan pinjaman online yang hanya membutuhkan KTP dan foto diri Anda. Untuk syarat lainnya biasanya tergantung dari kebijakan masing-masing pinjaman online resmi.

Online Dan Tak Perlu Tatap Muka

Sebagai pinjaman online resmi tentu anda bisa mengajukannya lewat online sehingga pada proses pendaftaran pengajuan hingga persetujuan anda tidak perlu langsung bertatap muka atau ke kantornya. Anda bisa melakukan pengajuan pinjaman kapan saja dan di mana saja lewat aplikasi pinjaman online resmi.

Pinjaman yang Fleksibel

Pada pinjaman online cenderung pendek namun setiap pinjaman online resmi memiliki kebijakan atau persyaratan yang masing-masing ada yang memiliki tenor minimal 1 tahun bahkan maksimal 10 tahun seperti lancar by Danamas. Opsi tenor ini tentu akan mempermudah Anda sehingga Anda bisa mengukur seberapa mampunya anda membayar cicilan dari pinjaman tersebut.

Pinjam Tanpa Jaminan Atau Kartu Kredit

Dengan adanya aplikasi pinjaman online resmi maka ini bisa memberikan manfaat bagi Anda yang tidak memiliki kartu kredit. Maka, siapapun bisa melakukan pinjaman online tanpa persyaratan yang yang banyak.

Manfaat fintech lending tersebut bisa Anda dapatkan di Lancar by Danamas. Dengan akses yang mudah dan kapan saja bisa Anda lakukan pinjaman modal usaha hingga Rp 2 miliar lewat aplikasi Lancar by Danamas. Hadirnya Lancar by Danamas sebagai fintech lending berizin dan diawasi oleh OJK tentu memberikan angin segar bagi para umkm di Indonesia. 

Beda Pinjaman Online Dan Fintech Lending

pinjaman online resmi

Apa Itu Fintech?

Aplikasi fintech dan pinjaman online atau pinjol memiliki perbedaan. Seperti yang dikutip di halaman Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI),  fintech adalah layanan jasa keuangan yang memanfaatkan teknologi sebagai basis operasionalnya. Bisa dikatakan bahwa fintech adalah salah satu segmen dalam bidang start up.

Menurut Bank Indonesia, fintech adalah model bisnis yang memadukan jasa keuangan dan teknologi yang canggih. Dari pernyataan diatas, kita dapat menyimpulkan bahwa fintech itu berkaitan dengan teknologi dan keuangan. 

Tujuan dari fintech adalah agar bisa memaksimalkan layanan jasa keuangan dengan memanfaatkan teknologi yang mutakhir untuk mempermudah dan memenuhi kebutuhan keuangan masyarakat. Ada berbagai jasa keuangan dari platform fintech seperti transaksi komersial, pendanaan bisnis, transfer dana hingga pengelolaan aset. Semua layanan ini dilakukan untuk memanfaatkan teknologi yang merupakan bagian dari fintech.

Jenis-Jenis Fintech

  • Payment Kliring dan Settlement

Layanan transaksi pembayaran ini memanfaatkan teknologi seperti dompet digital.

  •  Sekuritas

Sekuritas melayani berbagai kebutuhan investasi dengan menggunakan teknologi

  •  Agregator

Aggregator adalah pihak yang memberikan layanan berupa data yang nantinya dimanfaatkan oleh pengguna untuk mengambil keputusan. Seperti contoh, agregator yang menyediakan komparasi antara produk kartu kredit sehingga orang dapat melihat plus minus nya masing-masing.

  •  Crowdfunding

Crowdfunding umumnya dimanfaatkan untuk menggalang dana dari banyak orang.

  • Peer To Peer Lending

Platform digital fintech yang satu ini bisa mempertemukan pemilik dan peminjam dana dalam satu tempat pinjaman online dan p2p lending memiliki “aturan main” yang cukup berbeda, untuk itu keduanya tidak bisa disamakan.

OJK sudah menjelaskan bahwa masyarakat perlu membedakan fintech lending ilegal dan legal sehingga kedepannya masyarakat bisa tetap meminjam dana dengan aman.

Ciri-Ciri Fintech Ilegal

  • Tidak memiliki izin resmi
  • Tidak ada identitas pengurus dan alamat kantor yang jelas
  • Pemberian pinjaman super mudah
  • Informasi bunga dan biaya juga denda tidak jelas
  • Bunga dan biaya pinjaman tidak terbatas
  • Informasi tentang dana pengembalian yang termasuk denda pun tidak terbatas
  • Tidak adanya batas waktu penagihan
  • Seluruh data yang ada di smartphone anda bisa diakses
  • Adanya ancaman kekerasan penghinaan pencemaran nama baik hingga menyebarkan foto hingga video pribadi anda
  • Tidak ada layanan pengaduan
  • Terdaftar dan diawasi OJK
  • Identitas pengurus dan alamat kantor jelas
  • Pemberian pinjaman diseleksi cukup ketat
  • Informasi biaya pinjaman dan denda cukup transparan
  • Total biaya pinjaman atau bunga 0,05% sampai dengan 0,8% perhari
  • Maksimal pengembalian termasuk denda 100% dari pinjaman pokok. Jika pinjam 1 juta maka maksimal jumlah yang dikembalikan adalah 2 juta
  • Akses yang bisa didapat adalah kamera, mikrofon, dan lokasi. Akses pribadi seperti kontak, berkas, gambar, dan Informasi pribadi lainnya dilarang.
  • Resiko peminjam yang tidak melunasi setelah batas waktu 90 hari akan masuk ke daftar hitam atau blacklist dari pusat data fintech lending (pusdafil). Pusdafil memiliki banyak informasi tentang pinjaman bermasalah dari pengguna dengan pinjaman bermasalah pada penyelenggara fintech lending yang sudah terdaftar atau berizin di OJK.
  • Adanya layanan pengaduan konsumen 

Hal Penting Sebelum Melakukan Pinjaman Online Resmi

  • Pinjam di perusahaan fintech yang sudah terdaftar dan berizin di OJK.
  • Pinjam untuk kebutuhan produktif atau bisnis.
  • Pinjam uang maksimal 30% dari gaji atau penghasilan agar tidak memberatkan kondisi finansial anda.
  • Melunasi cicilan tepat waktu agar terhindar dari denda
  • Jangan meminjam fintech lending untuk “Gali Lobang Tutup Lobang” atau untuk membayar pinjol lain sehingga sebaiknya jadikan pembayaran cicilan anda sebagai prioritas utama setelah menerima gaji.
  • Cek bunga dan denda hingga biaya lain sebelum meminjam
  • Baca dengan teliti kontrak perjanjian termasuk syarat dan ketentuan hingga pasal-pasalnya.

Ajukan Pinjaman Lancar

Simulasi Pinjaman Lancar

Artikel Lainnya

Pinjaman usaha

Butuh Pinjaman Uang Mendesak? Jangan Panik, Yuk Ikuti Cara Ini!

Terkadang, kita bisa saja kekurangan uang karena banyak hal. Salah satu contohnya adalah ketika anda ingin membayar uang kuliah atau uang kontrakan, namun sayangnya uang anda tidak mencukupi untuk membayarnya, dan anda harus membayar keduanya segera. Dengan ini, anda memerlukan pinjaman uang yang mendesak, sehingga meminjam uang merupakan sebuah hal yang anda harus lakukan agar dapat menerima uang untuk dapat membayar keduanya. 

Namun, sekarang ini, ada banyak sekali pinjaman yang ilegal sehingga dapat membuat anda memiliki pinjaman yang lebih banyak dibanding sebelumnya. Dengan ini, kami akan membahas beberapa tips saat anda memerlukan pinjaman uang disaat yang mendesak, dan sebuah saran aplikasi yang dapat digunakan untuk melakukan pinjaman ketika mendesak. Yuk, simak artikel dari kami!

Tips Saat Butuh Pinjaman Uang Mendesak

Ketika membutuhkan sebuah pinjaman yang mendesak, ada kalanya anda langsung melakukan pinjaman secara langsung. Namun, ada cara lain yang anda bisa lakukan ketika membutuhkan pinjaman uang secara mendesak. Berikut adalah beberapa tips untuk memberikan anda kemudahan: 

  • Menjual Barang Yang Tidak Lagi Digunakan

Terkadang tanpa anda sadari, pasti ada satu barang yang anda tidak gunakan kembali. Dibandingkan dibiarkan menumpuk di tempat anda, ada baiknya bilamana anda menjual barang tersebut agar dapat menerima sejumlah uang yang anda butuhkan. 

  • Gadai Beberapa Barang Berharga

Barang berharga terkadang memiliki sebuah nilai yang cukup besar, sehingga ketika digadaikan, ada kemungkinan dapat memberikan anda jumlah uang yang dibutuhkan. Contoh-contoh barang-barang yang dapat digadaikan adalah kendaraan, rumah, emas, dan barang berharga lainnya. 

Pinjaman usaha
  • Tawarkan Sebuah Komisi Yang Anda Bisa Lakukan 

Terkadang di media sosial Twitter, ada kalanya dimana beberapa penggunanya mengadakan sebuah ‘Emergency Commission’ dan bagi para pelanggannya, mereka bisa melakukan sebuah komisi menggambar. Ada banyak lagi komisi yang bisa dilakukan untuk menambahkan jumlah uang yang anda perlukan. Anda bisa membuka komisi sepanjang yang anda mau, dan bahkan melakukan komisi dalam bentuk apapun, sesuai kemampuan anda. 

  • Meminjam Dari Kerabat

Jika anda masih memerlukan uang lagi, meminjam dari kerabat mungkin merupakan sebuah alternatif lain. Dengan meminta pinjaman dengan kerabat, anda bisa menyesuaikan jumlah pinjaman sesuai dengan keperluan anda, dan mungkin bisa mendapatkannya pada saat itu juga. 

  • Pinjaman Online

Jika memang masih memerlukan pinjaman tersebut, lakukan pinjaman secara online. Pinjaman online biasanya memiliki proses yang cukup cepat, sehingga cocok untuk anda yang menginginkan pinjaman dalam jangka waktu seminggu atau bahkan dalam waktu beberapa hari saja. 

Tips Pilih Pinjaman Mendesak Yang Aman

Pinjaman usaha

Pinjaman sekarang memiliki banyak jenis yang tidak aman. Sehingga dengan ini, anda harus pintar dalam memilih tempat peminjaman anda supaya aman dan tidak terjerat pinjaman tambahan. Berikut adalah beberapa tips dari kami:

  • Pastikan Status Kelegalannya (OJK)

Pinjaman yang legal dan aman adalah mereka yang sudah memiliki sebuah perizinan dari OJK. Jika anda ingin meminjam, pastikan anda mengetahui status legal/ilegalnya agar dapat melakukan pinjaman yang aman. 

  • Pelajari Sistem Pinjaman

Anda harus pelajari sistem pinjaman dari penyedia pinjaman tersebut. Jika anda dapat mengerti sistemnya, anda bisa memiliki sebuah gambaran yang jelas dan dapat menjaga-jaga agar pihak peminjam membuat sebuah sistem yang tidak ada sebelumnya, anda bisa memberikannya rincian sistem yang telah diberitahu.

  • Pastikan Instansi Pinjaman Dapat Memberikan Informasi Secara Transparan

Memberikan sebuah informasi secara transparan merupakan sebuah kewajiban dari sebuah instansi pinjaman agar dapat memberikan sebuah kejelasan dan menghindari kejanggalan. 

  • Pastikan Instansi Pinjaman Tersebut Memiliki Web Resmi

Website resmi merupakan sebuah hal yang harus dimiliki. Dengan ini juga, informasi tentang instansi bisa diberikan secara transparan dan memberikan sebuah kredibilitas yang tinggi. 

Pinjaman usaha
  • Pastikan Instansi Pinjaman Merupakan Anggota dari AFPI

Jika instansi pinjaman ini merupakan sebuah fintech, pastikan juga bahwa mereka adalah anggota dari AFPI. AFPI merupakan singkatan dari Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia. Jika sebuah fintech telah dibuat, menjadi anggota AFPI merupakan satu hal lain agar dapat membuat AFPI menjadi sebuah tempat peminjaman yang aman.

Aplikasi Untuk Pinjaman Mendesak Yang Cepat & Aman

Jika anda memerlukan sebuah pinjaman yang bersifat mendesak, melakukan pinjaman di bank bukanlah sebuah hal yang cocok. Hal ini adalah karena pinjaman di bank memerlukan waktu yang cukup lama untuk di proses, sehingga pinjaman online merupakan sebuah jawaban yang cocok untuk sebuah pinjaman yang mendadak dan diperlukan secepat mungkin. 

Lancar by Danamas merupakan sebuah lembaga pinjaman yang sudah memiliki perizinan oleh OJK dan juga merupakan anggota dari AFPI. Lancar by Danamas siap membantu anda dalam memberikan solusi pinjaman yang cocok serta cukup untuk keperluan perusahaan anda. Proses pendaftaran dan juga pencairan di Lancar by Danamas cepat, dengan penawaran pertama bisa dihasilkan dalam waktu 3 menit dan pencairan uang yang hanya memerlukan waktu kurang dari 5 hari! Bersama dengan Lancar by Danamas, anda bisa melakukan penggadaian properti dan dapat meminjam hingga 2 miliar dengan tenor yang fleksibel!

Ingin tahu lebih lanjut? Segera kunjungi website kami di www.lancar.id untuk mengetahui informasi tentang kami lebih lanjut!

Pinjaman Modal, Solusi Pembiayaan untuk UMKM

Pinjaman modal usaha bisa menjadi solusi yang menjembatani para pelaku usaha untuk melakukan ekspansi bisnis. Mengembangkan sebuah usaha tentunya membutuhkan modal usaha. Sayangnya tidak semua orang memiliki modal awal yang cukup untuk mengembangkan bisnisnya.  Oleh karena itulah, pinjaman modal bisa menjadi salah satu pilihan alternatif yang dapat dimanfaatkan. 

Dengan adanya perkembangan teknologi yang kian mumpuni, mendukung pergerakan atau pertumbuhan perusahaan fintech atau financial teknologi yang siap membantu dan memberikan bantuan kepada pencari pinjaman modal usaha.  Simak dalam artikel berikut ini mengenai kegunaan pinjaman usaha dan tips mencari pinjaman modal usaha. 

Apa itu Pinjaman Modal Usaha? 

Pinjaman usaha

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, Modal merupakan dana atau uang yang digunakan untuk pokok (induk) untuk melakukan sesuatu. Adapun pinjaman modal usaha berarti dimana peminjam mengajukan pinjaman untuk mengembangkan usaha kepada orang, kelompok, lembaga, dan sebagainya. Pinjaman modal usaha juga dapat diartikan sebagai . Penyediaan dana dalam jumlah tertentu untuk mendukung tujuan usaha yang berdasarkan pada kesepakatan pinjam meminjam yang mewajibkan peminjam untuk membayar atau melunasi pinjaman dalam waktu tertentu beserta dengan bunga, dan lain- lainnya. 

Jenis Pinjaman Modal Usaha

Terdapat berbagai jenis pinjaman modal usaha yang bisa Anda ajukan, yakni:

  1. Kredit Tanpa Agunan

Kredit tanpa agunan (KTA) merupakan pinjaman modal usaha yang memberikan kredit tanpa memberikan beban jaminan berupa aset misalnya kendaraan, properti, dan surat berharga lainnya. 

  1. Jenis Pinjaman Modal Usaha Rakyat

Kredit Usaha Rakyat atau KUR dirancang oleh pemerintah untuk membantu usaha mikro, kecil, dan menengah milik rakyat. Biasanya KUR memberikan jenis pinjaman modal usaha bagi yang bergerak di sektor pertanian, perikanan, kelautan, perindustrian, jasa koperasi simpan pinjam.

  1. Kredit Investasi

Kredit investasi merupakan jenis pinjaman modal yang difokuskan untuk berbagai keperluan usaha. Pinjaman ini biasanya digunakan untuk penambahan usaha seperti membuka pabrik baru, perdagangan mesin dan bahan baku, membeli tanah dan juga bangunan untuk usaha baru, serta lain sebagainya. 

  1. Kredit Modal Kerja (KMK)

Kredit modal kerja atau KMK diberikan untuk pengembangan usaha menjadi lebih besar. Dalam pinjaman ini ada syarat yang harus dipenuhi, yakni usaha telah memiliki izin yang telah berjalan selama kurang lebih satu tahun. KMK merupakan pinjaman modal usaha pendek yakni dalam waktu satu tahun, dan dalam satu tahun tersebut nilai pencairan kredit maksimal 70% dari total kebutuhan akan modal kerja, dengan jaminan usaha itu sendiri. 

  1. Kredit Online 

Pinjaman jenis ini merupakan fasilitas pinjaman uang yang diberikan oleh penyedia jasa keuangan yang beroperasi secara online. Biasanya disebut sebagai pinjaman modal usaha financial technology (Fintech).

  1. Kredit Multiguna 

Kredit multiguna merupakan salah satu produk perbankan atau keuangan yang memberikan fasilitas pinjaman dimana peminjam diharuskan untuk memberikan agunan atau jaminan. Jaminan yang diagunkan dapat berupa surat berharga, properti, dan aset lainnya. Melalui jaminan inilah yang nantinya akan menentukan seberapa besar dana yang akan dipinjamkan. Semakin besar jaminan yang Anda diberikan,  maka semakin besar pula yang akan Anda terima. Namun perlu dipastikan adanya ketentuan bunga, dokumen yang dibutuhkan, dan lain sebagainya.  

  1. Pinjaman Modal Ventura 

Modal ventura merupakan pinjaman dalam bentuk investasi dimana kreditur memberikan pembiayaan berupa penyertaan modal dengan perjanjian kerja sama dalam suatu waktu tertentu. Modal ventura mirip dengan saham, hanya saja modal yang diberikan ini berasal dari perusahaan ventura. Terdapat pinjaman modal ventura yang bisa dipilih yakni equality  financing yang memberikan pembiayaan langsung, dam  semi equality financing yang memberikan pinjaman sebagian dalam bentuk saham dan obligasi.

Baca Juga: Tips Meningkatkan Penjualan dengan Pinjaman Modal Usaha

Tips Mencari Pinjaman Usaha untuk Modal Awal Bisnis 

Pinjaman usaha

Seperti yang kita ketahui, mendapatkan pinjaman modal untuk bisnis memang tidak mudah dan harus  dilakukan dengan cara yang tepat agar dapat berjalan dengan lancar. Ada banyak cara yang dilakukan untuk mendapatkan modal usaha yang bisa dilakukan, yakni: 

  1. Menggadaikan Aset untuk Mendapatkan Pinjaman Modal

Untuk mendapatkan modal, Anda bisa menjaminkan aset pribadi yang dimiliki. Biasanya dengan cara ini, Anda bisa mendapatkan modal berupa uang tunai sesuai dengan nilai aset yang Anda gadaikan.

  1. Mendapatkan Modal dari Pinjaman Bank 

Meminjam dari bank bisa menjadi salah satu cara untuk mendapatkan modal usaha. Namun pengajuan melalui Bank biasanya akan lebih mudah untuk memberikan pinjaman kepada mereka yang usahanya sudah berjalan karena bank akan meminta bukti kesehatan keuangan sebagai salah satu cara untuk memastikan apakah keuangan Anda sehat atau tidak. 

  1. Mengajukan Pinjaman Melalui Peer to Peer Lending

Pada era teknologi seperti sekarang ini, Anda bisa dengan mudah menggunakan aplikasi melalui smartphone melalui peer to peer lending. Yakni memberikan pinjaman uang kepada pelaku bisnis untuk keperluan usahanya. Pada platform peer to peer lending menghubungkan antara pemberi pinjaman dengan peminjam secara online. P2P lending memungkinkan setiap peminjam untuk mengajukan pinjaman kepada pemodal. Keduanya tentu akan mendapatkan keuntungan. Pemodal mendapatkan bunga dari hasil pinjamannya, sedangkan peminjam mendapatkan dana untuk mengembangkan usahanya. 

Apabila Anda membutuhkan tambahan modal usaha, Anda bisa menggunakan Lancar by Danamas platform pinjaman online yang telah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan yang tentunya sudah aman dan terjamin legalitasnya. Lancar by Danamas memberikan pinjaman mulai dari Rp 50 juta hingga Rp 2 Miliar melalui pinjaman beragunan properti. Mulai kembangkan usaha Anda dan dapatkan pinjamannya! Daftar sekarang disini!

Credit Score

Credit Score: Pengertian, dan Cara Meningkatkannya

Pernah mengajukan pinjaman? Jika Anda pernah mengajukan pinjaman tentunya familiar dengan kata credit score atau penilaian kredit. Tujuannya agar pengajuan kamu layak dan disetujui. Namun bagi sebagian orang yang masih asing dengan istilah credit score. Yuk pahami lebih dulu mengenai credit scoring dan  cara meningkatkannya agar pengajuan pinjaman Anda disetujui. 

Apa Itu Credit Score?

Credit score atau penilaian kredit merupakan suatu sistem yang diterapkan oleh suatu bank atau lembaga pembiayaan untuk menilai suatu kelayakan peminjam yang mengajukan pinjaman. Kriteria penilaian yang dilihat biasanya terdiri dari usia, pekerjaan, status perkawinan, masa kerja, jabatan, dan lain sebagainya. Informasi tersebut nantinya akan diverifikasi dengan sejumlah persyaratan dokumen yang wajib diisi dan dilaporkan oleh calon peminjam. 

Credit Score

Apabila pihak calon peminjam telah mengumpulkan semua berkas persyaratan, maka pihak pemberi pinjaman akan menganalisis riwayat transaksi calon peminjam, seperti waktu pembayaran, banyaknya kredit yang pernah dimiliki, apakah masih memiliki beban kredit lain, dan seberapa sering menunggak pembayaran. 

Fungsi Credit Scoring 

Fungsi dari credit scoring bagi pemberi pinjaman tentunya akan sangat membantu proses verifikasi dan besaran pinjaman yang akan disetujui. Sedangkan untuk para penerima pinjaman, credit score akan membantu dalam mendapatkan akses yang lebih luas kepada platform atau bank pemberi pinjaman dengan mengandalkan reputasi keuangan. Adapun fungsi credit scoring adalah:

  1. Menilai kemampuan Membayar bagi Peminjam

Credit scoring akan membantu lembaga bank atau platform tersebut untuk memperoleh gambaran yang lebih spesifik dan membantu mengetahui kebiasaan calon peminjam seperti seberapa sering berbelanja dan melakukan pembayaran menggunakan kartu kredit. 

  1. Membantu Mengevaluasi dan Menganalisa Permohonan Kredit 

Analisis permohonan kredit membutuhkan ketelitian, oleh karena itu dengan credit scoring maka akan membantu pihak bank atau platform untuk memutuskan memberikan kredit kepada nasabah. Semakin banyak informasi yang didapat maka semakin baik pula penilaian dalam analisis permohonan kreditnya. 

  1. Menekan Biaya Operasional

Bila menggunakan sistem kredit scoring yang memanfaatkan teknologi atau big data maka pengerjaannya akan semakin mudah, cepat, dan akurat. Melalui cara tersebut bank atau lembaga keuangan dapat membangun sebuah big data terintegrasi sehingga akan menekan biaya operasional serta memberikan performance yang lebih baik kepada nasabah. 

Cara Meningkatkan Credit Scoring 

Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk meningkatkan credit scoring, yakni dengan:

  1. Cek dan Perbaiki Kesalahan Data untuk Skor Kredit 

Langkah pertama yakni untuk mengecek dan memperhatikan informasi laporan kredit Anda. Cek semua data yang ada mulai dari penulisan data pribadi, nomor rekening, serta data penting lainnya. Pengecekan ini dilakukan agar terhindar dari masalah yang berlarut-larut dan meminimalisir penolakan pinjaman.

  1. Hindari Pembuatan Kartu Kredit Baru 

Jangan terlalu termakan oleh promosi.manfaat dan penawaran menarik lainnya. Penggunaan kartu kredit juga lebih baik apabila memiliki batasan penggunaan. Jangan menggunakan kartu kredit lebih dari 30% limit kredit Anda. 

  1. Buat Reminder Pembayaran Tagihan 

Untuk mendapatkan skor kredit yang baik adalah membayar tagihan tepat waktu. Jangan sampai Anda terlambat membayar tagihan dan mengakibatkan tunggakan pembayaran. Hal ini dapat membuat skor kredit Anda menurun. Apabila Anda mudah lupa, Anda bisa membuat reminder untuk pembayaran tagihan di Kalender, melalui smartphone Anda, atau melalui fitur pembayaran tagihan secara otomatis yang disediakan oleh Bank Anda. 

  1. Membenahi Kondisi Keuangan

Untuk meningkatkan skor kredit Anda, maka Anda harus membenahi keuangan terlebih dahulu yakni dengan melunasi hutang yang ada sehingga keuangan Anda terlihat stabil dan baik. 

  1. Membuat Perhitungan Keuangan yang Matang

Sebelum mengajukan pinjaman, ada baiknya Anda membuat perhitungan yang matang agar kondisi keuangan tetap aman dan stabil. Pastikan Anda mampu membayar tagihan tersebut sesuai dengan jangka waktu yang telah ditentukan. 

Credit Score

Pengaruh Credit Scoring Terhadap Pengajuan Pinjaman

Hasil analisa dari credit scoring itulah yang kemudian akan menentukan apakah Anda layak mendapatkan pinjaman atau tidak, berapa besaran pinjaman yang akan disetujui, besaran bunga, serta berapa lama jangka waktu pinjamannya. Anda dapat melihat pembagian kategori pada sistem credit scoring bank Indonesia pada BI Checking sebagai berikut ini

  • Skor 1 

Kredit lancar, peminjam melaksanakan kewajiban dengan sempurna, misalnya tepat waktu dalam membayar.

  • Skor 2

Kredit dalam perhatian khusus (DPK) peminjam tercatat mengalami tunggakan cicilan antara 1 hingga 90 hari.

  • Skor 3

Kredit tidak lancar, peminjam tercatat mengalami tunggakan cicilan antara 91 hingga 120 hari 

  • Skor 4

Kredit diragukan, peminjam tercatat mengalami tunggakan cicilan antara 121 hingga 180 hari.

  • Skor 5

Kredit macet, peminjam tercatat macet dan menunggak lebih dari 180 hari. 

Maka dari itu credit scoring menjadi hal yang penting saat Anda ingin mengajukan pinjaman. Adapun catatan kredit atau berbagai macam syarat perlu anda perhatikan sebelum meminjam misalnya syarat penghasilan. Hal ini menjadi pertimbangan besar karena akan berkaitan dengan membayar pinjaman tersebut. 

Baca juga: Apa itu Pinjaman Syariah & Apa Keuntungannya?

Pinjaman beragunan properti dari Lancar by Danamas, dapat membantu Anda mengembangkan usaha. Dengan pengajuan dokumen sertifikat rumah, Anda dapat mengajukan pinjaman mulai dari Rp 50 juta hingga Rp 2 Miliar. Lancar by Danamas juga telah mendapatkan izin operasional dari Otoritas Jasa Keuangan sehingga aman. Segera kembangkan bisnis Anda, dan ajukan pinjaman nya melalui Website atau download aplikasi Lancar by Danamas melalui Android atau Apple IOS.