pinjaman-modal-usaha

Modal adalah hal krusial yang wajib ada ketika berbisnis, tapi tidak semua pelaku usaha memiliki modal besar sejak awal mereka merintis. Pinjaman modal usaha sangat membantu para pelaku bisnis kecil dan menengah (UKM) untuk bisa mengembangkan usahanya. Hal ini menjadi angin segar bagi sebagian besar pebisnis baru yang ingin menjajal dunia usaha.

Kini, ada banyak sekali lembaga keuangan yang menawarkan kemudahan pinjaman modal usaha, namun sayangnya tidak semua memiliki kredibilitas yang baik. Padahal, dengan modal usaha dari pemberi modal yang memiliki reputasi baik bisa membantu Anda untuk semakin lancar usahanya. Maka, hal ini bisa mendatangkan keuntungan bagi usaha Anda.

Jangan asal dalam memilih. Bisa-bisa anda tercebur ke pinjol ilegal yang membuat anda tercekik untuk membayar pinjaman dan bunganya. Untuk itu, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan sebelum melakukan pinjaman modal usaha. Berikut adalah ulasannya:

Pengertian Pinjaman Modal Usaha

Apa itu modal usaha? Menurut KBBI, modal adalah usang atau dana yang dipakai sebagai pokok untuk berniaga. Sedangkan modal usaha memiliki arti yang beragam, pengertian pinjaman menurut para ahli adalah seperti berikut ini:

Menurut S.Munawir, modal usaha adalah aset perusahaan yang didapat dari internal atau eksternal, termasuk harta kekayaan yang didapat dari produksi perusahaan. Dari pengertian diatas bisa disimpulkan bahwa aset perusahaan bisa dari internal atau eksternal, kekayaan ini didapat dari hasil produksi yang sudah dilakukan oleh perusahaan tersebut. 

Sedangkan menurut Ardiyos, secara sederhana pinjaman adalah barang atau jasa yang menjadi kewajiban pihak satu untuk dibayarkan ke pihak lain sesuai perjanjian tertulis atau lisan yang dinyatakan atau diaplikasikan dan harus dibayarkan kembali di jangka waktu tertentu.

Jenis Pinjaman Modal Usaha

Sebelum lebih lanjut tentang pinjaman modal usaha, anda bisa mencari tau tentang jenis-jenis modal. Ada pengelompokkan berdasarkan sumber modal dan bentuk. Dengan mempelajarinya, anda bisa memilih sesuai dengan kebutuhan dan peluang yang tersedia.

1. Modal Usaha berdasarkan Sumber Modal

Berdasarkan sumber modal, ada modal eksternal dan internal. Perbedaannya ada pada asal sumber modal. Awalnya modal berasal dari internal tapi ketika dari dalam perusahaan kekurangan modal, bisa menggunakan modal dari eksternal/luar.

  • Modal Eksternal

Jenis modal ini berasal dari luar perusahaan. Bentuk modal ini bisa berupa utang atau investasi dari investor. Modal eksternal ini bisa didapat dari pinjaman bank, koperasi dan sumber lainnya. Jenis sumber modal usaha ini dipilih karena perusahaan tidak memiliki atau sudah kehabisan modal internal. 

  • Modal Internal

Jenis modal usaha yang satu ini diambil dari perusahaan itu sendiri. Modal usaha bisa berasal dari hasil penjualan perusahaan.

2. Jenis Modal Usaha berdasarkan Bentuk

Modal berdasarkan bentuk ada yang aktif/konkret dan pasif/abstrak. Di bawah ini ada pengertian dan contoh dari masing-masing modal. Pastikan perusahaan anda memiliki kedua modal tersebut. Berikut adalah ulasannya:

  • Modal Aktif (Konkret)

Modal aktif atau konkret ini adalah sumber harta perusahaan yang bisa dilihat dengan mata langsung atau berbentuk wujud tertentu. Contoh modal aktif seperti bahan baku, mesin, pabrik, gudang, dll. 

  • Modal Pasif (abstrak)

Jenis modal ini bersumber dari harta perusahaan yang tidak bisa dilihat dengan mata langsung atau tidak berwujud. Modal ini bisa mengoptimalkan kinerja perusahaan, misalnya kemampuan tenaga ahli perusahaan, hak cipta, dll. 

Cara Cari Modal Usaha

Bagi anda yang ingin merintis usaha, pasti memerlukan modal yang besar. Tapi bagaimana caranya mendapatkan modal usaha? Dengan segala kemudahan yang ada sekarang, anda bisa memperoleh modal dan pinjaman dari berbagai pihak. Berikut adalah pilihannya:

1.    Manfaatkan Bantuan Pemerintah

Program pemerintah yang menguntungkan para pelaku UMKM, salah satunya adalah Bantuan Langsung Tunai (BLT). Bantuan ini digelontorkan oleh Pemerintah untuk menjaga dan stabilitas UMKM, terutama di masa pandemi. Anda bisa menggunakan bantuan ini untuk suntikan modal.

2.    Ajukan Pinjaman Pemerintah

Jika Bantuan Langsung Tunai masih belum juga menutup kekurangan modal, anda bisa memilih untuk mengajukan pinjaman ke Pemerintah, disebut Kredit Usaha Rakyat (KUR). Adapun beberapa syarat untuk mengajukan KUR:

  • Untuk usaha mikro, mempunyai kekayaan bersih setidaknya Rp 50 juta
  • Untuk usaha kecil, kekayaan bersih setidaknya Rp 50-500 juta.
  • Usaha menengah, kekayaan bersih setidaknya Rp 500 juta sampai Rp 10 miliar.

3.  Pinjam Keluarga & Kerabat

Orang terdekat bisa menjadi tumpuan ketika kita memerlukan bantuan, salah satunya sebagai investor. Walaupun keluarga dan kerabat memiliki nilai sentimentil yang tinggi, tapi dalam bekerja anda harus tetap profesional. Buatlah proposal perencanaan bisnis yang akan dilakukan. Agar keluarga dan kerabat yang ingin meminjamkan modal, bisa mengerti target bisnis anda.

4.    Jual Aset

Hal yang biasa dilakukan oleh pebisnis adalah memanfaatkan uang tabungan yang ada di rekening. Tapi ketika uang tabungan ternyata tidak cukup, anda bisa menjual atau menggadaikan aset sebagai agunan. 

Cara Mendapatkan Pinjaman Modal Usaha Online Tepat

Di era digitalisasi seperti sekarang, sudah banyak pinjaman modal berbasis online. Hanya dengan pencet perintah di layar smartphone, semuanya selesai dan modal dikirim di rekening bank. Ada fintech lending yang menggunakan agunan, tapi ada juga yang tanpa jaminan. Berikut ada beberapa cara untuk memperoleh pinjaman modal usaha:

1.    Pilih Perusahaan Legal

Pilihlah platform pinjaman yang legal, terdaftar dan diawasi oleh OJK. Untuk mengeceknya, anda bisa berkunjung ke laman resmi OJK. Perusahaan yang sudah memperoleh izin resmi, pastinya memiliki peraturan aman untuk semua nasabah.

2.   Penuhi Syarat

Setelah memilih fintech lendingnya, anda bisa menyiapkan syarat-syarat yang diminta oleh perusahaan tersebut. Pastikan syarat terpenuhi dan lengkap, agar permohonan bisa diproses dengan lancar. Dokumen yang biasanya diminta seperti KTP, NPWP, foto selfie, mutasi rekening dan lainnya.

 3.  Ajukan Pinjaman Sesuai Kemampuan

Jangan mengajukan permohonan peminjaman di luar batas kemampuan anda untuk membayar hutang tersebut. Apalagi ditambah bunga, hutang akan menumpuk tak terbayarkan. Hitung dan buatlah perencanaan keuangan dengan rinci, agar uang yang dipinjam bisa dimanfaatkan maksimal.

Pinjaman Modal Usaha Syariah 

Apakah bisa peroleh modal usaha tanpa riba? Karena tidak sedikit orang yang berniat membuka bisnis tapi terpentok urusan riba. Menjawab keluh kesah masyarakat, sekarang sudah ada pinjaman modal usaha syariah. Pastinya platform ini diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), jadi segala proses dan kegiatannya aman.

Karena memang dalam agama Islam, tidak diperbolehkan kredit dengan bunga. Jadi utang dan piutang harus dikembalikan dengan jumlah yang sama dan tidak lebih besar akibat adanya bunga. Kejadian itu menjadi awal mula sistem syariah, yang berlandaskan konsep jual beli dan bukan pinjaman atau kredit.

Solusi yang ditawarkan oleh Bank syariah adalah menerapkan sistem murabahah dan ijarah untuk mendapatkan untung. Sistem murabahah adalah akad jual beli antara pihak bank dan nasabah, sedangkan sistem ijarah yaitu akad mendapatkan manfaat atas jasa yang digunakan.

Jadi kreditur memperoleh untung dari selisih harga jual beli yang sebelumnya sudah disepakati oleh peminjam. Bukan dari bunga pinjaman seperti yang diterapkan pada perusahaan pinjaman pada umumnya. Dengan menerapkan sistem peminjaman syariah, anda tidak akan diberatkan oleh adanya bunga.

Alasan Mengapa Anda Perlu Pinjaman Modal Usaha

Banyak usaha yang stuck atau bahkan bangkrut karena tidak memiliki modal yang cukup. Karena modal merupakan salah satu landasan utama yang sangat penting dalam berbisnis. Dengan adanya suntikan dana, banyak sekali keuntungan yang bisa dirasakan. Berikut ada beberapa alasannya:

  • Ekspansi Bisnis

Dengan mendapatkan pinjaman modal usaha, maka bukan tidak mungkin Anda bisa memperbesar usaha atau ekspansi bisnis. Untuk bisa berekspansi bisnis, maka Anda membutuhkan modal usaha yang cukup banyak sesuai kebutuhan seperti kebutuhan produksi, pemasaran, dll. Uang kas yang dimiliki perusahaan atau bisnis Anda mungkin belum mencukupi untuk bisa ekspansi bisnis. Maka, pada tahap inilah Anda mungkin membutuhkan pinjaman modal usaha. Pinjaman ini bisa mendukung bisnis untuk biaya operasional dan biaya lainnya untuk keperluan bisnis. 

  • Menjaga Arus Kas

Salah satu kendala dalam berbisnis adalah arus kas yang tidak lancar. Jika ada arus kas yang bermasalah, maka Anda harus segera memperbaikinya agar bisnis tetap berjalan dengan lancar. Dengan menjaga arus kas, maka beberapa biaya operasional seperti membayar gaji karyawan, membayar tagihan listrik, dll bisa lebih teratur. Dengan adanya pinjaman modal usaha, maka arus kas pun akan lebih lancar terlebih lagi disaat produk belum laku sehingga Anda butuh modal usaha untuk membayar biaya tersebut. Pinjaman modal usaha dengan tenor pendek bisa jadi pilihan Anda. 

  • Inventaris

Inventaris produk adalah salah satu hal yang cukup sulit untuk dikelola saat Anda menjalankan bisnis. Jika produk Anda banyak dibeli orang dan pelanggan tidak berhenti untuk membeli produk, maka bukan tidak mungkin saat mengelola inventaris, maka bisa sungguh sulit. Saat produksi tinggi dan permintaan cukup banyak, maka sebaiknya Anda bisa mengimbangi dengan ketersediaan produk sehingga permintaan bisa selalu ada. Hal lain bisa terjadi sebaliknya jika permintaan pasar tidak bisa diimbangi dengan ketersediaan produk, maka konsumen akan berpindah ke toko lain. Hal ini tentu akan merugikan bisnis Anda, jadi jika hal ini akan segera terjadi sebaiknya ajukan pinjaman modal usaha. Pinjaman modal usaha bisa memenuhi kegiatan produksi lebih cepat dan teratur. 

  • Merawat & Memperluas Peralatan / Perlengkapan

Hampir semua bisnis memerlukan peralatan yang dapat digunakan untuk menjalankan bisnis secara optimal. Misalnya, jika Anda menjalankan bisnis kuliner, maka Anda pasti akan butuh beberapa alat untuk masak, hal ini bisa Anda perbarui atau lengkapi untuk menunjang bisnis, namun pastinya membutuhkan modal yang tak sedikit. Untuk menjaga agar peralatan atau perlengkapan yang dibutuhkan tetap ada maka pinjaman modal usaha bisa jadi pilihan untuk melengkapinya. 

  • Modal Usaha untuk Inovasi

Jika bisnis Anda ingin terus berkembang, maka modal usaha bisa membantu bisnis untuk berinovasi. Inovasi sangatlah diperlukan dalam bisnis agar bisnis bisa bertahan ditengah banyaknya kompetitor. Selain itu, inovasi juga bisa membantu bisnis Anda selalu up to date mengikuti permintaan pasar. Untuk itu, inovasi pada bisnis membutuhkan modal usaha yang cukup banyak, melalui pinjamanlah Anda bisa mulai berinovasi. 

Hal Yang Perlu Diketahui Sebelum Meminjam Modal Usaha

Hidup tanpa hutang tentu menjadi impian semua orang. Tapi di dunia ini tidak semua orang punya kemewahan bisa memiliki modal besar untuk menjalankan bisnis. Jika Anda berencana untuk mengajukan pinjaman modal usaha, ada hal yang harus pertimbangan, yaitu:

  • Kemampuan Membayar Pinjaman

Batas aman untuk melakukan pinjaman adalah 30% dari total pendapatan Anda, syarat inilah yang bisa Anda terapkan saat ingin melakukan pinjaman modal usaha. Jika angsuran pinjaman lebih besar dari 30% dari pendapatan maka sebaiknya tunda dulu. 

  • Gunakan Pinjaman dengan Bijak

Pinjaman yang bisa Anda ajukan sebaiknya tidak digunakan untuk hal yang sifatnya kebutuhan gaya hidup. Hal ini harus dihindari karena jangan sampai Anda merasa terbebani saat membayar pinjaman karena seharusnya digunakan untuk modal usaha. 

  • Cek Legalitas

Sebelum mengajukan pinjaman, sebaiknya cek legalitas lembaga keuangan peminjam di OJK. Hal utama yang bisa lakukan adalah mengecek legalitasnya. Sebaiknya pilihlah perusahaan fintech lending yang sudah terdaftar dan diawasi oleh OJK seperti Danamas. Jika perusahaan fintech lending tersebut sudah terdaftar di OJK, itu artinya perusahaan sudah sangat patuh dan melakukan kegiatan sesuai ketentuan yang berlaku. Hal ini karena OJK mengawasi berbagai kegiatan operasional fintech yang resmi dan jika terjadi pelanggaran bisa dikenakan sanksi. 

  • Lembaga Pinjaman Memiliki Aplikasi & Web Resmi

Sebaiknya, Anda cek juga aplikasi dan website resmi dari penyedia pinjaman modal usaha. Dari website, Anda bisa melihat berbagai media penawaran dan layanan yang ditawarkan terkait pinjaman tersebut. Disana, Anda juga bisa melihat siapakah fintech lending tersebut dan seberapa kredibelnya perusahaan tersebut. 

  • Cek Biaya & Bunga

Pihak penyelenggara pinjaman modal usaha yang legal adalah yang diawasi oleh OJK, biasanya akan memberikan informasi seputar biaya dan suku bunga yang ada. Selain itu, pada website juga menyediakan simulasi pinjaman yang bisa jadi panduan kepada Anda jika ingin mengajukan pinjaman modal usaha, seperti di Lancar by Danamas. 

  • Pastikan Memiliki Layanan Konsumen & Kantor Pusat

Sebelum melakukan pinjaman, maka sebaiknya cek terlebih dahulu apakah fintech tersebut memiliki kantor pusat, apakah memiliki layanan konsumen. Layanan konsumen ini bisa membantu Anda jika ada beberapa kendala saat melakukan pinjaman. Layanan konsumen ini bisa berupa no handphone, no telp kantor, email, whatsapp, dll. 

Baca juga: Daftar Terbaru! Pinjaman Online Yang Terdaftar Di OJK

 Pilih Pinjaman Bisnis Untuk Suksesan UMKM

Jika Anda berencana untuk mengajukan pinjaman modal usaha, maka Danamas adalah pilihan yang tepat. Danamas memiliki legalitas yang jelas dari OJK, Fintech lending ini juga dibawah naungan Sinar Mas Group yang yang tentu kredibilitasnya sudah sangat terpercaya. 

Bagi Anda yang ingin mencari fintech lending yang kredibel, Danamas adalah pilihan untuk mendukung modal usaha Anda. Danamas bisa meminjamkan modal usaha sampai Rp 2 miliar, tenornya mulai dari 1 hingga 10 tahun. Selain itu bunga yang ditawarkan juga rendah. Dengan modal besar, bisnis anda bisa segera berekspansi cepat.

Masih ragu? yuk coba simulasikan pinjaman dan agunan properti dengan kalkulator simulasi properti dan kalkulator pinjaman. Anda juga bisa download Aplikasi Danamas Pinjaman Bisnis agar proses permohonan lebih mudah. Untuk info lengkapnya, klik DISINI

Ajukan Pinjaman Lancar

Simulasi Pinjaman Lancar

Artikel Lainnya

Invoice Financing Untuk Bisnis: Pengertian, Manfaat, dan Pengajuan Cepat

Invoice financing adalah cara bagi bisnis untuk meminjam uang untuk membayarkan hutang dari faktur yang belum dibayar diawal. Dengan invoice financing, terka

Ciri-Ciri-Pinjaman-Online-Ilegal

Pinjaman Online Ilegal: Ciri & Solusi Jitu Jika Sudah Terjebak

Masa pandemi menjadi waktu yang berat untuk banyak orang. Tidak sedikit usaha yang gulung tikar, padahal kebutuhan di rumah harus terus dipenuhi. Hal ini membuat sebagian oran

pinjaman-online-bunga-rendah

5 Jenis Pinjaman Online Bunga Rendah Untuk Bisnis UMKM & Keuntungannya

Seiring berkembangnya pengetahuan dan teknologi, manusia makin dimanjakan oleh banyak kemudahan-kemudahan. Termasuk adanya pinjaman online. Dengan klik klik kursor laptop atau