pinjaman-modal-usaha

Modal adalah hal krusial yang wajib ada ketika berbisnis, tapi tidak semua pelaku usaha memiliki modal besar sejak awal mereka merintis. Pinjaman modal usaha sangat membantu para pelaku bisnis kecil dan menengah (UKM) untuk bisa mengembangkan usahanya. Hal ini menjadi angin segar bagi sebagian besar pebisnis baru yang ingin menjajal dunia usaha.

Kini, ada banyak sekali lembaga keuangan yang menawarkan kemudahan pinjaman modal usaha, namun sayangnya tidak semua memiliki kredibilitas yang baik. Padahal, dengan modal usaha dari pemberi modal yang memiliki reputasi baik bisa membantu Anda untuk semakin lancar usahanya. Maka, hal ini bisa mendatangkan keuntungan bagi usaha Anda.

Jangan asal dalam memilih. Bisa-bisa anda tercebur ke pinjol ilegal yang membuat anda tercekik untuk membayar pinjaman dan bunganya. Untuk itu, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan sebelum melakukan pinjaman modal usaha. Berikut adalah ulasannya:

Pengertian Pinjaman Modal Usaha

Apa itu modal usaha? Menurut KBBI, modal adalah usang atau dana yang dipakai sebagai pokok untuk berniaga. Sedangkan modal usaha memiliki arti yang beragam, pengertian pinjaman menurut para ahli adalah seperti berikut ini:

Menurut S.Munawir, modal usaha adalah aset perusahaan yang didapat dari internal atau eksternal, termasuk harta kekayaan yang didapat dari produksi perusahaan. Dari pengertian diatas bisa disimpulkan bahwa aset perusahaan bisa dari internal atau eksternal, kekayaan ini didapat dari hasil produksi yang sudah dilakukan oleh perusahaan tersebut. 

Sedangkan menurut Ardiyos, secara sederhana pinjaman adalah barang atau jasa yang menjadi kewajiban pihak satu untuk dibayarkan ke pihak lain sesuai perjanjian tertulis atau lisan yang dinyatakan atau diaplikasikan dan harus dibayarkan kembali di jangka waktu tertentu.

Jenis Pinjaman Modal Usaha

Sebelum lebih lanjut tentang pinjaman modal usaha, anda bisa mencari tau tentang jenis-jenis modal. Ada pengelompokkan berdasarkan sumber modal dan bentuk. Dengan mempelajarinya, anda bisa memilih sesuai dengan kebutuhan dan peluang yang tersedia.

1. Modal Usaha berdasarkan Sumber Modal

Berdasarkan sumber modal, ada modal eksternal dan internal. Perbedaannya ada pada asal sumber modal. Awalnya modal berasal dari internal tapi ketika dari dalam perusahaan kekurangan modal, bisa menggunakan modal dari eksternal/luar.

  • Modal Eksternal

Jenis modal ini berasal dari luar perusahaan. Bentuk modal ini bisa berupa utang atau investasi dari investor. Modal eksternal ini bisa didapat dari pinjaman bank, koperasi dan sumber lainnya. Jenis sumber modal usaha ini dipilih karena perusahaan tidak memiliki atau sudah kehabisan modal internal. 

  • Modal Internal

Jenis modal usaha yang satu ini diambil dari perusahaan itu sendiri. Modal usaha bisa berasal dari hasil penjualan perusahaan.

2. Jenis Modal Usaha berdasarkan Bentuk

Modal berdasarkan bentuk ada yang aktif/konkret dan pasif/abstrak. Di bawah ini ada pengertian dan contoh dari masing-masing modal. Pastikan perusahaan anda memiliki kedua modal tersebut. Berikut adalah ulasannya:

  • Modal Aktif (Konkret)

Modal aktif atau konkret ini adalah sumber harta perusahaan yang bisa dilihat dengan mata langsung atau berbentuk wujud tertentu. Contoh modal aktif seperti bahan baku, mesin, pabrik, gudang, dll. 

  • Modal Pasif (abstrak)

Jenis modal ini bersumber dari harta perusahaan yang tidak bisa dilihat dengan mata langsung atau tidak berwujud. Modal ini bisa mengoptimalkan kinerja perusahaan, misalnya kemampuan tenaga ahli perusahaan, hak cipta, dll. 

Cara Cari Modal Usaha

Bagi anda yang ingin merintis usaha, pasti memerlukan modal yang besar. Tapi bagaimana caranya mendapatkan modal usaha? Dengan segala kemudahan yang ada sekarang, anda bisa memperoleh modal dan pinjaman dari berbagai pihak. Berikut adalah pilihannya:

1.    Manfaatkan Bantuan Pemerintah

Program pemerintah yang menguntungkan para pelaku UMKM, salah satunya adalah Bantuan Langsung Tunai (BLT). Bantuan ini digelontorkan oleh Pemerintah untuk menjaga dan stabilitas UMKM, terutama di masa pandemi. Anda bisa menggunakan bantuan ini untuk suntikan modal.

2.    Ajukan Pinjaman Pemerintah

Jika Bantuan Langsung Tunai masih belum juga menutup kekurangan modal, anda bisa memilih untuk mengajukan pinjaman ke Pemerintah, disebut Kredit Usaha Rakyat (KUR). Adapun beberapa syarat untuk mengajukan KUR:

  • Untuk usaha mikro, mempunyai kekayaan bersih setidaknya Rp 50 juta
  • Untuk usaha kecil, kekayaan bersih setidaknya Rp 50-500 juta.
  • Usaha menengah, kekayaan bersih setidaknya Rp 500 juta sampai Rp 10 miliar.

3.  Pinjam Keluarga & Kerabat

Orang terdekat bisa menjadi tumpuan ketika kita memerlukan bantuan, salah satunya sebagai investor. Walaupun keluarga dan kerabat memiliki nilai sentimentil yang tinggi, tapi dalam bekerja anda harus tetap profesional. Buatlah proposal perencanaan bisnis yang akan dilakukan. Agar keluarga dan kerabat yang ingin meminjamkan modal, bisa mengerti target bisnis anda.

4.    Jual Aset

Hal yang biasa dilakukan oleh pebisnis adalah memanfaatkan uang tabungan yang ada di rekening. Tapi ketika uang tabungan ternyata tidak cukup, anda bisa menjual atau menggadaikan aset sebagai agunan. 

Cara Mendapatkan Pinjaman Modal Usaha Online Tepat

Di era digitalisasi seperti sekarang, sudah banyak pinjaman modal berbasis online. Hanya dengan pencet perintah di layar smartphone, semuanya selesai dan modal dikirim di rekening bank. Ada fintech lending yang menggunakan agunan, tapi ada juga yang tanpa jaminan. Berikut ada beberapa cara untuk memperoleh pinjaman modal usaha:

1.    Pilih Perusahaan Legal

Pilihlah platform pinjaman yang legal, terdaftar dan diawasi oleh OJK. Untuk mengeceknya, anda bisa berkunjung ke laman resmi OJK. Perusahaan yang sudah memperoleh izin resmi, pastinya memiliki peraturan aman untuk semua nasabah.

2.   Penuhi Syarat

Setelah memilih fintech lendingnya, anda bisa menyiapkan syarat-syarat yang diminta oleh perusahaan tersebut. Pastikan syarat terpenuhi dan lengkap, agar permohonan bisa diproses dengan lancar. Dokumen yang biasanya diminta seperti KTP, NPWP, foto selfie, mutasi rekening dan lainnya.

 3.  Ajukan Pinjaman Sesuai Kemampuan

Jangan mengajukan permohonan peminjaman di luar batas kemampuan anda untuk membayar hutang tersebut. Apalagi ditambah bunga, hutang akan menumpuk tak terbayarkan. Hitung dan buatlah perencanaan keuangan dengan rinci, agar uang yang dipinjam bisa dimanfaatkan maksimal.

Pinjaman Modal Usaha Syariah 

Apakah bisa peroleh modal usaha tanpa riba? Karena tidak sedikit orang yang berniat membuka bisnis tapi terpentok urusan riba. Menjawab keluh kesah masyarakat, sekarang sudah ada pinjaman modal usaha syariah. Pastinya platform ini diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), jadi segala proses dan kegiatannya aman.

Karena memang dalam agama Islam, tidak diperbolehkan kredit dengan bunga. Jadi utang dan piutang harus dikembalikan dengan jumlah yang sama dan tidak lebih besar akibat adanya bunga. Kejadian itu menjadi awal mula sistem syariah, yang berlandaskan konsep jual beli dan bukan pinjaman atau kredit.

Solusi yang ditawarkan oleh Bank syariah adalah menerapkan sistem murabahah dan ijarah untuk mendapatkan untung. Sistem murabahah adalah akad jual beli antara pihak bank dan nasabah, sedangkan sistem ijarah yaitu akad mendapatkan manfaat atas jasa yang digunakan.

Jadi kreditur memperoleh untung dari selisih harga jual beli yang sebelumnya sudah disepakati oleh peminjam. Bukan dari bunga pinjaman seperti yang diterapkan pada perusahaan pinjaman pada umumnya. Dengan menerapkan sistem peminjaman syariah, anda tidak akan diberatkan oleh adanya bunga.

Alasan Mengapa Anda Perlu Pinjaman Modal Usaha

Banyak usaha yang stuck atau bahkan bangkrut karena tidak memiliki modal yang cukup. Karena modal merupakan salah satu landasan utama yang sangat penting dalam berbisnis. Dengan adanya suntikan dana, banyak sekali keuntungan yang bisa dirasakan. Berikut ada beberapa alasannya:

  • Ekspansi Bisnis

Dengan mendapatkan pinjaman modal usaha, maka bukan tidak mungkin Anda bisa memperbesar usaha atau ekspansi bisnis. Untuk bisa berekspansi bisnis, maka Anda membutuhkan modal usaha yang cukup banyak sesuai kebutuhan seperti kebutuhan produksi, pemasaran, dll. Uang kas yang dimiliki perusahaan atau bisnis Anda mungkin belum mencukupi untuk bisa ekspansi bisnis. Maka, pada tahap inilah Anda mungkin membutuhkan pinjaman modal usaha. Pinjaman ini bisa mendukung bisnis untuk biaya operasional dan biaya lainnya untuk keperluan bisnis. 

  • Menjaga Arus Kas

Salah satu kendala dalam berbisnis adalah arus kas yang tidak lancar. Jika ada arus kas yang bermasalah, maka Anda harus segera memperbaikinya agar bisnis tetap berjalan dengan lancar. Dengan menjaga arus kas, maka beberapa biaya operasional seperti membayar gaji karyawan, membayar tagihan listrik, dll bisa lebih teratur. Dengan adanya pinjaman modal usaha, maka arus kas pun akan lebih lancar terlebih lagi disaat produk belum laku sehingga Anda butuh modal usaha untuk membayar biaya tersebut. Pinjaman modal usaha dengan tenor pendek bisa jadi pilihan Anda. 

  • Inventaris

Inventaris produk adalah salah satu hal yang cukup sulit untuk dikelola saat Anda menjalankan bisnis. Jika produk Anda banyak dibeli orang dan pelanggan tidak berhenti untuk membeli produk, maka bukan tidak mungkin saat mengelola inventaris, maka bisa sungguh sulit. Saat produksi tinggi dan permintaan cukup banyak, maka sebaiknya Anda bisa mengimbangi dengan ketersediaan produk sehingga permintaan bisa selalu ada. Hal lain bisa terjadi sebaliknya jika permintaan pasar tidak bisa diimbangi dengan ketersediaan produk, maka konsumen akan berpindah ke toko lain. Hal ini tentu akan merugikan bisnis Anda, jadi jika hal ini akan segera terjadi sebaiknya ajukan pinjaman modal usaha. Pinjaman modal usaha bisa memenuhi kegiatan produksi lebih cepat dan teratur. 

  • Merawat & Memperluas Peralatan / Perlengkapan

Hampir semua bisnis memerlukan peralatan yang dapat digunakan untuk menjalankan bisnis secara optimal. Misalnya, jika Anda menjalankan bisnis kuliner, maka Anda pasti akan butuh beberapa alat untuk masak, hal ini bisa Anda perbarui atau lengkapi untuk menunjang bisnis, namun pastinya membutuhkan modal yang tak sedikit. Untuk menjaga agar peralatan atau perlengkapan yang dibutuhkan tetap ada maka pinjaman modal usaha bisa jadi pilihan untuk melengkapinya. 

  • Modal Usaha untuk Inovasi

Jika bisnis Anda ingin terus berkembang, maka modal usaha bisa membantu bisnis untuk berinovasi. Inovasi sangatlah diperlukan dalam bisnis agar bisnis bisa bertahan ditengah banyaknya kompetitor. Selain itu, inovasi juga bisa membantu bisnis Anda selalu up to date mengikuti permintaan pasar. Untuk itu, inovasi pada bisnis membutuhkan modal usaha yang cukup banyak, melalui pinjamanlah Anda bisa mulai berinovasi. 

Hal Yang Perlu Diketahui Sebelum Meminjam Modal Usaha

Hidup tanpa hutang tentu menjadi impian semua orang. Tapi di dunia ini tidak semua orang punya kemewahan bisa memiliki modal besar untuk menjalankan bisnis. Jika Anda berencana untuk mengajukan pinjaman modal usaha, ada hal yang harus pertimbangan, yaitu:

  • Kemampuan Membayar Pinjaman

Batas aman untuk melakukan pinjaman adalah 30% dari total pendapatan Anda, syarat inilah yang bisa Anda terapkan saat ingin melakukan pinjaman modal usaha. Jika angsuran pinjaman lebih besar dari 30% dari pendapatan maka sebaiknya tunda dulu. 

  • Gunakan Pinjaman dengan Bijak

Pinjaman yang bisa Anda ajukan sebaiknya tidak digunakan untuk hal yang sifatnya kebutuhan gaya hidup. Hal ini harus dihindari karena jangan sampai Anda merasa terbebani saat membayar pinjaman karena seharusnya digunakan untuk modal usaha. 

  • Cek Legalitas

Sebelum mengajukan pinjaman, sebaiknya cek legalitas lembaga keuangan peminjam di OJK. Hal utama yang bisa lakukan adalah mengecek legalitasnya. Sebaiknya pilihlah perusahaan fintech lending yang sudah terdaftar dan diawasi oleh OJK seperti Danamas. Jika perusahaan fintech lending tersebut sudah terdaftar di OJK, itu artinya perusahaan sudah sangat patuh dan melakukan kegiatan sesuai ketentuan yang berlaku. Hal ini karena OJK mengawasi berbagai kegiatan operasional fintech yang resmi dan jika terjadi pelanggaran bisa dikenakan sanksi. 

  • Lembaga Pinjaman Memiliki Aplikasi & Web Resmi

Sebaiknya, Anda cek juga aplikasi dan website resmi dari penyedia pinjaman modal usaha. Dari website, Anda bisa melihat berbagai media penawaran dan layanan yang ditawarkan terkait pinjaman tersebut. Disana, Anda juga bisa melihat siapakah fintech lending tersebut dan seberapa kredibelnya perusahaan tersebut. 

  • Cek Biaya & Bunga

Pihak penyelenggara pinjaman modal usaha yang legal adalah yang diawasi oleh OJK, biasanya akan memberikan informasi seputar biaya dan suku bunga yang ada. Selain itu, pada website juga menyediakan simulasi pinjaman yang bisa jadi panduan kepada Anda jika ingin mengajukan pinjaman modal usaha, seperti di Lancar by Danamas. 

  • Pastikan Memiliki Layanan Konsumen & Kantor Pusat

Sebelum melakukan pinjaman, maka sebaiknya cek terlebih dahulu apakah fintech tersebut memiliki kantor pusat, apakah memiliki layanan konsumen. Layanan konsumen ini bisa membantu Anda jika ada beberapa kendala saat melakukan pinjaman. Layanan konsumen ini bisa berupa no handphone, no telp kantor, email, whatsapp, dll. 

Baca juga: Daftar Terbaru! Pinjaman Online Yang Terdaftar Di OJK

 Pilih Pinjaman Bisnis Untuk Suksesan UMKM

Jika Anda berencana untuk mengajukan pinjaman modal usaha, maka Danamas adalah pilihan yang tepat. Danamas memiliki legalitas yang jelas dari OJK, Fintech lending ini juga dibawah naungan Sinar Mas Group yang yang tentu kredibilitasnya sudah sangat terpercaya. 

Bagi Anda yang ingin mencari fintech lending yang kredibel, Danamas adalah pilihan untuk mendukung modal usaha Anda. Danamas bisa meminjamkan modal usaha sampai Rp 2 miliar, tenornya mulai dari 1 hingga 10 tahun. Selain itu bunga yang ditawarkan juga rendah. Dengan modal besar, bisnis anda bisa segera berekspansi cepat.

Masih ragu? yuk coba simulasikan pinjaman dan agunan properti dengan kalkulator simulasi properti dan kalkulator pinjaman. Anda juga bisa download Aplikasi Danamas Pinjaman Bisnis agar proses permohonan lebih mudah. Untuk info lengkapnya, klik DISINI

Ajukan Pinjaman Lancar

Simulasi Pinjaman Lancar

Artikel Lainnya

Apa-itu-P2P-lending

Apa itu P2P Lending? Simak Pengertian, Cara kerja, hingga Tips Akurat Memilih P2P Lending

Apa itu p2p lending menjadi sebuah pertanyaan yang sering banyak ditanyakan saat ini. Sederhananya Fintech P2P lending merupakan platform yang menghubungkan antara peminjam dan pemberi pinjaman. Peminjaman pada P2P lending dapat berupa pinjaman usaha, kebutuhan konsumtif dan kebutuhan lainnya.Setelah anda tahu apa itu p2p lending selanjutnya adalah tentang fintech. 

Bukti perkembangan fintech bisa tampak dari tumbuhnya umkm di Indonesia. Fintech adalah jasa penyedia layanan berupa penawaran keuangan, Tetapi fintech memiliki beberapa perbedaan dengan pinjaman online. Contoh perbedaanya adalah Fintech merupakan singkatan dari financial technology, dimana hal tersebut merupakan sebuah sebutan bagi hal-hal financial yang bisa diselesaikan melalui sebuah aplikasi atau teknologi secara online. Pinjaman online itu sendiri merupakan bagian dari finance technology. Finance technology memiliki 4 kategori yang berbeda, dan pinjaman online jatuh dalam kategori deposito, pinjaman dan menambah modal. 

Jika Anda tertarik untuk meminjam di P2P Lending, Anda harus mengetahui beberapa hal penting, mulai dari cara kerjanya, tips memilih p2p lending, hingga keuntungan dari P2P Lending. Dalam artikel ini akan mengulas secara jelas dan lengkap apa itu P2P lending. Yuk simak!

Pengertian Fintech 

Sebelum masuk ke Fintech P2P Lending, Anda tentunya pernah mendengar istilah fintech. Namun, apa sebenarnya pengertian dari Fintech?

Sektor finansial terus melakukan inovasi secara digital salah satunya dengan menghadirkan platform digital keuangan (Fintech) melalui adanya fasilitas pembiayaan (lending). Financial technology atau disingkat dengan FinTech lebih berpusat pada perusahaan yang melakukan inovasi di bidang jasa keuangan dengan sentuhan teknologi yang lebih modern. Dengan adanya FinTech cara pembayaran bisa jadi lebih mudah karena adanya terobosan dan inovasi baru.  Di Indonesia sendiri, terdapat beberapa jenis Fintech yang sedang berkembang dan memberikan solusi finansial diantaranya adalah. Crowdfunding, Micro Financing, P2P Lending Service, Market Comparison, Digital Payment System. 

Apa Itu P2P Lending 

 Pernah mendengar istilah p2p lending atau pinjaman online? Apa itu p2p lending? FinTech Peer to peer lending atau fintech p2p lending adalah adalah platform digital yang menghubungkan antara peminjam (borrower) dengan pemberi pinjaman (Lender). 

Sistem pada P2P Lending menawarkan akses pinjaman kepada orang – orang yang membutuhkan pinjaman dana, misalnya untuk modal usaha, kebutuhan konsumtif, atau kebutuhan lainnya dengan bunga yang lebih rendah dan juga cara yang lebih mudah tanpa harus melalui proses yang panjang seperti yang sering ditemukan pada bank konvensional. 

Bagi pemberi pinjaman (Lender) p2p lending dapat digunakan sebagai sarana untuk mengembangkan dana, karena Lender akan mendapatkan timbal balik atau bunga dari hasil pendanaan mereka, serta turut serta membantu mengembangkan UMKM apabila mendanai sektor bisnis kecil dan menengah. 

Cara Memulai Tanam Modal Di P2P Lending

Setelah mengetahui apa itu p2p lending, selanjutnya adalah cara menanam modal di sana. Ternyata anda bisa lho berinvestasi di p2p lending. Cara untuk tanam modalnya tidak rumit. Jika anda tertarik, ada langkah-langkah berikut yang bisa diikuti, yuk simak!

  • Pilihlah situs p2p lending resmi yang ingin dijadikan tempat investasi
  • Registrasi atau pendaftaran akun sesuai prosedur dan syarat yang sudah tertulis, seperti siapkan KTP, tanda tangan, alamat email dan nomor telepon aktif
  • Lakukan konfirmasi email yang telah didaftarkan
  • Bacalah semua ketentuan dan aturan yang berkaitan dengan aktivitas investasi di platform p2p lending, dan berikan persetujuan bila dirasa aman
  • Pilihlah permintaan pendanaan yang tersedia, kemudian transfer dana sesuai langkah yang tertera pada layanan.

7 Jenis-Jenis Fintech

Financial technology atau fintech adalah salah satu inovasi layanan jasa keuangan dengan basis teknologi. Sekarang ada beberapa fintech yang berkembang di Indonesia. Untuk memberikan informasi tentang jenis fintech, simak penjelasan di bawah ini yuk!

1. Crowdfunding

Crowdfunding adalah bentuk penggalangan dana yang dilakukan di dunia maya untuk pembiayaan proyek tertentu. Dalam hal ini, dana yang dipakai adalah dana bersama milik beberapa orang yang turut berpartisipasi. Crowdfunding yang terkenal seperti Benihbaik.com, Kitabisa.com atau Gandengtangan.co.id.

2. Digital Payment System

Layanan pembayaran secara digital atau online ini sangat memudahkan masyarakat untuk cashless. Selain itu pengguna juga sering mendapatkan potongan harga. Digital payment system yang terkenal di Indonesia adalah GoPay, OVO, Dana, dan LinkAja. 

3. Microfinancing

Microfinancing mengacu ke layanan keuangan yang khusus diberikan untuk masyarakat kelas menengah ke bawah. Tujuannya adalah membantu permodalan usaha kecil agar bisa berkembang. Perusahaan microfinancing yang cukup ternama di Indonesia adalah Amarta. Dengan adanya microfinancing, pengusaha mikro akan lebih mudah memperoleh pinjaman modal .

4. P2P Lending

Peer to peer lending merupakan layanan pendanaan yang mempertemukan pemberi dana dengan penerima dana. Saat ini sudah banyak p2p lending yang dikenal masyarakat. Hal ini menjadi angin segar terutama bagi pengusaha kecil, karena memerlukan suntikan dana untuk mengembangkan bisnis. 

5. E-aggregator

E-aggregator adalah platform yang digunakan untuk mencari sampai mengetahui informasi dan kinerja produk keuangan tertentu. Informasi tersebut bermanfaat untuk membantu pengambilan keputusan investasi yang tepat. Jadi dengan e-aggregator, investor awam bisa tau kelebihan sampai kekurangan masing-masing produk keuangan. Contoh fintech ini adalah Cekaja, Cermati, Tunaiku dan lainnya.

6. Pinjaman Online

Pinjaman online makin marak digunakan oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, pendidikan dan lainnya. Pastikan anda meminjam uang di pinjaman online yang sudah legal dan berizin OJK agar prosesnya aman. 

7. Manajemen Risiko & Investasi

Tidak banyak yang tau kalau manajemen risiko dan investasi adalah salah satu jenis fintech. Banyak orang yang tidak familiar dengan penggunaan robo advisor terkait perencanaan keuangan sampai asuransi. 

Umumnya manajemen risiko dan investasi ini menggunakan platform e-trading. Maka masyarakat akan diarahkan untuk memilih investasi terbaik, seperti investasi saham, emas dan lainnya. Beberapa fintech yang bergerak di bidang ini adalah Rajapremi, Cekpremi dan lainya.

Perbedaan Fintech & Bank Digital

Apa fintech dan bank digital berbeda? Bagi anda yang masih bingung membedakan keduanya, bahasan di bawah ini akan bermanfaat untuk anda. Berikut adalah rincian perbedaan antara fintech dan bank digital. Masing-masingnya memiliki kelebihan sendiri-sendiri.

FintechBank Digital
Perusahaan teknologi yang berperan sebagai jembatan antara pemberi dan penerima pinjamanBank umum yang dapat menghimpun dana simpanan dari masyarakat, menjual produk investasi, menyediakan alat transaksi dan menyalurkan pinjaman ke pelaku usaha serta masyarakat.
Populer karena kemudahan dan kecepatan dalam proses pengajuan pinjaman. Walaupun ini tergantung dari kebijakan masing-masing fintechBeberapa bank digital menjalankan proses peminjaman yang cenderung mudah dan cepat. Apalagi bila anda adalah nasabah dari bank tersebut
Untuk mengajukan pinjaman di sebagian fintech biasanya perlu dokumen dasar seperti KTP, NPWP dan slip gaji. Konsekuensinya suku bunga biasanya lebih tinggi dari bank digital, plafonnya relatif lebih kecil dan tenornya lebih singkatBank digital sebagai bank umum biasanya memiliki modal lebih kuat. Apalagi simpanan uang yang ada di bank, dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
Bank digital melakukan analisis kredit lebih mendalam. Tujuannya untuk membantu peminjam tau tentang kemampuan kredit sehingga menghindari risiko gagal bayar.
Dokumen pendukungnya seperti KTP, KK, akta nikah, surat keterangan penghasilan, NPWP dan buku tabungan. Jika pengajuan dengan jaminan, maka bisa lengkapi dokumen seperti surat berharga atau surat tanah.
Suku bunga pinjaman cenderung lebih rendah dan masa angsuran bisa lebih lama.

Apakah P2P Lending Aman? Ini Cirinya

Saat ini sudah banyak sekali p2p lending yang tersedia dan bisa dipilih. Namun, jangan asal dalam menentukan pilihan. Pastikan p2p lending yang anda tuju bertanggung jawab penuh atas kegiatan operasionalnya. Carilah informasi kalau p2p lending tersebut memang terpercaya, agar tidak salah pilih berikut adalah cirinya:

1. Terdaftar & Berizin OJK

P2P lending yang aman pasti sudah terdaftar dan berizin di OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Ciri khas yang paling mudah untuk tau p2p lending tersebut terdaftar atau tidak adalah dengan melihat di Play Store, di aplikasi terdapat logo terdaftar atau berizin yang dikeluarkan oleh OJK atau agar lebih yakin, anda juga bisa melihat langsung di laman resmi OJK https://www.ojk.go.id/id/Default.aspx

2. Gabung Dalam AFPI

Ciri selanjutnya adalah bergabung sebagai anggota di Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI). Tujuan kehadirannya adalah untuk mendukung penyelenggaraan fintech yang sehat dan aman. AFPI dan OJK bekerja sama mewujudkan penyelenggaraan fintech agar aman dan menguntungkan.

3. Pengelola Jelas

P2P lending yang aman tentu memiliki pengelola yang jelas. Dan memiliki setidaknya satu kantor yang menjadi lokasi operasional utama. Alamat kantor juga jelas dan mudah dicari di mesin pencarian. Tak hanya itu saja, tapi nama perusahaan juga jelas sehingga mudah menemukan nama pendirinya.

4. Tanda Tangan Elektronik

Umumnya p2p lending yang aman mengharuskan penggunanya memakai tanda tangan elektronik saat proses verifikasi. Tanda tangan elektronik tersertifikasi tersebut memakai teknologi yang operasionalnya sudah berizin KOMINFO. Tanda tangan bersertifikasi ini aman, legal dan bisa mengurangi kertas.

5. Cek Nilai TKB 90

Arti dari TKB 90 adalah p2p lending berhasil melakukan pengembalian pinjaman 90 hari sebelum jatuh tempo. Bila p2p lending tersebut bisa mendekati nilai 100, maka performanya sangat bagus. OJK sudah memberikan ketentuan agar p2p lending menampilkan nilai TKB 90 di laman web resmi.

6. Ada Asuransi

Ciri lainnya adalah menyediakan fasilitas asuransi guna proteksi pendana agar tidak kehilangan modal yang sudah disalurkan untuk peminjam. Di beberapa kasus, risiko gagal pengembalian dana bisa terjadi. Tapi p2p lending akan beri fasilitas asuransi demi menjaga kualitas jasa yang ditawarkan kepada peminjam maupun pendana.

7. Aplikasi Hanya Akses “Camilan”

Maksud dari akses camilan adalah p2p lending yang aman hanya boleh akses kamera, microphone dan lokasi. Akses tersebut pun dijaga dengan baik oleh p2p lending yang berkaitan. Jadi pihak perusahaan p2p lending tidak boleh menyebarluaskan. Jika ada p2p lending yang minta akses kontak, maka bisa dicurigai sebagai pinjol ilegal.

6 Cara Kerja P2P Lending

Sebelum Anda melakukan pinjaman atau memberi pinjaman, Anda perlu mengetahui cara kerja P2P Lending. Berikut kami rangkum cara kerja P2P Lending termasuk cara berinvestasi di P2P Lending dan cara mengajukan pinjaman.

1. Registrasi Pengguna

Peminjam maupun pemberi pinjaman harus melakukan registrasi pada platform P2P Lending yang dipilih. Registrasi ini dapat dilakukan secara online melalui smartphone Anda.

2. Pengajuan Pinjaman

Peminjam mengajukan pinjaman pada platform P2P Lending. Di tahap ini peminjam perlu memasukan beberapa persyaratan dari platform P2P Lending.

3. Analisa Resiko Pinjaman

Platform P2P Lending melakukan analisa resiko untuk memilih peminjam yang layak untuk diberi pinjaman.

4. Investor Menentukan Peminjam yang didanai

Dalam tahap ini, peminjam yang lolos analisa resiko oleh platform P2P Lending ditempatkan pada marketplace. Disini profil dan resiko peminjam diperlihatkan.

Selanjutnya, investor atau pemberi pinjaman menyeleksi pihak yang akan diberikan investasi setelah mengecek profil dan resiko peminjam.

5. Investor Memberikan Pendanaan

Disini pemberi pinjaman memberikan pendanaan ke peminjam melalui platform P2P lending.

6. Penjadwalan Pengembalian Pinjaman

Peminjam mengembalikan pinjaman sesuai dengan jadwal yang telah disepakati ke platform P2P Lending. Pemberi investasi selanjutnya dapat menerima dana pinjaman dari peminjam beserta dengan bunganya.

3 Keuntungan Meminjam di P2P Lending

Dengan adanya Fintech p2p Lending, tentunya akan membantu pertumbuhan UMKM di Indonesia dan secara tidak langsung turut serta memajukan perekonomian Indonesia ke arah yang lebih baik. 

1. Proses Relatif Mudah 

Para pemilik usaha UMKM bisa mendapatkan modal tambahan dengan mengajukan pinjaman pada p2p Lending secara mudah. Dengan meminjam di Fintech Lending, memudahkan pelaku usaha untuk mendapatkan tambahan modal tanpa proses yang panjang dan merepotkan. 

Biasanya proses peminjaman dapat dilakukan secara online dengan mengunduh aplikasi platform yang dituju. Berbeda dengan mengajukan pembiayaan kepada bank yang diperlukan waktu cukup panjang sebelum dana yang disetujui dapat dicairkan. 

2. Bunga yang Kompetitif

P2P lending memiliki bunga yang kompetitif dibandingkan dengan pinjaman pada bank jenis lainnya. Umumnya bunga pada P2P lending berkisar antara 11,75%-16%.

3. Membantu Perekonomian Masyarakat

Dari segi pemodal yang mendanai pinjaman, tentunya juga turut berpartisipasi dalam membantu para pelaku usaha mengembangkan bisnis dari pembiayaan yang diberikan. 

4 Tips Memilih Fintech Lending 

Maraknya kasus jeratan pinjaman online seringkali membuat orang khawatir untuk mengajukan pinjaman. Padahal pinjol yang sering bermasalah adalah pinjol ilegal dan sangat banyak pinjol legal/fintech yang sudah berizin OJK. Lalu bagaimana cara memilih fintech lending yang aman? Yuk kita intip 4 tipsnya, agar anda tidak salah pilih.

1. Pinjam di perusahaan yang telah terdaftar dan berizin OJK

Apabila Anda ingin menjadi peminjam ataupun pemodal pastikan memilih perusahaan yang telah mendapatkan izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK)karena dengan begitu proses bisnis dan produk kredit fintech tersebut telah diverifikasi dan mendapatkan pengawasan dari OJK. 

Cek legalitas perusahaan pemberi pinjaman melalui telepon Kontak OJK 157 atau di website OJK

2. Akses CaMiLan

FinTech Lending yang legal diwajibkan untuk menjaga kerahasiaan data nasabahnya. OJK hanya memperbolehkan akses CaMiLan yaitu Camera, Mikrofon dan Location yang digunakan untuk verifikasi pengenalan nasabah, credit scoring, mitigasi risiko dan berkomunikasi. 

3. Pinjam Sesuai Dengan Kebutuhan Dan Kemampuan Bayar

Dengan adanya kemudahan yang diberikan dalam mendapatkan pinjaman dana, jangan sampai Anda terlena dan meminjam lebih dari dana yang dibutuhkan. Usahakan untuk melunasi cicilan tepat waktu. Selain itu Anda juga harus mempertimbangkan cicilan lain yang harus dibayar agar tidak kesulitan melunasi tagihan, sehingga menyebabkan terjadinya gagal bayar. 

4. Ketahui Bunga Dan Kontrak Perjanjian 

Pelajari terlebih dahulu kontrak perjanjian, bunga, denda yang ditawarkan. Lakukan survei ke beberapa platform fintech lending lainnya sebagai pembanding sebelum melakukan pinjaman ataupun memberikan pinjaman. 

Danamas Solusi Fintech Lending Aman dan Terpercaya 

Bagi Anda yang mau mengembangkan usaha dan mendapatkan modal tambahan. Fintech lending berizin OJK, Danamas hadir sebagai solusi pinjaman modal usaha Anda. 

Danamas membantu para UMKM dalam hal modal usaha mulai dari Rp 50 juta hingga Rp 2 miliar. Sedangkan pinjaman tanpa agunan untuk kebutuhan konsumtif Anda bisa mengajukan melalui Dana Tunai Danamas dengan limit pinjaman hingga Rp 7.500.000.  

Pinjaman UMKM online terpercaya ini bisa menjadi solusi bagi anda yang kekurangan modal dalam berbisnis. Coba simulasikan pinjaman dan nilai properti dengan kalkulator simulasi properti dan kalkulator pinjaman di website Danamas. Agar permohonan pinjaman bisa lebih mudah dan praktis, download Aplikasi Danamas Pinjaman Bisnis segera! Untuk info lebih lengkap, klik DISINI!

cara-menghadapi-debt-collector

Jangan Panik! Simak Cara Menghadapi Debt Collector & Cara Lapornya

Tak sedikit orang yang mendengar dan menganggap “debt collector” sebagai konotasi yang negatif dan menyeramkan. Padahal tugasnya hanya untuk menagih uang dari hutang/pinjaman yang dilakukan oleh debitur, karena sudah terlalu lama menunggak pembayaran. Bila kedua pihak yang terlibat sama-sama kooperatif, maka kejadian penagihan hutang tidak melibatkan kekerasan verbal atau fisik.

Debt collector sering dikaitkan dengan pinjaman online ilegal. Maraknya kasus-kasus penagihan pinjaman online ilegal belakangan ini membuat nama debt collector menjadi tercemar dan memberikan kesan yang negatif. Hal tersebut dikarenakan debt collector banyak menggunakan cara-cara yang kurang etis sehingga mengakibatkan beberapa orang merasa terancam keberadaannya akibat pinjaman online ilegal

Bagaimana bayangan anda tentang debt collector? apakah menyeramkan atau tidak? Namun sebenarnya seperti apakah debt collector yang seharusnya dan bagaimana cara yang tepat menghadapi debt collector hingga perbedaan dengan jurusita piutang? Bagi anda yang menilai pekerjaan tersebut menyeramkan, bisa saja akan memiliki mindset dan pandangan yang berbeda setelah membaca artikel ini. Berikut penjelasannya untuk anda.

Apa Itu Debt Collector?

Debt collector adalah sebuah perusahaan atau agen yang menjalankan bisnis pembayaran hutang dari rekening tunggakan. Umumnya debt collector dipekerjakan oleh beberapa perusahaan pembiayaan atau layanan keuangan yang memiliki tugas untuk menagih hutang kepada debitur. Debt collector dibayar melalui persentase dari jumlah pembayaran utang debitur yang sudah berhasil ditagih. Cara pembayaran ini yang membuat debt collector seringkali menekan debitur untuk segera membayar hutang.

Tipe Debt Collector

Sebenarnya debt collector memiliki 3 tipe, yaitu desk collector, juru tagih dan jurusita. Ketiganya memiliki tugas yang berbeda. Agar lebih memahami lagi mengenai debt collector, berikut adalah penjelasan mengenai masing-masing tipe debt collector.

  • Desk Collector: desk collector bertugas menjadi penagih utama pada tingkat pertama debt collector. Umumnya ia akan mengingatkan debitur tentang waktu jatuh tempo hutang peringatan tersebut bisa dilakukan melalui telepon dan harus menggunakan tata cara yang sopan dan hormat sebagai bagian dari pelayan debitur.
  • Juru tagih: Juru tagih memiliki tugas untuk menyelidiki dan mengetahui keberadaan hingga kondisi keuangan dari peminjam. Berkelakuan baik adalah hal yang wajib dimiliki oleh seorang juru tagih dan juga mampu persuasif. Hal ini perlu dilakukan agar peminjam bisa mengetahui kewajibannya yang untuk membayar hutang. Juru tagih juga harus bisa menentukan batas waktu peminjam dalam membayar hutangnya.
  • Jurusita: Jurusita juga bisa datang ke rumah untuk menagih hutang yang belum dibayarkan oleh peminjam hingga melakukan penyitaan aset sesuai dengan perjanjian di jaminan yang tertera. jurus itu juga bisa membawa peminjam ke ranah hukum jika ia tidak ingin melunasi hutangnya sesuai dengan jatuh tempo

Etika Seorang Debt Collector Saat Menagih Hutang

Walaupun nama debt collector melekat sebagai pekerjaan yang menyeramkan dan kejam. Tapi sebenarnya ada etika yang diberlakukan ketika menagih hutang lho. Jadi tidak bisa sembarangan dan asal, ketika meminta debitur membayarnya. Berikut adalah etikanya: 

  • Membawa kartu identitas resmi yang diterbitkan oleh kreditur atau bank yang dilengkapi oleh foto sah
  • Proses penagihan dilakukan tanpa menggunakan cara kekerasan ancaman hingga perlakuan negatif
  • Proses penagihan tidak menggunakan kontak atau aktivitas fisik maupun verbal yang kasar
  • Proses penagihan juga tidak boleh menyangkut pautkan pihak lain selain peminjam
  • Proses penagihan yang melalui alat komunikasi tidak diperkenankan secara terus-menerus karena bisa mengganggu aktivitas peminjam
  • Proses penagihan hutang hanya boleh dilakukan di alamat penagihan atau domisili peminjam
  • Waktu proses penagihan hanya dari pukul 8 pagi hingga 8 malam sesuai wilayah waktu peminjam
  • Jika penagihan utang di luar tempat atau waktu maka boleh dilaksanakan atas dasar kesepakatan atau perjanjian sebelumnya
  • Pemberi kredit yaitu pihak bank juga wajib memastikan bahwa pihak penyedia jasa penagihan yang sudah bekerja sama dengan nya harus memenuhi etika penagihan yang sudah disahkan oleh asosiasi penyelenggara alat pembayaran dengan menggunakan kartu. 

Cara Penagihan Debt Collector

Strategi yang umum dilakukan oleh para debt collector adalah dengan menelpon nomor pribadi atau telepon kantor debitur. Beberapa dari mereka bahkan mendatangi rumah debitur untuk memberi peringatan secara langsung. Debt collector juga biasa menghubungi teman terdekat keluarga atau orang-orang disekitar debitur hanya untuk mengkonfirmasi informasi kontak debitur. Umumnya debt collector tidak akan memberitahukan alasan dibalik konfirmasi kontak debitur tersebut karena sifatnya cukup rahasia. 

Debt collector hanya memberitahukan debitur agar segera membayar hutangnya dengan cara apapun. Untuk itu jika debitur ingin melunasi hutang maka debt collector akan mendapatkan penghasilan lewat pelunasan yang debitur lakukan. Namun jika debitur tidak ingin membayar hutangnya maka debt collector akan memperbarui laporan kredit debitur sehingga kredit skornya menjadi buruk. Kredit skor yang buruk tentu akan berpengaruh pada kesempatan debitur nantinya untuk mendapatkan pinjaman lain yang mungkin saja ia butuhkan.

Cara Menghadapi Debt Collector

Apa yang harus dilakukan jika didatangi debt collector? Tenang, jangan panik dulu. Agar proses penagihan hutang bisa berlangsung lancar dan kondusif tanpa adanya kekerasan atau pemaksaan. Berikut ada beberapa cara yang bisa anda lakukan, jika anda didatangi oleh debt collector:

a. Tanyakan Identitas

Saat debt collector menagih hutang kepada Anda maka anda bisa menyambutnya dengan sopan dan tidak perlu panik. Anda bisa tanyakan identitas mereka seperti siapa yang memberikan perintah penagihan dan kontak pemberi tanggung jawab. 

b. Minta Menunjukkan Kartu Sertifikasi Profesi

Seharusnya tiap debt collector yang resmi mendapatkan sertifikasi APPI atau Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia. Hal ini penting karena bertujuan untuk bisa menunjukkan bukti aktivitas profesinya sebagai penagih utang. Maka dari itu profesi debt collector sebenarnya bukan profesi yang diluar badan hukum karena debt collector resmi memiliki etika dalam proses penagihan.

c. Jelaskan Alasan Keterlambatan Pembayaran

Saat Anda ditagih oleh debt collector maka anda perlu menjelaskan alasan keterlambatan pembayaran dan jangan menjanjikan apapun kepada debt collector untuk memperpanjang masa penangguhan. Hal ini hanya akan membuat proses penagihan akan semakin lama dan rumit. Anda juga bisa tambahkan bahwa anda akan menghubungi pihak pemberi pinjaman tentang utang yang anda ajukan ini.

 d. Cek Surat Kuasa Penagihan Jika Ada Penyitaan Barang

Surat kuasa adalah bukti barang sitaan imbas dari penunggakan pembayaran bisa diambil. Surat ini yang wajib diterbitkan oleh penyedia pinjol dimana tempat anda mengajukan pinjaman.

e. Pinjaman Disertai Sertifikat Jaminan Fidusia

Anda juga perlu melihat sertifikat jaminan fidusia selain surat kuasa saat penyitaan barang. Sertifikat jaminan fidusia berbentuk dokumen asli atau pernyataan barang. Jika depkolektor atau penagih hutang tidak bisa menunjukkan sertifikat itu maka anda pun bisa menolak aktivitas pernyataan.

6 Cara Menghadapi Debt Collector Lewat Telepon

Di banyak kasus, debt collector sering kali menagih dengan cara yang kasar ditambah dengan ancaman atau bahkan sampai pelecehan. Tentu saja ini membuat debitur ketakutan. Walaupun tidak semua debt collector “nakal”. Tapi sebaiknya selalu waspada untuk melindungi diri. Apa saja yang harus dilakukan untuk menghadapinya via telepon? Yuk simak ulasannya:

1. Jangan Kabur & Menutup Telepon

Sering ada debitur yang menghindari telepon dari debt collector, padahal tagihan hutangnya banyak. Namun yang perlu anda ketahui, jika anda menghindar terus, bisa jadi mereka akan datang langsung ke rumah. Kejadian ini tentu menjadi masalah besar, karena para tetangga akan tau kalau anda punya hutang. Walaupun ada undang-undang yang mengatur perlindungan konsumen, tapi anda tidak boleh kabur dari tanggung jawab. Jika hutang tak kunjung dibayar, anda bisa punya track record buruk.

2. Bicara Dengan Nada Ramah

Walaupun terdengar sepele, tapi bicara dengan nada ramah memiliki peran yang penting untuk mengamankan diri dari teroran debt collector. Nada bicara anda yang tinggi akan membuat suara debt collector semakin tinggi atau bahkan mengeluarkan kata-kata kasar. Jadi aturlah nada bicara anda lebih rendah dan ramah. Jika anda berhutang dan telat membayar, maka akuilah kesalahan itu dan tidak merasa paling benar.

3. Tenang & Jangan Gegabah

Agar debitur cepat bayar, debt collector sering mengeluarkan kata-kata ancaman. Padahal hutang piutang bukanlah perkara yang masuk ke ranah pidana, sehingga debitur tidak bisa dipenjarakan. Keadaan dimana tindakan mangkir dari pembayaran menjadi tindak kriminal adalah ketika uang tersebut dipakai untuk melakukan kejahatan seperti berjudi, membeli narkoba dan lainnya.

4. Pakai Aplikasi Perekam

Pakailah aplikasi perekam suara telepon ketika mendapat panggilan dari debt collector. Rekaman tersebut bisa dipakai sebagai bukti jika suatu waktu diperlukan. Jika penagihan hutang dilakukan dengan mengintimidasi atau bahkan menggunakan kata-kata ancaman, maka percakapan itu wajib direkam. Rekaman tersebut dipakai untuk bukti keluhan sah sesuai hukum. Jika telepon memiliki fitur pengeras suara, maka pakailah dan mulai rekam agar terdengar lebih jelas. 

5. Hati-Hati Dengan Debt Collector Tidak Resmi

Tak sedikit kasus salah telepon dari debt collector. Mungkin terdengar aneh ya, sudah marah-marah tapi ternyata salah orang. Hal ini kerap terjadi kepada orang-orang dengan nama “pasaran” seperti Budi atau Agus yang mendapat telepon tagihan padahal bukan ditujukan untuk dirinya. Sebaiknya anda hati-hati dengan konsep “utang siluman” karena hutang tersebut tidak sah. Hutang siluman adalah hutang yang sudah dilunasi tapi debt collector tetap menagihnya.

6. Beri Kepastian Untuk Bayar Hutang

Poin ke-6 ini mungkin sulit dilakukan, apalagi jika anda belum memiliki uang untuk membayarnya atau sedang memiliki kondisi finansial yang tidak bisa diprediksi. Tapi langkah ini bisa dijadikan solusi terbaik untuk menghindari omelan debt collector yang sangat mengganggu. Memang sewajarnya anda memberikan tanggal pembayaran hutang, karena dengan memberikan tanggal pasti, anda bisa meluluhkan hati debt collector dan tidak meneror anda lagi.

Cara Kerja Debt Collector & Tugasnya

Debitur yang tidak membayar hutangnya saat sudah jatuh tempo maka akan dilaporkan ke Biro kredit. Laporan ini membuat credit score debitur menjadi jelek. Tak hanya itu penagih utang debitur juga akan diserahkan kepada jasa penagih utang dalam waktu tiga hingga enam bulan dari tanggal jatuh tempo. Ada beberapa cicilan yang menggunakan jasa penagih utang seperti tagihan telepon tagihan kartu kredit pajak pembayaran utilitas dan lain-lain. Berikut adalah cara kerja dari debt collector

1. Persiapkan File & Bukti Tagihan

Sebelum melakukan penagihan, pastikan sudah mempersiapkan semua berkas dan bukti dari tagihan. Dengan melakukan persiapan, maka proses penagihan akan nyaman dan lancar sehingga tidak dianggap sebagai penagih hutang abal-abal. Berkas tersebut bisa ditunjukkan ke klien.

2. Hubungi Debitur

Setelah menyiapkan file dan bukti tagihan, ini adalah waktunya untuk menghubungi debitur. Pemanggilan pertama, lakukanlah dengan kekeluargaan, karena tidak ingin memulai hubungan antara penagih dan klien dengan marah-marah.

3. Tanyakan Tagihan

Setelah menghubungi, debt collector dapat memperkenalkan diri dan menjelaskan maksud serta tujuan menghubungi untuk apa. Debt collector akan memberikan jumlah tagihan dan menyebutkan nominal serta mengirimkannya ke alamat klien agar informasinya lebih lengkap.

4. Ingatkan Debitur

Jika sudah mengingatkan dan menghubungi beberapa kali tapi debitur tidak juga membayar hutang, baik mencicil atau langsung luas, maka saat inilah waktu yang cocok untuk melakukan tindakan lanjutan. Karena debt collector tidak mendapat uang hanya dengan memberi pengingat terus-menerus. 

5. Tindakan Lanjutan

Apa yang dimaksud tindakan lanjutan? Maksudnya adalah penagih harus bertemu dengan pihak tertagih. Karena tidak ada itikad baik dari nasabah untuk membayar hutangnya, padahal sudah diingatkan. Maka debt collector harus segera menemui debitur untuk menagih pembayaran. Jika satu sampai dua kali didatangi dan terus mangkir, maka ultimatum penyitaan bisa dilakukan.

Setelah tau cara kerja debt collector, selanjutnya adalah tugas-tugasnya. Tentu saja tugasnya tidak mudah, apalagi jika debitur tak kunjung membayar hutang. Di bawah ini ada 5 tugas dari debt collector, yaitu:

  • Lakukan monitoring atau pengecekan pada nasabah yang mengalami gangguan angsuran tidak tepat waktu untuk memenuhi pembayaran yang sudah disepakati sebelumnya
  • Melakukan SOP dan prasyarat pelunasan sesuai kontrak yang sudah dibuat
  • Buat dan kirimkan surat penagihan. Surat tersebut diberikan ke kolektor lapangan/field collector yang tugasnya menagih pembayaran yang menunggak
  • Buat laporan kunjungan harian kepada tiap kolektor
  • Buat laporan harian pada pimpinan atau kepala collection mengenai apa yang dialami ketika menangani nasabah.

4 Cara Melaporkan Debt Collector Ke Polisi

Bila penagihan dilakukan sesuai prosedur, maka sah-sah saja. Tapi tentu akan berbeda ketika penagihan dilakukan dengan cara yang tidak menyenangkan seperti intimidasi, ancaman, dan kekerasan yang mengancam nyawa. Anda bisa melaporkannya ke pihak berwajib. Berikut adalah caranya:

1. Datangi Kantor Terdekat

Pada dasarnya, pihak kepolisian mempunyai wilayah kepolisian yang terbagi berdasarkan pemerintah daerah. Anda dapat membuat laporan tentang kejadian tidak menyenangkan yang dilakukan oleh debt collector ke Polsek, Polres, Polda sampai Mabes Polri.

2. Laporkan Kejadian Di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT)

Setelah sampai di kantor polisi terdekat, maka tujulah bagian Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT). Bagian SPKT akan menangani beragam pengaduan yang masuk, memberikan informasi dan melakukan administrasi awal.

3. Penyidikan

Setelah ada laporan yang masuk, sebagai langkah awal, pengajuan akan diselidiki oleh penyidik. Anda dapat menyampaikan kronologi dan barang bukti sehingga dapat dinilai apakah kasus yang diajukan layak untuk dilaporkan dan dibuatkan laporan polisi.

4. Proses Laporan Dilakukan

Jika dinilai layak, maka proses laporan bisa terus berjalan. Anda hanya perlu melakukan prosedur yang ada hingga pelaku mendapat hukuman setimpal dengan apa yang telah dilakukan.

3 Cara Melaporkan Debt Collector ke Polisi Melalui Call Center

Bagaimana cara melaporkan debt collector ke call center? Pelaporan melalui call center memang dirasa sebagian orang lebih mudah karena tidak perlu datang langsung ke kantor polisi. Berikut adalah cara pelaporan melalui call center:

1. Siapkan Pulsa 

Hal yang paling penting adalah pulsa. Jadi sebelum menelpon, pastikan anda punya pulsa, baik prabayar atau pascabayar. Agar bisa terhubung ke call center kepolisian.

2. Hubungi 110

Call center kepolisian adalah 110. Anda bisa cari pos polisi dan nomor teleponnya dari seluruh kepolisian. Pilihlah kantor polisi terdekat. Catat dan segera hubungi.

3. Hubungi Nomor Polisi Terdekat

Bila sudah memiliki nomor telepon polisi terdekat, maka anda bisa langsung menghubunginya dan menceritakan keluhan yang dirasakan. Laporan akan segera diproses untuk dilakukan penyidikan.

 

Pelaporan Debt Collector Nakal

Jika anda merasa perilaku debt collector sangat mengancam kehidupan Anda bahkan hingga melukai diri anda maka ada beberapa lembaga berwenang yang bisa Anda hubungi untuk mengadukan debt collector nakal.

a. Bank Indonesia

 Anda bisa melakukan pengaduan ke Bank Indonesia melalui kontak berikut ini:

  •  telepon: 021-131
  •  contact center BICARA
  •  Email: [email protected]
  •  form pengaduan online: www.bi.go.id/Perlindungan Konsumen/form
  • Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Surat yang ditujukan kepada anggota dewan komisioner OJK bidang edukasi dan perlindungan konsumen, selanjutnya Anda bisa kirimkan ke alamat berikut:

  • Alamat: Menara Radius Prawiro, lantai 2 Komplek Perkantoran BI, Jl. MH Thamrin No.2, Jakarta Pusat 10350
  • Telp: 157
  • Email: [email protected]
  • Form pengaduan online: http://konsumen.ojk.go.id/FormPengaduan
  • Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI)

b. YLKI

Lembaga lain yang bisa menampung pengaduan konsumen terkait dengan depkolektor nakal adalah YLKI. Berikut kontak yang bisa Anda hubungi:

  • Call Center YLKI: 021 – 7981858 / 021-7971378
  • Alamat YLKI: Jl. Pancoran Barat VII/1, Durentiga, Jakarta Selatan 12760
  • Pelayanan Pengaduan: Senin-Jumat (09.00-15.00 wib)
  • Layanan online: http://pelayanan.ylki.or.id
  • Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI)

Selain YLKI Anda juga bisa melaporkan ke YLBHI berikut alamatnya:

  • Alamat: Jl. Diponegoro no.74 Menteng, Jakarta Pusat 10320
  • Telp: 021-3929840
  • Email: [email protected]
  • Kantor Polisi

c. Laporkan debt collector nakal ke kantor polisi terdekat

Dengan mengetahui berbagai tips menghadapi debt collector, maka Anda pun tidak perlu terlalu panik jika berada pada situasi tersebut. Hal yang paling penting lainnya ada, sebelum Anda mengajukan pinjaman, maka pastikan bahwa Anda mampu mengukur kesanggupan untuk membayar cicilan. 

Seperti saat Anda ingin mengajukan pinjaman beragunan properti di Danamas. Fintech lending berizin dan diawasi OJK ini bisa jadi pilihan untuk Anda yang ingin mengembangkan bisnis lewat pendanaan besar hingga Rp 2 miliar. Pinjaman online terpercaya ini memberikan masa tenor cicilannya mulai dari 1 tahun – 10 tahun sehingga Anda bisa mengukur kemampuan mencicil. 

Tak hanya itu saja, bunga yang diberikan juga rendah. Anda juga bisa simulasikan cicilan menggunakan kalkulator simulasi properti dan kalkulator pinjaman yang bisa di akses di website Danamas. Agar proses pengajuan lebih mudah, download Aplikasi Danamas Pinjaman Bisnis segera! Untuk info lebih lengkap, klik DISINI!

cara-meningkatkan-penjualan

Dapat Modal Usaha? Ini Cara Meningkatkan Penjualan di Shopee, Tokopedia, Instagram

Setiap pebisnis pasti ingin dagangannya laku dan penjualannya terus mengalami kenaikan. Tak terkecuali bagi pengusaha online. Seiring dengan perkembangan zaman, banyak sekali kemudahan yang didapat termasuk dalam hal berbelanja. Tapi seperti mata pisau, hal itu membuat persaingan dagang di dunia online semakin sengit. Lalu apa ada cara meningkatkan penjualan? 

Ada banyak cara meningkatkan penjualan yang tersaji di artikel ini. Salah satu langkah yang bisa dilakukan adalah meningkatkan pinjaman modal usaha. Dengan adanya suntikan dana, tentu bisa membantu pebisnis untuk semakin mengembangkan usahanya. Namun jangan sampai Anda terjebak pada kondisi dimana saat mendapatkan pinjaman modal yang besar tapi tidak paham untuk mengelolanya. 

Mendapatkan pinjaman modal yang besar harus dibarengi dengan kemampuan mengatur atau mengelola modal usaha tersebut, jika tidak, maka ini bisa jadi sia-sia saja. Untuk itu, lihat tips dan cara meningkatkan penjualan dengan pinjaman modal usaha berikut ini agar modal Anda bisa dipergunakan dengan bijak.

9 Tips Tingkatkan Penjualan lewat Modal Usaha

Setelah mendapatkan pinjaman uang untuk mengembangkan bisnis, ada tips-tips yang harus dilakukan agar angin segar tersebut bisa termanfaatkan dengan baik dan tidak tercecer untuk keperluan yang tidak penting. Pastikan uang tersebut memang dipakai untuk meningkatkan penjualan.

1. Modal Usaha Untuk Produktivitas

Penting sekali untuk mencatat berbagai kebutuhan atau keperluan yang ingin anda lakukan jika suatu saat anda memiliki atau mendapatkan pinjaman modal. Pinjaman modal memang sangat berguna untuk meningkatkan produktivitas bisnismu tapi anda harus tetap hati-hati hati-hati dalam menggunakannya.  Sebagai contoh, jika anda memiliki bisnis penjualan kaos maka pinjaman modal bisa dipakai untuk membeli alat jahit mesin sablon dan lain-lain. Produksi bisnis akan semakin meningkat saat pinjaman modal sudah cair sehingga keuntungan bisa lebih maksimal.

2. Buat Rekening Terpisah

Pisahkan rekening pribadi dengan rekening bisnis agar semua pencatatan pengeluaran dan pemasukan bisa lebih detail dan akurat. Selain itu Anda juga bisa mengelola arus kas dengan baik sehingga kedepannya  anda lebih fokus saat mengelola keuangan bisnis.

3. Sediakan Biaya Untuk Angsuran

Saat Anda mendapatkan pinjaman modal usaha hahaha dan sudah terpakai untuk pengembangan bisnis maka hal lain yang perlu Anda lakukan adalah menyediakan dana untuk membayar angsuran. Anda bisa menyisihkan setiap pemasukan untuk melunasi hutang. Jika anda tidak melakukan hal ini maka utang dan bunga akan dibebankan kepada keuangan pribadi anda yang membuat dana semakin membengkak. Untuk itu sebaiknya bayarlah angsuran setiap bulan secara tepat waktu sesuai dengan jumlah yang sudah ditentukan ditentukan.

4. Investasikan Keuntungan

Hal yang sering terlupakan untuk para pebisnis saat mendapatkan keuntungan adalah menginvestasikannya. Jika dirasa dananya sudah cukup untuk diinvestasikan maka ini bisa jadi peluang yang bagus untuk mengembangkan bisnis untuk lebih maju dan produktif serta mendapatkan keuntungan dari berinvestasi.

5. Lakukan Inovasi Bisnis

Anda bisa mengalokasikan pinjaman modal usaha untuk melakukan pengembangan produk seperti menciptakan produk baru dengan konsep yang lebih menarik menambahkan variasi dan fitur pada produk dan lain lain. Pengembangan produk ini bisa membuat konsumen memiliki banyak pilihan dan menghindari kejenuhan atas produk lama kita. Selain itu inovasi bisnis juga bisa memenangkan persaingan di pasaran hingga menjaring konsumen baru.

6. Dapatkan Produk Unggulan Melalui Riset

Pebisnis bisa melakukan riset untuk mengetahui produk apa saja yang diinginkan oleh konsumen yang merupakan target pasarnya. Anda bisa melakukan eksperimen atau uji coba pasar sebelum produk tersebut dirilis. Mungkin tanpa adanya pinjaman modal yang cukup maka proses ini tidak akan Anda bisa lakukan karena proses riset membutuhkan modal yang cukup.

7. Perluas Networking

Semakin luas jangkauan bisnis anda maka peluangnya pun akan semakin besar untuk mendapatkan penjualan yang lebih tinggi. Memperluas jangkauan bisnis hingga networking bisa menjajaki pangsa pasar di wilayah baru, misalnya Anda bisa membuka toko cabang untuk mendongkrak penjualan. Maka dari itu pinjaman modal usaha sangat membantu anda untuk mewujudkan berbagai kebutuhan biaya untuk memperluas jangkauan bisnis.

8. Buat Website

Saat pinjaman modal usaha diajukan sudah cair maka selanjutnya adalah investasikan sebagian dana pada pembuatan website bisnis yang menarik. Hal ini penting untuk memiliki website bisnis di era digital seperti sekarang karena pelanggan akan lebih mudah untuk berbelanja via online. Selain itu memiliki website artinya Anda pun membuka bisnis selama 24 jam sehingga konsumen bisa mengakses toko online Anda kapanpun dan dimanapun, selanjutnya mereka bisa langsung transaksi saat membuka toko online anda.

9. Membeli Fasilitas Yang Menunjang Produksi 

Anda bisa meningkatkan produksi melalui pinjaman modal usaha yang nantinya bisa mempengaruhi kualitas produk. Jika anda ingin meningkatkan penjualan maka kualitas produk harus benar-benar menjadi prioritas utama anda. Dengan memberikan kualitas yang terbaik maka nantinya konsumen pun tidak akan ragu untuk menggunakan produk Anda dan kembali untuk membelinya.

6 Cara Meningkatkan Penjualan Online 

Persaingan sengit di dunia bisnis sering sekali terjadi, tak terkecuali dalam bisnis online. Agar anda bisa berkompetisi secara sehat dengan kompetitor, berikut ada 6 cara meningkatkan penjualan. Cobalah semua tipsnya agar bisnis anda lancar dan memiliki banyak pelanggan.

1. Pilih Nama Domain Yang Tepat

Di dunia maya sekalipun, identitas sangatlah penting. Dengan domain yang pas, anda bisa membangun identitas bisnis terpercaya. Tak hanya itu saja, dengan domain konsumen juga jadi mudah mengenali bisnis anda. Domain tidak selalu .com, tapi bisa .STORE, .ONLINE, .WEBSITE dan .SITE.

2. Platform Tepat Untuk Website

Jika di dunia nyata, anda punya toko fisik. Nah website ini adalah toko di dunia maya. Jadi pondasi utama jualan online adalah memiliki website dengan konsep yang profesional dan informatif. Dalam pemilihan platform pun tidak bisa sembarangan, karena akan merugikan anda dan pelanggan. Pastikan hostingnya juga. Hosting adalah tempat untuk menyimpan file, HTML, gambar dan konten. Hosting yang jelek atau abal-abal akan membuat website lambat atau tidak bisa diakses.

3. Susun Strategi Content Marketing

Strategi membuat konten yang bermanfaat dan relevan, gunanya adalah menarik dan membangun audiens. Dengan menerapkan content marketing, memungkinkan anda memperoleh trafik yang berpotensi menjadi konsumen. Salah satu caranya adalah dengan menambahkan blog ke website. Dalam blog, buatlah konten yang berguna dan lakukan secara konsisten untuk mendatangkan trafik. Selain itu, anda juga bisa berikan penawaran menarik di blog agar pengunjung blog membeli produk yang dijual di website.

4. Buat Keputusan Berdasarkan Google Analytics

Saat membuat keputusan penting yang berkaitan dengan bisnis, pakailah data dan fakta yang jelas serta akurat. Google Analytics akan membantu untuk menyediakan data akurat tentang perkembangan yang terjadi di website anda. Mulai dari pengunjung harian, penghasilan, penjualan, produk yang paling laris, jumlah pengunjung di website dan halaman mana yang kinerjanya paling bagus.

5. Sediakan Beragam Metode Pembayaran

Terkadang ada pembeli yang tidak jadi beli karena metode pembayaran yang ia punya tidak tersedia di toko incaran. Jadi pastikan toko anda memiliki beragam metode pembayaran. Misalnya menggunakan bermacam-macam bank (BCA, BNI, Mandiri, BRI, Bank Danamon dll), kartu kredit dan mobile payment seperti Go-Pay, DANA, OVO, dan T-Cash.

6. Tampilkan Testimoni Pelanggan

Testimoni pelanggan adalah senjata untuk menggaet pembeli. Karena dari sanalah anda bisa meyakinkan konsumen. Orang yang sebelumnya ragu, setelah membaca testimoni akan terpengaruh untuk membeli. Tampilkan testimoni di halaman produk, landing page atau halaman utama website. 

5 Cara Meningkatkan Penjualan Di Shopee 

Shopee adalah salah satu e-commerce yang laris manis. Hampir tiap orang pernah menggunakan aplikasi ini untuk berbelanja. Tentunya pedagang yang menjajakan produknya juga sangat banyak. Untuk menyiasati hal itu, di bawah ini ada 5 cara meningkatkan penjualan di Shopee.

1. Tingkatkan Kualitas Daftar Produk

Daftar produk yang berkualitas maka akan meningkatkan penjualan. Anda bisa mengupload foto yang diambil secara profesional dan dari berbagai sisi, memberikan deskripsi/informasi lengkap dan akurat. Adanya peningkatan kualitas daftar produk akan meningkatkan ekspektasi konsumen terhadap produk yang dijual, membantu konsumen mempertimbangkan pembelian dan mengurangi pertanyaan.

2. Harga Kompetitif

Tetapkan harga yang kompetitif dan memberikan promosi unik, maka pembeli akan tertarik. Untuk menarik lebih banyak konsumen, anda bisa mengikuti langkah berikut:

3. Riset Pencarian Kata Kunci

Lakukan evaluasi kinerja produk anda terhadap produk serupa. Caranya dengan mencari kata kunci di Shopee, e-commerce lain dan mesin pencari untuk membandingkan performa produk dengan kompetitor. Setelah itu, sesuaikanlah harga produk yang anda jual.

4. Pakai Fitur “Promosi Saya”

Banyak “Fitur Promosi” yang penting dan menjanjikan, seperti “Promo Toko”, “Paket Diskon” dan “Voucher”. Hal tersebut bisa meningkatkan daya saing harga produk dan menjadikannya lebih menarik bagi pembeli.

5. Gunakan Fitur “Promo Toko”

Setelah melakukan langkah-langkah sebelumnya, cobalah mengadakan “Promo Toko”. Aturlah “Harga Diskon” di produk agar toko mampu bersaing.

6. Gunakan Fitur “Paket Diskon”

Dengan “Paket Diskon” anda akan menarik minat pembeli untuk berbelanja dalam satu pesanan. Saat membuat paket diskon baru, penjual bisa memilih persentase diskon (untuk produk yang harganya murah), nominal diskon (untuk produk yang harganya mahal) dan harga paket diskon (untuk produk yang bisa dipakai bersamaan).

7. Gunakan “Voucher Toko Saya”

Dengan menggunakan voucher toko saya, anda bisa meningkatkan daya tarik produk dan meningkatkan kunjungan ke toko. Ketika membuat vouchernya, anda dapat memilih “Voucher Toko” atau “Voucher Produk” di bagian “Rincian Dasar”, “Diskon” atau “Cashback Koin” di “Pengaturan Bonus” dan “Tipe Diskon”

5 Cara Meningkatkan Penjualan Di Tokopedia

Selain Shopee, ada juga Tokopedia yang naik daun karena dipakai banyak orang ketika ingin berbelanja online. Agar anda tidak kalah dengan toko sebelah, pastikan ikuti cara meningkatkan penjualan di Tokopedia yang dibahas berikut ini:

1. Beri Pelayanan Bintang 5 & Rating Bintang 5

Demi bisa bersaing dengan toko lain di Tokopedia, tingkatkanlah pelayanan bagi para pembeli. Caranya adalah cepat tanggap dan ramah ketika menjawab pertanyaan yang masuk. Selain itu, segera proses dan kirimkan pesanan, agar pembeli tidak menunggu lama. Pengemasan juga harus diperhatikan, harus rapi dan pakai bubble wrap untuk menjaga selama perjalanan. Penilaian pembeli akan berpengaruh pada reputasi toko.

2. Tambah Stok & Varian Produk

Sedikitnya stok dan varian membuat anda harus menolak pesanan dan ini bisa membuat pembeli kabur ke toko sebelah. Segeralah tambah stok dan varian produk agar bisa memenuhi kebutuhan konsumen, dan hal ini akan menarik banyak pembeli dan tingkatkan statistik transaksi toko.

3. Manfaatkan Fitur TopAds

Manfaatkan iklan agar menjangkau pasar yang lebih luas. Di Tokopedia, ada fitur TopAds untuk mengiklankan produk yang ada di Tokopedia. Keunggulan fitur ini adalah biayanya murah dan mudah diatur. 

4. Penjualan Meningkat, Kredibilitas Toko Meningkat

Setelah melakukan upaya-upaya di atas, maka penjualan dan kredibilitas toko berpotensi mengalami peningkatan. Jika sudah begini, maka kesempatan untuk memperoleh permodalan juga akan semakin besar.

5. Tambah Modal

Agar bisnis bisa berkembang pesat, anda memerlukan tambahan modal. Modal yang terbatas bisa diatasi dengan mengajukan pinjaman melalui bank atau fintech lending. Umumnya jumlah pinjaman yang ideal adalah 1-2 kali nilai penjualan toko per bulan. 

5 Cara Meningkatkan Penjualan Di Lazada

Lazada juga memiliki pelanggan tetapnya sendiri. Sebagai penjual, anda harus lihai dan pandai melihat peluang, seperti memanfaatkan fitur yang tersedia di Lazada. Walaupun produk yang anda jual memiliki banyak pesaing, tapi dengan memanfaatkan fitur-fitur berikut, maka penjualan bisa ditingkatkan secara bertahap.

1. Pakai Customer Engagement Management (CEM) Untuk Optimasi Akun

Fitur terbaru ini bisa mempermudah anda berkomunikasi atau interaksi dengan pembeli. Anda bisa membantu konsumen dan membuatnya nyaman setelah melakukan pembelian. Contohnya memperkenalkan produk dan fungsinya, membantu follow up proses pengiriman dan lainnya.

2. Lakukan LazLive

Lazlive adalah fitur yang dipakai untuk siaran langsung (live shopping). Cara ini akan memberikan pengalaman menarik bagi konsumen. Jadi pembeli dapat bertanya secara langsung tentang ketersediaan dan spesifikasi produk. Agar live shopping lancar, sajikanlah video berkualitas tinggi dan sajikan promo khusus agar menarik minat pembeli.

3. Optimasi Akun Seller Dengan VKAM

Fitur Virtual Account Management (VKAM) khusus dibuat Lazada untuk membantu tingkatkan performa toko. Ada tiga layanan eksklusif di VKAM yaitu free shipping, flexi combo dan collectible voucher. Tiga hal tersebut berguna untuk menjaga dan tingkatkan kualitas toko seperti minimalisir cancellation rate, tingkatkan ship on time dan seller rating.

4.Lakukan Promosi Cross Selling

Promosi cross selling maksudnya adalah memasarkan produk secara silang, dari media yang satu ke media lain sekaligus. Caranya dengan mempromosikan juga di media lain, seperti Instagram, Facebook, TikTok, Website dan platform lain. Sehingga jangkauan pasar lebih luas dan tidak bergantung di pencarian dalam aplikasi Lazada saja.

5. Pakai Campaign Banner

Dengan menggunakan campaign banner, maka toko online anda akan dicantumkan di banner yang ada di home Lazada. Caranya mudah, anda hanya perlu masuk ke menu “Product” dan pilih “Product Decoration”. Jika sudah, klik “12.12 Campaign Banner” dan lanjut ke menu “Tambah Baru”. Kemudian upload foto produk dengan pilih “Unggah Baru” dan simpan proses klik “Simpan” lalu “Tampilkan ke Semua Produk”.

5 Cara Meningkatkan Penjualan Di Marketplace Facebook

Facebook tak hanya dipakai untuk bertukar info dengan teman lama, tapi bisa dipakai untuk berjualan dan menambah pundi-pundi penghasilan anda. Berikut ada 5 cara yang bisa diterapkan untuk meningkatkan penjualan di marketplace Facebook.

1. Berikan CTA di Postingan

Call to Action (CTA) sebaiknya digunakan di tiap postingan. CTA adalah strategi pemasaran dengan menampilkan pop up yang akan mengantarkan pembeli di laman berbeda untuk memudahkan proses transaksi sebelumnya. Contoh CTA adalah:

  • Hubungi Kami: membantu konsumen ke pilihan kontak toko
  • Kirim Pesan: arahkan pembeli ke fitur messenger
  • Telepon Sekarang: antarkan konsumen ke Whatsapp atau nomor kontak penjual
  • Pelajari Selanjutnya: mandu konsumen melihat halaman produk lebih rinci

2. Foto Produk Spesifik & Menarik 

Foto produk sangat krusial. Jadi buatlah sespesifik dan semenarik mungkin. Gunakan foto yang jelas, pencahayaan bagus dan difoto dari berbagai sisi. Masukkan juga deskripsi produk agar pembeli tertarik dan mempertimbangkan pembelian.

3. Pakai Facebook Ads

Facebook Ads dapat menjadi salah satu solusi meningkatkan penjualan. Namun anda perlu modal, karena ada tarif yang dipatok sesuai dengan jumlah audiens yang dijadikan target. Facebook Ads biasa dikenal juga dengan cost per click (CPC) jadi biaya pembayaran akan turun jika jumlah kliknya bertambah banyak.

4. Respon Inbox Messenger Dengan Cepat

Interaksi antar penjual dan pembeli sangatlah penting. Karena jika anda lambat membalas pesan atau pertanyaan dari konsumen, maka bukan tidak mungkin pembeli akan malas dan memilih beli di tempat lain. 

5. Posting Minimal 10x Sehari

Rajinlah posting produk yang dijual. Jika anda rajin posting produk tiap hari, maka Facebook akan menyadari toko anda dan lebih mudah rekomendasikan produk ke konsumen. Tapi pastikan anda memberi jeda antar postingan, agar tidak terdeteksi sebagai spam.

5 Cara Meningkatkan Penjualan Di Grabfood

Banyak orang yang tidak bisa lepas dari aplikasi Grabfood. Peminatnya sangat banyak. Aplikasi ini sangat memudahkan ketika ingin membeli makanan atau minuman tanpa perlu capek-capek ke tokonya langsung. Nah sebagai pebisnis, lakukan 5 cara ini agar pelanggan merasa puas dengan pelayanan yang diberikan toko.

1. Jaga Kualitas Makanan & Minuman

Jika ingin laris dan penjualan meningkat, hal yang sangat penting adalah kualitas makanan dan minuman tetap terjaga sampai ke tangan konsumen. Rasanya enak, bersih dan pengemasan terjaga. Semua promosi yang sudah jor-joran tidak akan ada artinya jika rasa makanan dan minuman tidak enak. Jadi pastikan makanan dan minumannya berkualitas.

2. Promo!

Semua orang suka promo. Anda bisa memakai skema promo sendiri dan dibantu oleh pihak Grab. Contohnya adalah Beli 2 Gratis 1, paket hemat, promo akhir pekan, bundling keluarga dan lainnya. Dengan strategi seperti ini, akan banyak konsumen yang tertarik untuk membeli.

3. Tampilkan Visual Menarik

Tampilan visual yang menggiurkan dan menarik akan membuat pembeli memilih restoran anda. Tampilkan foto asli, bukan mencomot dari internet. Anda bisa sewa jasa fotografer agar fotonya terlihat profesional.

4. Pilih Kategori Jenis Makanan & Minuman Yang Tepat

Pastikan anda memilih kategori jenis makanan dan minuman yang tepat, agar konsumen mudah untuk menemukan produk yang dipasarkan di restoran anda. Karena di Grabfood, pengguna bisa memilih jenis makanan atau minuman masuk ke kategori apa. Apa makanan Asia, Korean, Japanese atau fokus ke penjualan produk seperti Beverages, Coffee, Desserts.

5. Minta Rating & Review Baik

Salah satu cara agar toko muncul di pencarian awal adalah dengan memiliki rating restoran tinggi. Walaupun tidak mudah, anda bisa membangun kepuasan dan kepercayaan pelanggan. Oleh karena itu, anda dapat meminta pelanggan yang datang langsung untuk merating dan mereview restoran dengan baik bila nanti mereka membeli produk via Grabfood. Atau anda bisa menyelipkan brosur ke dalam bungkus makanan yang isinya pengingat untuk memberi rating baik ke restoran anda.

6 Cara Meningkatkan Penjualan Di Instagram

Instagram dipakai oleh berbagai kalangan, mulai dari remaja hingga orang tua. Hal ini bisa menjadi dulang bagi anda untuk mencari uang. Daripada anda hanya membuang waktu untuk berselancar di Instagram, lebih baik akunnya dipakai untuk berbisnis. Di bawah ini ada 6 cara untuk tingkatkan penjualan. Yuk simak!

1. Konsisten Posting Konten Berkualitas

Konsistenlah untuk posting konten yang berkualitas dan tidak pasaran. Karena konten yang pasaran, akan diabaikan dan cepat bosan. Walaupun cara ini tidak cepat mendatangkan followers dan pembeli, tapi image toko anda bisa terbangun baik, sehingga tingkatkan kepercayaan konsumen. Ada tips membuat konten instagram:

  • Storytelling di caption bawah postingan
  • Ikuti trend yang sedang viral
  • Buat konten berupa infografis, foto, dan video bermanfaat di feed Instagram
  • Buat konten spesial di hari penting, seperti hari raya, kemerdekaan, tahun baru dan lainnya
  • Buat film pendek yang isinya soft-selling atau testimoni pembeli

2. Gunakan Hashtag

Pakailah hashtag atau tanda pagar di tiap postingan. Cantumkan hashtag yang relevan. Dengan hashtag, maka postingan akan mudah dijangkau target market. Tapi ada hal yang harus diperhatikan ketika memakai hashtag:

  • Pakai hashtag di caption yang relevan dengan merek atau postingan. Usahakan tidak lebih dari 10 agar akun tidak terkesan murahan. Tuliskan 10 hashtag lainnya di kolom komentar postingan. Sisa 10 hashtag tersebut tuliskan hashtag yang sedang trend/populer.

3. Manfaatkan Fitur

Banyak fitur yang tersedia di Instagram. Manfaatkanlah sebaik mungkin demi mendukung aktivitas bisnis seperti Instagram Shop. Instagram Shopping ini berguna membantu pengguna berkunjung ke toko, menelusuri produk, jelajah koleksi dan membeli produk. 

Fitur lain yang menarik adalah Instastory (interaksi langsung dengan followers melalui mini quiz, polling dan mini content), Highlight (informasi detail ke pelanggan seperti daftar harga, testimoni dan promo), Direct purchase (pelanggan bisa beli melalui feeds yang terhubung ke platform lain seperti facebook atau website).

4. Bom “Like” & Rajin Komentar

Coba berkunjung ke kolom “Explore” (logo kaca pembesar), kemudian tujukan ke kolom Top. Rajin-rajin berikan like di postingan yang masuk dalam kategori Most Recent. Anda cukup like saja, tanpa harus follow. Apa berguna? Bisa berguna karena postingan yang baru terupdate dan akun anda yang memberikan like di awal, maka ada kemungkinan akun tersebut mencari tahu tentang akun anda. Bahkan dengan cara inipun sudah membuka peluang untuk memperkenalkan akun dan produk, sehingga followers juga bisa bertambah.

5. Pakai Instagram Ads

Keunggulan Instagram adalah fitur iklannya terafiliasi dengan Facebook. Jadi sekali iklan di Facebook, maka iklan akan muncul juga di Instagram. Hal ini sangat menguntungkan, karena target pasar di dua media sosial bisa tergaet sekaligus. 

6. Gaet Influencer

Berkolaborasilah dengan influencer. Cara ini sangat efektif untuk tingkatkan penjualan. Selain itu juga membangun brand awareness. Karena influencer itu pasti sudah memiliki peminatnya sendiri. Anda bisa tawarkan harga spesial untuk followers influencer tersebut dengan memberikan kode diskon. 

Pentingnya Meningkatkan Penjualan Lewat Modal Usaha 

Modal dalam jumlah besar memang sangat dibutuhkan untuk mengembangkan bisnis dengan cepat. Dengan fokus untuk meningkatkan penjualan lewat modal usaha maka akan ada beberapa manfaat yang bisa anda dapatkan seperti berikut ini:

  • Peningkatan penjualan akan membuat omzet lebih tinggi
  • Keuntungan yang didapat bisa berkali-kali lipat lewat pinjaman modal usaha
  • Perusahaan atau usaha UKM semakin berkembang pesat
  • Mendorong perekonomian bangsa
  • Bisnis akan lebih cepat berkembang sehingga membutuhkan SDM lebih besar sehingga mampu memberikan lapangan pekerjaan yang luas
  • Berpeluang untuk menguasai pasar
  • Meningkatkan persaingan dengan kompetitor bisnis
  • Menambah modal dan meningkatkan keuangan usaha

Kesalahan Dalam Mengelola Pinjaman Modal Usaha

Tak sedikit orang yang “kaget” ketika memegang uang dalam jumlah yang banyak. Tujuan meminjam uang untuk pengembangan bisnis tapi malah dipakai untuk hal lain seperti memenuhi keinginan hidup yang tak ada habisnya. Tentu ini akan sangat merugikan, bahkan bisnis bisa bangkrut. Agar hal itu tidak terjadi, pastikan anda menghindari kesalahan-kesalahan berikut:

a. Mengajukan Pinjaman di Sumber Ilegal

Saat situasi menghimpit terlebih lagi jika bisnis Anda adalah hal utama untuk mendapatkan keuntungan atau memenuhi segala kebutuhan maka terkadang kita mengajukan pinjaman ke sumber yang tidak resmi atau ilegal. Hal ini pun akan berdampak pada kondisi keuangan bisnis anda maka dari itu penting sekali untuk memilih pinjaman di fintech legal yang berizin OJK dan diawasi oleh OJK sehingga semua segala sesuatu yang anda lakukan untuk bisnis bisa dijalankan dengan lancar.

b. Tidak Ada Kesiapan Mengelola Modal

Modal usaha yang besar tidak boleh digunakan sembarangan terlebih lagi jika ini dilakukan untuk meningkatkan penjualan bisnis anda. Sebaiknya buat rancangan apa saja yang harus anda lakukan saat memiliki modal yang pastikan hal tersebut sesuai dengan tujuan dari bisnis anda. Selain mengelola keuangan untuk bisnis jangan lupa untuk kembali kan pinjaman modal sebut sesuai tepat waktu sehingga ga arus keuangan anda pun akan lebih ih baik.

Baca juga: Bantuan UMKM yang Kekurangan Modal, Ini Solusinya

c. Pinjaman Diajukan Tanpa Skala Prioritas

Kesalahan lain yang umum dilakukan pada bisnis adalah tidak ada skala prioritas pengeluaran saat mengajukan pinjaman. Seperti contoh saat Anda masih belum tahu bahwa modal pinjaman tersebut apakah harus digunakan untuk membeli alat produksi atau  sewa tempat terlebih dahulu. Hal ini penting untuk di perancang sebelum mendapatkan modal usaha sebagai cara menentukan skala prioritas dalam penggunaan pinjaman modal. Maka saat modal Anda cair, Anda bisa menggunakan keperluan secara tepat efektif dan efisien.

d. Menghabiskan Modal Dalam Satu Waktu

Hal ini juga menjadi kesalahan yang justru bisa menurunkan penjualan anda. Maka dari itu sebaiknya hati-hati dalam merencanakan bisnis dan mengalokasikan pinjaman modal sehingga nantinya pengeluaran pun bisa lebih terkontrol. Dengan memahami modal usaha untuk penjualan, maka kini Anda pun lebih percaya diri untuk bisa mendapatkan modal usaha dan tahu bagaimana cara optimalkan modal tersebut. 

Salah satu fintech lending yang bisa Anda jadikan solusi pendanaan bisnis adalah Danamas. Pinjaman beragunan properti ini bisa Anda dapatkan dengan pengajuan yang cepat dan praktis langsung dari aplikasinya. Danamas adalah pinjaman online terpercaya yang sudah terdaftar dan berizin OJK. Jadi semua prosesnya aman. Danamas bisa memberikan pinjaman dana sampai Rp 2 miliar dengan masa tenor sampai 10 tahun. Jadi anda bisa fokus ke pengembangan bisnis sambil mencicilnya. Bunga yang diberikan juga rendah, mulai dari 15,25% per tahun. Anda bisa simulasikan pinjaman dan nilai properti dengan kalkulator simulasi properti dan kalkulator pinjaman. Yuk segera download Aplikasi Danamas Pinjaman Bisnis agar proses pinjaman lebih mudah. Untuk info lebih lengkap, klik DISINI!