pinjaman modal usaha

Pinjaman modal usaha bisa sangat membantu para pelaku bisnis kecil dan menengah (UKM) untuk semakin bisa mengembangkan usahanya. Kini, ada banyak sekali lembaga keuangan yang menawarkan kemudahan pinjaman modal usaha, namun sayangnya tidak semua memiliki kredibilitas yang baik. Padahal, dengan modal usaha dari pemberi modal yang memiliki reputasi baik bisa membantu Anda untuk semakin lancar usahanya. Untuk itu, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan sebelum melakukan pinjaman modal usaha. 

Pengertian Pinjaman Modal Usaha

Menurut KBBI, modal adalah usang atau dana yang dipakai sebagai pokok untuk berniaga. Sedangkan modal usaha memiliki arti yang beragam, seperti berikut ini:

Menurut S.Munawir, modal usaha adalah aset perusahaan yang didapat dari internal atau eksternal, termasuk harta kekayaan yang didapat dari produksi perusahaan. Dari pengertian diatas bisa disimpulkan bahwa aset perusahaan bisa dari internal atau eksternal, kekayaan ini didapat dari hasil produksi yang sudah dilakukan oleh perusahaan tersebut. 

Jenis Modal Usaha

pinjaman modal usaha

Sebelum lebih lanjut tentang pinjaman modal usaha, maka coba cari tahu apa saja jenis modal usaha?

  • Modal Eksternal

Jenis modal ini berasal dari luar perusahaan. Bentuk modal ini bisa berupa utang atau investasi dari investor. Modal eksternal ini bisa didapat dari pinjaman bank, koperasi dan sumber lainnya. Jenis sumber modal usaha ini dipilih karena perusahaan tidak memiliki modal internal. 

  • Modal Internal

Jenis modal usaha yang satu ini diambil dari perusahaan itu sendiri. Modal usaha bisa berasal dari hasil penjualan perusahaan.

Jenis Modal Usaha berdasarkan Bentuk

  • Modal Aktif (Konkret)

Modal aktif atau konkret ini adalah sumber harta perusahaan yang bisa dilihat dengan mata langsung atau berbentuk wujud tertentu. Contoh modal aktif seperti bahan baku, mesin, pabrik, gudang, dll. 

  • Modal Pasif (abstrak)

Jenis modal ini bersumber dari harta perusahaan yang tidak bisa dilihat dengan mata langsung atau tidak berwujud. Modal ini bisa mengoptimalkan kinerja perusahaan, misalnya kemampuan tenaga ahli perusahaan, hak cipta, dll. 

Alasan Mengapa Anda Perlu Pinjaman Modal Usaha

  • Ekspansi Bisnis

Dengan mendapatkan pinjaman modal usaha, maka bukan tidak mungkin Anda bisa memperbesar usaha atau ekspansi bisnis. Untuk bisa berekspansi bisnis, maka Anda membutuhkan modal usaha yang cukup banyak sesuai kebutuhan seperti kebutuhan produksi, pemasaran, dll. Uang kas yang dimiliki perusahaan atau bisnis Anda mungkin belum mencukupi untuk bisa ekspansi bisnis. Maka, pada tahap inilah Anda mungkin membutuhkan pinjaman modal usaha. Pinjaman ini bisa mendukung bisnis untuk biaya operasional dan biaya lainnya untuk keperluan bisnis. 

  • Menjaga Arus Kas

Salah satu kendala dalam berbisnis adalah arus kas yang tidak lancar. Jika ada arus kas yang bermasalah, maka Anda harus segera memperbaikinya agar bisnis tetap berjalan dengan lancar. Dengan menjaga arus kas, maka beberapa biaya operasional seperti membayar gaji karyawan, membayar tagihan listrik, dll bisa lebih teratur. Dengan adanya pinjaman modal usaha, maka arus kas pun akan lebih lancar terlebih lagi disaat produk belum laku sehingga Anda butuh modal usaha untuk membayar biaya tersebut. Pinjaman modal usaha dengan tenor pendek bisa jadi pilihan Anda. 

  • Inventaris

Inventaris produk adalah salah satu hal yang cukup sulit untuk dikelola saat Anda menjalankan bisnis. Jika produk Anda banyak dibeli orang dan pelanggan tidak berhenti untuk membeli produk, maka bukan tidak mungkin saat mengelola inventaris, maka bisa sungguh sulit. Saat produksi tinggi dan permintaan cukup banyak, maka sebaiknya Anda bisa mengimbangi dengan ketersediaan produk sehingga permintaan bisa selalu ada. Hal lain bisa terjadi sebaliknya jika permintaan pasar tidak bisa diimbangi dengan ketersediaan produk, maka konsumen akan berpindah ke toko lain. Hal ini tentu akan merugikan bisnis Anda, jadi jika hal ini akan segera terjadi sebaiknya ajukan pinjaman modal usaha. Pinjaman modal usaha bisa memenuhi kegiatan produksi lebih cepat dan teratur. 

  • Merawat & Memperluas Peralatan / Perlengkapan

Hampir semua bisnis memerlukan peralatan yang dapat digunakan untuk menjalankan bisnis secara optimal. Misalnya, jika Anda menjalankan bisnis kuliner, maka Anda pasti akan butuh beberapa alat untuk masak, hal ini bisa Anda perbarui atau lengkapi untuk menunjang bisnis, namun pastinya membutuhkan modal yang tak sedikit. Untuk menjaga agar peralatan atau perlengkapan yang dibutuhkan tetap ada maka pinjaman modal usaha bisa jadi pilihan untuk melengkapinya. 

  • Modal Usaha untuk Inovasi

Jika bisnis Anda ingin terus berkembang, maka modal usaha bisa membantu bisnis untuk berinovasi. Inovasi sangatlah diperlukan dalam bisnis agar bisnis bisa bertahan ditengah banyaknya kompetitor. Selain itu, inovasi juga bisa membantu bisnis Anda selalu up to date mengikuti permintaan pasar. Untuk itu, inovasi pada bisnis membutuhkan modal usaha yang cukup banyak, melalui pinjamanlah Anda bisa mulai berinovasi. 

Hal Yang Perlu Diketahui Sebelum Meminjam Modal Usaha

pinjaman modal usaha

Jika Anda berencana untuk melakukan pinjaman modal usaha, maka bisa pertimbangan hal-hal berikut ini:

  • Kemampuan Membayar Pinjaman

Batas aman untuk melakukan pinjaman adalah 30% dari total pendapatan Anda, syarat inilah yang bisa Anda terapkan saat ingin melakukan pinjaman modal usaha. Jika angsuran pinjaman lebih besar dari 30% dari pendapatan maka sebaiknya tunda dulu. 

  • Gunakan Pinjaman dengan Bijak

Pinjaman yang bisa Anda ajukan sebaiknya tidak digunakan untuk hal yang sifatnya kebutuhan gaya hidup. Hal ini harus dihindari karena jangan sampai Anda merasa terbebani saat membayar pinjaman karena seharusnya digunakan untuk modal usaha. 

  • Cek Legalitas

Sebelum mengajukan pinjaman, sebaiknya cek legalitas lembaga keuangan peminjam di OJK. Hal utama yang bisa lakukan adalah mengecek legalitasnya. Sebaiknya pilihlah perusahaan fintech lending yang sudah terdaftar dan diawasi oleh OJK seperti Lancar by Danamas. Jika perusahaan fintech lending tersebut sudah terdaftar di OJK, itu artinya perusahaan sudah sangat patuh dan melakukan kegiatan sesuai ketentuan yang berlaku. Hal ini karena OJK mengawasi berbagai kegiatan operasional fintech yang resmi dan jika terjadi pelanggaran bisa dikenakan sanksi. 

  • Lembaga Pinjaman Memiliki Aplikasi & Web Resmi

Sebaiknya, Anda cek juga aplikasi dan website resmi dari penyedia pinjaman modal usaha. Dari website, Anda bisa melihat berbagai media penawaran dan layanan yang ditawarkan terkait pinjaman tersebut. Disana, Anda juga bisa melihat siapakah fintech lending tersebut dan seberapa kredibelnya perusahaan tersebut. 

  • Cek Biaya & Bunga

Pihak penyelenggara pinjaman modal usaha yang legal adalah yang diawasi oleh OJK, biasanya akan memberikan informasi seputar biaya dan suku bunga yang ada. Selain itu, pada website juga menyediakan simulasi pinjaman yang bisa jadi panduan kepada Anda jika ingin mengajukan pinjaman modal usaha, seperti di Lancar by Danamas. 

  • Pastikan Memiliki Layanan Konsumen & Kantor Pusat

Sebelum melakukan pinjaman, maka sebaiknya cek terlebih dahulu apakah fintech tersebut memiliki kantor pusat, apakah memiliki layanan konsumen. Layanan konsumen ini bisa membantu Anda jika ada beberapa kendala saat melakukan pinjaman. Layanan konsumen ini bisa berupa no handphone, no telp kantor, email, whatsapp, dll. 

Baca juga: Daftar Terbaru! Pinjaman Online Yang Terdaftar Di OJK

Jika Anda berencana untuk mengajukan pinjaman modal usaha, maka Lancar by Danamas adalah pilihan yang tepat. Lancar by Danamas memiliki legalitas yang jelas dari OJK, Fintech lending ini juga dibawah naungan Sinar Mas Group yang yang tentu kredibilitasnya sudah sangat terpercaya. Bagi Anda yang ingin mencari fintech lending yang kredibel, Lancar by Danamas adalah pilihan untuk mendukung modal usaha Anda. 

Ajukan Pinjaman Lancar

Simulasi Pinjaman Lancar

Artikel Lainnya

Pinjaman usaha

Butuh Pinjaman Uang Mendesak? Jangan Panik, Yuk Ikuti Cara Ini!

Terkadang, kita bisa saja kekurangan uang karena banyak hal. Salah satu contohnya adalah ketika anda ingin membayar uang kuliah atau uang kontrakan, namun sayangnya uang anda tidak mencukupi untuk membayarnya, dan anda harus membayar keduanya segera. Dengan ini, anda memerlukan pinjaman uang yang mendesak, sehingga meminjam uang merupakan sebuah hal yang anda harus lakukan agar dapat menerima uang untuk dapat membayar keduanya. 

Namun, sekarang ini, ada banyak sekali pinjaman yang ilegal sehingga dapat membuat anda memiliki pinjaman yang lebih banyak dibanding sebelumnya. Dengan ini, kami akan membahas beberapa tips saat anda memerlukan pinjaman uang disaat yang mendesak, dan sebuah saran aplikasi yang dapat digunakan untuk melakukan pinjaman ketika mendesak. Yuk, simak artikel dari kami!

Tips Saat Butuh Pinjaman Uang Mendesak

Ketika membutuhkan sebuah pinjaman yang mendesak, ada kalanya anda langsung melakukan pinjaman secara langsung. Namun, ada cara lain yang anda bisa lakukan ketika membutuhkan pinjaman uang secara mendesak. Berikut adalah beberapa tips untuk memberikan anda kemudahan: 

  • Menjual Barang Yang Tidak Lagi Digunakan

Terkadang tanpa anda sadari, pasti ada satu barang yang anda tidak gunakan kembali. Dibandingkan dibiarkan menumpuk di tempat anda, ada baiknya bilamana anda menjual barang tersebut agar dapat menerima sejumlah uang yang anda butuhkan. 

  • Gadai Beberapa Barang Berharga

Barang berharga terkadang memiliki sebuah nilai yang cukup besar, sehingga ketika digadaikan, ada kemungkinan dapat memberikan anda jumlah uang yang dibutuhkan. Contoh-contoh barang-barang yang dapat digadaikan adalah kendaraan, rumah, emas, dan barang berharga lainnya. 

Pinjaman usaha
  • Tawarkan Sebuah Komisi Yang Anda Bisa Lakukan 

Terkadang di media sosial Twitter, ada kalanya dimana beberapa penggunanya mengadakan sebuah ‘Emergency Commission’ dan bagi para pelanggannya, mereka bisa melakukan sebuah komisi menggambar. Ada banyak lagi komisi yang bisa dilakukan untuk menambahkan jumlah uang yang anda perlukan. Anda bisa membuka komisi sepanjang yang anda mau, dan bahkan melakukan komisi dalam bentuk apapun, sesuai kemampuan anda. 

  • Meminjam Dari Kerabat

Jika anda masih memerlukan uang lagi, meminjam dari kerabat mungkin merupakan sebuah alternatif lain. Dengan meminta pinjaman dengan kerabat, anda bisa menyesuaikan jumlah pinjaman sesuai dengan keperluan anda, dan mungkin bisa mendapatkannya pada saat itu juga. 

  • Pinjaman Online

Jika memang masih memerlukan pinjaman tersebut, lakukan pinjaman secara online. Pinjaman online biasanya memiliki proses yang cukup cepat, sehingga cocok untuk anda yang menginginkan pinjaman dalam jangka waktu seminggu atau bahkan dalam waktu beberapa hari saja. 

Tips Pilih Pinjaman Mendesak Yang Aman

Pinjaman usaha

Pinjaman sekarang memiliki banyak jenis yang tidak aman. Sehingga dengan ini, anda harus pintar dalam memilih tempat peminjaman anda supaya aman dan tidak terjerat pinjaman tambahan. Berikut adalah beberapa tips dari kami:

  • Pastikan Status Kelegalannya (OJK)

Pinjaman yang legal dan aman adalah mereka yang sudah memiliki sebuah perizinan dari OJK. Jika anda ingin meminjam, pastikan anda mengetahui status legal/ilegalnya agar dapat melakukan pinjaman yang aman. 

  • Pelajari Sistem Pinjaman

Anda harus pelajari sistem pinjaman dari penyedia pinjaman tersebut. Jika anda dapat mengerti sistemnya, anda bisa memiliki sebuah gambaran yang jelas dan dapat menjaga-jaga agar pihak peminjam membuat sebuah sistem yang tidak ada sebelumnya, anda bisa memberikannya rincian sistem yang telah diberitahu.

  • Pastikan Instansi Pinjaman Dapat Memberikan Informasi Secara Transparan

Memberikan sebuah informasi secara transparan merupakan sebuah kewajiban dari sebuah instansi pinjaman agar dapat memberikan sebuah kejelasan dan menghindari kejanggalan. 

  • Pastikan Instansi Pinjaman Tersebut Memiliki Web Resmi

Website resmi merupakan sebuah hal yang harus dimiliki. Dengan ini juga, informasi tentang instansi bisa diberikan secara transparan dan memberikan sebuah kredibilitas yang tinggi. 

Pinjaman usaha
  • Pastikan Instansi Pinjaman Merupakan Anggota dari AFPI

Jika instansi pinjaman ini merupakan sebuah fintech, pastikan juga bahwa mereka adalah anggota dari AFPI. AFPI merupakan singkatan dari Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia. Jika sebuah fintech telah dibuat, menjadi anggota AFPI merupakan satu hal lain agar dapat membuat AFPI menjadi sebuah tempat peminjaman yang aman.

Aplikasi Untuk Pinjaman Mendesak Yang Cepat & Aman

Jika anda memerlukan sebuah pinjaman yang bersifat mendesak, melakukan pinjaman di bank bukanlah sebuah hal yang cocok. Hal ini adalah karena pinjaman di bank memerlukan waktu yang cukup lama untuk di proses, sehingga pinjaman online merupakan sebuah jawaban yang cocok untuk sebuah pinjaman yang mendadak dan diperlukan secepat mungkin. 

Lancar by Danamas merupakan sebuah lembaga pinjaman yang sudah memiliki perizinan oleh OJK dan juga merupakan anggota dari AFPI. Lancar by Danamas siap membantu anda dalam memberikan solusi pinjaman yang cocok serta cukup untuk keperluan perusahaan anda. Proses pendaftaran dan juga pencairan di Lancar by Danamas cepat, dengan penawaran pertama bisa dihasilkan dalam waktu 3 menit dan pencairan uang yang hanya memerlukan waktu kurang dari 5 hari! Bersama dengan Lancar by Danamas, anda bisa melakukan penggadaian properti dan dapat meminjam hingga 2 miliar dengan tenor yang fleksibel!

Ingin tahu lebih lanjut? Segera kunjungi website kami di www.lancar.id untuk mengetahui informasi tentang kami lebih lanjut!

Pinjaman Modal, Solusi Pembiayaan untuk UMKM

Pinjaman modal usaha bisa menjadi solusi yang menjembatani para pelaku usaha untuk melakukan ekspansi bisnis. Mengembangkan sebuah usaha tentunya membutuhkan modal usaha. Sayangnya tidak semua orang memiliki modal awal yang cukup untuk mengembangkan bisnisnya.  Oleh karena itulah, pinjaman modal bisa menjadi salah satu pilihan alternatif yang dapat dimanfaatkan. 

Dengan adanya perkembangan teknologi yang kian mumpuni, mendukung pergerakan atau pertumbuhan perusahaan fintech atau financial teknologi yang siap membantu dan memberikan bantuan kepada pencari pinjaman modal usaha.  Simak dalam artikel berikut ini mengenai kegunaan pinjaman usaha dan tips mencari pinjaman modal usaha. 

Apa itu Pinjaman Modal Usaha? 

Pinjaman usaha

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, Modal merupakan dana atau uang yang digunakan untuk pokok (induk) untuk melakukan sesuatu. Adapun pinjaman modal usaha berarti dimana peminjam mengajukan pinjaman untuk mengembangkan usaha kepada orang, kelompok, lembaga, dan sebagainya. Pinjaman modal usaha juga dapat diartikan sebagai . Penyediaan dana dalam jumlah tertentu untuk mendukung tujuan usaha yang berdasarkan pada kesepakatan pinjam meminjam yang mewajibkan peminjam untuk membayar atau melunasi pinjaman dalam waktu tertentu beserta dengan bunga, dan lain- lainnya. 

Jenis Pinjaman Modal Usaha

Terdapat berbagai jenis pinjaman modal usaha yang bisa Anda ajukan, yakni:

  1. Kredit Tanpa Agunan

Kredit tanpa agunan (KTA) merupakan pinjaman modal usaha yang memberikan kredit tanpa memberikan beban jaminan berupa aset misalnya kendaraan, properti, dan surat berharga lainnya. 

  1. Jenis Pinjaman Modal Usaha Rakyat

Kredit Usaha Rakyat atau KUR dirancang oleh pemerintah untuk membantu usaha mikro, kecil, dan menengah milik rakyat. Biasanya KUR memberikan jenis pinjaman modal usaha bagi yang bergerak di sektor pertanian, perikanan, kelautan, perindustrian, jasa koperasi simpan pinjam.

  1. Kredit Investasi

Kredit investasi merupakan jenis pinjaman modal yang difokuskan untuk berbagai keperluan usaha. Pinjaman ini biasanya digunakan untuk penambahan usaha seperti membuka pabrik baru, perdagangan mesin dan bahan baku, membeli tanah dan juga bangunan untuk usaha baru, serta lain sebagainya. 

  1. Kredit Modal Kerja (KMK)

Kredit modal kerja atau KMK diberikan untuk pengembangan usaha menjadi lebih besar. Dalam pinjaman ini ada syarat yang harus dipenuhi, yakni usaha telah memiliki izin yang telah berjalan selama kurang lebih satu tahun. KMK merupakan pinjaman modal usaha pendek yakni dalam waktu satu tahun, dan dalam satu tahun tersebut nilai pencairan kredit maksimal 70% dari total kebutuhan akan modal kerja, dengan jaminan usaha itu sendiri. 

  1. Kredit Online 

Pinjaman jenis ini merupakan fasilitas pinjaman uang yang diberikan oleh penyedia jasa keuangan yang beroperasi secara online. Biasanya disebut sebagai pinjaman modal usaha financial technology (Fintech).

  1. Kredit Multiguna 

Kredit multiguna merupakan salah satu produk perbankan atau keuangan yang memberikan fasilitas pinjaman dimana peminjam diharuskan untuk memberikan agunan atau jaminan. Jaminan yang diagunkan dapat berupa surat berharga, properti, dan aset lainnya. Melalui jaminan inilah yang nantinya akan menentukan seberapa besar dana yang akan dipinjamkan. Semakin besar jaminan yang Anda diberikan,  maka semakin besar pula yang akan Anda terima. Namun perlu dipastikan adanya ketentuan bunga, dokumen yang dibutuhkan, dan lain sebagainya.  

  1. Pinjaman Modal Ventura 

Modal ventura merupakan pinjaman dalam bentuk investasi dimana kreditur memberikan pembiayaan berupa penyertaan modal dengan perjanjian kerja sama dalam suatu waktu tertentu. Modal ventura mirip dengan saham, hanya saja modal yang diberikan ini berasal dari perusahaan ventura. Terdapat pinjaman modal ventura yang bisa dipilih yakni equality  financing yang memberikan pembiayaan langsung, dam  semi equality financing yang memberikan pinjaman sebagian dalam bentuk saham dan obligasi.

Baca Juga: Tips Meningkatkan Penjualan dengan Pinjaman Modal Usaha

Tips Mencari Pinjaman Usaha untuk Modal Awal Bisnis 

Pinjaman usaha

Seperti yang kita ketahui, mendapatkan pinjaman modal untuk bisnis memang tidak mudah dan harus  dilakukan dengan cara yang tepat agar dapat berjalan dengan lancar. Ada banyak cara yang dilakukan untuk mendapatkan modal usaha yang bisa dilakukan, yakni: 

  1. Menggadaikan Aset untuk Mendapatkan Pinjaman Modal

Untuk mendapatkan modal, Anda bisa menjaminkan aset pribadi yang dimiliki. Biasanya dengan cara ini, Anda bisa mendapatkan modal berupa uang tunai sesuai dengan nilai aset yang Anda gadaikan.

  1. Mendapatkan Modal dari Pinjaman Bank 

Meminjam dari bank bisa menjadi salah satu cara untuk mendapatkan modal usaha. Namun pengajuan melalui Bank biasanya akan lebih mudah untuk memberikan pinjaman kepada mereka yang usahanya sudah berjalan karena bank akan meminta bukti kesehatan keuangan sebagai salah satu cara untuk memastikan apakah keuangan Anda sehat atau tidak. 

  1. Mengajukan Pinjaman Melalui Peer to Peer Lending

Pada era teknologi seperti sekarang ini, Anda bisa dengan mudah menggunakan aplikasi melalui smartphone melalui peer to peer lending. Yakni memberikan pinjaman uang kepada pelaku bisnis untuk keperluan usahanya. Pada platform peer to peer lending menghubungkan antara pemberi pinjaman dengan peminjam secara online. P2P lending memungkinkan setiap peminjam untuk mengajukan pinjaman kepada pemodal. Keduanya tentu akan mendapatkan keuntungan. Pemodal mendapatkan bunga dari hasil pinjamannya, sedangkan peminjam mendapatkan dana untuk mengembangkan usahanya. 

Apabila Anda membutuhkan tambahan modal usaha, Anda bisa menggunakan Lancar by Danamas platform pinjaman online yang telah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan yang tentunya sudah aman dan terjamin legalitasnya. Lancar by Danamas memberikan pinjaman mulai dari Rp 50 juta hingga Rp 2 Miliar melalui pinjaman beragunan properti. Mulai kembangkan usaha Anda dan dapatkan pinjamannya! Daftar sekarang disini!

Credit Score

Credit Score: Pengertian, dan Cara Meningkatkannya

Pernah mengajukan pinjaman? Jika Anda pernah mengajukan pinjaman tentunya familiar dengan kata credit score atau penilaian kredit. Tujuannya agar pengajuan kamu layak dan disetujui. Namun bagi sebagian orang yang masih asing dengan istilah credit score. Yuk pahami lebih dulu mengenai credit scoring dan  cara meningkatkannya agar pengajuan pinjaman Anda disetujui. 

Apa Itu Credit Score?

Credit score atau penilaian kredit merupakan suatu sistem yang diterapkan oleh suatu bank atau lembaga pembiayaan untuk menilai suatu kelayakan peminjam yang mengajukan pinjaman. Kriteria penilaian yang dilihat biasanya terdiri dari usia, pekerjaan, status perkawinan, masa kerja, jabatan, dan lain sebagainya. Informasi tersebut nantinya akan diverifikasi dengan sejumlah persyaratan dokumen yang wajib diisi dan dilaporkan oleh calon peminjam. 

Credit Score

Apabila pihak calon peminjam telah mengumpulkan semua berkas persyaratan, maka pihak pemberi pinjaman akan menganalisis riwayat transaksi calon peminjam, seperti waktu pembayaran, banyaknya kredit yang pernah dimiliki, apakah masih memiliki beban kredit lain, dan seberapa sering menunggak pembayaran. 

Fungsi Credit Scoring 

Fungsi dari credit scoring bagi pemberi pinjaman tentunya akan sangat membantu proses verifikasi dan besaran pinjaman yang akan disetujui. Sedangkan untuk para penerima pinjaman, credit score akan membantu dalam mendapatkan akses yang lebih luas kepada platform atau bank pemberi pinjaman dengan mengandalkan reputasi keuangan. Adapun fungsi credit scoring adalah:

  1. Menilai kemampuan Membayar bagi Peminjam

Credit scoring akan membantu lembaga bank atau platform tersebut untuk memperoleh gambaran yang lebih spesifik dan membantu mengetahui kebiasaan calon peminjam seperti seberapa sering berbelanja dan melakukan pembayaran menggunakan kartu kredit. 

  1. Membantu Mengevaluasi dan Menganalisa Permohonan Kredit 

Analisis permohonan kredit membutuhkan ketelitian, oleh karena itu dengan credit scoring maka akan membantu pihak bank atau platform untuk memutuskan memberikan kredit kepada nasabah. Semakin banyak informasi yang didapat maka semakin baik pula penilaian dalam analisis permohonan kreditnya. 

  1. Menekan Biaya Operasional

Bila menggunakan sistem kredit scoring yang memanfaatkan teknologi atau big data maka pengerjaannya akan semakin mudah, cepat, dan akurat. Melalui cara tersebut bank atau lembaga keuangan dapat membangun sebuah big data terintegrasi sehingga akan menekan biaya operasional serta memberikan performance yang lebih baik kepada nasabah. 

Cara Meningkatkan Credit Scoring 

Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk meningkatkan credit scoring, yakni dengan:

  1. Cek dan Perbaiki Kesalahan Data untuk Skor Kredit 

Langkah pertama yakni untuk mengecek dan memperhatikan informasi laporan kredit Anda. Cek semua data yang ada mulai dari penulisan data pribadi, nomor rekening, serta data penting lainnya. Pengecekan ini dilakukan agar terhindar dari masalah yang berlarut-larut dan meminimalisir penolakan pinjaman.

  1. Hindari Pembuatan Kartu Kredit Baru 

Jangan terlalu termakan oleh promosi.manfaat dan penawaran menarik lainnya. Penggunaan kartu kredit juga lebih baik apabila memiliki batasan penggunaan. Jangan menggunakan kartu kredit lebih dari 30% limit kredit Anda. 

  1. Buat Reminder Pembayaran Tagihan 

Untuk mendapatkan skor kredit yang baik adalah membayar tagihan tepat waktu. Jangan sampai Anda terlambat membayar tagihan dan mengakibatkan tunggakan pembayaran. Hal ini dapat membuat skor kredit Anda menurun. Apabila Anda mudah lupa, Anda bisa membuat reminder untuk pembayaran tagihan di Kalender, melalui smartphone Anda, atau melalui fitur pembayaran tagihan secara otomatis yang disediakan oleh Bank Anda. 

  1. Membenahi Kondisi Keuangan

Untuk meningkatkan skor kredit Anda, maka Anda harus membenahi keuangan terlebih dahulu yakni dengan melunasi hutang yang ada sehingga keuangan Anda terlihat stabil dan baik. 

  1. Membuat Perhitungan Keuangan yang Matang

Sebelum mengajukan pinjaman, ada baiknya Anda membuat perhitungan yang matang agar kondisi keuangan tetap aman dan stabil. Pastikan Anda mampu membayar tagihan tersebut sesuai dengan jangka waktu yang telah ditentukan. 

Credit Score

Pengaruh Credit Scoring Terhadap Pengajuan Pinjaman

Hasil analisa dari credit scoring itulah yang kemudian akan menentukan apakah Anda layak mendapatkan pinjaman atau tidak, berapa besaran pinjaman yang akan disetujui, besaran bunga, serta berapa lama jangka waktu pinjamannya. Anda dapat melihat pembagian kategori pada sistem credit scoring bank Indonesia pada BI Checking sebagai berikut ini

  • Skor 1 

Kredit lancar, peminjam melaksanakan kewajiban dengan sempurna, misalnya tepat waktu dalam membayar.

  • Skor 2

Kredit dalam perhatian khusus (DPK) peminjam tercatat mengalami tunggakan cicilan antara 1 hingga 90 hari.

  • Skor 3

Kredit tidak lancar, peminjam tercatat mengalami tunggakan cicilan antara 91 hingga 120 hari 

  • Skor 4

Kredit diragukan, peminjam tercatat mengalami tunggakan cicilan antara 121 hingga 180 hari.

  • Skor 5

Kredit macet, peminjam tercatat macet dan menunggak lebih dari 180 hari. 

Maka dari itu credit scoring menjadi hal yang penting saat Anda ingin mengajukan pinjaman. Adapun catatan kredit atau berbagai macam syarat perlu anda perhatikan sebelum meminjam misalnya syarat penghasilan. Hal ini menjadi pertimbangan besar karena akan berkaitan dengan membayar pinjaman tersebut. 

Baca juga: Apa itu Pinjaman Syariah & Apa Keuntungannya?

Pinjaman beragunan properti dari Lancar by Danamas, dapat membantu Anda mengembangkan usaha. Dengan pengajuan dokumen sertifikat rumah, Anda dapat mengajukan pinjaman mulai dari Rp 50 juta hingga Rp 2 Miliar. Lancar by Danamas juga telah mendapatkan izin operasional dari Otoritas Jasa Keuangan sehingga aman. Segera kembangkan bisnis Anda, dan ajukan pinjaman nya melalui Website atau download aplikasi Lancar by Danamas melalui Android atau Apple IOS.