pinjaman-koperasi-tanpa -jaminan-terdekat

Keberadaan pinjaman koperasi tanpa jaminan terdekat ternyata sangat membantu untuk banyak orang yang ingin mendapatkan modal usaha atau pinjaman konsumtif sewaktu-waktu. Beberapa orang memilih untuk meminjam di koperasi daripada di bank dengan berbagai tujuan dan juga pertimbangan lainnya. Walaupun sudah banyak bank atau lembaga keuangan yang menawarkan berbagai pinjaman uang, koperasi masih menjadi pilihan pertama bagi beberapa orang.

Banyaknya lembaga peminjam dana memang cukup bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan dana mendesak, namun tetap harus diperhatikan jika penting sekali dalam memilih lembaga keuangan yang aman. Bukan tidak mungkin, ini bisa menjadi celah bagi pihak yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan tindakan kriminal. Hal ini yang menjadi pinjaman koperasi tanpa jaminan terdekat memiliki banyak peminat. Jika memilih lembaga keuangan untuk meminjam uang, berhati-hatilah pastikan kredibel dan pinjaman berizin OJK.

Jika Anda memutuskan mengajukan pinjaman koperasi tanpa jaminan terdekat, perhatikan hal-hal berikut agar tidak terjebak ke dalam pinjaman ilegal yang berkedok pinjaman mudah dan cepat. Di artikel ini akan membahas berbagai informasi tentang koperasi simpan pinjam, cara kerja koperasi simpan pinjam (KSP) dan cara mengajukan pinjaman di koperasi. Simak ulasannya dibawah ini:

Pengertian Koperasi Simpan Pinjam

Koperasi adalah lembaga yang menyimpan dana para anggotanya yang nantinya bisa dipinjamkan kembali ke anggota lain yang membutuhkan. Koperasi simpan pinjam (KSP) adalah bentuk dari usaha koperasi untuk ekonomi kerakyatan di Indonesia. Koperasi simpan pinjam adalah sebuah lembaga keuangan yang bukan bank dengan kegiatan menerima simpanan dan memberikan pinjaman uang kepada anggotanya. 

Koperasi simpan pinjam kegiatannya sudah diatur oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sehingga penting sekali Jika anda ingin meminjam di Koperasi untuk melihat apakah koperasi simpan pinjam tersebut sudah berizin OJK atau belum. 

Lembaga keuangan mikro seperti koperasi simpan pinjam sering disebut sebagai Kospin Jasa atau KSP. Koperasi simpan pinjam mendapatkan dana dari skema dana cadangan dari sisa hasil usaha atau SHU modal pinjaman dari pengurus koperasi dan hibah. Dana cadangan dari sisa hasil usaha tersebut yang tidak dibagikan kepada anggota namun digunakan untuk membiayai KSP. 

Selain itu ada juga modal pinjaman yaitu dana yang dipinjam pengurus koperasi dari orang lain untuk memperkuat modal. Sedangkan hibah atau donasi ini diberikan secara sukarela oleh pihak luar kepada koperasi simpan pinjam sebagai modal untuk menjalankan usaha.

Fungsi & Peran Koperasi Simpan Pinjam

Koperasi simpan pinjam kini masih menjadi pilihan beberapa orang dalam mendapatkan sejumlah dana atau pinjaman. Koperasi simpan pinjam (KSP) memiliki fungsi dan peran yang kini manfaatnya banyak dirasakan oleh peminjamnya. Berikut fungsi dan peran Koperasi Simpan Pinjam yang perlu Anda ketahui.

Fungsi Koperasi Simpan Pinjam

Fungsi koperasi simpan pinjam adalah untuk memberikan pinjaman kepada para anggotanya dan juga pihak luar, namun hal ini harus sesuai dengan mekanisme dan aturan yang sudah ditentukan oleh koperasi simpan pinjam tersebut. Fungsi koperasi simpan pinjam lainnya antara lain: 

  • Mengumpulkan dana dalam bentuk simpanan dan tabungan dari para anggota KSP.
  • Menyalurkan dan memberikan bantuan pinjaman pada anggota dan calon anggota yang memiliki kebutuhan mendesak.
  • Memberikan tambahan modal usaha untuk para anggota dan calon anggota.
  • Melayani pembelian dan penjualan barang secara tunai ataupun kredit.

Koperasi simpan pinjam melayani kebutuhan pinjaman untuk pihak luar juga namun sebelumnya koperasi simpan pinjam lebih fokus pada pinjaman untuk anggota koperasi saja. Hal ini dikarenakan agar pihak luar atau orang diluar anggota koperasi simpan pinjam bisa menjadi anggota KSP. Adapun persyaratan untuk menjadi anggota koperasi simpan pinjam antara lain:

  • Status kewarganegaraan WNI.
  • Bersedia melakukan pembayaran, simpanan pokok dan wajib sesuai ketentuan.
  • Mau menyetujui anggaran dasar anggaran rumah tangga, dan ketentuan lain yang berlaku di setiap koperasi simpan pinjam.

Jika anda sudah menjadi anggota resmi atau masih calon anggota koperasi simpan pinjam maka anda sudah bisa melakukan berbagai transaksi keuangan di KSP. Transaksi tersebut termasuk mengadakan pinjaman kepada koperasi. Saat ingin mengajukan pinjaman anggota KSP akan memperoleh penjelasan tentang bunga akad dan jangka waktu pinjaman. 

Baca juga: Jenis Modal Usaha & Cara Mendapatkannya

Peran Koperasi Simpan Pinjam

Koperasi simpan pinjam memiliki peran yang cukup penting bagi para anggotanya sehingga kehadiran KSP sangat bermanfaat bagi para peminjamnya. Berikut peran koperasi simpan pinjam yang perlu Anda ketahui.

Peran koperasi simpan pinjam yang penting bagi para anggotanya antara lain:

  • Memberikan kesejahteraan anggota dengan adanya Penyaluran dana kredit
  • Membagikan sisa hasil usaha yang akan digunakan sebagai dana segar bagi para anggota aktif
  • Memberikan bunga yang ringan untuk menghindari lintah darat
  • Mengelola dana simpanan dan tabungan sebagai bentuk investasi para anggota
  • Menjadi stimulus upaya menciptakan hasrat menabung di KSP 

Cara Kerja Koperasi Simpan Pinjam

Koperasi simpan pinjam memiliki tujuan untuk mensejahterakan anggotanya  sehingga keuntungan bukanlah tujuan dari koperasi simpan pinjam. Sesama anggota harus saling bekerja sama agar koperasi tidak merugi. Cara agar koperasi tidak merugi adalah dengan membayar iuran secara rutin dan disiplin, hal ini akan membantu KSP tetap berjalan dan dan tidak merugi.

Simpanan yang disetorkan memiliki fungsi sebagai sumber dana pinjaman. Maka anggota tidak perlu khawatir karena dana yang disetorkan tidak akan mengendap begitu saja. Dana pada KSP yang tersimpan bersifat produktif, terjamin dan aman. Selain itu dana ini juga bisa menjadi simpanan hari tua anggota KSP nantinya. Jumlah yang akan diterima oleh anggota KSP akan bertambah seiring berjalannya waktu.

Maka dari itu koperasi sering dipilih sebagian orang karena sifatnya seperti menabung dan juga memberikan keuntungan yang dapat mensejahterakan mereka. Simpanan pokok dan simpanan wajib pada koperasi tidak dapat diambil selama menjadi anggota koperasi, namun jika anda mengundurkan diri sebagai anggota koperasi maka dana yang disimpan baru bisa diambil. Pinjaman dari KSP akan mempermudah anggotanya saat membutuhkan dana mendesak seperti kebutuhan untuk usaha kebutuhan untuk keluarga dan konsumtif lainnya. 

10 Cara Mengajukan Pinjaman Koperasi tanpa Agunan

Ada berbagai jenis pinjaman seperti pinjaman tanpa agunan dan pinjaman beragunan. Setiap dari jenis tersebut memiliki syarat dan ketentuan yang berbeda. Ketentuan ini juga berbeda di setiap lembaga keuangan maupun koperasi. Dibawah ini ada berbagai cara mengajukan pinjaman koperasi tanpa agunan yang bisa Anda ikuti langkah-langkahnya.

Pilih Koperasi Simpan Pinjam Yang Tepat

Banyak sekali koperasi simpan pinjam yang menawarkan berbagai pinjaman untuk kebutuhan konsumtif atau bisnis, untuk itu Anda harus jeli memilih koperasi simpan pinjam yang tepat untuk mendukung kebutuhan finansial. Berikut cara atau langkah-langkah yang bisa anda lakukan sebelum meminjam di KSP:

  1. Koperasi yang dipilih adalah jenis koperasi simpan pinjam. Hal ini dikarenakan tidak semua koperasi menyediakan layanan simpan pinjam.
  2. Koperasi Simpan Pinjam sekunder dilarang untuk memberikan dana atas nama individu. Jika Anda ingin meminjam dana atas nama individu, maka sebaiknya pilih koperasi simpan pinjam primer.
  3. Pastikan koperasi yang dipilih sudah terdaftar di Kementerian Koperasi dan usaha kecil menengah Republik Indonesia.
  4. Koperasi memiliki izin penyelenggara, Transfer dana dari Bank Indonesia dan atau memiliki izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
  5. Jika Anda Memiliki kebutuhan untuk pinjaman tanpa agunan, maka Carilah koperasi yang menawarkan layanan pinjaman tanpa agunan, karena tidak semua koperasi simpan pinjam menyediakan layanan tersebut.
  6. Pastikan bahwa koperasi juga mengikuti rapat tahunan secara rutin hal ini masuk ke dalam pertimbangan, apakah koperasi yang Anda pilih tergolong aman atau tidak. 
  7. Sebagai anggota koperasi, Anda juga harus mengetahui aktivitas yang dilakukan oleh koperasi di tahun terakhir. Jika ada, koperasi harus menyampaikan anggaran sisa hasil usaha atau SHU kepada anda.
  8. Anda juga harus memastikan bahwa koperasi melakukan perekrutan anggota secara terbuka dengan jumlah minimal 20 orang atau sesuai kesepakatan.
  9. Jika anda ingin mengajukan pinjaman secara online, maka gunakan aplikasi yang sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan agar lebih aman.
  10. Hindari meminjam di KSP ilegal yang sering berkedok koperasi berizin OJK.

Memenuhi Syarat Yang Berlaku

Sebelum Anda menjadi anggota koperasi, ada beberapa syarat yang berlaku sebelum Anda mengajukan pinjaman. Berikut syarat untuk menjadi anggota koperasi antara lain:

  • WNI
  • Paham bahwa keanggotaan koperasi bersifat perorangan dan bukan dalam bentuk badan hukum
  • Membayar simpanan pokok dan simpanan wajib sesuai dengan ketentuan yang berlaku pada koperasi
  • Hasil keputusan rapat anggota tahunan khususnya mengenai anggaran koperasi berupa anggaran dasar dan anggaran rumah tangga.

Jika anda ingin mengajukan pinjaman di koperasi simpan pinjam, maka ada beberapa persyaratan yang perlu Anda ikuti:

  • Peminjam harus berstatus sebagai anggota koperasi atau bukan anggota koperasi tergantung ketentuan koperasi simpan pinjam tersebut.
  • Proposal pengajuan pinjaman dana yang tersedia.
  • Memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Syarat ini biasanya khusus untuk pinjaman dana di atas 50 juta Rupiah.
  • Memiliki KTP atau surat nikah jika sudah menikah
  • Kartu keluarga sama rekening listrik, buku pensiun, slip gaji jika diperlukan
  • Persiapan berkas-berkas lain seperti BPKB surat kepemilikan tanah sertifikat deposito dan lain-lain.

Langkah Pengajuan Pinjaman Di Koperasi

Sebelum Anda mengajukan pinjaman di koperasi, Anda bisa ikuti beberapa hal yang perlu diketahui ini agar proses pinjaman Anda di KSP lancar. Jika anda telah memenuhi persyaratan yang di atas maka ada beberapa langkah yang perlu Anda lakukan sebelum meminjam dana di koperasi antara lain:

  • Menyerahkan menyerahkan berkas yang koperasi seperti KTP, KK, dan lain-lain
  • Menyerahkan proposal pengajuan pinjaman dana
  • Jika anda ingin mengajukan pinjaman bisnis maka anda bisa datang langsung ke kantor koperasi yang dituju.
  • Proposal pengajuan pinjaman dana yang dibuat nantinya akan diperiksa oleh pengurus koperasi. mereka akan mempertimbangkan isi proposal sesuai dengan prosedur pinjaman yang sudah ditentukan. Jika proposal pengajuan pinjaman dana disetujui maka pencairan pinjaman dan lama waktu pengembalian juga akan disesuaikan oleh kesepakatan anda dan pihak koperasi.
  • Anda harus menyetujui kontrak mengenai bagi hasil dan cicilan tiap bulan yang harus dibayarkan.
  • Barulah dana yang dicairkan bisa anda gunakan untuk keperluan bisnis. 

Kelebihan Pinjaman Koperasi Tanpa Jaminan

Koperasi simpan pinjam juga memiliki beberapa kelebihan. Kelebihan tersebut juga bisa Anda nikmati dengan mengajukan pinjaman koperasi tanpa jaminan terdekat. Apa saja kelebihannya, simak dibawah ini:

  • Persyaratan dan proses pengajuan pinjaman mudah
  • Sebagai koperasi yang fokus pada pemerataan ekonomi, maka nilai bunga flat atau cenderung turun
  • Mengajukan pinjaman koperasi tanpa jaminan terdekat juga akan mengurangi praktik rentenir dengan sistem bagi hasil
  • Menjadi anggota koperasi artinya Anda mendapatkan sisa hasil usaha yang bisa mengurangi bunga pinjaman
  • Bunga pinjaman di koperasi rendah untuk plafon pinjaman di bawah 3 miliar rupiah
  • Untuk rata-rata plafon pinjaman koperasi tanpa jaminan yaitu mulai dari Rp500.000 hingga ratusan juta rupiah. Namun ada juga koperasi simpan pinjam yang tidak memberikan batasan plafon pinjaman, tentunya hal ini perlu Anda ketahui sebelum mengajukan pinjaman di koperasi. 

Kekurangan Meminjam Uang Di Koperasi

Dibalik kelebihan ada juga kekurangannya, begitu pula dengan koperasi simpan pinjam. Untuk itu, penting juga mempersiapkan beberapa hal ini sebelum Anda memutuskan untuk pinjam uang di koperasi. Berikut kekurangan meminjam uang di koperasi simpan pinjam:

  • Mayoritas koperasi masih menggunakan cara yang konvensional dalam hal peminjaman. Sebagian besar koperasi belum memanfaatkan teknologi yang sudah berkembang seperti sekarang ini sehingga akan sulit bagi peminjam untuk mengaksesnya dimana saja dan kapan saja.
  • Walaupun sudah ada platform online koperasi simpan pinjam yang bisa anda akses secara online, namun untuk verifikasi data masih dilakukan secara manual.
  • Anda harus menyetor simpanan wajib dan simpanan pokok sesuai yang ditetapkan oleh koperasi. Anda tidak dapat mengambil simpanan ini kecuali keluar dari keanggotaan koperasi.
  • Melakukan pinjaman koperasi tanpa jaminan rentan dengan penyalahgunaan Hal ini dikarenakan terjadinya tumpang tindih antara peran dan manajemen pengurusan.
  • Melakukan pinjaman koperasi tanpa jaminan di KSP juga rentan akan perselisihan saat rapat anggota. Hal ini disebabkan oleh sisa hasil usaha yang tidak menentu sehingga membuat pembagian hasil menjadi tidak pasti.
  • Plafon pinjaman terbatas dan membutuhkan jaminan apabila nominal pinjaman lebih dari 50 juta. 

Layanan Koperasi Online

Saat ini keberadaan koperasi sudah mulai merambah dunia digital karena adanya koperasi online. Koperasi online ini dapat diakses melalui aplikasi di smartphone atau situs resmi. Umumnya, layanan keuangan seperti fasilitas pinjaman dapat anda ajukan dengan mengisi formulir data untuk mengajukan kredit. 

Jika data sudah diisi, akan ada tim koperasi online yang akan menghubungi dan memandu proses selanjutnya sampai pinjaman dapat disetujui. Hal penting yang harus diketahui ketika meminjam kredit adalah memilih penawaran pinjamannya, apa memerlukan agunan atau tidak. Karena tidak semua koperasi online yang memberikan pinjaman tanpa agunan.

Bila anda berniat mengajukan pinjaman, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi yaitu:

  • Wajib jadi anggota tetap koperasi tempat meminjam uang
  • Anggota adalah WNI
  • Wajib bayar simpanan pokok dan simpanan wajib sesuai ketentuan yang ditetapkan koperasi
  • Wajib mematuhi aturan yang ditetapkan koperasi

Cara Mengajukan Pinjaman Koperasi Secara Online

Koperasi online menjadi pilihan untuk banyak peminjam karena prosesnya mudah dan memberikan pinjaman tanpa jaminan. Jika anda ingin mengajukan pinjaman, ada beberapa syarat yang biasanya harus dipenuhi, yaitu:

  • Warga Negara Indonesia
  • Usia minimal 21 tahun atau 18 tahun tapi sudah menikah dan maksimal 55 tahun ketika jatuh tempo
  • Memiliki e-KTP dan NPWP, Kartu Keluarga, rekening listrik atau PDAM
  • Memiliki pekerjaan tetap (minimal sudah bekerja selama 6 bulan, jika karyawan kontrak wajib melampirkan surat berisi informasi akhir masa kontrak kerja)
  • Memiliki slip gaji karyawan atau SKU (Surat Keterangan Usaha) untuk wirausahawan
  • Penghasilan bersih per bulan minimal Rp 2.500.000
  • Pengguna smartphone aktif
  • Tempat tinggal milik pribadi, keluarga atau orang tua (bila status rumah adalah sewa, tetap diperbolehkan asalkan masa tinggal sudah lebih dari setahun)
  • Proposal usaha (tidak semua)

Melansir laman duwitmu.com, untuk meminjam uang di koperasi online KreditQ ada langkah-langkah yang bisa diikuti. Berikut adalah rinciannya:

  • Instal aplikasi KreditQ di smartphone
  • Isi nomor ponsel yang dipakai untuk pengajuan pinjaman
  • Verifikasi KTP dengan melampirkan foto KTP dan swafoto bersama KTP
  • Isi data pribadi seperti email, nama gadis ibu kandung, pendidikan, status pernikahan, provinsi/Kab/Kota/Kecamatan, kode pos, alamat lengkap, telepon rumah, status tempat tinggal dan jangka waktu tinggal
  • Isi data pekerjaan seperti nama perusahaan, bidang industri, provinsi/Kab/Kota/Kecamatan, alamat lengkap, telepon kantor, pekerjaan, penghasilan per bulan dan lama bekerja 
  • Lampirkan foto SKU atau bukti penghasilan dan NPWP
  • Isi daftar orang terdekat yang bisa dihubungi sebagai kontak darurat
  • Pastikan jumlah pengajuan pinjaman dan data yang dilampirkan

Cara Hitung Pinjaman Koperasi Simpan Pinjam

Pinjaman di koperasi cenderung berbunga lebih rendah dibandingkan lembaga keuangan lainnya. Karena tujuan pengadaan kegiatan simpan pinjam di koperasi adalah untuk mensejahterakan anggotanya. Ada 3 tipe bunga yang umum diaplikasikan di pinjaman koperasi, yaitu:

a. Bunga Flat

Bunga flat sering digunakan dalam pinjaman jangka pendek. Bunga flat adalah perhitungan bunga nominalnya selalu sama tiap bulannya, karena nominal bunga sama tiap bulan maka tidak diperlukan perhitungan khusus untuk bunga ini. Jadi hanya menambahkan nominal bunga dengan pokok pinjaman.

b. Bunga Menurun (RC)

Tipe bunga ini dipengaruhi oleh besaran dari nilai pinjaman pokok. Makin kecil pinjaman, makin kecil bunganya. Berikut ada contoh perhitungan bunga menurun dengan suku bunga 1% sesuai dengan yang biasa dipakai di perhitungan bunga pinjaman koperasi:

RC = ((Sisa pokok x Suku Bunga) / 30 hari) x Jumlah hari

TanggalSisa PokokJumlah HariRC
1 JanRp 1.000.0006((Rp 1.000.000 x 1%) / 30) x 6 = Rp 2.000
7 JanRp 600.00012((Rp 600.000 x 1%) / 30) x 12 = Rp 2.400
19 JanRp 500.0006((Rp 500.000 x 1%) / 30) x 6 = Rp 1.000
25 JanRp 300.0005((Rp 300.000 x 1%) / 30) x 5 = Rp 500
30 JanRp 00((Rp 0 x 1%) / 30) x 0 = Rp 0
TotalRp 5.900

Dari tabel di atas dapat diketahui kalau total bunga selama 1 bulan (30 hari) adalah Rp 5.900 dengan pinjaman awal Rp 1.000.000. Bayarlah pokok dan bunga secara rutin. Karena jika tidak melakukan angsuran maka bunga yang belum dibayar tersebut akan dihitung sebagai pengali (selain pokok) untuk perhitungan di bulan berikutnya.

c. Bunga Menurun Efektif (Sliding Rate)

Perhitungan ini juga sering dipakai dalam pinjaman di koperasi. Tipe bunga ini dihitung dari saldo akhir di tiap bulannya, sehingga bunga yang dibayarkan akan menurun tiap bulan. Rumusnya adalah:

Angsuran Bunga = Saldo x (Suku Bunga / 12 Bulan)

Contoh Pak Budi meminjam uang Rp 6.000.000 dan diangsur 6 bulan dengan suku bunga 12% per tahun. Maka perhitungannya yakni:

BulanSaldoAngsuran PokokAngsuran Bunga
1Rp 6.000.000Rp 1.000.000Rp 6.000.000 x (12% / 12) = Rp 60.000
2Rp 5.000.000Rp 1.000.000Rp 5.000.000 x (12% / 12) = Rp 50.000
3Rp 4.000.000Rp 1.000.000Rp 4.000.000 x (12% / 12) = Rp 40.000
4Rp 3.000.000Rp 1.000.000Rp 3.000.000 x (12% / 12) = Rp 30.000
5Rp 2.000.000Rp 1.000.000Rp 2.000.000 x (12% / 12) = Rp 20.000
6Rp 1.000.000Rp 1.000.000Rp 1.000.000 x (12% / 12) = Rp 10.000
TotalRp 6.000.000Rp 210.000

Total angsuran (pokok + bunga) tiap bulan akan berbeda dan makin menurun. Saat ditotalkan, dalam kurun waktu 6 bulan anda dikenakan bunga Rp 210.000. Sehingga harus membayar pinjaman sebesar Rp 6.210.000.

Jangka Waktu Angsuran & Pelunasan Pinjaman Koperasi

Ketika proposal sudah disetujui, maka pencairan dana dan lama pengembalian akan disesuaikan dengan kesepakatan dalam akad pinjaman koperasi. Sebagai peminjam, anda harus setujui kontrak bagi hasil dan cicilan yang harus dibayarkan tiap bulannya. Dibandingkan lembaga keuangan lain, meminjam uang di koperasi menawarkan bunga pinjaman yang relatif lebih rendah, sekitar 7-8% per tahun, tapi tergantung dengan jenis pinjamannya. 

Tak hanya itu saja, umumnya koperasi tidak menerapkan istilah sita agunan. Karena dana yang dicairkan tujuannya untuk membantu kesejahteraan anggota. Hal ini sangat menguntungkan, terutama bagi para anggota yang merintis UKM.

Limit Dana & Jaminan

Koperasi juga memberikan batas pengajuan pinjaman, sama seperti meminjam di bank atau lembaga keuangan lain. Berdasarkan Peraturan Menteri Koperasi dan UKM No. 15 Tahun 2015 mengenai Koperasi Simpan Pinjam, jumlah minimal dan maksimal pinjaman tidak disebutkan. Limit dana dan penentuan tingkat bunga bergantung dari keputusan rapat anggota.

Mengacu ke Peraturan Menteri tersebut, koperasi simpan pinjam ini dapat meminta jaminan. Hal tersebut dilakukan untuk mengurangi risiko dari hal yang tidak diinginkan. Jaminannya berbeda-beda, tergantung dari kebijakan koperasi masing-masing. Berkas yang bisa dijadikan jaminan seperti surat tanah, BPKB kendaraan, sertifikat deposito dan lainnya.

Alternatif Pinjaman selain ke Koperasi

Selain koperasi, Anda bisa mendapatkan modal usaha dari perusahaan fintech lending, Danamas. Dengan pinjaman ukm online terpercaya mulai dari Rp 50 juta – Rp 2 miliar, maka Anda bisa membangun bisnis semakin berkembang sesuai rencana bisnis umkm Anda. Kemudahan mengakses Danamas dimanapun dan kapanpun juga ideal untuk Anda yang menginginkan pelayanan praktis dan cepat. Suku bunga yang rendah dengan biaya administrasi juga rendah tidak akan membebani arus keuangan bisnis Anda. Ditambah masa tenor yang panjang sampai 10 tahun.

Selain itu, penting untuk memilih fintech lending berizin dan diawasi oleh OJK seperti Danamas, agar bisnis berjalan dengan lancar. Properti yang Anda miliki kini bisa diubah menjadi modal untuk memulai hingga mengembangkan bisnis makin untung lagi. Yuk coba simulasikan pinjaman dan nilai properti dengan kalkulator simulasi properti dan kalkulator pinjaman di website Danamas! Agar akses lebih mudah, download Aplikasi Danamas Pinjaman Bisnis di smartphone segera! Untuk info lebih lengkap, klik DISINI!

Ajukan Pinjaman Lancar

Simulasi Pinjaman Lancar

Artikel Lainnya

Ciri-Ciri-Pinjaman-Online-Ilegal

Pinjaman Online Ilegal: Ciri & Solusi Jitu Jika Sudah Terjebak

Masa pandemi menjadi waktu yang berat untuk banyak orang. Tidak sedikit usaha yang gulung tikar, padahal kebutuhan di rumah harus terus dipenuhi. Hal ini membuat sebagian oran

pinjaman-online-bunga-rendah

5 Jenis Pinjaman Online Bunga Rendah Untuk Bisnis UMKM & Keuntungannya

Seiring berkembangnya pengetahuan dan teknologi, manusia makin dimanjakan oleh banyak kemudahan-kemudahan. Termasuk adanya pinjaman online. Dengan klik klik kursor laptop atau

pinjaman-untuk-modal-usaha-awal

7 Jenis Pinjaman Untuk Modal Usaha Awal & Cara Dapatkan

Pinjaman untuk modal usaha awal bisa menjadi solusi yang menjembatani para pelaku usaha untuk membuka dan ekspansi bisnis. Merintis dan mengembangkan sebuah usaha tentunya mem