Belakangan ini, pasti Anda sering mendengar banyak pembahasan tentang investasi properti. Properti sebagai salah satu instrumen investasi sekarang menjadi yang paling dilirik. Namun, pada prosesnya, investasi properti cukup menantang. Sebelum membahas lebih banyak tentang bagaimana cara berinvestasi properti yang menguntungkan, mari kita simak apa itu investasi?

Apa itu Investasi?

Menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Investasi adalah penanam modal yang dilakukan dalam jangka waktu yang panjang untuk pengadaan aktiva lengkap. Aktiva lengkap juga diartikan sebagai saham atau surat berharga sebagai jalan untuk mendapatkan keuntungan. Dalam hal ini, investasi bisa berupa uang atau aset yang ditempatkan pada suatu benda atau Lembaga. Melalui inilah, investor mengharapkan mendapatkan keuntungan dalam jangka waktu tertentu. 

Apa Keuntungan Berinvestasi?

Investasi memiliki beberapa keuntungan yang bisa Anda nikmati. Keuntungan investasi tentu ditentukan dengan perhitungan sesuai profil risiko setiap investor. Salah satu keuntungan investasi adalah sebagai pendapatan pasif yang memungkinkan Anda tak perlu bekerja keras untuk menghasilkan uang di kemudian hari. 

Jenis Investasi Apa Saja?

Ada banyak jenis investasi yang bisa Anda coba, antara lain:

  • Investasi properti
  • Investasi Reksa Dana
  • Investasi Saham
  • Investasi Emas
  • Investasi Obligasi
  • Investasi Cryptocurrency
  • Investasi Peer to Peer Lending (P2P)
  • Dll.

Setiap jenis investasi memiliki resiko yang berbeda. Biasanya, sebelum Anda mencoba investasi, Anda disarankan untuk mengetahui profil risiko terlebih dahulu, lalu barulah pilih mana yang sesuai dengan Anda. 

Salah satu jenis investasi yang sudah sejak lama dilakukan beberapa orang yaitu investasi properti yang merupakan investasi aktiva riil. Investasi ini memiliki bentuk yang terlihat, selain investasi properti, ada juga investasi logam, tanah, dll. 

Apa itu Investasi Properti?

Investasi properti adalah investasi memiliki keterkaitan dengan kepemilikan, pembelian, penyewaan hingga pengelolaan sampai ke penjualan yang nantinya dapat menghasilkan keuntungan. Pembelian real estate dalam investasi properti ini dimaksudnya untuk mendapatkan ROI atau Return of Investment. ROI tersebut seperti hasil sewa ataupun penjualan kembali properti tersebut. 

Jika Anda berminat untuk berinvestasi properti, maka ini ada pilihan yang cukup fleksibel bagi Anda. Hal ini dikarenakan investasi properti bisa dijadikan investasi jangka pendek atau investasi jangka panjang. 

Baca Juga: Mau Investasi Deposito? Wajib Tahu Hal Ini Dulu Ya!

Tips Investasi Properti Aman & Untung

Tertarik mulai untuk berinvestasi properti, simak dulu tips berikut ini:

  1. Lokasi Properti

Cara untuk berinvestasi properti yang pertama adalah mencari lokasi yang tepat. Coba Anda cek lokasi rumah, tanah atau unit apartemen yang ingin dijadikan sumber passive income. Pilihlah lokasi yang strategis di Kawasan kota mandiri yang berdekatan dengan transportasi massal yang memadai. Kini, banyak sekali orang yang mencari hunian dekat dengan transportasi massal untuk pergi bekerja komuter setiap hari. 

  1. Pilih Developer dengan Track Record Bagus

Maraknya investasi properti membuat banyak sekali developer bangunan yang mencoba peruntungan di bidang ini. Jika ingin berinvestasi properti, maka Anda harus memilih developer yang memiliki track record yang bagus. Cek terlebih dahulu siapa pengembangnya, apa saja yang sudah mereka bangun, bagaimana cara mereka maintenance properti yang dikembangkan. Jangan tergiur dengan harga murah, namun tetap harus cek kembali bagaimana kualitas developer. Hal ini penting mengingat investasi properti yang akan Anda jalani bisa untuk jangka panjang.

  1. Fasilitas yang Memadai

Fasilitas juga harus jadi hal yang perlu Anda perhatikan, karena biasanya mereka yang ingin memiliki hunian nyaman juga melihat fasilitas. Untuk itu, ketahui fasilitas yang tersedia di properti yang ingin dijadikan aset investasi. Cek fasilitas internal maupun eksternal. Fasilitas internal meliputi area olahraga (sport center), club house, tempat ibadah, area bermain (playground), dll. Fasilitas eksternal meliputi fasilitas yang tersedia disekitar properti tersebut, seperti sekolah, pusat perbelanjaan, perkantoran, dll. 

  1. Siapkan Dana Tambahan

Jadikan investasi properti Anda adalah passive income yang serius dengan cara siapkan dana tambahan yang mungkin saja akan Anda keluarkan. Dana tambahan dibutuhkan saat proses pembelian investasi properti, antara lain:

  • Biaya Bank: Saat membeli rumah dengan KPR, maka pada prosesnya ada beberapa tahapan pengecekan kelengkapan berkas yang tentu membutuhkan biaya. Salah satu biayanya adalah survey aset properti yang dilakukan sebelum membeli rumah. Tak hanya itu saja, ada juga pengecekan sertifikat tanah dan harga jual properti. Nilai harga nya pun bervariasi, untuk itu lebih baik Anda mempersiapkan dana tambahan untuk biaya bank. 

  • Biaya Asuransi: Biasanya akan ada biaya tambahan yaitu biaya asuransi jiwa sebesar 1% – 2% dari total pinjaman. Jika Anda memakai asuransi kebakaran maka akan dikenakan biaya sebesar 1% dari total pinjaman. 

  • Biaya Notaris: Nantinya, sebelum menjadi investasi properti, asset bisa diurus oleh notaris untuk urusan akta dan sertifikat jual beli. Biaya notaris ini tentu akan dibebankan oleh Anda. Besarnya biaya disesuaikan oleh kebutuhan. 
  • Pajak: Pajak juga masuk ke biaya tambahan pada investasi properti. Biaya pajak akan ada dengan KPR atau cash. Pajak dalam jual beli properti yakni Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

Investasi Properti Online, Bisa Kah?

Di era serba digital, ternyata kini ada yang Namanya investasi properti berbasis online. Wah seperti apa ya itu? Investasi properti online ini umumnya bisa dilakukan di platform khusus yang bisa menghubungkan property asset manager dengan Anda sebagai investor. Investasi properti online mungkin masih terdengar baru untuk Anda, namun tidak ada salahnya untuk mencoba dan mencari info tentang bagaimana bisa mendapatkan keuntungan dari investasi properti ini.

Jika saat ini Anda belum memiliki kesempatan untuk menjadikan properti sebagai aset passive income, Anda bisa mencoba ubah properti menjadi modal bisnis. Salah satu perusahaan Fintech lending yang menyediakan layanan ini adalah Lancar by Danamas. Dengan proses yang mudah dan cepat, Anda bisa mengembangkan bisnis cukup bermodalkan properti Anda sendiri.

Ajukan Pinjaman Lancar

Simulasi Pinjaman Lancar

Artikel Lainnya

Asuransi Apartemen

Asuransi Apartemen: Manfaat dan Perhitungannya

Memiliki apartemen, tentunya wajib untuk memiliki asuransi. Asuransi apartemen sangat penting karena apabila terjadi kerusakan hingga kehilangan aset, kerugian Anda akan lebih terminimalisir dengan adanya asuransi apartemen. Simak artikel ini untuk tahu mengenai asuransi apartemen lebih dalam. 

Apa Itu Asuransi Apartemen?

Asuransi apartemen merupakan suatu produk jaminan properti yang digunakan untuk menanggung kerugian terhadap aset apartemen beserta dengan isinya. Apalagi apartemen rentan terkena risiko kebakaran atau kerusakan seperti pipa bocor, maka apartemen biasanya sudah diasuransikan secara kolektif oleh pengembang. 

Walaupun sudah diasuransikan oleh pengembang, Anda tetap membutuhkan perlindungan untuk barang barang yang berharga di dalamnya. 

Manfaat Asuransi Apartemen

Pada dasarnya, asuransi apartemen menawarkan kenyamanan dan beberapa manfaat pertanggungan serta pengecualian. Pada pertanggungan, memberikan ganti rugi apabila aset apartemen dan perabotnya mengalami kerusakan selain itu juga akibat: 

  • Kebakaran
  • Huru hara,gempa bumi, badai, banjir
  • Pencurian dengan kekerasan
  • Kerusakan pipa
  • Dampak fisik 

Selain pertanggungan, juga ada pengecualian pada asuransi apartemen yakni:

  • Kontaminasi radioaktif nuklir
  • Kecerobohan tertanggung atau yang mewakili tertanggung
  • Polusi dan pencemaran lingkungan
  • Properti yang sedang dalam masa konstruksi
  • Karat, korosi, jamur, kutu, larva serangga
  • Biaya pemeliharaan 

Dasar Hukum Asuransi Apartemen

Ada dasar hukum yang tertuang dalam mengasuransikan apartemen yang menjadi kewajiban pengelola dan penghuni apartemen. Berikut ini adalah peraturan pemerintah yang mengatur tentang asuransi apartemen tertuang dalam Peraturan Pemerintah no 4 tahun 1988 yakni pasal 61 ayat 2b yang menyatakan bahwa setiap penghuni apartemen wajib membayar iuran pengelolaan dan premi asuransi kebakaran. Selain itu juga pada pasal 70  yang berbunyi “Perhimpunan Penghuni harus mengasuransikan rumah susun terhadap kebakaran”. 

Apabila peraturan ini tidak dijalankan, maka akan  ada sanksi.  Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 1988 pada Pasal 77 yang menyatakan bahwa “barangsiapa yang melanggar ketentuan, maka akan diancam dengan pidana maksimal satu tahun dan atau denda setinggi tingginya Rp 1 Juta. 

Tips Memilih Asuransi Apartemen

  • Perhatikan Manfaat yang Ditawarkan 

Sebelum memilih asuransi, penting untuk mengetahui apa saja hal yang ditanggung dalam asuransi. Baca dengan seksama dan tanyakan pada agen yang bersangkutan untuk menjelaskan dengan detail ketentuan dan manfaat yang didapat. 

  • Sesuaikan dengan Kebutuhan 

Sesuaikan manfaat pertanggungan dengan apa yang Anda butuhkan. Jangan membeli asuransi perlindungan yang tidak Anda butuhkan karena akan memberatkan biaya premi. 

Perhitungan Asuransi Apartemen

Dalam menghitung biaya premi asuransi, perlu diperhatikan bahwa terdapat biaya sendiri, atau biaya yang dikeluarkan sendiri oleh nasabah ketika hendak mengajukan klaim. Biasanya adalah 5% dari klaim yang dibayarkan. 

Dalam menghitung biaya premi asuransi, Anda juga perlu menjumlahkan nilai aset yang dimiliki, kemudian dari pihak asuransi akan memberikan premi sesuai dengan jumlah lantai apartemen. 

Baca Juga: Tips Memilih Asuransi Rumah & Cara Hitung Preminya

Properti untuk Modal usaha

Lancar by danamas merupakan pinjaman modal usaha yang menggunakan agunan properti. Hanya dengan dokumen dari properti misal seperti apartemen, rumah, ruko, tanah, dan lain sebagainya, Anda bisa mendapatkan pinjaman modal untuk ekspansi bisnis. Lancar by Danamas menyediakan pinjaman mulai dari Rp 50 juta hingga Rp 2 Miliar. Cek nilai properti Anda disini dan ajukan pinjamannya. 

Asuransi Rumah Sinarmas

Asuransi Sinarmas yang Cocok untuk Hunian

Tahukah Anda bahwa selain asuransi kesehatan dan jiwa, asuransi untuk proteksi terhadap rumah tinggal juga penting untuk dimiliki? Seberapa pentingkah memiliki asuransi untuk rumah tinggal? Simak dalam artikel ini.

Pengertian Asuransi Rumah Sinarmas

Asuransi Rumah Sinarmas

Rumah merupakan tempat yang setiap hari Anda huni. Banyak risiko yang mungkin dapat terjadi atas rumah tinggal. Beberapa risiko seperti kebakaran, kerusuhan,bencana alam, banjir dan sebagainya dapat membuat kerugian. 

Untuk menghindari adanya kerugian tersebut maka asuransi menjadi sangat penting. Asuransi dapat memberikan penggantian atas kerugian yang dihadapi nasabah apabila rumah mengalami risiko sehingga dapat memberikan rasa aman untuk Anda beserta dengan keluarga.

Asuransi Sinarmas merupakan memiliki produk asuransi untuk proteksi rumah yakni Simas Rumah Hemat ++. Asuransi Simas Rumah Hemat ++ memiliki jaminan asuransi yang lengkap untuk rumah tinggal dan perabot rumah tangga Anda. Asuransi ini dirancang untuk memberikan jaminan asuransi terlengkap guna melindungi rumah Anda terhadap kerugian.

Produk Asuransi Rumah Sinarmas

Simas Rumah Hemat ++ memberikan tujuh jaminan dasar yang terdiri dari perlindungan terhadap risiko 

  1. Kebakaran
  2. Kerusuhan, pemogokan, perbuatan jahat, huru hara, terorisme, dan sabotase
  3. Gempa Bumi
  4. Kebanjiran
  5. Kebongkaran dan pencurian termasuk kebongkaran dan pencurian benda antik
  6. Kerusakan yang tidak terduga
  7. Tertabrak kendaraan      

Klaim Asuransi Sinarmas

Asuransi Rumah Sinarmas

Dalam asuransi, tentunya terdapat suatu proses yang disebut dengan klaim. Klaim merupakan suatu proses yang dilakukan oleh nasabah (tertanggung) untuk meminta ganti rugi kepada perusahaan asuransi (penanggung) atas kerusakan atau kerugian yang dialami atas suatu objek yang diasuransikan. 

Untuk dapat mengajukan klaim asuransi Sinarmas, Anda bisa menghubungi customer service di email [email protected] atau melalui alamat dan nomor yang tersedia pada website asuransi Sinarmas. 

Baca juga:

Tips Memilih Asuransi Rumah & Cara Hitung Preminya

Bisnis Properti: Persiapan & Keuntungan Investasi Properti

Pinjaman Beragunan Properti untuk Modal Usaha 

Selain asuransi untuk melindungi rumah atau properti Anda, Sinarmas juga memiliki produk pinjaman beragunan properti yakni Lancar by Danamas. Platform digital financial yang telah legal dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ini berada dibawah naungan Sinarmas Group, yang dapat membantu Anda memberikan pinjaman modal mulai dari Rp 50 juta hingga Rp 2miliar untuk kebutuhan pengembangan usaha.

Bisnis properti untuk mahasiswa

Tips Bisnis di Bidang Properti untuk Mahasiswa 

Anda seorang mahasiswa? Ingin mendapatkan uang tambahan? Bisnis atau usaha di bidang properti dengan modal minim ternyata bisa lho dilakukan oleh para mahasiswa. Simak beberapa tips untuk menjalankan bisnis di bidang properti untuk para mahasiswa berikut ini. 

Pilihan Bisnis Properti untuk Mahasiswa

Bisnis properti untuk mahasiswa

Siapa bilang mahasiswa tidak bisa menjalankan bisnis di bidang properti? Asal ada kemauan dan niat pasti bisa Anda lakukan. Inilah pilihan bisnis atau usaha di bidang properti untuk mahasiswa:

  1. Agen atau Broker Properti Paruh Waktu 

Meskipun sebagai mahasiswa, tentu kewajiban utamanya adalah belajar dan menyelesaikan kuliah. Anda bisa membagi waktu antara perkuliahan dan pekerjaan dengan status pekerja paruh waktu. 

Anda bisa bergabung dengan perusahaan broker rumah misalnya seperti Ray White, Century 21, dan sebagainya. Benefit dari menjadi agen properti adalah Anda akan mendapatkan pelatihan dan informasi mengenai properti, serta komisi. 

  1. Jasa Pencarian Indekos

Jika Anda merupakan mahasiswa kost dan mengenal daerah sekitar kampus yang memiliki kosan atau kontrakan kosong, bisa menjadi peluang untuk Anda memulai bisnis. Caranya dengan meminta izin kepada pemilik kos atau kontrakan tersebut dan kemudian Anda bisa membuat iklan untuk mempromosikan rumah tersebut kepada mahasiswa atau orang lainnya. Anda juga bisa mendapatkan komisi dari hasil promosi tersebut. 

  1. Situs Jualan Properti

Apabila Anda memiliki keahlian di bidang IT, atau pemasaran digital, Anda bisa membuka sebuah situs properti. Apabila situs tersebut berhasil dan menarik banyak orang, maka Anda bisa mendapatkan keuntungan dan mungkin saja memperoleh keuntungan dari orang yang memasang iklan di situs buatanmu.

Tips Bisnis Bidang Properti untuk Mahasiswa

Bisnis properti untuk mahasiswa

Berikut ini adalah tips untuk Anda para mahasiswa yang ingin menjalankan bisnis di bidang properti. 

  1. Membantu menjual properti kepada orang terdekat 

Jika Anda memiliki jaringan sosial yang luas, maka mulailah dengan membantu orang disekitar Anda untuk menemukan rumah yang mereka inginkan. Gunakan media sosial sebagai sarana untuk mendukung pekerjaan tersebut. 

  1. Melihat Trend Terbaru

Perumahan atau properti tentunya juga memiliki trend dan terus berkembang. Belakangan ini gaya minimalis menjadi trend yang cukup disukai masyarakat. Anda tentunya harus memahami gaya dan mempelajari trend yang disukai oleh orang. Dengan demikian, konsumen akan yakin bahwa Anda ahli dibidang properti dan dapat diandalkan. 

Baca juga:

Plus Minus Bisnis Properti dan Cara Menyewakannya

Tips Investasi Properti & Cara Hadapi Tantangannya

  1. Mempelajari Properti dengan Baik 

Jika Anda seorang mahasiswa yang tertarik dengan bisnis properti, maka pelajarilah hal yang berkaitan dengan properti dan cara pemasarannya. Pelajari mengenai properti yang ingin anda jual, mulai dari kondisi lingkungannya, kekuatan bangunan, dan tentu saja cara memasarkannya.  

  1. Menjadi Pekerja di Agen Properti.

Tidak ada salahnya untuk mengambil pengalaman bekerja di agen properti, sebelum benar- benar terjun secara mandiri dan membuka bisnis properti. Dengan bekerja di agen properti, Anda akan mendapatkan pengalaman yang bagus mengenai seluk beluk dunia properti dan langkah yang tepat dalam mengembangkan bisnis properti.  

Kendala dalam Bisnis Properti

Bisnis properti untuk mahasiswa

Dalam setiap bisnis pastinya akan dijumpai beberapa kendala. Berikut ini adalah kendala yang mungkin saja akan terjadi dalam bisnis properti, misalnya:

  1. Kurang Berpengalaman

Dalam bisnis pastinya akan ada pengalaman pertama, seorang pemula  kerap kali membutuhkan banyak pengalaman sehingga bisa mendapatkan konsumen atau pelanggan yang banyak. 

Kurangnya pengalaman inilah yang membuat para mahasiswa mungkin akan gagal dalam mendapatkan konsumen. Teruslah bersemangat, karena di awal mungkin akan terasa susah, namun lama-kelamaan akan terbiasa.  

  1. Kurang Minat dan Tidak Konsisten

Sebagai seorang mahasiswa, mungkin Anda akan disibukkan dengan berbagai tugas dan kegiatan perkuliahan. Minat untuk menjadi seorang pebisnis di bidang properti mungkin hanya tumbuh di awal- awal saja dan tidak dijalani dengan konsisten. Hal ini bisa menjadi kendala para mahasiswa untuk melanjutkan bisnis di bidang properti. 

  1. Modal

Modal merupakan salah satu hambatan terbesar yang bisa menghentikan langkah seorang mahasiswa untuk menjalankan bisnis. Anda bisa meminjam dari orang tua atau mungkin melakukan kerja sama dengan teman untuk mendapatkan tambahan modal.

Bidang Properti menjadi salah satu bisnis yang memiliki peminat tinggi, terutama di kalangan mahasiswa juga. Namun, bila Anda ingin mengembangkan usaha di bidang lain  dan membutuhkan tambahan modal, Anda bisa memanfaatkan properti sebagai aset berharga yang dijadikan sebagai agunan. Lancar by Danamas hadir sebagai solusi pinjaman modal usaha mulai dari Rp 50 juta hingga Rp 2 miliar. Anda dapat mengetahui besaran pinjaman yang didapat dengan mencoba simulator perhitungan pinjaman di sini!